NovelToon NovelToon
Gadis Cupu Pemikat Hati

Gadis Cupu Pemikat Hati

Status: sedang berlangsung
Genre:Pembantu / Diam-Diam Cinta / Romantis / Cintamanis / Cinta Seiring Waktu / Romansa
Popularitas:3k
Nilai: 5
Nama Author: Miftah_005

"aku janji bakal menghilang dari kehidupan kamu untuk selama-lama nya" ucap Viona dengan nada bergetar

kehidupan Viona benar-benar sangat menyedihkan, selain miskin, gadis itu juga hanya mempunyai seorang ibu yang sudah sangat tua renta

tetapi ia mempunyai cita-cita yang sangat tinggi, hingga akhirnya Viona bertemu dengan laki-laki yang akan merubah seluruh hidup nya

bagaimana kelanjutan ceritanya???

mari kita simak........

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Miftah_005, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 22

Kayla bangun karena mendengar suara ponsel nya yang terus berbunyi, gadis itu menggeliat pelan ke kanan dan ke kiri

Mata nya mengerjap lucu menyesuaikan cahaya yang mulai masuk ke dalam kamar

"J-am berapa sih? Kok hp gue udah rame banget" Gumam nya serak khas bangun orang tidur

Ia meraba ponsel yang berada di dekat nya dengan lesu

Deretan pesan dari nomor Viona membuat mata nya seketika membuka dengan sempurna

"Kenapa nih anak spam gue"

Dengan cepat ia meng_klik nama itu dan mulai membaca pesan nya satu persatu

"Kayla tolongin aku, ini aku sama ibu rencana nya mau ke rumah sakit, tapi malah di bawa sopir nya entah kemana"

"Aku gak tau ini jalan arah kemana Kay, please cari aku ya"

Terakhir ada sebuah denah lokasi yang gadis itu kirim kan, perasaan Kayla berubah menjadi tak tenang kala melihat denah itu mengarah ke dalam hutan yang di kenal banyak hewan buas nya

"Astaga, ini kan hutan yang ada di deket kota, kok bisa dia di bawa ke sana!" Kaget gadis itu

Dengan cepat ia menekan nomor itu berharap Viona akan mengangkat nya

"Ya ampun, gue harus gimana ini?"

Saat sedang bingung, tiba-tiba ia teringat dengan saudara laki-laki nya yang bernama Johan

"Gue harus minta tolong sama dia"

15 menit pun berlalu, kini Kayla sudah duduk di ruang tamu untuk menunggu kedatangan saudara nya itu

Dengan hati yang di liputi rasa cemas dan juga panik, Kayla mencoba menghubungi nomor Viona lagi, tetapi sayang nya nomor itu sudah tidak aktif yang membuat gadis itu mendesah kecewa

"Semoga elo gak kenapa-napa" Pinta Kayla di dalam hati

Tak berapa lama, suara ketukan pintu mulai terdengar dari luar

Tok.. Tok.. Tok...

Dengan tergesa-gesa Kayla mendekat ke arah pintu dan segera membuka nya

Ceklek...

"Akhirnya elo dateng juga"

Kayla segera menarik tangan Johan dan membawa nya masuk ke dalam rumah

Ia menyuruh laki-laki itu untuk segera duduk di atas sofa

"Ada apaan sih? Kek nya penting banget?" Tanya Johan

Kayla memberikan isyarat diam pada Johan, gadis itu dengan serius mulai mengutak-atik ponsel yang ia genggam

Hal itu membuat Johan yang melihat nya pun menjadi sangat penasaran

"Sebenarnya mau anak ini apa sih, tumben banget nyuruh gue ke sini" Ia terus menatap Kayla yang masih sibuk dengan ponsel yang ada di tangan nya

"Nih coba elo liat lokasi nya"

Gadis itu menyerahkan ponsel nya untuk Johan lihat

"Loh? Ini bukan nya jalan ke hutan yang ada di deket kota? Ngapain temen elo pergi ke sana? Itu kan hutan terlarang, banyak hewan buas yang tinggal di sana?" Tanya Johan tanpa melihat ke arah Kayla

"Gue minta tolong sama elo, tolong banget anterin gue kesana" Pinta nya dengan memohon

"Gila aja! Gak gak gak, gue takut masuk hutan itu" Tolak Johan mentah-mentah

Mendapatkan penolakan seperti itu, membuat Kayla dengan cepat berlutut di depan laki-laki itu dengan wajah memelas

"Elo kan sering naik gunung, masa anter gue ke hutan aja gak mau" Rayu Kayla

"Hubungan nya naik gunung sama ke hutan itu apa Kayla? Hobby gue emang naik-naik gunung, tapi bukan berarti gue berani masuk hutan liar" Jelas laki-laki itu yang membuat wajah Kayla menjadi sangat sedih

"Tapi temen gue ada di sana"

Johan hanya bisa menghela nafas berat, ia bingung melihat wajah Kayla yang sudah menahan tangis

"Duh gimana ya, kalo gue iya in permintaan dia, yang ada gue bakal kena semprot om sama tante, tapi gue gak bisa liat dia nangis"

Perasaan serba salah mulai menghampiri laki-laki itu, ia sangat bingung antara mengiyakan atau menolak nya

"Hmm, ya udah deh, tapi jangan masuk terlalu dalam ya, gue gak mau elo kenapa-napa" Ucap Johan yang membuat Kayla langsung tersenyum

"Siap! Gue janji gak akan masuk ke dalam-dalam kok"

Kayla mengangkat jari kelingking nya yang langsung di sambut baik olah laki-laki itu, keputusan ini memang sangat lah berat, tetapi ia berjanji pada diri nya sendiri akan selalu melindungi Kayla meskipun nyawa yang menjadi taruhan nya

"izin dulu tapi sama om tante sebelum kita kesana" titah Johan yang membuat raut wajah Kayla berubah menjadi sendu

"kalo izin pasti gak akan boleh, mending kita diem-diem aja"

Johan menghela nafas berat, kemudian ia menarik dan menggenggam tangan gadis itu dengan lembut seraya tersenyum ke arah nya

"yang terpenting itu izin dulu, masalah boleh atau enggak nya itu urusan belakang, gue janji deh bakal usahain yang terbaik buat elo"

Kata-kata Johan yang begitu tulus membuat Kayla tertegun, selama ini hanya laki-laki itu lah yang bisa mengerti tentang perasaan nya

"nanti kita izin bareng-bareng, biar gue yang ngomong sama mereka" lanjut nya dengan yakin

"makasih ya"

Hanya kalimat itu yang bisa Kayla ucapkan, karena hati nya benar-benar tertegun melihat tatapan mata Johan yang begitu dalam dan juga teduh

Johan memang sangat menyayangi Kayla seperti adik nya sendiri, begitu pun sebalik nya, meskipun umur mereka terpaut 1 tahun, tetapi Johan mampu mendidik Kayla seperti layak nya orang dewasa, hal itu lah yang membuat Kayla sangat nyaman dan tenang jika berada di dekat laki-laki itu

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!