NovelToon NovelToon
Anak Buangan Jadi Istri Kesayangan

Anak Buangan Jadi Istri Kesayangan

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Mengubah Takdir / Identitas Tersembunyi / Balas dendam dan Kelahiran Kembali
Popularitas:4.4k
Nilai: 5
Nama Author: Mila julia

Aneska Maheswari ratu bisnis kelas kakap yang di bunuh oleh rekan bisnisnya tapi dengan anehnya jiwanya masuk pada gadis desa yang di buang oleh keluarganya kemudian di paksa menikahi seorang pria lumpuh menggantikan adik tirinya .

Mampukah aneska membalaskan semua dendam dan menjalani kehidupan gadis buangan tersebut?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mila julia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 21.Penuh kepura- puraan

Seketika tubuh Arumi bergetar melihat kemarahan papanya. Lututnya terasa lemas, jantungnya berdetak tak beraturan, seolah dunia runtuh di hadapannya.

“Pa… tolong dengarkan aku dulu… aku bisa menjelaskannya… hiks… hiks… hiks…” ucap Arumi sambil segera berlutut di kaki papanya, tangisnya pecah, bahunya terguncang hebat.

“Pa, apa yang kamu jelaskan, Arumi? Katakan, dengan siapa kamu membuat anak itu? Selama ini Papa tidak pernah melihatmu berpacaran dengan siapa pun. Kenapa tiba-tiba sekarang kamu hamil?” tanya Hendra dengan penuh hardikan, matanya menyala oleh amarah dan kekecewaan.

“Aku… hiks… hiks…”

“Arumi, cepat katakan!” ucap Maya sambil ikut berjongkok menahan tubuh anaknya yang gemetar. Ia pun diliputi kebingungan dan rasa sakit yang sama, tidak menyangka putri yang selama ini dijaganya bisa berada dalam situasi seperti ini.

“Aku berpacaran dengan ketua divisi pemasaran Dirgantara Global Industri, Kenzo Abimanyu, Pa. Tapi kemarin dia baru saja memutuskanku dan mengusirku dari hadapannya. Ia tidak ingin mengenalku lagi dan lebih memilih Celine, jalang sialan itu, dibandingkan diriku.”

“Kenzo Abimanyu? Pria dari perusahaan ternama itu, tunangan almarhum Anes Maheswari, ratu bisnis yang terkenal itu?” tanya Hendra, suaranya terdengar tak percaya.

“Iya. Dia sudah berpacaran denganku bahkan saat dia masih bersama dengan Anes secara diam-diam. Tapi sekarang Celine, sahabat dari wanita itu, menggoda Kenzo entah apa yang dia katakan sampai-sampai Kenzo memutuskanku dan mengingkari janjinya sendiri untuk menikahiku,” jelas Arumi dengan suara serak, air matanya terus mengalir tanpa henti.

Hendra menarik napas dalam-dalam, dadanya naik turun menahan emosi yang bergolak. “Ketua divisi pemasaran Dirgantara? Jabatannya cukup bagus. Jika kamu berhasil menikah dengannya, kita tidak akan hidup miskin seperti ini. Cepat bersiap-siap, kita harus ke sana untuk meminta pertanggungjawaban kepadanya,” ucap Hendra, tegas dan tanpa ragu, membuat Arumi terbelalak.

“Papa akan menemuinya?” tanya Arumi dengan suara bergetar, antara takut dan berharap.

“Tentu saja! Dia harus bertanggung jawab karena sudah menghamilimu!” ucap Hendra, yang kemudian diangguki oleh Maya.

“Cepat, sayang, kita harus bersiap-siap,” ucap Maya mendukungnya.

_____

Raline pergi ke ruangan Raka. Ruangan CEO itu begitu besar dan megah, dipenuhi perabotan mewah yang berkilau—sangat berbeda dengan ruangannya di kantor papanya ataupun di kantor Pranoto.

Ceklek.

Raline masuk begitu saja tanpa mengetuk. Raka mendongak, nyaris berteriak karena terkejut, namun begitu melihat Raline, ia langsung mengeluarkan senyuman terpaksa.

"Hampir saja aku berteriak, padahal aku baru saja memulai permainanku kepada perempuan ini. Terus berpura-pura baik sampai ia mengira jika aku benar-benar menyukainya." batin Raka, masih dengan senyuman di wajahnya.

"Aneh sekali, kenapa kulkas dua pintu ini terus-terusan tersenyum kepadaku. Sangat mencurigakan, apalagi tadi dia juga membelaku di depan adiknya." batin Raline.

“Ada apa kamu ke sini? Padahal aku baru saja akan ke ruanganmu untuk mengajakmu makan siang,” ucap Raka sambil mengarahkan kursi rodanya ke arah Raline yang berdiri di depan mejanya.

“Kamu mau makan siang denganku?” tanya Raline terbata-bata.

“Ya, tentu saja. Selama pernikahan kita, kita belum pernah makan siang berdua, bukan? Aku ingin mengajakmu sekaligus merayakan kepemilikan perusahaan papamu serta penggabungan perusahaan kita,” ucap Raka.

“Raka, ada apa denganmu? Kenapa tiba-tiba kamu bersikap baik seperti ini kepadaku?”

“Apa salah seorang suami berbuat baik kepada istrinya sendiri?” ucapnya sambil mengangkat satu alis. “Sudahlah, ayo kita pergi sekarang. Aku sudah sangat lapar,” lanjut Raka sambil menggenggam tangan Raline dan mengajaknya keluar dari ruangan.

Raline mengikutinya, meski pikirannya penuh tanda tanya atas sikap Raka yang terasa begitu berbeda dari biasanya.

Tak lama kemudian mereka sampai di restoran yang telah dipesan oleh Raka—restoran bintang lima dengan interior elegan dan pencahayaan hangat. Mereka duduk di sisi jendela yang menghadap pemandangan kota. Tak lama, makanan mereka pun diantarkan oleh pelayan: sepiring steak sapi panggang dan jus.

Raka segera memotong steak itu, lalu dengan cepat menukarnya dengan piring Raline. “Makanlah, aku sudah memotongkan nya untukmu,” ucap Raka, yang lagi-lagi membuat Raline semakin curiga setengah mati dengan sikap baiknya.

“Jujurlah, apa aku membuat kesalahan sampai kamu memperlakukanku seperti ini? Sikapmu jauh lebih menyeramkan dari biasanya,” ucap Raline, tak mampu menelan makanannya.

“Menyeramkan? Aku baru saja mencoba menjadi suami yang baik untuk istriku. Apa perbuatanku salah?” ucap Raka, yang lagi-lagi membuat daging di tenggorokan Raline seolah ingin meloncat keluar.

“Uhuk… uhuk…”

Dengan cepat Raka menyerahkan air putih kepada Raline untuk diminumnya.

“Berhati-hatilah,” ucap Raka memperhatikan Raline.

“Kamu sudah menerimaku sebagai istrimu?” tanya Raline setelah ia selesai meneguk minumannya karena tersedak tadi.

“Ya, aku menerimamu sebagai istriku. Lagi pula, akan sangat disayangkan jika aku membiarkan perempuan secerdas dan secantik kamu begitu saja. Aku merasa sangat beruntung bisa dijodohkan denganmu,” ucap Raka menyanjungnya.

"Tidak… tidak. Aku tidak boleh percaya begitu saja. Laki-laki ini pasti merencanakan hal lain. Aku tahu bagaimana liciknya Raka, dia tidak akan menerimaku begitu saja." batin Raline. "Tapi untuk saat ini, baiklah, aku akan mengikuti permainannya."

Di tengah kepura-puraan di antara mereka, tiba-tiba sepasang kekasih berhenti tepat di depan meja mereka, membuat Raline dan Raka sontak mendongak.

“Raka?” ucap Kenzo begitu tatapan mereka beradu."Aku pikir aku salah lihat bersama Celine tadi, tapi ternyata ini benar- benar kamu. "

“Sudah lama sekali aku tidak melihatmu. Katanya kamu mengurung diri setelah kecelakaan waktu itu. Aku turut prihatin dengan apa yang kamu alami. Aku ingin sekali bertemu denganmu, tapi mendengar kabar jika kamu bersembunyi dari orang-orang membuatku ragu untuk menemuimu,” ucap Kenzo, terdengar jelas ada ejekan dalam kata-katanya.

Raline menatap keduanya tajam. Ingin rasanya ia mengaku bahwa dirinya adalah Anes dan membunuh dua orang yang telah tega menjatuhkannya dari atas gedung hotel pencakar langit hingga tubuhnya tak berbentuk.

"Tahan, Anes. Ingat, kamu adalah Raline. Jangan membuat semuanya menjadi sia-sia!" batinnya, lalu ia kembali menatap kedua orang itu.

“Maaf, tapi sepertinya kata-katamu barusan kepada suamiku cukup membuatku tersindir sebagai istrinya, karena apa yang kamu bilang kepada suamiku itu tidak benar. "Ucap Raline membuat Kenzo dan Celine melihat ke arahnya. Raka yang akan menjawab ucapan Kenzo pun terdiam dan melirik ke arah Raline.

"Suamiku tidak pernah bersembunyi, ia hanya melakukan pemulihan sesuai saran dokter karena kecelakaan yang dialaminya."Ucap Raline tersenyum ke arah keduanya.

Raline berdiri lalu menatap keduanya tajam " Harusnya kamu paham, bukan, karena kecelakaan yang menimpa suamiku membuatmu memenangkan tender perusahaan dan naik pangkat menggantikan ibu Anes, sang ratu bisnis. Bahkan ibu Celine yang hanya sekadar sekretaris pribadi ibu Anes bisa langsung diangkat menjadi wakil divisi pemasaran.” Raline tersenyum tipis. “Sungguh keberuntungan yang luar biasa, ya. Kalian meraih semua keberuntungan dari setiap kemalangan orang-orang,” ucap Raline yang membuat Kenzo dan Celine menatap Raline dengan wajah menegang dan tatapan tajam penuh amarah.

.

.

.

💐💐💐Bersambung💐💐💐

Langsung di ulti ketua nggk tuh, makannya mulutnya di jaga pak Kenzo nggak tau pawangnya galak begitu😋

Lanjut Next Bab ya guys😊

Lope lope jangan lupa ya❤❤

Terima kasih sudah membaca bab ini hingga akhir semuan ya. jangan lupa tinggalkan jejak yaa, like👍🏿 komen😍 and subscribe ❤kalian sangat aku nantikan 🥰❤

1
Cindy
lanjutt
Cindy
lanjut
Irsyad layla
tapi dia pake kursi roda kek mana ni
Kutipan Halu: oooooh iyaaa maaf kk. makasi koreksinya🫶🫶
total 1 replies
vj'z tri
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣 haisssss para demit berkumpul jadi satu
vj'z tri
tepat banget tebakan bang Joni 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
vj'z tri
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣 apa iya mau ikut tinggal di mansion bagian puojoooooook belakang 🤣🤣🤣🤣🤣🤣
vj'z tri
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣 suprise 🎉🎉🎉🎉🎉
vj'z tri
seru seru seru seru 🎉🎉🎉🎉
vj'z tri
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣 kalau kata pakde Didi kempot bojo loro 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Cindy
lanjutt
Cindy
lanjut
Cindy
lanjutt
Cindy
lanjut
Kutipan Halu: siap kakak🫶🫶
total 1 replies
vj'z tri
kaplok lohhh 🎉🎉🎉🎉🎉 wes tak tonton Soko kene
Kutipan Halu: lanjut🫶🫶🫶
total 1 replies
vj'z tri
sungguh mati aku jadi penasaran,sampai mati pun akan ku perjuangkan 🎉🎉🎉🎉🎉
vj'z tri
smas maut di lontarkan queen!!!! masukkkkkk🎉🎉🎉🎉
Kutipan Halu: asik asik josss😅
total 1 replies
vj'z tri
tambah looohh up nya 🎉🎉🎉
Kutipan Halu: masih mak pikirin cintaaa🫨🫨🫨
total 1 replies
vj'z tri
awas bucin beneran nanti 🤭🤭🤭
Kutipan Halu: maunya gitu biar bisa uwuwuwuwu🤭
total 1 replies
vj'z tri
horeeeeee masalah tambahan 🎉🎉🎉🎉
Kutipan Halu: kejutan dimulai🤭
total 1 replies
vj'z tri
buang bunga teratai ngambil bunga bangkai 🤧🤧🤧🤧🤧 selamat menikmati
Kutipan Halu: kirain pantun syggg😅
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!