NovelToon NovelToon
Membawa Benih Suami Kontrakku

Membawa Benih Suami Kontrakku

Status: sedang berlangsung
Genre:Lari Saat Hamil / Single Mom / Pernikahan Kilat / One Night Stand / Anak Genius / Nikah Kontrak
Popularitas:9.6k
Nilai: 5
Nama Author: Sagitarius28

"Tinggalkan putraku dan ambil ini! Ingat jangan kau injakkan kaki kotor mu itu di mansion keluarga Xie." Xie Lihua

"Baik Nyonya, saya akan pergi dari sini. Dan ini amplop dari anda, saya bukan seperti apa yang anda pikirkan." Lin Wu

"Shit! Beraninya dia pergi meninggalkanku, lihat saja aku akan menghukumnya dan membawanya kembali ke sisiku." Xie Yanshen

Dua insan yang terpaksa menikah karena sebuah scandal dan juga tuntutan dari Tuan Jin Hao, Ayah Yanshen. Pernikahan yang tak diinginkan itu membawa Lin Wu ke dalam neraka kehidupan. Lihua, Ibu Yanshen begitu membencinya hingga suatu hari dia sukses menyingkirkan Lin Wu.

Tanpa ada seorang pun tahu, bahwa Lin Wu pergi membawa rahasia besar. Dan kepergiannya membuat Yanshen murka.

Akankah Yanshen tahu rahasia besar Lin Wu? Dan berhasilkah Yanshen membawa kembali wanita yang masih sah menjadi istrinya itu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sagitarius28, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

MBSK 22

"Doorrr! Hayo Mommy pacaran ya ... katanya bilang sebentar, eh gak tahunya pelukan di luar." Ji Chan menangkap basah sang Mommy yang sedang berpelukan dengan lelaki asing, tak lain adalah Yanshen yang merupakan Ayah biologisnya.

Bocah perempuan itu menyipitkan matanya menatap ke arah dua orang yang ada di hadapannya. Sementara Lin Wu tersentak kaget mendengar ucapan putrinya itu yang tiba-tiba sudah berdiri tepat di hadapannya.

Secepat kilat Lin Wu melepaskan tubuhnya dari dekapan Yanshen. Dia tidak ingin mata putrinya ternodai oleh hal yang tidak pantas di lihat oleh anaknya. Kini baik Lin Wu maupun Yanshen langsung menutupi wajahnya dengan telapak tangan mereka masing-masing. Malu? Sudah pasti itu, jangan ditanya lagi. Terlebih saat itu posisi mereka begitu intim, dan membuat mereka sudah seperti tertangkap basah karena ketahuan selingkuh. Padahal faktanya tidaklah seperti itu, tapi Ji Chan salah menafsirkannya. Hal itu terjadi karena Yanshen terlalu fokus pada tatapan manik mata Lin Wu yang nampak meneduhkan, membuat Yanshen tidak menyadari kedatangan bocah perempuan di hadapannya.

"Ji Chan ... kamu ngapain disini? Kenapa belum tidur? Ini kan sudah larut, besok kamu pergi sekolah loh," tanya Lin Wu yang tampak salah tingkah dengan kedatangan putrinya yang memang radak kepo.

"Lihat Mommy pacaran. Ji Chan nggak bisa tidur soalnya Mommy belum bikinin susu buat Ji Chan. Mommy sendiri ngapain malam-malam disini, pelukan lagi, " jawab Ji Chan dengan santainya.

Lin Wu menepuk jidatnya sambil memejamkan mata. Sungguh dia tak menyangka bila dirinya lupa belum membuatkan susu untuk kedua anaknya sebelum tidur. Bagaimana bisa dia melupakan tugasnya sebagai seorang ibu? Padahal selama ini Lin Wu tidak pernah absen melakukan kewajibannya dengan baik agar kedua anaknya mendapat kasih sayang dan kebahagiaan meskipun tidak ada sosok Ayah di sisi mereka.

"Eeeeh ... i- iya sayang ini juga Mommy mau masuk. Ayo Mommy bikinkan susu," ucap Lin Wu terbata.

"Nggak mau. Ji Chan mau disini, lihat orang pacaran." Ji Chan menggelengkan kepalanya dengan cepat sambil bersedekap.

Yanshen terkesiap dengan ucapan Ji Chan yang tampak menggemaskan sekali, terutama sikapnya yang seperti orang dewasa saja.

"Ji Chan nggak boleh ngomong gitu, Mommy nggak suka. Apa Ji Chan mau lidahnya dipotong dan nggak punya lidah lagi?" ucap Lin Wu memperingati putrinya.

"Kalau nggak punya lidah berarti nggak bisa makan lagi dong Mom," sahut Ji Chan.

Lin Wu mengangguk cepat. "Iya benar. Apa kamu mau nggak bisa makan dan nyemil snack kesukaan kamu?"

Secepat kilat Ji Chan menggelengkan kepalanya sebagai tanda bahwa dirinya menolak hal itu.

"Nggak mau. Marshmallow rasanya masih enak, Ji Chan masih mau makan itu," ucap Ji Chan menampilkan wajah gemasnya.

"Kalau gitu Ji Chan harus nurut sama Mommy. Ayo kita masuk, Mommy buatkan susu dan langsung tidur ya." Lin Wu yang hendak melangkah namun bajunya tertarik oleh tangan besar Yanshen, membuat sang empu menoleh.

"Yanshen lepaskan tanganmu dari bajuku," lirih Lin Wu hampir tidak terdengar suaranya.

Yanshen menggeleng cepat sambil memegang kuat ujung baju istrinya.

"Ck, Yanshen lepas! Aku mau masuk buatkan susu buat Ji Chan." Lin Wu berdecak kesal sambil mendelikkan matanya ke arah Yanshen.

"Lalu aku gimana, disini sendirian?" tanya Yanshen menatap intens wajah istrinya.

"Di luar dingin sayang, aku butuh kamu buat hangatin tubuh aku." Yanshen tersenyum miring, namun senyumannya tampak menggoda sang istri.

"Dasar mesum! Bapak anak dua masih aja otaknya mesum." Tanpa aba-aba Lin Wu mencubit roti sobek milik suaminya.

"Aaaarrrghh ...." Yanshen meringis kesakitan sambil mengelus perut nya bekas cubitan istri cantiknya.

"Om kenapa? Sakit perut ya ..." tanya Ji Chan polos yang tak hentinya terus memperhatikan lelaki yang ada di hadapannya ini.

"A aaa eehh Om tidak apa-apa kok. Hanya ...." Yanshen belum selesai bicara, dengan cepat Ji Chan menyela.

"Sini Om biar Ji Chan olesi salep aromatik biar sembuh perutnya," ucap Ji Chan dengan polosnya. Dia pikir bahwa Yanshen sedang sakit perut, padahal faktanya dia kena cubit sang istri.

Yanshen tersentak kaget mendengar ucapan Ji Chan, tidak percaya bahwa dia memiliki putri yang sangat cerdas. Namun, kecerdasannya terlalu overdosis sampai-sampai mengira dirinya sakit perut hanya karena melihat dirinya memegang perut sambil meringis.

"Tidak, Om tidak suka itu. Biar nanti Om minum obat saja," sahut Yanshen sambil menggelengkan kepalanya cepat

"Loh kenapa Om? Katanya sakit perut, ya harus di kasih salep aromatik biar cepat sembuh kata Mommy," terang Ji Chan meyakinkan Yanshen.

Lin Wu yang melihat kelakuan bapak dan anak itu membuatnya mengulum bibir, sekuat tenaga dia menahan tawanya agar tidak meledak di hadapan dua orang berbeda generasi itu.

"Ji Chan ayo kita masuk. Om nya kalau nggak mau jangan dipaksa sayang, lihat tuh mukanya udah pucat gitu," ucap Lin Wu menasihati putrinya, sebelum kemudian dia langsung menggandeng tangan putrinya.

"Tunggu Mom!" Ji Chan menahan langkahnya agar tidak masuk ke dalam rumah.

Kini sorot matanya beralih menatap pada Yanshen yang sedang berdiri di hadapannya. Di perhatikan nya bibir dan hidung Yanshen yang mengeluarkan asap karena suhu dingin di kota Hangzhou yang tengah diguyur salju.

"Sebenarnya Om ini siapa? Kenapa masih tetap disini, Om nggak punya rumah?" tanya Ji Chan dengan tatapan penasarannya.

"Om ini pacarnya Mommy kamu," jawab Yanshen sambil mengerlingkan matanya ke arah Lin Wu untuk menggoda istri cantiknya itu.

"Hah, pacar? No! Ji Chan nggak mau Mommy pacaran sama Om. Kan udah ada Om Cheng," ucap Ji Chan membuat Lin Wu membulatkan matanya.

Yanshen sendiri tak kalah kagetnya mendengar ucapan putrinya itu. Karena setahunya Lin Wu bukanlah tipe perempuan yang mudah bergaul dengan lawan jenisnya apalagi orang yang tidak dikenalnya.

"Cheng siapa itu sayang? Kamu pacaran ...."

"Enggak kok, bohong sayang. Ji Chan emang asal ngomong aja, mungkin dia salah mengartikannya," terang Lin Wu menggelengkan kepalanya cepat agar Yanshen tidak salah paham dengan ucapan putrinya.

"Enak aja, Ji Chan nggak pernah bohong kali ma. Buktinya hidung Ji Chan tetap mancung nggak panjang. Itu artinya Ji Chan nggak bohong, lagi pula Om Cheng juga sering main ke J-TWINS," sahut Ji Chan sambil memegang hidung mancungnya.

"Beneran itu sayang ...."

"Aisshh ... pakai panggil-panggil sayang lagi. Nggak punya rumah berani panggil sayang. Jangan mau Mom, rugi dong cuma dipanggil sayang aja." Imbuhnya beralih menatap pada Lin Wu yang masih mematung di tempatnya.

"Om kalau mau jadi pacar Mommy harus punya rumah dulu yang besar kayak istana, baru Om boleh jadi pacar Mommy."

.

.

.

🥕Bersambung🥕

1
Kaizy celine
Katakaaan yesssss plisssss😭😍
Kaizy celine
Heemm co cweet nya pasti kyk papanya ini🤣
Oma Gavin
selamat kak tetap semangat up
Jia Li: makasih Oma 😊🙏
total 1 replies
Kaizy celine
Syukurlah tdk tejadi apa2😍😮‍💨
Rara Kayla
haseeeek....
Reni Anjarwani
lanjut thor semanggat doubel up
Jia Li: udah update ya kak 😊
total 1 replies
Reni Anjarwani
lanjut thor akhirnya bisa ketemu dan bersatu kembali
Jia Li: tunggu kelanjutannya ya kak 😊
total 1 replies
Rara Kayla
kira² si Lin Wu diajak pulang mau pa g nih?
Jia Li: terus pantengin aja ya kak 😊
total 1 replies
ResThy55
cerita nya seru, alur nya menarik
Rara Kayla
nabrakkah?
Kaizy celine
Ceritanya seru, bikin pembaca ikut terombang ambing dengan alur ceritanya...pemula wajib nonton sih soalnya ceritanya ga ngebosenin dan banyak kejutannya😍
Kaizy celine
Aduhhhh kenapa lagii ini😮‍💨 baru aja happy🥺
Kaizy celine
Lanjuttt mulaiii seruu nihh aroma2 happy ending mulai kebaca .. hehe
Reni Anjarwani
waduh baru ketemu masak kecelakan kaaihan bgt
Rara Kayla
aq mau ikut, bisa ajak aq aja g? 🤣
Rara Kayla
anaknya matre🤣
Reni Anjarwani
lanjut thor doubel up
Kaizy celine
Anak pinter🤣🤣🤣🤣, pdahal itu bapaknya kaya raya🤣
Kaizy celine
Aduhhh🤣🤣🤣🤣
Anto D Cotto
menarik
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!