Perhatikan batas usia ketika membaca...
Banyak ****** ****** ( *** )
Tumbuh besar di lingkungan yang tak menyenangkan membuat Ayara menjadi gadis keras kepala dan arogan, perceraian kedua orang tuanya membuat dirinya harus tinggal di negara asing seorang diri dan terpaksa menyamar untuk menjadi bodyguard sampai akhirnya benih cinta tumbuh dalam dirinya pada pria yang menjadi atasannya.
"Kau akan menjadi milikku malam ini Yara ," bisik Henry pelan pada Ayara saat baru melangkahkan kakinya menuju kamar pengantin mereka.
"AKu takut Henry..." jawab Ayara dengan wajah memerah.
"Tenanglah, aku akan membuatmu menjadi wanita seutuhnya...
Henry menghentikan pergerakan tangannya saat akan membuka gaun pengantin sang istri karena tangannya menyentuh suatu cairan yang sedikit pekat dan kental.
"Yara kau..."
Wajah Ayara semakin memerah saat melihat warna tangan Henry berubah.
"S-sepertinya aku datang bulan Henry!!!" ucap Ayara dengan keras.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon na fadila, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Persaingan lama
Sesampainya di rumah Henry langsung memarkirkan mobilnya secara sembarangan di halaman besar rumahnya , iya pun langsung berlari menuju kamarnya yang ada di lantai dua . Para pelayan yang ada di rumahnya pun dibuat kaget karena melihat tingkah Henry yang tak biasa itu.
Tanpa membuka pakaiannya Henry langsung berjalan menuju kamar mandi dan langsung menyalakan shower yang mengalirkan air hangat , di bawah guyuran air Henry memejamkan mata mencoba melupakan kejadian tadi siang di mana ia melihat Arial bodyguard barunya memakai make up di mall .
Henry berulang kali menggaruk kepalanya yang tak gatal dengan kasar karena merasa jengkel , bayangan Arial yang ingin Ia lupakan justru keringat sangat jelas di memorinya . Setelah berdiri dibawah shower hampir tiga puluh menit Henry akhirnya menyudahi acara mandi malamnya , ia kemudian meletakkan baju basahnya begitu saja di dalam bathtub tanpa memasukkan ke dalam tempat khusus pakaian kotor .
Tok
Tok
Tok
" Tuan muda makan malamnya sudah siap " Ucap seorang pelayan dari luar mengejutkan Henry yang sedang berdiri di depan kaca .
" Ok , letakkan saja di depan pintu aku baru selesai mandi " Jawab Henry setengah berteriak .
" Baik tuan " Sahut sang pelayan pelan , tak lama kemudian terdengar langkah kaki yang menjauh dari kamar Henry menuju ke tangga .
Henry lalu meraih baju tidur dan memakainya dengan cepat , ia lalu berjalan pelan menuju pintu dimana makan malamnya sudah diletakkan di atas troli . Henry kemudian menarik troli itu dengan perlahan masuk ke dalam kamarnya , ia lalu makan makanan yang sudah di siapkan oleh para pelayannya dengan cepat karena ingin segera tidur . Hari ini benar-benar sangat melelahkan fisik dan batinnya .
Apartemen Ayara
Sesampainya di apartemen Ayara kemudian meletakkan kantung belanjaan yang berisi make up yang sudah ia beli sebelumnya bersama Henry di mall Grand Indonesia , Ayara lalu membuka kemben yang ia pakai . Karena demi membuat Henry percaya ia harus memakai bra juga yang membuatnya bertambah sesak .
Setelah melepas semua penyamarannya Ayara kemudian melangkahkan kakinya menuju ke kamar mandi untuk membersihkan diri sebelum tidur , ia ingin tidur lebih cepat hari ini karena besok harus pergi ke ruang Ryan untuk bekerja sebagai pelayan di rumah musuh besar Henry .
" Ini kenapa aku jadi terlibat dalam masalah pribadi dua orang menyebalkan itu " Ucap Ayara lirih sambil menatap alamat rumah Ryan yang diberikan oleh Henry sebelumnya .
" Sudahlah jangan dipikirkan yang penting aku bisa melakukan rencana yang sudah berjalan ini , Yamashita Ryuichi tunggu pembalasanku " Imbuh Ayara pelan .
Karena sudah terlalu lelah ayara akhirnya tidur tanpa makan malam terlebih dahulu , ia sudah tidak sabar ingin segera pagi dan melakukan apa yang sudah diperintahkan oleh Henry sebelumnya . Dari info yang Henry berikan Ayara akhirnya tahu bahwa mendiang ibu Rayn adalah orang Jepang , oleh karena itu Ayara punya kesempatan untuk lebih cepat menjatuhkan keluarga Yamasyita dengan memanfaatkan Ryan .
Ayara akhirnya tidur dengan dendam yang semakin membara didalam dadanya , ia sungguh tidak sabar untuk melakukan rencana yang sudah ia pikirkan secara matang selama beberapa tahun terakhir ini . Ayara ingin membuat perhitungan kepada orang-orang yang sudah membuat ibunya menangis , karena bagi Ayara air mata ibunya sangat berharga .
" Dulu memang aku masih kecil tapi sekarang tidak lagi , tunggu kehancuran kalian Yamashita Ryuichi " Ucap Ayara lirih sambil menutup matanya .
Kediaman Ryan Bray
Tanpa mengetahui rencana yang sudah dibuat oleh Henry kepada dirinya , Rayn justru menikmati hidup mewah nya seperti biasa . Suara musik EDM terdengar jelas di mansion mewah milik Ryan , suara tawa wanita pun terdengar dengan jelas saat hari sudah malam . Walau jabatannya sebagai direktur utama sudah dicopot oleh Henry tapi Ryan masih memiliki posisi yang strategis di perusahaan , ia masih menjabat sebagai manajer utama di kantor milik ayah angkatnya itu .
" Jadi apa yang akan anda lakukan selanjutnya tuan ?" Tanya Joshua sang asisten pribadi Ryan Bray yang sudah ikut bersama Ryan selama sepuluh tahun sejak Ryan tinggal di Inggris .
" Kita akan melanjutkan rencana yang sudah kita bahas kemarin Josh , untuk saat ini biarkan Henry ada di atas langit . Setelah ia lengah baru kita serang dan hancurkan dia sehingga membuat dia tahu sedang berhadapan dengan siapa " Jawab Ryan penuh percaya diri.
" Saya mengerti tuan kalau begitu saya akan melanjutkan rencana selanjutnya " Ucap Joshua sambil tersenyum .
" Jangan lupa awasi Michael itu adalah tugas utamamu Josh " Imbuh Ryan mengingatkan Joshua , karena selama selama ini Joshua diberikan tugas oleh Ryan untuk mengawasi gerak gerik Michael sang asisten pribadi Henry .
" Baik tuan " Sahut Joshua sambil menundukkan kepalanya pelan .
Setelah berbicara seperti itu Joshua kemudian meninggalkan Ryan sendirian , tak lama kemudian beberapa orang wanita seksi nampak berjalan menuju ke tempat Ryan duduk . Mereka lalu melayani Ryan sesuai dengan keahliannya , sampai akhirnya Ryan mengajak ke empat wanita seksi itu masuk ke dalam kamarnya yang ada di lantai dua . Tak lama kemudian terdengar suara-suara surga dari kamar besar milik Ryan , suara desahan dari wanita yang sedang melayani Ryan . Ryan meminta mereka melakukan foursome seperti kebiasaan Ryan ketika sedang bercinta , ia tak puas melakukan hanya dengan satu orang wanita saja .
Sejak ditinggal oleh kedua orang tuanya Ryan di rawat oleh Edward Luke seperti anak sendiri , akan tetapi karena persaingan antara Henry dan Ryan meraka tak bisa hidup dengan akur selayaknya saudara . Ryan merasa memiliki saham di Luke Corporation karena harta peninggalan orang tuanya di handle oleh Edward , akan tetapi di sisi lain Henry merasa semua saham di Luke Corporation adalah miliknya sebagai putra tunggal . Akhirnya terjadilah persaingan tidak sehat di antara keduanya secara terang-terangan ataupun secara bawah tangan , walaupun Edward mengetahui hal itu tapi ia pura-pura tidak tahu karena tak ingin membuat kedua anaknya itu semakin bersitegang . Akan tetapi karena sikap diam Edward itu justru memicu pertengkaran di antara keduanya semakin menjadi sampai mereka dewasa .
Henry akhirnya membuka matanya setelah tidur jam empat pagi , ia benar-benar tak bisa menghilangkan bayangan Ayara dari pikirannya . Apalagi besok pagi adalah hari yang sangat ia nantikan , di mana Ayara akan masuk ke rumah Ryan sebagai mata-mata . Setelah usahanya berkali-kali gagal karena mengetahui rencana Henry .
" Jangan kecewakan aku Arial " Ucap Henry lirih .
🌼 Bersambung 🌼
Jangan lupa like , komentar dan baca novel Thor yang lainya diantaranya :
Faith
Faith 2 The return of the prince ( bantu like sampai 1000 ya nanti Thor masukan foto para pemainnya he he he )
Terima kasih 🌹
. hebat kak authornya