Awal kisah di sebuah kontrakan mewah. Mempertemukan dua orang insan yang bertolak belakang.
Dia seorang gadis yang angkuh, arogan, cuek dan jutek. Tetapi dia sangat peduli sama orang terdekatnya saja.
Telah di pertemukan dengan sosok polisi yang dingin, penyayang dan posesif.
Akankah mereka saling menyukai atau malah sebaliknya..???
Inilah kisahnya...😁😁😁
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Airien, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
TIILANG 2
Saking keselnya sama Rey, Ribbye meninggalkan tanpa pamit, dan masuk di mobilnya kemudian dia langsung menancap gasnya lalu melajukan dengan kencang.
Reyhan kaget melihat ribbye saat membuka topi dan maskernya, ternyata yang dia tilang adalah gadisnya sendiri, dia jadi merasa serba salah, apalagi melihat raut muka gadisnya yang emosi tadi. Dan lebih terkejutnya lagi saat rey melihat Ribbye menancap gas mobilnya dengan kencang. Rey jadi kalang kabut di buatnya..
saking paniknya, Rey berlari menaiki motornya untuk mengejar gadisnya yang lagi emosi, tapi di tahan oleh Bima.
Eh mau kemana bro... sambil menghadang rey dan langsung mengambil kunci motor rey
Sini balikin kuncinya bim, gue mau ngejar ribbye, lo nggak liat tadi caranya bawa mobil.. Ucap rey dengan panik
Sadar bro,,, lo tenang dulu...sambung Angga tiba-tiba
Gimana gue mau tenang kalau dia kaya' gitu...teriaknya dengan tinggi
Lo tenang dulu,,, lo lupa,, sekarang kita lagi dalam tugas.. Sahut Anto sambil merangkul bahu rey
Rey yang tersadar kalau dia lagi tugas, menghembuskan nafas kasarnya.. Kemudian rey cepat-cepat merogoh hp yang ada di kantongnya, lalu mencari nama gadisnya untuk dia telfon, tapi sama sekali ia tidak temukan, rey pun menyadari kalau nomor gadisnya belum ada di hp nya...
Siaaaalllllll...... Teriaknya frustasi
Ya sudahlah bro,,, Entar gue minta nomornya sama pacar gue. sahut rendy
Nggak usah bro, biar gue sendiri yang minta nomornya.. balas rey sambil melangkah menjauh dari sahabat-sahabatnya
_________________
Di satu sisi,, Ribbye mengomel sambil berjalan menuju ke ruang latihannya.
Awas aja kamu kak,, gue bakal cuekin kamu. Ini semua gara-gara kamu, sekarang gue jadi terlambat seperti ini... gerutunya sambil berjalan cepat
Sampai depan ruangan, ribbye mengatur nafasnya yang tidak beraturan, akibat dia terburu-buru tadi.
tok,,,tok,,,tok....
Maaf mbak aku terlambat,,, sahut ribbye kepada manajernya
Kamu tahu bye,, ini sudah jam berapa, kamu terlambat hampir 1 jam, tahu nggak.. sahut sang manajer..
iya maaf mbak,, tadi aku kena masalah dikit. Aku kena tilang tadi karna lupa bawa sim aku.. jawab ribbye menjelaskan
Hmmm...
ya sudah kamu masuk ambil bagian kamu, dan jangan lupa, lain kali kamu jangan terlambat lagi.. ucap sang manajer memperingati, soalnya ini pertama kalinya ribbye terlambat, biasanya dia selalu tepat waktu.
Setelah selesai latihan, membentuk koreografi baru dan variasi yang di tambahkan sedikit, untuk menyempurnakan gerakan mereka. Masih dalam ruang latihan mereka berempat duduk melingkar sambil meminum air putih, karna mereka lelah habis latihan.
Tumbeng lo terlambat...? Biasanya kan di antara kita berempat, lo yang selalu tepat waktu. Tanya Meyka
Iya lo kenapa bisa telat kaya' gini...? tanya Naya kembali lalu meminum airnya
Tadi gue kena tilang di jalan X,, makanya gue telat. sambut ribbye dengan muka lelahnya
Lo di tilang...? kenapa...? bukannya surat-surat lo lengkap. sambung Rianti
iya karna tadi gue lupa bawa sim..
Lo semua kan tahu, gue nggak pernah taruh di dompet kalau sim, nah tadi gue kesini nggak bawah tas, cuma dompet saja yang gue bawah.. jelas ribbye
Lo nggak usah khwatir,,, lo bilang aja ke kak rey, kalau lo kena tilang. Biar dia aja yang uruskan.. Gimana...? tawar Naya
iya betul bye,, jadi lo nggak perlu repot-repot. Sambung Meyka
Nah itu dia masalahnya....Lanjut ribbye
Maksud lo...? tanya Rianti karna dia tidak mengerti perkataan ribbye
huffff....
Masalahnya,,, yang tilang gue itu tadi,, itu adalah kak rey sendiri.. mana dingin bangat lagi caranya bicara. Kesel gue sama dia. Lanjut ribbye kemudian menelungkupkan wajahnya ke lututnya
Whaatt.... serentak mereka bertiga, lalu kemudian tertawa terbahak-bahak..
Melihat teman-temannya yang malah asyik menertawakannya, ribbye memilih meninggalkan mereka. Karna ini sudah jam 7 malam juga dan dia sudah kelelahan, makanya dia lebih memilih pulang, di banding meladeni teman-temannya..