Skandal antara gadis SMA dengan pria kejam yang suka mengomeli serta memarahi bawahannya.
Rezvan merupakan pria tampan dengan hidung mancung mirip prosotan TK, serta rahang kokoh dan bentuk tubuh gagah nyaris sempurna. Namun sayangnya, sesempurna itu pun Rezvan, dia tetap saja menjadi bahan gibah, orang-orang masih saja menemukan kejelekannya. Rezvan Playboy, pemain unggul hati wanita, brengsek, kejam tak punya perasaan dan masih banyak lainnya yang terlalu panjang 'tuk dijabarkan.
Akan tetapi bagaimana jadinya jika salah satu penggosip malah terlibat masalah dengan dirinya.
"Eh, eh... iya. Anak Jeng Meysa itu emang kelewatan brengseknya. Masa coba dia menghamili Audi yang masih SMA?!" Kata salah satu ibu-ibu tepat di depan Audi. Sial, dia digosipkan di depan matanya sendiri.
Apakah itu azabnya karena sudah terlalu sering menggosip?
.
.
.
Selengkapnya hanya di LOVE MAS GALAK
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Saiyaarasaiyaara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
○-21-○
Happy Reading!!
○
○
○
Rezvan berdiri di balkon kamarnya merasakan hembusan angin yang menerpa pori kulitnya. Pria itu fokus menghadap balkon kamar tetangganya si gadis penggosip yang telah mencuri perhatiannya serta membuat Rezvan memikirkannya terus menerus.
Ucapan Audi ketika mereka bersama dalam ruangannya diperusahaan terus menggema dalam telinganya. Rezvan merasa aneh, entahlah ini belum pernah ia rasakan sebelumnya. Memikirkan seorang gadis sampai sedalam ini.
'Dan Abang cepat lamar.'
'Dan Abang cepat lamar.'
'Dan Abang cepat lamar.'
Rezvan mengengkan kepala berusaha mengenyahkan ucapan Audi dari dalam pikirannya. Pria itu kembali masuk ke dalam kamar dan turun dari lantai kamarnya menuju dapur.
Terdengar suara televisi yang menyala dan melantunkan lagu dari ruang tengah.
Bayangkan bila harimu penuh warna
Itulah yang saat ini kurasakan
Rezvan membayangkan harinya yang tidak monoton lagi dan penuh dengan tipu muslihat Audi agar bisa mengelak belajar. Tingkahnya yang bandel dan kadang memusingkan kini malah jadi hal lucu dalam pikiran Rezvan. Dia pun terkekeh sambil mengambil gelas seraya menuangkan air kedalamnya lalu meminumnya.
Dia membuat tidurku tak nyenyak
Dia membuat makan pun tak enak
Kuterpikat pada kehangatan
Yang selalu dia berikan
Rezvan mengernyit memikirkan lirik lagu terasa persis dengan keadaan yang dia alami sekarang.
Kurasa 'ku sedang dimabuk cinta
Nikmatnya kini 'ku dimabuk cinta
"Uhukk.." Rezvan tersedak dengan minumannya sendiri. Lantunan lirik lagu membuatnya kaget.
Yang benar saja seorang Rezvan yang berwibawa dan perfeksionis, menaruh hati pada gadis bandel hobi gosip.
Kurasa 'ku sedang dimabuk cinta
Kurasa 'ku sedang dimabuk cinta
Rezvan menggeleng tidak setuju dengan lirik lagunya dan menuju ruang tengah dengan sedikit kesal. Mana mungkin jatuh cinta, perasaannya pada Audi hanyalah rasa simpati tidak ingin Audi jadi perusak bangsa.
Nikmatnya kini 'ku dimabuk cinta
Dimabuk cinta
Dimabuk cinta
Dimabuk cin-
KLIKK,
Rezvan menyambar remot dan menekan tombol off dengan cepat lalu duduk disebelah Mama Meysa tanpa rasa bersalah.
"Apa-apaan sih Rezvan?!! Ch.. datang-datang matiin TV. Film Ftv-nya lagi seru, balikin remotnya sini, Mama mau nonton lagi."
"Sudahlah, nonton beginian udah gak cocok dengan usia Mama yang sudah tua. Lebih baik Mama nonton acara dakwah biar selamat di alam kubur nanti." Cerocos Rezvan seenaknya.
"REZVAN!!" Amuk Meysah geram.
"Apa katamu! Balikin nggak remotnya atau Mama memundurkan diri jadi ibumu!!"
Rezvan mengusap wajahnya kasar, "nih remotnya Mama.. Ck, dari jaman kancil taunya ngancam mulu, memundurkan diri jadi ibuku." Sewot Rezvan. "Udalah Ma, mending Rezvan tinggal di apartemen.
"Ngimpi!! Udah sana tidurlah sudah jam sebelas besok kamu masih kerja."
"Yasudah, kalau gitu Mama saja yang tidur. Memangnya Rezvan masih bocah apa.. tidur saja waktunya mesti diatur."
"Ya, usiamu saja yang tua tapi kelakuanmu masih kayak bocah. Sudah sana tidur atau Mama mesti jewer telingamu sampai tidur!!"
○○○
Audi uring-uringan sambil beberapa kali berguling di atas kasurnya. Waktu telah menunjukkan tengah malam, tapi kantuk belum menghampirinya juga.
Gadis itupun duduk dikasur sejenak dan beranjak menuju balkon. Mungkin angin malam akan membantunya menemukan kantuk.
Tanpa sengaja pandangannya menuju balkon kamar milik laki-laki galak yang mengusik hidupnya. Tidak tau mulai dari mana, kilasan bayangan kebersamaanya bersama Rezvan mulai berputar layaknya flim dalam pikirannya.
Audi tersenyum geli mengingat betapa lucunya wajah laki-laki itu ketika menghadapi keusilannya.
"Gue mikirin dia begini, dipikirkan balik nggak ya.."
○○○
TO BE CONTINUED
03-06-2020
Aku akan senang bila di sapa..
Facebook : saiyaara saiyaara
Instagram : Saiyaarasaiyaara
Noveltooon : Saiyaarasaiyaara
udh tau udah halal,mke di pisahin... alhasil deh...tuh iblis nya kluar...buat balas dendam.
aqu' padamu mas rez rezvannn.....hayu serbuuuu Adrian 🤣🤣🤣