NovelToon NovelToon
Transmigrasi Ke Zaman Dinasti Hanbei

Transmigrasi Ke Zaman Dinasti Hanbei

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Fantasi Wanita / Reinkarnasi
Popularitas:16k
Nilai: 5
Nama Author: Twis G

Hujan turun tanpa jeda malam itu, di kamar kos sempit berbau lembab, Dian terbaring sendirian, tidak ada keluarga yang menemani Dia hidup sebatang karang, hanya terdengar suara tetesan air dari atap bocor, nafasnya semakin berat. Perutnya kosong sejak kemarin Dian belum makan apapun, Dian sudah terbiasa menahan lapar, sejak kecil Dia hidup tanpa orang tua bekerja serabutan berpindah-pindah tempat tinggal. Menahan hinaan, rasa dingin sendirian, seakan dunia tidak pernah memberinya pilihan.

Namun malam ini terasa berbeda, tubuhnya terlalu lemah untuk bangkit, pandangannya mulai kabur, Dia menatap langit-langit atap yang bocor dan tersenyum tipis, "Apa memang hidupku cuma sampai disini..?"

Malam itu hujan turun semakin deras, angin menyusup dari celah jendela membawa hawa dingin yang menusuk tulang.

Nantikan kelanjutan cerita yaa🌹🌹

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Twis G, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

EPISODE 21

Fajar di desa Shanyin menyelinap pelan melalui celah-celah jendela bambu, menyentuh wajah Yin Yin yang masih setengah terlelap.

Di luar, suara langkah kaki terdengar.

"Ayin, sudah bangun?" suara ayahnya, Yin Guo Shan, terdengar tegas namun hangat.

Yin Yin segera membuka mata, Dia duduk, lalu menoleh ke arah keranjang, harimau kecil itu sudah tidak meringkuk lagi, matanya yang keemasan terbuka, menatapnya dalam seolah mengingatkan hari ini penting.

"Aku sudah bangun, Ayah!" jawabnya cepat.

Dia segera bersiap, di dapur ibunya, Lin Mei Hua, sudah menyiapkan sedikit bubur hangat di campur daging kelinci kecap dan sayur liar yang di tumis dengan bumbu seadanya.

"Kamu harus makan dulu sebelum berangkat," kata Lin Mei Hua sambil menyendokkan bubur ke mangkuk.

Yin Yin mengangguk patuh, di sudut ruangan, adiknya Yin Chen menguap lebar, sementara Lin Meli duduk sambil memeluk Xiao Lan yang masih setengah tertidur.

"Kakak mau ke kota?" tanya Yin Chen dengan mata berbinar.

"Iya, nanti kalau penjualnya berhasil kita bisa makan lebih enak lagi, dan menyekolahkan mu dan Xiao Lan." jawab Yin Yin sambil tersenyum.

"Benarkah, aku tidak sabar menunggu." kata Yin Chen lagi.

Lin Meli langsung bersorak kecil, "Kakak nanti bawakan sesuatu yang manis ya, kak!"

Xiao Lan hanya menggeliat pelan, "Kakak, hati-hati."

Yin Yin mengangguk, hatinya terasa hangat melihat adik adiknya senang. Setelah makan, Dia mengambil kotak bambu berisi pancake yang sudah dibuat semalam, aroma gurihnya masih samar-samar tercium.

Yin Guo Shan masuk, mengenakan pakaian terbaik yang Ia miliki meskipun sederhana tetapi rapi.

"Ayo, kita berangkat sebelum matahari terlalu tinggi," katanya.

Yin Yin mengangguk, saat Dia hendak keluar, tiba-tiba sesuatu melompat ke dalam keranjang yang Dia bawa.

"Ao!"

Yin Yin terkejut, "Eh?! Kamu mau ikut?"

Harimau kecil itu duduk di dalam, ekornya melingkar, seolah sudah memutuskan untuk ikut.

Yin Yin ragu sejenak, tapi entah kenapa Dia tidak ingin meninggalkannya.

"Baiklah, tapi jangan macam-macam ya."

Yin Guo Shan melirik sekilas, "Tidak apa-apa si kecil ikut, asal jangan sampai ada yang liat."

"Baik Ayah," jawab Yin Yin cepat.

Yin Guo Shan hanya mengangguk pelan, "Kalau begitu, jaga baik-baik."

Setelah persiapan selesai mereka pun berjalan meninggalkan desa.

Perjalanan menuju kota Qinghe memakan waktu cukup lama, jalan tanah berubah menjadi jalan batu, lalu perlahan menjadi lebih ramai.

Yin Yin melihat sekeliling dengan mata berbinar, kereta-kereta berlalu, pedagang berteriak menawarkan dagangannya, aroma makanan dari berbagai penjuru memenuhi udara.

"Ini ramai sekali," gumamnya pelan.

Yin Guo Shan berjalan di sampingnya, "Di kota, orang tidak hanya melihat rasa, tapi juga penampilan dan keberanian."

Yin Yin mengangkat, menggenggam kotak bambu sedikit lebih erat, di dalam keranjang, harimau kecil itu membuka matanya.

Matanya yang keemasan menyapu keramaian kota, lalu berhenti sejenak, tubuh kecilnya menegang.

"Ao..." suara pelannya terdengar berbeda seolah mengenali sesuatu.

Tak lama kemudian, mereka tiba di depan sebuah bangunan besar, restoran paviliun Anggrek bangunannya megah, dengan ukiran kayu halus dan tirai sutra yang bergoya tertiup angin.

Yin Yin terpana melihat bangunan itu,

"Inikah tempatnya."

Yin Guo Shan menatapnya, "Tak perlu takut, kita datang karena undangan mereka."

Kata-kata itu membuat Yin Yin sedikit lebih tenang, saat mereka hendak masuk, seorang pelayan menghentikan mereka.

"Restoran ini tidak menerima tamu sembarang_"

Namun sebelum ia selesai bicara, suara lain terdengar dari dalam.

"Biarkan mereka masuk."

Zhao Lin muncul, wajahnya langsung mengenali Yin Yin,

"Kau benar-benar datang."

Yin Yin hanya tersenyum kecil, "Aku membawa sesuatu."

Zhao Lin melirik kotak bambu di tangannya, lalu tersenyum tipis, "Bagus, karena hari ini bukan hanya aku yang akan mencicipinya."

Yin Yin tertegun, "Maksudnya?"

Dari dalam ruangan, langkah kaki terdengar pelan namun mantap, seorang pria paruh baya keluar, auranya tenang namun penuh wibawa dia adalah Lu Jianhong pemilik Paviliun Anggrek.

Matanya langsung tertuju pada Yin Yin lalu bergeser ke keranjang yang ia bawa untuk sesaat tatapan pria itu berubah.

"Aneh, perasaan apa ini." gumamnya pelan.

Karena dari dalam keranjang itu ia merasakan sesuatu yang tidak biasa.

Bersambung....

1
Ai
semangat yin yin
@Mita🥰
lanjut seru banget 😍😍
Ai
crazy Up donk thor
@Mita🥰
bagus ceritanya thor 🥰🥰
Ai
aku suka cerita spt ini ada kehangatan dlm keluarga wlaupun tdk hidup bergelimang harta tp ttp bahagia😍
Twis G
siap, sebentar 2 bab yaa
Dewiendahsetiowati
panen besar
Dewiendahsetiowati
hadir thor,ini MC nya gak ada jari emas kah
DISTYA ANGGRA MELANI
🆙 Doble dnk kak
Ani Ashari
bagus bngt,fiks lanjut Thor jangan berhenti di tengah jalan
yani nys nys
njut thoor.. kereeen...👏👏💪💪
Twis G: siap ditunggu ya
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!