Kultivasi, Petualangan dan Romantis.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fathir Aliyudin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Persiapan Peresmian Sekte Gunung Petir
waktu terus berlalu.
tak terasa sudah seminggu Lin Chen dan rombongan nya berada di istana, sebenarnya Lin Chen ingin kembali ke sekte nya seminggu yang lalu, tapi kaisar Jian masih menahan nya dengan alasan yang author sendiri tidak tahu😁😁😁.
dan hari ini mereka semua berkumpul di belakang istana, sebab Lin Chen ingin membuat portal di belakang istana, dan portal itu di permanen kan, agar jika kaisar Jian ingin berkunjung ke sekte gunung petir, maka tidak perlu melakukan perjalanan jauh lagi, dan portal itu hanya kaisar Jian yang memegang kunci nya.
"tuan muda Lin, perlakukan lah Hua'er sama seperti murid murid yang lain, agar dia juga dapat berkembang" ucap kaisar Jian.
"yang mulia tidak perlu menghawatirkan soal itu, hamba akan melakukan yang terbaik agar tuan putri menjadi kultivator yang kuat suatu saat nanti" balas Lin Chen.
"ini adalah kunci portal yang mulia, dan hanya yang mulia saja yang bisa membuka portal ini, jika ada waktu luang, berkunjung lah ke sekte" ucap lagi Lin Chen sambil menyerahkan kunci portal.
"terima kasih tuan muda Lin" ucap kaisar Jian.
"kalau begitu kami pergi dulu yang mulia" pamit Lin Chen.
"ayahanda, aku pergi dulu" ucap putri Huanran.
"baiklah, belajar yang keras disana Hua'er" pinta kaisar Jian.
"iya ayahanda" jawab putri Huanran.
setelah itu Lin Chen masuk ke dalam portal dan di ikuti oleh kelompok nya yang tidak lain adalah Yin Mei Lin, Lin Yue, Lin Tian, Lin Bai, Yin Jieru, Qiao Yi dan putri Huanran.
Swush
Swush
Swush..
di depan gerbang sekte gunung petir, mereka muncul satu persatu.
"hormat Patriak, hormat tetua agung" ucap kedua penjaga gerbang yang memberi hormat kepada Lin Chen dan kedua kekasih nya.
"lanjutkan tugas kalian" ucap Lin Chen.
sedangkan Yin Jieru yang melihat penjaga gerbang yang berada di rana emas bintang 8 dan 9 itu tercengeng, sebab kultivator yang berada di rana emas itu sangat di hormati di kota kota besar, tapi di sekte gunung petir ini mereka hanya menjadi penjaga gerbang.
"sungguh sekte yang sangat kuat" gumam Yin Jieru membatin.
"Ayo kita masuk" ajak Lin Chen.
sesampainya mereka di dalam, setiap murid yang berpapasan dengan mereka selalu memberi hormat.
sekte gunung petir sudah membagi murid murid nya.
di mulai dari murid luar berada di rana emas,
murid dalam di rana berlian,
murid inti di rana raja,
dan murid elit di rana kaisar,
sedangkan Zi Long dan Lin Bai menjadi jendral besar, sedangkan Yin Mei Lin dan Lin Yue menjadi tetua agung.
ditambah dengan 20 murid yang berada di rana kaisar tahap puncak menjadi tetua dalam, dan 30 murid menjadi tetua luar.
sekte gunung petir sekarang memiliki 280 ribu murid.
100 ribu di rana emas.
75 ribu di rana berlian.
75 ribu di rana raja.
29.950 di rana kaisar tahap awal dan menengah.
50 murid di rana kaisar tahap puncak dan diangkat menjadi tetua.
Lin Chen berada di rana dewa surga tahap menengah.
Yin Mei Lin berada di rana dewa bumi tahap menengah.
Lin Yue berada di rana dewa bumi tahap menengah.
Zi Long berada di rana semi abadi tahap puncak.
Lin Chen berada di rana dewa surga tahap menengah.
sesampainya mereka di aula, Lin Chen menyuruh seorang murid untuk memanggil Zi Long dan Lin Han.
tidak lama kemudian mereka berdua sampai di aula.
"salam hormat tuan muda, nona nona muda" ucap Zi Long dan Lin Han serempak.
Lin Chen hanya mengayunkan tangan nya dan menyuruh mereka berdua berdiri.
"kalian berdua aku tugaskan membawa beberapa murid untuk pergi membeli keperluan untuk peresmian sekte kita" ucap Lin Chen sambil memberikan mereka masing masing cincin penyimpanan.
"baik tuan muda" jawab mereka berdua.
"paman, bibi, kalian istrahat lah! Lin'er, bawa paman dan bibi ke kamar mereka" ucap Lin Chen.
"baik Gege" jawab Yin Mei Lin.
sementara itu di luar aula.
murid murid sekte sedang ramai menghiasi wilayah sekte dengan pernak pernik yang membuat siapa saja terpana.
di setiap jalan juga mereka ganti dengan batu roh tingkat tinggi dan batu mistik tingkat rendah, sehingga mengeluarkan energi langit dan bumi sangat pekat.
Lin Chen yang keluar dari aula dan melihat itu membuatnya sangat puas dengan pernak pernik yang di pasang murid murid nya, Lin Chen juga memerintahkan mereka untuk memasang batu mistik tingkat tinggi di aula pertemuan, sehingga energi langit dan bumi jauh lebih pekat lagi.
tidak lama kemudian.
Zi Long dan Lin Han datang dan membawa ratusan koki hebat dari beberapa kota besar, mereka di beri gaji 150 koin emas perorangan, sehingga banyak sekali koki terkenal di kota kota besar yang mau bekerja untuk mereka.
tak lupa juga mereka membeli sayur sayuran, tapi daging dan buah buahan tidak mereka beli, sebab Lin Chen mempunyai anggur bumi, apel emas dan persik abadi, sedangkan untuk daging, sudah ada ratusan murid yang pergi berburu.
Lin Chen ingin acara peresmian sekte gunung petir sangat mewah, dari karena itu dia mengeluarkan batu roh, batu mistik dan juga buah buah abadi yang hanya ada di alam 100 atau alam para dewa.
kini yang tersisa hanya lah menata meja dan kursi di halaman sekte untuk para tamu, setelah menata semua meja dan kursi, hati sudah berganti malam.
di dalam kediaman nya.
Lin Chen, Yin Mei Lin, Lin Yue, Yin Jieru dan Qiao Yi duduk di ruang tamu dan berbincang bincang ringan, kadang mereka juga tertawa, dan hal itu menambah kedekatan Lin Chen dan Yin Jieru.
Lin Yue yang melihat itu dia merasa di anak tiri kan, sebab dia hanya menjadi pendengar setia dan mengucapkan sepatah kata, melihat Lin Yue yang seperti itu, Lin Chen tahu jika saat ini Lin Yue merasa orang lain.
" Yue'er, besok kita akan menjemput ayah, paman Dong dan Patriak, maafkan aku karena aku tidak dekat dengan paman Dong" ucap Lin Chen yang menghibur Lin Yue.
"benar kah Gege?" tanya Lin Yue memastikan.
"iya benar, besok kita berdua pergi menjemput mereka kesini" ucap Lin Chen memastikan.
"sebaiknya kita istrahat, karena hari sudah larut" lanjut Lin Chen.
di dalam kamar, Lin Chen berbaring di kasur dan di temani oleh Yin Mei Lin dan Lin Yue yang juga ikut berbaring di samping kanan kiri nya dan memeluk erat diri nya, Lin Chen pun mengelus kepala mereka berdua, kemudian mengecup kening kedua kekasih nya itu dan mereka tidur,
"selamat malam Lin'er Yue'er" ucap Lin Chen yang mencium kening mereka.
sementara itu di kamar yang lain.
putri Huanran cemberut karena dia tidak tinggal serumah dengan Lin Chen, tapi dia tinggal di tempat para murid luar.
alasan putri Huanran masuk ke sekte gunung petir sebenarnya hanya ingin dekat dengan Lin Chen, tapi siapa sangka begitu dia sampai di sekte, justru dia tidak tinggal serumah dengan Lin Chen, dan hal itu membuat nya kecewa dan sedih...
"bagaimana pun aku harus dekat dengan Patriak" gumam putri Huanran yang penuh tekad.
"malam itu putri Huanran terus memikirkan cara bagaimana supaya dia bisa dekat dengan Lin Chen, dan ada satu cara yang menurut nya akan berhasil, yaitu dengan cara menjadikan Lin Chen sebagai guru pribadi nya, itu lah yang ada di pikiran putri Huanran saat ini.
dan lagi masak gk ketemu sma lin dan dan antek"nya...!
berkarya.
terus sampai tamat.