Anisa Zahara adalah seorang gadis yang berasal dari keluarga sederhana.Nisa sosok gadis yang berhijab,sholeha,ramah.
Anisa berusia 18 tahun yang masih bersekolah.
Andrian Adhiguna sosok pria tampan,dingin jika dengan orang lain berusia 28 tahun.Dia adalah CEO di perusahaan miliknya.
Bagaimana kisahnya? Yuk baca...
****
Ini adalah karya pertama aku, maaf kalau masih banyak salahnya karena ini pertama kali aku menulis novel. Bantu aku ya kak memperbaiki kesalahanku dan jangan pernah bosan untuk memberikan aku saran bahkan kritik untuk novel pertama aku ini.
Budayakan untuk selalu tinggalin jejak yang berupa Like Komen Vote Rate bintang 5,dan juga tambahkan ke favorit,
Selalu dukung karya aku ya kak.
Maaf kalau masih banyak kesalahannya,karena ini juga novel pertama aku,
Mohon kasih sarannya ya kak buat aku.
Follow juga yuk kak
IG @afrida_1604.
I LOVE YOU ALL AND HAPPY READING😊
TERIMA KASIH😘🙏
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon A F R I D A, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 22
Andrian melihat Nisa yang sedang duduk di balkon dengan membelakanginya Nisa tidak sadar bahwa Andrian sudah masuk ke dalam kamar. Andrian pun memilih menuju kamar mandi untuk membersihkan dirinya terlebih dahulu.
Setelah selesai dengan mandinya dia pun keluar dari kamar mandi dengan menggunakan baju tidurnya.
Andrian berjalan ke arah balkon dimana Nisa berada.Andrian yang melihat Nisa sedang berdiri di sana langsung berjalan dan memeluk tubuh Nisa dari belakang.
Nisa yang sangat kaget langsung memegang tangan Andrian yang sedang memeluknya itu.
" Kenapa kamu berdiri di sini " tanya Andrian sambil terus mengeratkan pelukannya di pinggang Nisa.
Nisa yang mendapat pelukan yang begitu hangat dari Andrian merasa begitu nyaman dan dia langsung membalikkan badannya ke arah Andrian.
" A aku cuma ingin menikmati udara malam aja di sini " jawab Nisa sedikit menunduk.
" Kenapa kamu menunduk " tanya Andrian sambil mengangkat sedikit wajah Nisa ke arahnya.
" Ngga kok kak " jawab Nisa gugup.
" Kamu ngga usah malu,aku sekarang udah jadi suami kamu sekarang ya " ucap Andrian lagi sambil memperhatikan setiap inci wajah cantiknya Nisa.
" Iya kak " jawab Nisa semakin gugup.
" Kamu ngga usah panggil lagi aku kak ya,panggil aku mas karena aku udah jadi suami kamu sekarang " ucap Andrian yang sedang memperhatikan wajah cantik Nisa.
" iya kak eh mas " ucap Nisa gugup.
Andrian yang mendengar jawaban Nisa yang gugup hanya tersenyum.Andrian mengeratkan pelukannya dan menarik tubuh Nisa hingga tubuh mereka berdua berdempetan.
Nisa yang merasakan tubuhnya berdempetan dengan tubuh Andrian semakin gugup dia tidak sengaja meletakkan tangannya di dada bidangnya Andrian.
Andrian melihat wajah Nisa dan dia segera mengangkat tangannya menuju kepala yang ditutupi oleh hijab.Andrian pun mulai membuka hijabnya Nisa dengan perlahan lahan hingga hijab Nisa pun terlepas dari kepalanya hingga nampaklah rambut Nisa yang panjang dan tergerai dengan sangat indah.Andrian pun membelai rambut indah istrinya.
" Kamu ngga usah pakai hijab jika di depan aku " ucap Andrian yang terus membelai rambut Nisa dan menatap wajah Nisa begitu dalam.
" Iya " jawab Nisa
Andrian mulai mendekatkan wajahnya ke wajah Nisa hingga membuat Nisa begitu gugup dan segera menutup matanya.Andrian pun mulai menyatukan bibirnya pada bibir Nisa dan mulai menciumnya pelan pelan.Andrian tau ini adalah ciuman pertamanya Nisa karena dia tidak membalasnya.
Andrian pun melepaskan ciumannya karena melihat Nisa sudah mulai kehabisan nafas dan menatap Nisa dengan begitu dalam.
" Nisa kamu udah siap " Tanya Andrian pada Nisa. Karena dia tidak akan memaksakan Nisa untuk melayaninya malam ini jika Nisa belum siap.
" Mas maaf,Nisa belum siap karena Nisa masih sekolah walaupun tinggal beberapa bulan lagi " jawab Nisa dengan rasa bersalah karena sudah menolak suaminya.
" Enggak papa kok Nisa sayang mas ngerti,mas akan nunggu kamu sampai kamu sendiri siap " ucap Andrian sambil tersenyum.
" Maafin Nisa ya mas " jawab Nisa bersalah dan sedih karena udah menolaknya.
" Ngga papa kok sayang mas akan nunggu kamu sampai kamu siap nanti ya " jawab Andrian sambil membelai wajahnya Nisa dan langsung menciumnya lagi.
" Ya udah kita tidur sekarang ya udah malam juga ni " ucap Andrian sambil tersenyum.
" Iya mas " jawab Nisa sambil tersenyum juga.
Andrian langsung mengendong Nisa menuju tempat tidurnya dan membaringkan Nisa di atas tempat tidur.Setelah membaringkan Nisa dia pun ikut berbaring di samping Nisa sambil memeluk erat tubuhnya.Tak lama kemudian Andrian tertidur dengan begitu pulasnya sambil memeluk Nisa.
Nisa yang belum tertidur melihat dan membelai perlahan lahan wajah suaminya yang sangat tampan itu.
" Maafin aku mas belum bisa jadi istri yang baik buat kamu " gumam Nisa dalam hati sambil sedikit meneteskan air matanya.
Nisa pun akhirnya tertidur juga karena matanya juga udah sangat lelah dia pun tertidur dengan posisi mereka saling berpelukan.