Adinda putri harus menerima pil pahit saat suami atau pria yang selama ini begitu ia cintai tidak pernah menganggap dirinya Saat itulah ia memutuskan untuk meninggalkan pria itu dan membatalkan pernikahanya Tapi siapa sangka sahabat atau bossnya malah selalu ada disisinya saat ia terpuruk Akankah adinda membuka hatinya untuk sang boss atau balah sebaliknya Yukk ikuti terus kisah cinta mereka 😍😍
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ekawati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Difitnah
“Brengseekkkkk kurang ajar,!!! apa maksudnya tuan rey membatalkan semua kerjasama dengan perusahaan mahardika?” Ucap zyan geram kepada tommy asisten reykendra
Zyan begitu terkejut karena tommy datang keperusahaannya dan membawa semua berkas pembatalan kerjasama dengan perusahaan mahardika
Selama 1 tahun ini semua berjalan lancar bahkan perusahaan mahardika sudah mulai mengalami peningkatan yang cukup pesat
Jika perusahaan mahes menarik semua sahamnya akan dipastikan jika perusahaan mahardika akan segera bangkrut
“Maaf tuan, didalam berkas ini terdapat semua alasan mengapa tuan rey melakukan ini, silakan ambil berkasnya dan baca dengan teliti tuan!” Ucap tommy dengan expresi datarnya
Tommu sangat tahu jika zyan pastilah akan mengamuk dengan keputusan sang boss, tapi kebodohan zyan sungguh membuat tommy geram
Zyan mengambil berkas itu dengan sedikit kasar, ia sungguh kesal saat ini. Bahkan urusan sepenting ini rey malah mengirim anak buahnya sungguh zyan merasa diremehkan oleh pria itu
“Silakan baca semua dokumen itu tuan!! Dan jika anda kurang puas dengan alasan tuan saya anda bisa datang keperusahaan mahes besok, saya permisi dulu” ucapnya lalu pergi dari ruangan zyan
Zyan membuka map biru yang tommy berikan dan membaca lembar demi lembar berkas itu
Disana ia melihat perkembangan perusahaannya yang ternyata ada sejumlah uang yang sudah digelapkan oleh orang-orangnya
Zyan tentu saja terkejut, kenapa rey tahu keadaan perusahaanya sedangkan dirinya saja tidak mengetahui hal tersebut
Dengan cepat ia menelpon arya sang asisten untuk pergi keruanganya
“Arya keruanganku sekarang!!” tutt tuttt
Sang asisten yang mendapat telepon tentu saja dengan cepat melangkah menuju ruangan zyan
“Tuan ada yang bisa saya bantu??” ucapnya dengan hormat
“Arya aku ingin tahu perkembangan perusahaan 1 tahun yang sudah berlalu tolong sediakan berkasnya secepat mungkin!!” ucap zyan memegang pelipisnya
“Baik tuan” arya berlalu pergi dari ruangan zyan
Zyan masih memijat pelipisnya ia sangat pusing, ia kira jika perusahaan baik-baik saja dan tidak menyangka jika hal ini akan menimpa dirinya
Jika keluarganya tahu perusahaan mahes menarik semua sahamnya akan dipastikan dirinya tidak akan mendapatkan kepercayaan lagi oleh keluarganya
Ceklek
“Sayangg,,. Kenapa asisten perusahaan mahes datang kesini?” Seorang wanita sexy dengan baju kurang bahan memasuki ruangan zyan, gadis itu adalah berlin sekretaris sekaligus sang kekasih zyan
“Berlin apa kau tau jika perusahaan mahes membatalkan semua kerjasamanya?” Tanya zyan membuat berlin terkejut
“ti..tidak mungkin bagaimana bisa??” ucapnya berbata
“Aku tidak tahu pasti,” zyan kini melihat kearah berlin menatap wajah gadis itu dengan serius membuat berlin sedikit gugup
“Dulu yang membantu perusahaan mahardika bisa bekerjasama dengan perusahaan mahes adalah dirimu.. jadi sayang bisakah kau membantu perusahaanku sekali lagi?” Berlin menghembuskan nafasnya kasar
Ia pikir jika zyan akan mencurigainya tentang pembatalan kerjasama itu
“Aku tidak yakin zyan, karena yang memimpin perusahaan mahes saat ini adalah tuan reykendra yaitu anak tuan mahes boss dari mantan istri kamu itu, apa kamu tidak curiga jika semua ini adalah ulahnya??” Ucap berlin membuat zyan berpikir sejenak berlin berjalan dan duduk dipangkuan zyan
Apa yang dikatakan kekasihnya itu ada benarnya juga, bukankah adinda adalah sekretaris dari pemimpin perusahaan mahes
Zyan mengepalkan kuat tangannya, tatapan matanya nyalang kearah depan terlihat jelas diwajah pria itu jika saat ini ia begitu membenci adinda
Berlin tersenyum sinis untung saja saat ini ia bisa memfitnah adinda, dengan begitu zyan tidak akan pernah mencurigainya
Tokk
Tokk
“Tuan” arya masuk kedalam ruangan zyan membuat berlin bangun dari pangkuan pria itu
Arya melihat sekilas kearah berlin dengan tatapan datar lalu memberikan berkas yang ada ditangannya kepada zyan
“Ini semua berkas yang anda inginkan!” Arya menyerahkan berkas-berkas yang ia dapatkan dari pihak marketing perusahaan
“Baiklah kamu boleh keluar!!” ucapnya dan dianguki oleh sang asisten
Arya pergi dari ruangan zyan begitupun dengan berlin yang mengekor dari belakang
Setelah kepergia kedua orang kepercayaannya zyan melihat semua berkas-berkas yang diberikan oleh arya
Tangan zyan mengepal kuat “kurang ajar, kau berani menipuku reykendra mahes lihat saja aku akan membuat perhitungan denganmu dan juga wanita sialan itu!!” ucapnya lalu menutup berkas itu
Ternyata apa yang arya berikan sungguh berbeda dengan apa yang diberikan oleh asisten tommy membuatnya mempercayai perkataan berlin pasti ada benarnya
***
Disiai lain perjalanan bisnis rey dan adinda sukses tanpa ada kendala dan saat ini kedua sejoli itu sedang berada didalam mobil
“Hhmm rey..”
mendengar namanya dipanggil rey melihat kearah istrinya dengan senyuman
“Kenapa?” Tanya rey disela-selanya menyetir
“Keluarga besarmu pulang kenegara ini?” Tanyanya hati-hati dan diangguki oleh pria itu
“Apa kamu mau mampir?? Kita bisa langsung kerumah utama sekarang” ucapnya antusias membuat adinda panik
“Ja…jangan sekarang rey aku belum siap” ucapnya menolak
Rey hanya mengangguk ia tidak mungkin memaksa adinda,, apalagi saat ini rey sedang berusaha untuk mendapatkan cinta gadis itu
“Mau belanja?” Ucap pria tampan itu membuat adinda menggeleng cepat
“Tapi aku mau belanja kamu mau kan menemani aku sebentar?”
“Apa kita tidak kekantor dulu rey?” Tanya andinda
“Tidak sayang.. ini sudah jam 3 sore, setelah belanja kita langsung pulang kemansion” jelasnya membuat adinda melihat kearah rey dan menganguk membuat pria itu tersenyum manis
Melihat senyuman rey adinda menggigit bibir bawahnya, ternyata pria yang selama 5 tahun ini menjadi sahabatnya itu segitu tampan
Adinda mulai mengingat jika rey mencintainya dari dulu membuat adinda tersenyum, ia mengingat kembali saat diselamatkan oleh rey dan diberikan nafas buatan oleh pria yang dengan bodohnya yang ia kira selama ini dianggap zyan
Tiba-tiba pipi gadis itu merona, rey yang melihat kearah adinda mengerutkan keningnya kenapa gadisnya itu seperti menghindari pandangan dengan dirinya dan selalu melihat kerah luar jendela
Mobil mewah rey kini tiba disebuah mall besar, mall yang terkenal dengan kwalitas barangnya dan brand-brand barang mewah
“Reyy,, kamu yakin belanja disini?” Ucap gadis itu meyakinkan
“Tentu saja ayok masuk!!” rey menarik tangan adinda dan menggenggam tangan gadis itu untuk masuk kedalam mall
Semua karyawan yang melihat rey dan adinda memberi hormat, karena mall yang mereka masuki merupkan milik keluarga MAHES
happy reading💫💫💫
gadis bodoh
cinta bertepuk sebelah tangan aja sulit melupakan apalah lagi sama-sama cinta baru dihianati
mampuslah kau Adinda makan itu cintamu pd Ziyan