NovelToon NovelToon
Ryeana

Ryeana

Status: tamat
Genre:Romantis / Contest / Romansa-Teen school / Tamat
Popularitas:104.3k
Nilai: 5
Nama Author: Hertati

Sebelum membaca jangan lupa di Favoritin ❤️ dulu ya kakak.

"Maaf aku hanya mampu menjadi pengagum rahasia mu dan seseorang yang senantiasa melangitkan namamu" Ryeana.

Ryeana Allura Clarabelle adalah remaja SMA yang sangat mencintai sahabat laki-lakinya sejak SMP. Ryeana adalah tipe gadis yang sangat sulit dimengerti, dia akan terlihat dingin dan cuek didepan orang baru. Dan akan terlihat hangat di depan orang terdekatnya.

Ryeana bukanlah tipe gadis yang mau menunjukkan perasaannya secara frontal, gadis itu lebih memilih memendam dan menyalurkan rasa cinta dan sukanya lewat cara rahasia dia sendiri.

Jadi, mungkinkah bagi seorang gadis remaja seperti Ryeana berhasil mendapatkan cinta yang sangat diinginkannya dari sahabat laki-lakinya itu ?

Ikuti dan baca terus novel "Cinta Ryeana" dan jangan lupa kasih komentar mu di setiap Bab.

Happy Reading 🌻

Follow Instagram : @nona_rie

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hertati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ryeana-21

Jadi ini jawaban dari kegelisahan Ryeana sejak tadi. Dituduh tentang sesuatu yang tak pernah diperbuatnya. Hati siapa yang tidak akan sakit apalagi kata-kata kasar yang ditujukan untuknya.

Sehabis jam istirahat pertama tadi, Ryeana tidak fokus ke pelajaran, matanya terus melirik ke arah tempat duduk Devan. Pikirannya penuh dengan tanda tanya, kenapa Devan tega membawa namanya? Mereka tidak kenal, tidak pernah bertegur sapa, lalu kenapa harus dia yang jadi sasaran cowok itu ?

Devan duduk di bangku paling depan barisan pertama dari pintu masuk. Sangat mudah bagi Ryeana meliriknya.

Devan yang sejak tadi dilirik Ryeana secara diam-diam, sedikit tak nyaman. Apalagi ketika tatapan mereka bertemu, Devan sangat canggung. Tingkah Devan seperti maling yang kepergok sedang mencuri.

Beberapa dari teman sekelasnya memperhatikan Ryeana yang sangat penasaran dengan sosok Devan, bagaimana pun mereka juga tahu Ryeana tidak mengenal Devan, cukup mengejutkan. Terlebih Tina, diam-diam gadis itu tersenyum. Ada-ada saja, pikirnya.

Merasa gerah ditatap terus, Devan permisi ke toilet. Ia tak sanggup dipandangi oleh Ryeana. Dan saat itu juga sebagian dari antara teman sekelasnya terkekeh, membuat guru yang didepan bingung.

"Gilakkk! Baru kali ini gue ampun ditatap cewek. Emang pesonanya bikin meradang" gumam Devan sambil berjalan ke toilet.

Keluar dari toilet Devan dibuat kaget oleh seseorang.

"Elo!!"

"Devan! Gue peringatin jangan pernah lo bawa-bawa nama Ryeana jadi pawang ngusir ondel-ondel Lo itu" ucap William penuh dengan nada mengancam. Devan tersenyum meremehkan.

"Elo ngikutin gue kesini cuman mau bilang ini doang?"

"Elo gak usah banyak bacot! Lo gak tahu kan, ondel-ondel Lo itu nyerang Ryeana barusan di kelas dan Lo malah asyik dikantin. Bajingan Lo!!"

"Maksud Lo apaan!! Gue gak ada nyuruh orang buat nyerang Ryeana! Lo jangan asal nuduh gitu Cong!!!"

"Lo yang bencong!! Lo sukak sama Ryeana kan makanya Lo jual nama dia buat nolak Monika! Dan Lo tahu akibatnya apa? Ryeana dikatai kasar sama mereka dan hampir kena lempar sepatu Monika!"

Devan terdiam, cukup mengejutkan memang perasaannya telah diketahui orang lain, tapi cowok itu menampilkan ekspresi datar saja bersikap itu semua konyol. Devan juga tidak tahu kalo akibatnya jadi begini.

"Kalo Monika berani ganggu Ryeana lagi, Lo yang gue hajar!" Ancam William kemudian berlalu dari toilet.

Devan masih mematung, hingga seseorang menubruk punggungnya dari belakang.

Devan menoleh, ingin marah tapi tak jadi setelah melihat siapa orang itu.

"Eh kak Dino" sapa Devan basa-basi, dengan tersenyum kaku, dia takut perbincangan tadi didengar oleh  Kakak kelasnya yang cukup akrab dengan dia belakangan ini. Bisa merusak image playboy-nya.

"Van, gue gak sengaja dengar omongan Lo berdua. Gue kenal Ryeana, gue juga sangat kenal Lo, jadi gue minta jangan macam-macam sama Ryeana, atau Lo kenak ini sama gue!" ucap Dino penuh penegasan sambil mengarahkan kepalan tangannya tepat di depan wajah Devan.

Devan mengangguk kaku, tenggorokannya serasa dicekat oleh sesuatu yang sangat keras hingga sulit menelan air liurnya. Setelah kepergian Dino, barulah Devan bisa bernafas lega.

"Pawang Ryeana banyak bener..." Lirihnya

***

Jam istirahat kedua dimulai, Ryeana ingin mengajak Shaka ke perpustakaan, ia masih tak ingin ke kantin. Ke Perpustakaan bukan untuk belajar, tapi ingin menghindari kelas yang sedang ricuh tentang kedatangan Monika tadi.

"Riikk, Lo duluan aja ya. Gue beli roti dulu, kali aja bisa diam-diam makan didalam. Gue laperrr " ucap Shaka sambil menyentuh perutnya. Ryeana mengangguk. Dia meninggalkan Shaka yang berputar arah ke kantin.

Saat melewati ruangan kelas X-3 gadis itu teringat dengan sahabatnya yang belum masuk. Andira masih dirawat dirumah, karena lututnya masih sakit digerakkan.

"Ra, cepat sembuh ya. Gue kangen, andai Lo disini, Lo bakalan hajar tu bentolan bakson" batin Ryeana mengingat sahabatnya dan membayangkan sahabatnya itu menghajar Monika.

***

"Eh Yo Lo tahu gak tadi si Monika beneran labrak Ryeana. Gilak! Berani banget tuh cewek!" Ucap Alex berbicara pada Rio yang disampingnya.

"Lo tahu darimana Lex? "

"Gue dikasih tahu teman satu kelas dia. Dan Lo mau tahu apa yang lebih Gilak lagi gak?"

Rio mengangguk penasaran.

"Damage Ryeana parah banget tahu gak" ucapnya begitu heboh. Kemudian  Alex menceritakan rangkaian cerita yang diberitahukan salah satu temannya yang sekelas dengan Ryeana.

"Hahahaha" Zidan, Rio dan Alex tertawa bersama.

"Ryeana dilawan" ucap Rio bangga.

"Tapi Ryeana kan salah, ngapain juga dia rebut pacar orang" ucap Lala yang tidak sengaja mendengar obrolan Rio dkk membuat Nicholas menghentikan aksi makannya.

"La, Lo kan gak tahu Ryeana beneran punya hubungan dengan Devan atau gak. Gak usah ikut campur gitu" ucap Nicholas yang sejak dari kelas ia sudah menahan emosinya. Dikelas memang mereka sudah tahu tentang Monika yang ingin melabrak Ryeana. Itu sebabnya kelas itu sangat gaduh, terjadi aksi adu mulut antara geng Kwek-kwek dengan tim ondel-ondel Monika. Nicholas sebenarnya ingin memperingati Monika, tak suka cewek bar-bar itu mengganggu sahabatnya. Tapi Nicholas harus jaga perasaan Lala, sesuai janjinya kemarin dengan Ryeana pada saat lari pagi di taman yang tidak terlalu jauh dari daerah mereka. Ryeana meminta Nicholas untuk tidak memberitahu Lala bahwa mereka sahabatan. Ryeana takut Lala akan cemburu dengannya.

"Cho terus aja belain Ryeana itu! Aku marah sama kamu!" Bentak Lala lalu pergi meninggalkan geng Kwek-kwek. Nicholas berdecak kesal. Salah lagi batinnya.

"Makanya Cho kalo udah punya pacar diprioritaskan, jangan lirik yang lain lagi" pancing Rio semakin membuat Nicholas emosi.

"Yo gak usah sotoy mulut Lo. Ryeana sahabat gue! Wajarkan kalo gue peduli!"

"Sekarang Lo akuin dia sahabat Lo! Terus tadi pagi Lo kok gak marah, lihat Monika ngata-ngatain Ryeana. Hemm?" Tanya Rio sambil menaikkan satu alisnya.

Nicholas murka. Ia menghantam wajah Rio dengan satu kali pukulan.

Bukkk

"Anjing Lo!!" Bentak Nicholas lalu pergi meninggalkan Rio dkk sebelum emosinya semakin meledak menghajar temannya itu.

Rio sedikit meringis dengan dibagian tulang pipinya yang sudah lebam, tapi cowok itu tetap memaksa untuk senyum.

"See! Lo punya rasa sama Ryeana, Nicholas Matthew!" Gumam Rio

"Lo ngomong apaan?" Tanya Zidan sambil membantu Rio yang tersungkur jatuh ke lantai karena ditinju oleh Nicholas ditemani Alex juga. Rio hanya menggeleng mendengar pertanyaan Zidan.

Shaka yang sejak tadi berada dikantin, dibuat kaget karena Nicholas memukul wajah Rio, temannya. Dengan cepat Shaka membayar pesanannya dan berlari ke perpustakaan menemui Ryeana.

Lala yang sedang marah pergi ke taman untuk meredakan emosinya. Ia tak suka pacarnya membela cewek lain. Lala memilih duduk disalah satu bangku yang terletak di pinggir jejeran bunga mawar.

"Lala" panggil Nicholas. Ternyata cowok itu mengejar Lala sejak tadi. Lala bergeming, ia sedang merajuk tak ingin melihat wajah Nicholas.

"Lala sayang. Maaf ya, jangan marah, pleaseee" bujuk Nicholas sambil berjongkok didepan Lala. Lala sama sekali tak menggubris perkataan Nicholas. Matanya fokus menatap bunga mawar yang sedang mekar. Melihat Lala tak menanggapinya, Nicholas mengikuti arah pandang cewek itu. Dan dia tersenyum tipis, Nicholas meninggalkan Lala dan memetik satu tangkai bunga mawar.

Nicholas yang buru-buru memetik tidak memperhatikan duri yang ada ditangkai bunga itu, hingga jari telunjuknya tertusuk duri.

"Auchhh" ringis Nicholas kesakitan. Lala segera bangkit dari duduknya dan menghampiri Nicholas. Gadis itu memeriksa tangan Nicholas yang sudah mengeluarkan darah, tak menunggu lama, Lala memasukkan jari telunjuk Nicholas ke dalam mulutnya dan menghisap darahnya.

"La, kok dihisap jorok tahu" cegah Nicholas sambil menarik jarinya.

"Itu biar darahnya berhenti. Nih lihat berhenti kan. Lagian lo ngapain metik bunga mawar, nanti kenak marah Pak Nuh (Penjaga kebun sekolah)  baru tau rasa" gerutu Lala.

"Gue tadi niatnya mau kasih bunga buat lo biar gak marah lagi La." Ucap Nicholas

Lala tersipu. Pipinya merona. Nicholas memang selalu berhasil meredakan emosinya.

"Lo tuh ya" ucapnya gemas sambil memukul pelan pundak Nicholas.

Akhirnya mereka berdua terkekeh bersama berakhir dengan Nicholas yang memeluk Lala. "Lo tuh ya mirip kayak,,,,"

"Kayak siapa?" Sarkas Lala sambil mendongak, ia menatap tajam mata Nicholas.

"Hehe woles sayang, maksudnya mirip kayak Mama, gak bisa lama-lama marahnya." Kilah Nicholas. Ia merutuki kebodohannya yang hampir saja menyebut nama Ryeana.

Lala kembali memeluk Nicholas, mereka larut di gelombang cinta yang sedang berombak-ambik di hati keduanya. Haa gelombang cinta? Entahlah Nicholas tidak tahu perasaan yang seperti apa dia torehkan untuk Lala. Memeluk Lala sama sekali tidak memberi sengatan listrik saat menyentuh kulit tangan Ryeana. Tidak ada debaran-debaran saat bersama Ryeana. Bahkan debaran jantung saat bersama Noni, mantan pacarnya dulu kalah lebih kencang saat bersama Ryeana. Apa karena mereka sering bersama dulu? Ahh mungkin bisa jadi begitu. Pikir Nicholas.

Jauh dari tempat sepasang kekasih hati itu berdiri, Ryeana yang duduk dipinggir perpustakaan yang dapat mencetak jelas alur kejadian yang sangat menyayat perasaan. Mungkin, jika itu orang lain yang berperan akan terlihat sangat romantis dimata Ryeana. Tapi lihat,,, ini orang yang sangat teramat dicintainya. Sedang berpelukan mesra dengan kekasihnya.

Ryeana membuang mukanya kala matanya melihat gerak-gerik Nicholas yang hampir mencium pipi Lala, tak sadar air matanya jatuh begitu saja. Sangat menyakitkan.

Ryeana bangkit dari duduknya dan memilih keluar dari perpustakaan setelah mengusap air matanya. Semakin lama didalam akan semakin sesak rasanya.

"Kenapa La?" tanya Nicholas bingung. Ia heran melihat Lala yang tiba-tiba melepaskan pelukan mereka.

"Cho jangan gilak. Ini sekolah kalo ketahuan guru kita ciuman disini, gimana?" Elak Lala dengan nada cemas.

Nicholas mengangguk, "Maaf lupa La. Yaudah masuk ke kelas yuk" ajak Nicholas tercengir kaku.

"Semoga ini bukan alasan lo aja La. Ini ke tiga kalinya lo nolak gue" batin Nicholas merasa aneh dengan Lala yang setiap kali ingin dicium selalu mengelak.

.

.

.

Tbc.

1
ajiu jiu
hadehhhh.....kemana lg author ny 😤😤
Koes Tiyah
nyaris lupa thor kalo dlu sllu nungguin up, sudah lama sekali....
IG: Saya_Muchu
Salam hangat dari novel Jangan Salahkan Takdir, mari kita saking support karya satu sama lain, dengan kasih rate 5, like, komen, dan tekan favorit, semoga sukses bersama.
JW🦅MA
nexk
JW🦅MA
semangat
JW🦅MA
HADIR YA
𝕾𝖆𝖒𝖟𝖆𝖍𝖎𝖗
Lanjut thor
M⃠
like dl yg mampir zie, bacanya ngantri ya, folback balik ke karyaku jg 🤗
♕FiiStory_
hadir lagi, Jangan lupa untuk mampir di karyaku juga
ajiu jiu
koq gitu Thor , setdk ny ceritain mrka berbaikan lah, cerita andira/Alex jga smkin seru 😌😌😌
Koes Tiyah
iya thor, alex andira buat selingan aja..
fokusnya ttep ryeana & nicho
ajiu jiu
Andira/Alex lg Thor , TQ sdh up .....
Koes Tiyah
seneng deh thor kalo tiap hari up 😊
☣️✨️私 ジーチャン✨️
up up up
Koes Tiyah
lanjut thor..
Koes Tiyah
knpa ryeana g ingat alex?
trs kok alex nyalahin ryeana?
emosi sih emosi tpi g mesti nyalahin orang lain kan..
ajiu jiu
dsr kamu Thor , maen gantung aj 😑😑😑
♕FiiStory_
mampir jangan lupa mampir juga
Koes Tiyah
pertemukan alex dan andira thor,.
Luthfia Ardhana Farhan
lanjut
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!