Citra Arabell,seorang mahasiswa cantik,lemah lembut dan baik hati harus rela menikah dengan dosen di kampus nya yg memiliki status duda beranak satu.
Arsenio Abraham,seorang dosen yg berstatus sebagai seorang duda tampan dan keren serta memiliki sikap dingin dan tegas yg di idolakan para mahasiswi kampus tempatnya mengajar.ia juga mempunyai anak perempuan yg cantik dan imut.
Bianca Abraham,adalah putri Arsenio Abraham yg baru berusia 6 tahun.Bianca Abraham adalah alasan Citra Arabell dan Arsenio Abraham menikah.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
pelukan hangat
Satu harian keluarga citra dan arsenio berada di rumah arsenio.
Mereka semua sekarang berada di ruang tamu sambil mengobrol.
"Mah pah kalian gak pulang??"tanya arsenio sekaligus mengusir kedua orang tuanya.
"Gak sopan sekali kamu,kamu ngusir kita"timpal alexander.
"Gak ngerti banget sih pah"ucap arsenio
"Mas kok kamu gitu sih"sahut citra.
"Pah mah kalian gak mau punya cucu lagi??"tanya arsenio tiba tiba mengalihkan pembicaraan.
"Ehh kok jadi cucu,tadi kan kamu ngusir kita"ujar alexander bingung.
"Uhuk,malam pertama pah"ucap arsenio sambil berbatuk menggoda.
Dan detik itu pula wajah citra memerah semerah tomat.
"Ohhh,Yaudah kalo gitu papa sama mama pamit yah,jangan lupa bikinin cucu langsung 2"pamit arin.
"Ehh pah mah,mas arsenio gak ngusir kalian kok,dia cuman bercanda"ucap citra menetralkan kecanggungan dan wajah malu nya.
"Papa sama mama juga gak bercanda,kita mau pulang beneran"ucap alexander.
"Yaudah kalo gitu mama sama papa juga pamit deh,takut ngeganggu pengantin baru"kali ini indah yg berpamitan dan menggoda citra yg sangat sangat malu.
"Yaudah hati hati di jalan yah mah pah"sahut citra.
setelah kepergian kedua keluarga citra dan arsenio,bianca tanpa bermanja manjaan dengan citra di ruang keluarga
"mah,bi boleh tidur sama mama kan??"tanya bianca dengan memasang wajah amat sangat memohon.
"gak boleh"jawab arsenio tiba tiba ikut bergabung dengan bianca dan citra di ruang keluarga tepatnya di depan tv
"kan bi tanya sama mama,bukan sama papa,nyambung aja kaya listrik"ejak bianca.
detik itu pula citra tertawa terbahak bahak mendengar celotehan bianca yg menurutnya sangat lucu.
"kamu ngetawaiin aku"sinis arsenio.
"ehh..enggak kok mas,aku ngetawain bianca"jawab citra gugup.
"Yaudah mah,malam ini mama tidurnya di kamar bianca,biarin aja papa tidur sendirian"ucap bianca
"gak bisa gitu dong"tolak arsenio tidak terima dengan keputusan bianca yg mementingkan dirinya sendiri.
"pokoknya mama tidur sama aku titik"ucap bianca tidak ingin di bantah.
"gak,pokoknya mama tidur sama papa malam ini"arsenio tidak mau kalah dengan bianca.
satu sifat arsenio yg tidak pernah di ketahui citra yaitu sifat tidak mau kalah dengan siapapun termasuk bedebat dengan anaknya sendiri.
citra hanya menggeleng geleng kepala melihat perdebatan papa dan anak di hadapanya tersebut.
"kita tidur bertiga aja"sahut citra memberikan saran.
"gak mau,bi maunya tidur bedua aja sama mama"pinta bianca sambil memeluk citra sangat erat.
tanpa aba aba arsenio juga ikut memeluk citra dengan sangat erat.
"ehh"sontak membuat citra kaget.
"papa juga mau di peluk"ucap arsenio dengan mimik wajah imut membuat citra gemas melihatnya.
"kita tidur betiga yah bi,sama papa sama mama dan sama kamu ok"ucap arsenio
bianca akhirnya hanya mengangguk.
mereka bertiga sekarang berada di kamar utama yiatu kamar arsenio dan citra.
bianca memang sudah sangat mengantuk hingga dia tertidur duluan mendahului citra dan arsenio yg masih sibuk dengan pikirnya masing masing.
"cit"panggil arsenio.
"iyah mas"jawab citra.
"kamu belum tidur??"tanya arsenio.
"gak bisa tidur mas"jawab citra lagi..
hingga tiba tiba arsenio berpindah tempat tidur tepatnya di sebelah citra.
arsenio memeluk citra dari belakang.
"ma..s"ucap citra gugup.jantung nya saat ini berdebar tidak karuan..
citra merasa sangat nyaman saat arsenio memeluknya,ada kenyamanan tersendiri menurut Citra saat arsenio memeluk nya dengan hangat.
"sudah sangat lama aku gak ngerjain perasaan senyaman ini di dekat wanita"batin arsenio.
nyatanya arsenio sama berdebarnya dengan citra.
tanpa di sadari tangan arsenio meraba raba dada citra.
"ahhh"teriak citra dan detik itu pula dia menutup mulutnya dengan tangan nya sendiri .
untuk saja teriakan citra tidak membangunkan bianca.
"maaf gak sengaja"ucap arsenio seakan tidak punya dosa.
"mas pindah lagi aja di tempat tadi,di sini sempit"ucap citra gugup
"gak mau"ujar arsenio.
"aku janji gak ngapa ngapain,aku bakalan nungguin kamu siapa,aku gak bakal paksa kamu"arsenio berjanji.
cup
arsenio mengecup leher citra singkat.
"Selamat malam"kata arsenio.
"selama malam juga mas"sahut citra.
bukan nya yang pacaran sma rendi itu indira ya