NovelToon NovelToon
Lima Tahun Setelah Perceraian

Lima Tahun Setelah Perceraian

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / Wanita perkasa / Lari Saat Hamil / Single Mom
Popularitas:10.5k
Nilai: 5
Nama Author: Jalur Langit

Viola dan Rasta dipertemukan kembali setelah lima tahun perceraian mereka. Rasta pikir, Viola telah bahagia bersama selingkuhannya dan anak dari hasil perselingkuhan mereka dulu. Namun ia dibuat bertanya-tanya saat melihat anak perempuan berusia empat tahun yang sangat mirip dengannya.
Benarkah dia anak dari hasil perselingkuhan Viola dulu, atau justru anak kandungnya Rasta?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Jalur Langit, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 21

"Iya, Ma. Malam itu aku mengusir Viola dalam keadaan hamil. Aku pikir dia hamil anak dari laki-laki lain." Rasta menunduk dalam. "Aku udah berdosa sekali, Ma. Aku gagal jadi suami sekaligus ayah. Lima tahun aku nggak kisah nafkah, nggak ngasi perhatian, kasih sayang. Viola jadi harus kerja demi anak yang dulunya tidak aku anggap."

Rasta juga mengeluarkan hasil tes DNAnya dengan Vita. "Aku udah tes DNA. Dan dia memang anak kandung aku."

Liana menggeleng, pelan-pelan dia mengusap bahau Rasta, lalu memeluk anaknya. "Kamu nggak salah, Ta. Mama yang salah. Maafin mama ya udah bikin kamu terpisah dengan Viola dan anak kamu. Mama minta maaf, mama menyesal."

Tidak segampang itu Rasta memaafkan mamanya. Kekecewaan Rasta tidak bisa menghilang begitu saja. Tapi ia tidak bisa meluapkan amarahnya dengan wanita ini. Wanita yang telah melahirkannya, seberapa besar pun kesalahannya.

"Mama jelasin sama aku, kenapa mama ngelakuin itu?" tanya Rasta, suaranya tercekat.

Pelukan mereka terlepas.

Liana meremas kedua tangannya. Ragu-ragu, ia menjawab, "Dari dulu mama nggak suka kamu berhubungan sama Viola, Ta, tapi kamu tetap maksa nikah sama dia."

"Why?" Rasta menahan rasa sesak yang bergumul di dadanya. "Kenapa mama segitu nggak sukanya sama Viola? Viola salah apa sama mama? Dia perempuan yang baik, dia cantik, dia selalu nemenin aku bahkan di saat aku nggak punya apa-apa."

Rasta tak habis pikir, alasan apa yang membuat mamanya sangat membenci Viola. Bahkan berpura-pura baik terhadapnya, berpura-pura sudah menerima dan menyayanginya hanya untuk mendepak dia dari dunianya Rasta. Bukankah itu sangat jahat?

Liana tidak memberi jawaban apapun. Dia hanya diam, menahan isakan sambil sesekali menghapus air matanya.

"Coba mama bayangkan seandainya aku nggak ketemu sama Viola dan anak aku sekarang. Aku akan bertambah menyesal, Ma. Aku hidup berkecukupan tanpa kekurangan, sementara anak aku nggak ikut merasakan harta yang aku miliki."

Liana mengusap-usap bahu Rasta, mencoba menenangkan anak lelakinya.

"Pasti kamu kecewa dan marah banget sama mama. Mama minta maaf, Ta."

Rasta berkata dengan suara tegas, "Yang harus Mama lakukan itu bertemu dan minta maaf sama Viola. Dia yang paling terluka, Ma. Bukan aku."

Liana menghapus air mata di pipi. Tidak mengangguk atau pun menggeleng, dia hanya diam. Nampaknya sangat berat baginya untuk meminta maaf dengan Viola.

Rasta berkali-kali menghela napas. Ia memejam, berusaha mengendalikan emosi yang menguasai dirinya.

"Yang paling membuat aku sedih sekarang ini Viola sudah kehilangan kepercayaan terhadap aku, Ma." Suara Rasta lirih, nyaris seperti bisikan.

Mendengar itu, wajah Liana terangkat. Dia menatap Rasta, lalu mencoba menebak. "Viola nggak mau kembali sama kamu?"

Liana tahu, selama lima tahun ini Rasta tidak pernah benar-benar melupakan wanita itu. Berkali-kali Liana mencoba mendekatkan Rasta dengan wanita pilihannya agar Rasta segera melupakan Viola.

Namun, dengan berbagai alasan, Rasta selalu menolak. Tidak pernah satu kali pun Liana berhasil membuat Rasta berkencan dengan perempuan lain.

Rasta menggeleng lemah. Mengingat kembali jawaban Viola semalam, membuat tenaganya seolah habis tak tersisa terenggut oleh kenyataan pahit.

Merasa sangat lelah, Rasta berjalan gontai ke kamarnya.

Liana terduduk, menghapus jejak air mata di pipi. Ia menarik nafas dalam-dalam, lalu menghembuskannya perlahan.

"Kenapa Viola harus hadir lagi di hidupnya Rasta?" Liana menggeram tidak suka.

Kenapa pula Rasta harus mencari tahu tentang Yuda dan kenyataan masa lalu mereka?

Lima tahun ... Teryata waktu lima tahun tidak cukup untuk membuat Rasta berpaling dari Viola. Bahkan sekarang menjadi lebih rumit dengan kehadiran anak kandung Rasta.

**

"Kamu semalam nginep di mana sama Rasta?" Sinta bertanya dengan suara ketus.

Viola, sambil berusaha mengikat rambutnya, menjawab, "Nginep di hotel, Ma."

Sinta kontan melotot. "Hotel? Viola?! Kamu tidur sama Rasta di hotel?"

Viola menghela napas. "Ma ... Aku nggak tidur sama Rasta. Nggak mungkin. Rasta satu kamar sama Vita, aku tidur di kamar lainnya."

Sinta tidak serta merta mempercayai penjelasan Viola. Dia masih menatap curiga. Biar bagaimanapun sikap Rasta, pria itu pernah menjadi lelaki yang sangat dicintai Viola. Bukan tidak mungkin Viola akan tergoda, dan mereka sama-sama khilaf.

"Beneran, Ma..." kata Viola. "Sumpah, aku nggak tidur sekamar sama Rasta, apalagi sampai melakukan hubungan itu."

"Yakin?"

"Ma ... Nggak percayaan banget sih sama aku."

Sinta akhirnya menghela napas. "Ingat ya, Vi, kamu nggak bisa terus dekat sama Rasta. Hubungan Rasta ya hanya dengan Vita saja, kamu lebih baik jauhin dia."

Viola memasukkan ke dalam tas, beberapa barang penting yang akan dia bawa kerja. "Iya, Ma," jawabnya pelan.

Sinta tidak puas dengan jawaban itu, "Mama serius. Sebelum kamu baper lagi sama dia—"

"Nggak lah, Ma." Viola memotong ucapan mamanya, kemudian menggeleng. "Aku sama Rasta nggak akan lebih dari pada sekedar orang tuanya Vita."

"Aku juga mau genapin sebulan aja kerja di tempatnya Rasta, habis itu mau resign. Cari kerja di tempat lain biar gak terus ketemu sama dia tiap hari."

"Bagus deh."

"Aku berangkat kerja sekarang ya, Ma. Titip Vita, kayaknya nanti siang Rasta bakalan ke sini. Mama jangan ngelarang kalau dia mau ngajak Vita pergi."

"Hmmm."

"Assalamualaikum."

"Waalaikumsalam. hati-hati, Vi "

...****************...

1
Sunaryati
Naren. sudah akrab dengan Vita, ya
Jalur Langit: sudah kak, kan sudah kenal satu tahun yg lalu
total 1 replies
makjleebb ga ta🤭
R²: rasakaaann🤭🤣🏃‍♀️🏃‍♀️🏃‍♀️
total 2 replies
jgn mau vi.. ratu buaya insaf pura2 doank
partini
ini nanti sama ga ortunya ga suka apa lagi ini janda anak satu
Jalur Langit: nanti kita liat ya kak, gimana ortunya Naren tuh
total 1 replies
partini
lanjut
Sunaryati
Ternyata Viola sudah pindah ke lain hati. Luka hati memang cepat membalikkan perasaan seseorang.
Sunaryati
Itulah hukuman atas kebodohan dan kedzoliman kamu lima tahun yang lalu serta penderitaan Viola yang harus mengandung melahirkan serta banting tulang menafkahi Vita seorang diri sedangkan anda hidup enak di luar negeri dan bergelimang harta.
Sunaryati
Benar monologmu Viola, tapi tidak ada salahnya kau berbaikan dengan syarat ibunya Rasta yang melamarmu. Kamu dan Rasta sama- sama korban, sayang nya Rasta waktu itu lebih percaya sama foto daripada penjelasan Viola
Lala lala
istilah kata wlwpun emosi, istri diusir malam buta, dicerai, istilah kata udh di jak harga dirinya, demi anakpun ogah balik lg..real life mn mau.. takut sia2 baca taunya ntar balikan.. permisi undur dl 🙏
Jalur Langit: yahhh, padahal nanti ada plot twistnya loh kak. emang gak penasaran tah?
total 1 replies
Lala lala
lama2 jenuh jg, malah ngerjain trs kyk bocah
Lala lala
gaji pelayan cafe kecil umr, kasian jg pas²an mw sekolah anak, makan sekeluarga, tagihan2
partini
lah TK kira sadar malah semakin menjadi ,semoga kena stroke
ini di dunia nyata ada Thor dekat rumahku ya itu ujungya bercerai
partini
nyesal kan ,nanti lihat cucu yg so gumussss tambah nyesel deh kamu mak ,mak lampir
mantan istri mu tuh tukut kalau balikkan lagi nanti mama bersaksi lagi ta
Jalur Langit: trauma gak sih, punya mertua kayak emaknya Rasta 🤭
total 1 replies
partini
berjuang dong ta tapi betul" jangan ujungnya nanti kamu lupa lagi, come on masa gitu aja udah melempem
partini
ibu lucknat tega nian
Jalur Langit
kalau masih menemukan typo, harap maklum dulu ya. saya belum sempat edit. makasih yg udah baca
R²: woleezz thor, paling colek2 dikit ya🤭
total 1 replies
partini
di sini jug ada cerita kaya gini anaknya laki" bersatu lagi malah selingkuh tapi di ma"afin ma istrinya aneh cerita nya
partini
good story
partini
lanjut Thor cerita nya bagus 👍👍👍aku kasih coffee
Jalur Langit: makasih kak 😍
total 1 replies
nah kaannn melek rasta.. meleekkk..
terbuka kan, ibu mu dalang nya.. biang korek di balik prahara rumah tangga mu dulu
R²: sambel ayam geprek lvl 20🤭
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!