NovelToon NovelToon
OBSESSION MY SUGAR DADDY

OBSESSION MY SUGAR DADDY

Status: tamat
Genre:Beda Usia / CEO / Duda / Romansa / Roman-Angst Mafia / Tamat
Popularitas:502.8k
Nilai: 4.8
Nama Author: arafaq_9

Follow IG author : arafaq_9
Jangan lupa like dan komentarnya ❤

Ketika Jordan Rodriguez, seorang pria tampan dan kaya yang dikenal sebagai pria yang tak terkalahkan dalam bisnis dan hubungan, bertemu dengan Grace, seorang wanita muda yang penuh dengan ambisi dan keinginan untuk sukses, keduanya langsung terseret dalam kisah cinta yang liar dan penuh gairah. Namun, di balik pesona dan kebahagiaan yang tampaknya sempurna, terselip rahasia gelap yang mengubah segalanya.

Seiring hubungan mereka berkembang, Jordan mulai menunjukkan tanda-tanda kecemburuan dan posesif yang tidak wajar. Jordan menyembunyikan identitas yang sebenarnya, terkait dengan masalalunya yang gelap dan berbahaya.

Saat rahasia terkuak, Grace harus memilih antara melarikan diri dari kegelapan yang mengancam atau mempertaruhkan segalanya demi menyelamatkan hubungan mereka. Dalam pergulatan antara cinta dan ketakutan, Grace menghadapi pilihan yang sulit. Yang akan mengubah takdir mereka selamanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon arafaq_9, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

GUGURKAN J*NIN ITU!

***

"A-apa maksudmu, Kak? Kenapa kau mengatakan jika Grace wanita murahan?"

"Thomas!!!" sentak Jordan saat melihat Thomas yang masih terdiam.

"Baik, Tuan." Thomas mendekati Grace, Grace menggeleng.

"J-jangan, tolong jangan bawa aku. Lepaskan aku, lepaskan aku. Tuan!" Grace meronta, gadis itu meneteskan air matanya. Sementara Jasmine gadis itu di tahan oleh dua orang pria berbadan besar yang ada di depan pintu kamar.

"Grace, lepaskan Grace sialan! Kau brengsek Jordan! Kau menyakiti Grace, dan sekarang mau kau sakiti lagi hah? Lepaskan Grace, Jordan!" teriak Jasmine, gadis itu turut memberontak. Luke sendiri semakin kebingungan.

"Apa maksud semua in ... fuck!" erang Luke saat Jordan kembali memukulnya.

Bugh!

Bugh!

Bugh!

Jordan memukul, dan menendang Luke. Pria itu berjongkok menekuk sebelah kakinya, ia kembali meraih kerah kemeja Luke,

"Aku tidak menyukai seseorang menyentuh milikku, jika sekali lagi aku tau kau mendekati. Bahkan menyentuh Grace, aku tidak segan-segan membunuhmu dan melupakan jika kita bersaudara. Kau paham itu, Luke?" Jordan menatap tajam Luke, Luke sendiri menatap Jordan. Kemudian ia menggeleng.

"Milikmu? Dengan cara kau menyebutnya sebagai wanita murahan, kau bilang dia milikmu? Bahkan kau tidak menikahinya dan lebih memilih menikahi Jessica? Apa kau gila, Kak?" Luke mendorong tubuh Jordan, hingga Jordan sedikit menjauh dan hampir saja terjatuh.

Luke berdiri, pria itu menatap tidak percaya ke arah Kakak kandungnya.

"Jika Grace memang milikmu, seharusnya kau tidak menikah dengan Jessica, dan seharusnya kau tidak bermain jalang di luaran sana brengsek!" sentak Luke, pria itu menyeka darah segar yang mengalir di sudut bibirnya.

Jordan terkekeh, pria itu memasukkan kedua tangannya di saku celananya.

"Apa urusannya denganmu, hm?"

"Jelas saja ada urusannya denganku, Kak! Oh ... aku tau sekarang. Anak yang sedang Grace kandung, anakmu bukan?"

Luke menggeleng, pria itu mendecih dan menatap muak ke arah Jordan.

"Kau benar-benar brengsek Kak! Kau sudah membuat seorang gadis tidak berdosa hamil anakmu, tetapi kau tidak memberinya status yang layak. Bahkan kau menyebutnya sebagai wanita murahan! Dimana otak dan hatimu, Kak! GRACE BUKAN LAUREN! BUKAN LAUREN YANG TEGA MENGHIANATIMU! DIA JUGA BUKAN JESSICA YANG MENGOBRAL TUBUHNYA SIALAN!" sentak Luke, pria itu menggeleng beberapa kali.

Rasa sedih, dan kecewa hadir di benaknya saat mengetahui kesalahan Jordan.

Jordan terkekeh, "Tau apa kau soal wanita, Luke? Wanita itu sama saja. Mereka hanya menginginkan sebuah harta, tidak dengan kesetiaan dan ketulusan. Sekali lagi aku peringatkan kepadamu, jangan pernah mendekati Grace lagi." Jordan membalikkan badannya, pria itu melangkah pergi.

Luke sendiri segera menyusul Jordan.

"Tunggu, Kak! Lepaskan Grace, biarkan dia pergi. Kau tidak bisa menyakitinya,"

"Tahan dia!" titah Jordan kepada anak buahnya, dua orang di belakang tubuh Jordan langsung menahan Luke dan memegang tubuh Luke.

Luke berteriak, dengan rasa sakit di sekujur tubuhnya. Luke mencoba memberontak, namun tidak bisa. Jordan sudah menjauh.

***

"Lepaskan aku, Tuan. Aku mohon, aku mohon." Grace meronta, tubuh gadis itu di ikat oleh Thomas di sebuah kursi.

Thomas menatap nanar ke arah Grace.

"Maafkan saya, Nona. Sungguh saya juga ingin melepaskan Anda, tetapi saya tidak berani. Saya mohon setelah ini menurutlah dengan Tuan Jordan, agar Tuan tidak menyakiti Anda," mohon Thomas, tenggorokannya tercekat. Rasa kasihan menyeruak di benaknya.

Grace menggeleng, gadis itu meneteskan air matanya.

"Tidak, tolong lepaskan aku. Tuan, sungguh lepaskan aku. Aku tidak mau kembali lagi bersama, Jordan,"

"Tetap_" ucapan Thomas terhenti saat Jordan menyelanya.

"Kenapa tidak mau, hm? Apakah Luke sudah membuatmu mendesah dengan nikmat, hingga kau berani pergi dariku dan lebih memilih Luke?"

Grace menggeleng, gadis itu terisak.

"T-tidak, Jordan. Aku tidak seperti itu, kau salah paham. Aku juga tidak tau bagaimana bisa Luke ada bersamaku, aku mohon ... lepask_"

Plakkkk!

Grace tidak dapat melanjutkan ucapannya, saat tangan besar Jordan mendarat di pipi kanannya.

"Kau bilang apa? Tidak tau? Kau pembohong, Grace! Kau pembohong! Dan aku tidak menyukai seorang pembohong brengsek!"

Plakkk!

Jordan kembali menampar Grace, kini di sebelah pipi kirinya. Hingga wajahnya tertoleh ke kanan dan darah segar mengalir di sudut bibirnya.

"Aku sudah katakan kepadamu bukan? Kau hanya milikku sialan! Sampai kapanpun kau hanya milikku, mau kau kabur sejauh apapun. Aku akan mencarimu! Meskipun kau pergi pada kematian sekalipun!" sentak Jordan, pria itu menatap tajam ke arah Grace, ia melepaskan gesper miliknya.

Grace mendongak, gadis itu menggeleng, ia menatap memohon ke arah Jordan.

"Jangan, Jordan. Aku sedang hamil, kau boleh menyiksaku. Tetapi jangan anakmu, Jordan." Grace menggeleng, gadis itu meneteskan air matanya melihat Jordan yang sudah melepaskan gespernya.

Jordan terkekeh, pria itu mencengkram dagu Grace.

"Anakku? Kau yakin dia anakku? Bagaimana jika dia anak pria lain, atau bahkan anak Luke? Kau mengenal Luke jauh sebelum hamil bukan? Bisa jadi kau sudah berhubungan badan dengannya tanpa sepengetahuanku, pantas saja kau bisa kabur bersama Luke,"

Grace menggeleng keras, "Tidak, Jordan. Sungguh kau salah paham, aku dengan Luke tidak pernah melakukan hal sejauh itu. Dia anakmu, Jordan. Dia anakmu, aku tidak pernah melakukannya dengan pria lain. Tidak pernah!" teriak Grace, air matanya mengalir deras saat mendengar segala ucapan Jordan.

Jordan tersenyum, pria itu semakin mencengkram dagu Grace. Hingga gadis itu meringis saat merasakan sakit, bahkan darah segar pun mengalir di sana.

"Bagaimana bisa aku mempercayaimu, Grace? Sedangkan kau saja seorang wanita murahan. Kau murahan Grace! Dan anak itu bukan anakku, tetapi anak pria lain!" teriak Jordan, Grace memejamkan matanya. Menekan dadanya yang sangat sesak, Grace semakin meneteskan air matanya.

Sakit, rasanya sangat sakit. Lebih sakit ketika putranya di hina oleh ayahnya sendiri.

"Gugurkan j*nin itu, aku tidak mau memiliki anak yang bukan darah dagingku sendiri!"

Deg!

Grace terkejut, gadis itu membuka pejaman matanya. Dia menggeleng, air matanya semakin luruh. Rasa khawatir menyerbu.

"Tidak, Jordan. Tolong jangan lakukan itu, dia putramu. Dia putra ... arghhh J-ordan!" teriak tertahan Grace saat Jordan mencekiknya dengan kuat.

"J-jordan,"

"Keparat!"

"Arghhhh ... s-sakit Jordan!" teriak Grace saat rambutnya di tarik kuat oleh Jordan, gadis itu semakin terisak. Rasa sakit semakin terasa, kini perutnya pun terasa kaku.

"Anak itu bukan anakku, dan tidak akan pernah menjadi anakku!"

Jordan melepaskan rambut Grace, pria itu membuka ikatan di tubuh Grace. Kemudian ia menarik tangan Grace agar gadis itu berdiri, setelahnya Jordan mendorong tubuh Grace ke ranjang.

Grace memekik saat perutnya terbentur ranjang.

Grace ingin lari, namun Jordan sudah menangkap tubuhnya.

Srekkkk!

Krekkk!

"Jordan!" pekik Grace, gadis itu menggeleng saat Jordan sudah merobek pakaiannya hingga kini tubuhnya terlihat polos.

"Jordan aku mohon jang_"

Plakkkk!

Jordan menampar pipi Grace, pria itu segera menurunkan resletingnya dan mengeluarkan pusakanya, ia mendorong tubuh Grace hingga terlentang.

Jordan membuka paksa kedua paha Grace, pria itu memposisikan miliknya dengan milik Grace. Dengan susah payah, Jordan melesatkan pusakanya hingga terbenam habis di milik Grace.

Grace berteriak kesakitan, rasanya sangat sakit. Miliknya masih mengering, bahkan tubuhnya pun masih terasa sakit. Tetapi dengan teganya, Jordan melesatkan pusakanya, dan kini menghujamnya dengan keras dan kuat.

Bahkan Jordan menc*kik lehernya, membuat Grace kesusahan bernafas. Grace hanya mampu meneteskan air matanya, air matanya terus mengalir deras.

'Tuhan, selamatkan putraku. Setidaknya selamatkan putraku, aku mohon. Aku mohon, Tuhan. Sayang, maafkan Mommy. Maafkan Daddymu, maaf,' batin Grace, gadis itu mencoba meronta di sisa-sisa tenaganya.

Sementara Jordan, pria itu terus menghujam milik Grace dengan kasar. Pria yang di liputi amarah itu benar-benar tidak memperdulikan Grace yang terus menangis dan meronta.

"Dia harus benar-benar mati, dia bukan anakku. Arghhh Grace! Fuck!" erang Jordan seraya dengan menghentakkan miliknya.

Sedangkan Grace, perlahan-lahan gadis itu menutup matanya. Ribuan rasa sakit pada tubuh, hati, dan perutnya mulai menyerangnya.

'Maafkan Mommy, Sayang. Maafkan Mommy dan Daddy, jika Tuhan masih mengizinkan. Semoga kita bisa di pertemukan,'

"Ouhhh Grace!"

***

1
Kristina NellaWara
😂😂😂😂😂😂😂
Kristina NellaWara
😂😂
~ Portgas D Ace ~
anjai kek spiderman aja
Yessy Herdian
ceritanyq cukup menarik
Iryani levana khrisna Khrisna
Thor kau menceritakan percintaan Jordan sangat mendetail apa kau tidak panas dingin thor🤣🤣
arafaq_9: 🤭 tebak
total 1 replies
Iryani levana khrisna Khrisna
like father like son
Iryani levana khrisna Khrisna
para member siap siap keramas lagi 🤣🤣🤣
Iryani levana khrisna Khrisna
panas dingin baca nya Thor 🤣
Iryani levana khrisna Khrisna
nggak pimpinan nggak anak buah nya smaa gila nya 🤣
Iryani levana khrisna Khrisna
dasar mafia stres 🤦🏼‍♀️nggak tau tempat 🤣
Iryani levana khrisna Khrisna
membayangkan wajah mu thor pasti sangat tegang dan menggemaskan 🤣🤣
Iryani levana khrisna Khrisna
jodoh emang nggak kemana
Iryani levana khrisna Khrisna
Thor kau itu seorang penulis tetapi kenapa pikiran dan perasaan kami pembaca seperti di buat kesal dan gemas secara bersamaan ini kedua kali nya aku membaca dan kesal dengan mu thor karena imajinasi mu membuat ku kesal dan gemas secara bersamaan
Iryani levana khrisna Khrisna
dasar dua dua nya nggak ada otak tunda knp kalau mau ciuman tuh liat situasi ngajarin anak aja
Iryani levana khrisna Khrisna
sebentar banget ngasih hukuman nya
Iryani levana khrisna Khrisna
🙈 malu banget
Iryani levana khrisna Khrisna
dua kali membaca cerita ini tapi kenapa tetap aja kesal Ama di Jordan padahal udah tau jalan ceritanya jelaskan Thor
Iryani levana khrisna Khrisna
bisa nggak sih di kiloin tuh si Jordan gedek banget🤣
⋆.˚Khaira🦋
biar mamp*s tuh si jordan nyariin grace 😤
⋆.˚Khaira🦋
udah di bab ini, akhirnya gua gak tahan buat komen... klu gua pengen bgt nyentil ginjal lu jordan 😤🤬👊🏽
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!