NovelToon NovelToon
Life After Divorce

Life After Divorce

Status: sedang berlangsung
Genre:Cerai / Crazy Rich/Konglomerat / Beda Usia / CEO / Pernikahan Kilat / Nikah Kontrak
Popularitas:3.7k
Nilai: 5
Nama Author: Yayalifeupdate

Dua bulan lalu, Luella Brynn dipaksa menikah dengan seseorang Bernama Edric Alton yang tidak ia inginkan dan tidak ia kenal. Hanya untuk mengikuti permintaan mendiang orangtua Edric. Pernikahan hanya sebatas formalitas di hadapan orangtua Edric, dan begitu orangtua Edric meninggal. Luella di ceraikan begitu saja oleh Edric. Tidak ada kata perpisahan, hanya ada selembar cek dengan nominal fantastis sebagai rasa terimakasih karena Luella bersedia membantu Edric. Lalu bagaimana dengan kehidupan Luella dan Edric pasca bercerai? Dengan status baru yang akan mereka bawa satu sama lain, sedangkan usia Luella terbilang masih sangat muda bahkan usianya terpaut 15 tahun dengan Edric.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yayalifeupdate, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

22

“Pak Cal, terimakasih untuk hari ini” ucap Luella

 

“Sama-sama Luella, terimakasih juga karena sudah menemani saya running. Kalau begitu, saya pulang dulu”

“Hati-hati dijalan Pak”

 

Luella menunggu Cal hingga masuk ke dalam mobil yang sudah menjemputnya, kemudian setelah Cal meninggalkan rumah Luella, Luella pun masuk ke dalam rumah.

 

Dia segera menuju kamar mandi, lalu membersihkan tubuhnya yang sudah kering dari keringat. Luella mendengar dari dalam kamar mandi jika ponselnya berdering, tapi Luella mengabaikan dan memutuskan untuk mandi terlebih dahulu.

 

Setelah selesai, Luella mengecek ponselnya. Nama Edric berada di layar ponsel tersebut. Luella dengan ragu menelfon mantan suaminya tersebut.

 

“Iya, Luella” – Edric

“Pak Edric, maaf tadi masih di kamar mandi. Ada yang bisa di bantu?” – Luella

“Sibuk gak hari ini?” – Edric

“Tidak Pak, tidak ada jadwal bertemu klien” – Luella

“Saya jemput satu jam lagi” – Edric

“Baik Pak” – Luella

 

Tut! Panggilan terputus.

 

Luella menggaruk kepalanya yang tidak gatal. Ia merasa bingung dengan dirinya sendiri, pagi ia bersama Cal, lalu siang hari ia bersama mantan suaminya.

 

“Ini kehidupan apa sih sebenarnya” ujar Luella

 

Tidak ingin membuang waktu, Luella segera menuju kamarnya kemudian bersiap untuk pergi dengan mantan suaminya. Mengingat Edric adalah pria yang dewasa dan berbeda dengan Cal, Luella memilih pakaian yang cocok untuk pergi bersama dengan Edric.

 

Dress pendek yang membuat Luella terlihat anggun. Setelah itu Luella menggunakan riasan tipis dan memasang anting yang cocok dengan dress yang sedang ia gunakan saat ini.

 

Toktoktok!

 

“Pak Edric” ujar Luella.

 

Luella berlari kecil, sambil membawa tas dan sepatunya. Karena ia tidak ingin Edric menunggu terlalu lama.

 

Ceklek!

 

“Hai Luella” sapa Henry

 

Luella terkejut melihat Henry muncul di hadapannya. Karena pasalnya Luella sedang menunggu Edric, bukan Henry.

 

“Henry. Kok ada disini?” tanya Luella.

 

“Iya, kamu mau kemana?”

“Aku ada janji, dadakan sih”

“Sama siapa?”

“Sama seseorang”

“Siapa?”

“Pak Edric”

 

“Mantan suami kamu?” tanya Henry

 

“Iya, karena Pak Edric klienku”

“Dengan pakaian seperti ini?”

“Ada apa? Ada yang salah?”

“Luella, kamu kerja kan? Bukan kencan?”

“Dan ini weekend, bukan weekdays”

“Kalian mau pergi kemana?”

“Aku gak tahu Henry”

“Apa maksud kamu gak tahu?”

“Karena Pak Edric belum bilang mau kemana?”

“Luella, ini bukan kerjaan kan?”

“Henry stop. Jangan seperti ini”

“Luella, kamu lupa aku bilang apa kemarin? Aku mau kita kembali seperti dulu”

“Dengan aku jadi selingkuhan kamu?”

“Maksud kamu?”

 

“Henry, pikirkan baik-baik. aku tahu kamu ngerti maksudku” ucap Luella kemudian ia segera menutup pintu dan menguncinya.

 

Luella meninggalkan Henry kemudian masuk ke dalam mobil Edric. Edric bisa melihat sorot mata yang sedang marah dari mata Luella.

 

Edric berfikir jika pria itu sedang mengejar Luella, dan Luella tidak menginginkannya.

 

“Are you okay?” tanya Edric.

 

“Iya Pak, saya baik-baik saja” jawab Luella.

 

Luella dia, dia berusaha memikirkan jawaban berikutnya jika Edric akan bertanya siapa Henry. Namun Luella salah, Edric bahkan tidak bertanya.

 

“Kamu cantik Luella” ucap Edric.

 

Luella yang terkejut hanya bisa terdiam, dia bahkan tidak berani menoleh hanya untuk menatap Edric.

 

“Terimakasih Pak Edric” jawab Luella

 

Edric menyadari jika Luella sedang gugup saat ini, dan itu membuat Luella terlihat sangat lucu.

 

“Luella, tidak ada yang tahu kalau saya dan kamu sudah bercerai”

“M-maksudnya Pak?”

“Di keluarga saya, tidak ada yang tahu. Mereka hanya berfikir kita tidak baik-baik saja”

“Oh, Pak Edric belum cerita?”

 

“Saya tidak akan cerita, biarkan mereka berfikir kita masih bersama. Supaya tidak ada permasalahan kedepannya. Karena saya tahu mereka sangat menginginkan kamu, meskipun mama saya sudah meninggal, tapi mereka semua berdiri di barisan mama. Saya minta maaf Luella”

 

Entah permintaan maaf yang ke berapa, tapi Edric memang terlihat begitu tulus dan menyesal. Luella begitu tersentuh dengan permintaan maaf dan usaha Edric yang mencoba menjelaskan.

 

“Pak Edric tidak perlu minta maaf, saya bisa memaklumi kesalah pahaman ini. Dan kalau saya berada di posisi Pak Edric, saya rasa saya akan bersikap sama”

 

“Thank you, Luella” ucap edric sambil meraih tangan Luella.

 

Lagi dan lagi Luella terkejut. Ini adalah kedua kalinya Edric menyentuh tangannya, pertama di altar pernikahan.

 

“Sama-sama Pak” ucap Luella.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!