NovelToon NovelToon
Pesona Duda Memikat Hati Kembang Desa

Pesona Duda Memikat Hati Kembang Desa

Status: sedang berlangsung
Genre:Beda Usia / Romansa pedesaan / Anak Genius / Selingkuh / Duda
Popularitas:20.5k
Nilai: 5
Nama Author: IAS

Jika biasanya istri yang dikhianati suaminya, maka yang terjadi pada Rohan tidak demikian. Dia lah yang dikhianati oleh sang istri.

Pernikahan yang dibangun oleh cinta nyatanya tak selalu manis. Rohan harus menerima kenyataan pahit istrinya berselingkuh.
Perceraian pun tak terelakkan. Ia mendapatkan hak asuh putra putrinya yang baru berusia 5 dan 3 tahun.

Tak ingin berlarut dan mengingat sakit hatinya, Rohan menjual semua asetnya di kota dan berpindah ke desa.

Namun siapa sangka, di sana dia malah menjadi primadona.

"Om Dud, mau dibantuin nggak jemur bajunya? Selain jago dalam pekerjaan rumah, aku juga jago dalam hal lain lho."

Entah sejak kapan itu terjadi tapi yang jelas, gadis itu, gadis yang dijuluki Kembang Desa tersebut mulai mengusik kehidupan dan hati Rohan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon IAS, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Keluh Kesah 21

"Gimana, Bang? Abang suka sekolahan nya nggak? Kalau suka kita langsung daftar besok dan Abang bisa langsung sekolah. Tapi kalau nggak suka, kita cari tempat yang lain."

Bukan Rohan yang bicara melainkan Bestari. Mereka sudah kembali lagi ke rumah setelah melihat sekolahan yang dulunya juga tempat Bestari sekolah.

Sepanjang melihat-lihat, Bestari bisa tahu bahwa Rishi sangat antusias. Tapi Bestari tak langsung menanyakan ketika mereka masih di sekolah. Dia ingin Rishi melihat dan menilainya sendiri, barulah dia bertanya ketika mereka sudah sampai di rumah.

Bestari yakin, jika ditanya saat masih berada di sekolahan, Rishi pasti akan menjawab. Meski tidak ada yang menekan, akan tetapi secara psikologis Rishi akan tertekan dan memutuskan dengan cepat. Sehingga Bestari memilih untuk diam dan baru bertanya sekarang.

"Sekolahannya bagus sih, Kak. Dan nyaman juga. Guru-gurunya juga baik. Lalu untuk teman-teman, yeah aku kan belum tahu juga mereka kayak apa. Tapi aku pengen mencoba berteman karena selama ini aku kan nggak punya teman.Tadi katanya ada masa percobaan, itu apa ya Kak?"

Bestari tersenyum lebar, Rishi benar-benar anak yang cerdas. Dia senang sekali berbincang seperti ini dengan anak tersebut.

"Masa percobaan itu adalah masa dimana Rishi bisa melihat dan merasakan sekolah selama beberapa waktu untuk mengetahui apakah nyaman atau tidak nya sekolah. Sesuai atau tidaknya sekolah tersebut dengan keinginan Rishi. Nah sekolah itu menetapkan waktu tiga hari untuk melakukan percobaan. Setelah itu baru Rishi memutuskan untuk lanjut sekolah di sana atau tidak."

Bestari menjelaskan secara gamblang dengan bahasa yang dipahami oleh anak-anak.

Melihat reaksi Rishi, Bestari yakin anak itu paham dengan penjelasannya.

"Oke deh aku mau. Aku mau melakukan masa percobaan itu,"jawab Rishi dengan menganggukkan kepala.

"Oke, good. Jadi besok kita kembali lagi ke sana. Ah iya nanti kakak coba hubungin gurunya juga buat bilang kalau Rishi mau melakukan percobaan itu,"sahut Bestari sambil tersenyum.

"Terimakasih, Kak,"ucap Rishi. Anak itu lalau memeluk Bestari. Sungguh hal yang tidak pernah Bestari sangka.

Bestari tahu bahwa Rishi memang anak yang manis dan baik. Akan tetapi dia juga merasa bahwa anak itu sangat waspada terhadap orang lain terutama wanita. Bahkan dengan dirinya pun juga sama meski Bestari sering berkunjung ke rumah.

Maka dari itu Bestari merasa kaget ketika Rishi mengucapkan terimakasih seraya memeluknya seperti ini. Tak ingin kehilangan momen, Bestari juga balik memeluk Rishi. Tidak hanya itu, Bestari juga melabuhkan ciuman di pucuk kepala anak itu.

"Sama-sama sayang. Kakak seneng bisa bantu Rishi. Kalau gitu Kakak pulang dulu ya. Tolong pamitin sama ayah ya nanti. Nggak enak mau bilang sekarang karena ayah lagi niduirin adek,"ucap Bestari.

Rohan saat ini memang sedang ada di kamar. Riesha sudah sangat mengantuk sehingga duda itu segera menidurkan putri bungsunya.

"Oke, nanti aku bilangin ke ayah. Sekali lagi makasih ya, Kakak Cantik,"ucap Rishi.

"Dengan senang hati sayang, kakak pulang ya. Jangan lupa tutup pintunya,"balas Bestari. Dia keluar dari rumah Rohan. Memastikan bahwa Rishi langung menutup pintu lebih dulu barulah dia melenggang dengan nyaman menuju ke rumahnya.

"Hei Bestari! Waah kamu mah nyolong start muli ih."

Suara seorang wanita begitu melengking. Jarak mereka padahal cukup jauh tapi Bestari langung tahu siapa pemilik suara tersebut.

"Eihhh Mbak Lina, selalu ngomong begitu. Dari mana, Mbak?" tanya Bestari kepada wanita yang baru saja memangil namanya itu.

"Dari warung. Kamu ini bener-bener gercep deh. Udah nggak ada harapan janda kayak aku ini buat deketin Om Duda. Apalagi gadis-gadis yang lain yang belum punya pengalaman. Bersaing sama Bestari si kembang desa dan berharap buat menang itu mustahal eh mustahil," ucap Lina.

Bestari terkekeh geli mendengar ucapan Lina. Dia tahu wanita itu hanya sepenuhnya bercanda. Jadi tak membuatnya merasa canggung sedikitpun.

"Jangan manggil kembang desa-kembang desa ah, Mbak Lin. Risih tahu. Kayak gimana gitu. Aku ini cuma cewek biasa aja. Nggak ada yang bisa diunggulkan dari aku. Nyatanya aku yang lulusan S1 ini cuman di rumah kan, nganggur," sahut Bestari.

Sebagai wanita biasa dan juga orang normal, Bestari juga bukan orang yang sempurna. Dia memiliki perasaan dan juga rasa tidak nyaman juga dengan omongan orang-orang.

Salah satunya tentang status sarjana yang dimiliknya. Beberapa orang berkata bahwa percuma sekolah tinggi-tinggi kalau akhirnya hanya menganggur saja. Bukan hanya sekali dua kali Bestari mendengarnya. Tapi dia memang memilih diam dan tidak menanggapi hal tersebut.

Namun ketika julukan kembang desa itu di sebutkan di depannya, Bestari merasa minder. Ada rasa tidak nyaman di sana.

"Laah emang kenapa to kalau nganggur? kuliah itu bukan patokan orang buat nyari kerja. Menuntut ilmu itu bukan semata-mata buat mendapatkan pekerjaan. Aku lho cuma lulusan SMP tapi yo nggak bodo-bodo banget buat punya pemikiran kayak gitu. Aaah aku tahu, ini pasti kamu denger dari omongan tetangga kan?"tebak Lina.

Sebagai salah satu lambe gosip di desa itu, Lina jelas tahu dan pernah juga mendengar omongan buruk tentang Bestari. Dan meskipun dia ini lambe gosip, hanya tentang Bestari saja yang tak pernah dia angkat jadi pokok bahasan.

Diamnya Bestari menjadi jawaban dari tebakan Lina. Dia tahu gadis itu bukan gadis yang lemah, akan tetapi yang namanya perempuan pasti ada sisi sensitifnya.

"Nggak usah dianggep. Dicuekin aja omongan mereka. Kamu ya kamu, kamu pasti punya alasan kenapa kamu memilih buat pulang. Dan juga kamu nggak perlu menjelaskan ke semua orang tentang itu,"ucap Lina lagi.

Bestari seketika tersenyum dengan ucapan Lina. Dia tidak menyangka wanita yang banyak bercanda dan juga merasa dirinya saingan dalam mendekati Rohan ini bisa bicara sebijak ini.

"Makasih Mbak Lin. Mbak gimana kalau Mbak nyerah aja deketin Om Dud. Terus pindah haluan gitu,"sahut Bestari.

"Maksudmu? Pindah haluan kemana, ke siapa?" tanya Lina dengan wajah penasaran.

"Ke bapakku. Cocok kayaknya sama Bapak. Jadi ibu tiriku, tapi jangan jahat. Nggak masalah lah aku punya adek satu dan nggak masalah juga lah soal Mbak Lina yang udah nikah 3 kali. Aman,"jawab Bestari serius.

"Ooo bocah gendeng!" sahut Lina sambil memukul pelan punggung Bestari.

Hahaha

Bestari tertawa terbahak-bahak diikuti oleh Lina juga. Sungguh dia tidak pernah menyangka bahwa bicara secara dalam dengan Lina semenyenangkan ini.

"Makasih ya, Mbak Lin. Makasih karena udah ngomong kayak tadi ke aku,"ucapnya pelan.

"Nggak masalah. Hidup di tengah-tengah masyarakat begini yang perlu kita lakukan adalah menjadi orang yang budek. Kamu paham lah maksud ku,"sahut Lina. Dia berkata demikian karena dirinya pun juga menerapkan hal tersebut.

TBC

1
Esther Lestari
cocok nih anak2 mau ketemu Ista kalau Bestari ikut.
Esther Lestari
Dani sudah sadar akan perbuatannya dan tahu bagaimana Ista, makanya dia datang ke Rohan untuk meminta maaf.
mustika ikha
nah ini nih baru seru pertemuan pertama antara masa lalu dan masa depan, siapakah yang menang dan apakah 2 bocil cuek bebek sm bundanya dan welcome sm ibunnya, eit masih ada apakah masalah antara ista dan rohan juga bakal bestari ketahui, semangaaaat 💪💪💪💪
marie_shitie💤💤
lagi rugi bgt KLO mpe balik m model wanita jalang seperti itu
marie_shitie💤💤
uuuuh Dani kirain si jalang
Nie
bagus anak2 biar bundamu yg sableng itu kepanasan kalo liat kalian bawa ibun baru
ElHi
🤣🤣🤣tuing tuing jadinyaa
GiZaNyA
wahhh kayaknya bakalan seru nihh nanti klo ketemuan antara Ista dan anak2nya... ada Bestari juga gitu lohh🤣🤣
Dew666
💥🪻
Dew666
❤️‍🩹❤️‍🩹❤️‍🩹❤️‍🩹❤️‍🩹
Dew666
Bagus Dani kasih tau rohan tentang ista biar rohan gak rujuk lagi sama ista
Dewi kunti
semangat mas duda
GiZaNyA
Ista seorang petualang soalnya sekarang... makanya kelakuannya out of the box...
meita
ceritanya bagus tdak berbelit,
Dew666
🪸🪸🪸🪸🪸
Attaya Zahro
Sama..Q juga gitu,meski habis minum kopi kalo dah rebahan ujung²nya juga merem 😅😅
mustika ikha
wah siapa tuh? dani kah ?
GiZaNyA
wahhh si Dani itu yang dateng...
Vie
tamu be like : "iya aku" 🤭🤭🤭🤭🤭
Vie
kayaknya kafein dalam kandungan kopi tidak berpengaruh pada rohan... 😂😂😂😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!