NovelToon NovelToon
Status Janda, Rekening Miliaran

Status Janda, Rekening Miliaran

Status: sedang berlangsung
Genre:Slice of Life / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati
Popularitas:1.2k
Nilai: 5
Nama Author: yance 2631

Pernikahan Adrian dan Hanin Kirana menginjak 5 tahun, tapi mereka belum juga dikaruniai anak, sementara mertua Hanin membencinya dengan masalah itu.
Adrian dan Hanin akhirnya bercerai, Hanin berusaha bangkit dari keterpurukannya dengan menata hidup lebih baik dan menjadikannya seorang pebisnis yang sukses.
Segala hal yang terjadi dalam hidupnya membuatnya lebih tegar, dan menciptakan kesan bahwa perempuan single bisa mandiri dan meraih kekayaan yang luar biasa.
Bagaimana kisah selanjutnya? , apakah Hanin tetap menjanda? atau menemukan pasangan hidupnya yang baru?
Yuuk kita ikuti ceritanya .....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon yance 2631, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sita Ngamuk

Tiba di Ruko, Hanin di kejutkan oleh pembeli offline yang membludak hingga sampai luar lobby.. "Alhamdulillah ya Allah, pembelinya banyak banget, terima kasih ya Allah" gumam Hanin dalam hati.

Hanin lalu berjalan ke lantai 2,

"Sell, berapa paket si orange hari ini?" tanya Hanin pada Selly. "8100 mbak, si hitam 5845 terus si hijau 2700 pake mbak" ujar Selly.

Hanin pun mengangguk, mulutnya tak berhenti berzikir dan mengucap syukur.

Hanin kemudian tampak merias dirinya, berdandan tipis untuk live shooting di Tok-tok dan aplikasi si orange, sampai detik ini Hanin masih melakukan live shooting sendiri.. tapi untuk promo lainnya Hanin juga menggunakan jasa Endors dan artis papan atas untuk mengenalkan produk kosmetiknya yang sudah semakin di kenal bahkan sampai ke Dubai dan Timur tengah.

Hampir 2 jam lebih Hanin siaran Live dan menghasilkan ribuan pesanan dari aplikasi si hitam ini.

Tepat ba'da ashar pihak dealer MB menghubungi Hanin untuk pengiriman mobil yang baru dibelinya berdasarkan alamat rumah, setelah mengkonfirmasi Hanin dan Amel bergegas menuju eks-rumah Adrian.

Hanin pun tiba di rumahnya bersamaan dengan towing-car yang membawa mobil impiannya, tampak 2 orang sedang menurunkan mobilnya dengan hati-hati, lalu menempatkannya di dalam carport rumah..

Setelah serah terima dan mengecek berkas dokumen mobil, pihak dealer mengambil beberapa foto Hanin bersalaman dengan manager dealer yang menilai Hanin adalah sebagai VVIP members Mercedes Benz.

Setelah selesai pihak dealer pun berpamitan pulang, Hanin dan Amel pun segera menutup gerbang dan berjalan melihat mobil baru yang terparkir dengan elegan di garasi..

Mata Hanin terlihat mengembun, rasa syukur dan bahagia bercampur menjadi satu, "alhamdulillah ya rabb.. "gumam Hanin, lalu ia memeluk Amel sahabat sekaligus asisten pribadinya.

Terdengar notifikasi pesan di ponsel Hanin, ternyata dari Adrian yang baru membuka pesan Hanin di aplikasi si hijau soal postingan celana dalam Sita..

Adrian : Han, itu celana dalam mantan tunanganku hahahaha.. biasalah perempuan murahan!

Hanin : Hei, jangan gitu mas.. ayo bertanggung jawab!

Adrian : Ogah ah!, ngapain juga aku nikah sama dia, aku pinginnya sama kamu tapi kita sekarang ini cuma teman baik, ya sudah aku pilih Davina hehe.. Sita mah ke laut aja!

Hanin : Mas, inget ya pesan aku.. harus setia sama Davina, awas kalau plinplan aku jitak kepala mas!

Adrian : Hahahaha ... 😄

Percakapan mereka pun selesai,

Tak lama setelah itu terdengar suara mobil berhenti di depan pagar rumah Hanin, "siapa mbak?" tanya Amel, "nggak tahu Mel, kalau mas Adrian nggak mungkin dia lagi sama Davina" ujar Hanin.

"Permisi .. permisiii" , terdengar suara perempuan memanggil, "siapa sih Mel.. coba kamu lihat" ujar Hanin. Amel pun keluar sambil membawa kunci pagar.

"Maaf mbak, cari siapa ya?" tanya Amel.

"Ooh, jadi kamu selingkuhan mas Adrian tunangan aku" ujar Sita sambil menarik hijab Amel.

"Eh, eh tunggu dulu.. mbak salah alamat, salah orang!" ujar Amel, "Halaaaah dasar pelakor ya kamu!, perempuan murahan, kamu ngapain ada di rumah tunangan saya hah!?" ujar Sita berteriak teriak.

"Tunangan mbak itu siapa?" tanya Amel yang nggak mengerti apa-apa.

"Kamu yaa.. jangan pura-pura bego, kamu udah tidur sama tunangan saya kan?" tanya Sita.

Mendengar suara ribut di luar Hanin akhirnya keluar, dan melihat hijab Amel sedang di tarik oleh seorang perempuan.

Sita seperti kesetanan, NGAMUK.. mengeluarkan semua rasa marahnya pada Adrian yang tersimpan di dadanya.

Hanin lalu menghampiri Sita, dan melepaskan tangannya dari hijab Amel asistennya, "HEHH! Berhenti yaa.. kamu siapa?!" ujar Hanin sedikit kesal, sambil memeluk Amel.

"Haah, kamu? Mau balikan lagi ya sama mas Adrian? Dasar perempuan gatel!" ujar Sita mengumpat Hanin.

Secara kebetulan pak RT di lingkungan komplek lewat, lalu menghentikan motornya karena melihat keributan, "Mbak Hanin.., ini ada apa ya?" tanya pak RT yang memang dari dulu sudah mengenal Hanin.

Sita seperti menatap nyalang ke arah Hanin dan Amel, lalu mulai bicara..

"Pak, ini nih mantan istrinya tunangan saya, dia lancang sekali main masuk aja ke rumah tunangan saya, dasar perempuan murahan!!" ujar Sita meledak emosinya.

Beberapa tetangga pun berdatangan, dan sebagiannya ada yang tahu jika Hanin membeli rumah dari Adrian.

"Mbak, tolong jangan emosi dulu.. bicara baik-baik dengan bu Hanin, ngomong tuh harus dengan kepala yang dingin jangan asal nyablak aja!" ujar seorang ibu paruh baya.

Sita tertunduk malu, lalu ia melangkah dan duduk di teras depan.. sementara Hanin menutup pintu ruang tamu, pak RT dan seorang ibu yang tadi melerai mereka juga ikut duduk di teras,

"Silahkan bu Hanin di jelaskan saja.. "ujar ibu paruh baya tadi yang bernama ibu Mayang.

"Begini pak RT dan ibu.. ,rumah ini sudah saya beli beberapa hari lalu, saya beli rumah ini karena mantan suami saya mau menjualnya, memang waktu itu mantan suami cerita jika rumah ini ada yang menawar juga tapi belum deal, jadi saya berpikir ..

daripada rumah ini jatuh ke tangan orang lain saya aja yang membelinya termasuk barang-barang di dalamnya, dan itu semua sudah LUNAS, total saya bayar berikut isinya 1.1M, ini bukti pembayarannya pak, ibu.. silahkan di lihat, "ujar Hanin dengan tenang menjelaskan.

"Maaf, mbak siapa namanya?" tanya Hanin yang sebenarnya sudah menebak.

"Saya Sita, tunangannya mas Adrian" ujar Sita dengan ketus.

"Kerja di mana mbak?" tanya Hanin lagi. "Saya kerja di bank" ujar Sita. "Nah, mbak Sita kan kerja di bank, mungkin tahu dan tidak asing ya dengan jenis resi pembayaran seperti ini, saya ulangi lagi ya mbak ini bukan 'screenshoot' , saya kira anda paham" ujar Hanin santai.

Hanin lalu memperlihatkan sebuah resi pembayaran dari m-Bankingnya kepada Sita,

"Oke, saya klik buka m-Bankingnya ya mbak.. ini riwayat pembayaran hari itu, klik.. ini tertulis jelas dari bank yang sama, yang bersangkutan, oke ya mbak? jadi sekarang ini lagi proses balik nama di notaris, begitu ..."ujar Hanin tersenyum.

Sita merasa dirinya malu, tapi rasa egonya melebihi perasaanya.. bukannya minta maaf pada Hanin dan Amel tapi melanjutkan marahnya,

"Ya situ kan bisa aja sengaja beli rumah mas Adrian ini supaya lebih terikatkan, supaya lebih dekat lagi mungkin.. "ujar Sita dengan nada tinggi, pak RT dan ibu Mayang hanya menggelengkan kepalanya.

"Astagfirullah hal adziim.. mbak, saya juga sudah punya calon suami, dan saya juga cukup punya harga diri kembali lagi dengan mantan suami, lagian mas Adrian juga mau menikah kok, yaa kita saling mendoakan saja" ujar Hanin sengaja memanas manasi Sita yang emosi.

Tanpa di duga, Hanin sengaja menelpon Adrian dan me-loudspeakerkan suara di ponselnya..

"Assalamualaikum, mas Adrian? ini aku, aku lagi di rumah ini.. karena hari orang dealer MB kirim mobil aku ke alamat sini, ini juga ada perempuan nggak jelas namanya Sita, dia sengaja sakiti teman aku Amel, tolong jelaskan sekarang rinci soal kepemilikan rumah ini sekarang dong.. ada yang mau gugat sih katanya" ujar Hanin.

"Waalaikumsalam Han, ada di situ dengan kamu pak RT atau siapa mungkin.. "tanya Adrian yang tidak mau bicara dengan Sita. Hanin memberikan ponselnya pada pak RT, "ada mas.. sebentar" ujar Hanin.

"Assalamualaikum, pak RT sehat? Maaf lho pak belum sempat pamit ke bapak juga tetangga, saya sudah pindah pak.. dan rumah itu sudah saya jual dengan mantan istri saya, dan sudah lunas juga" ujar Adrian.

Sita terdiam mendengar suara Adrian ia sangat kenali betul.

"Oh begitu ya pak Adrian, ya sudah terima kasih konfirmasinya" ujar pak RT. "Sama-sama pak, nanti ada waktu saya mampir ke rumah buat surat pindah pak.." ujar Adrian.

"Siap, siap pak Adrian.. ini ke bu Hanin lagi ya" ujar pak RT sambil mengembalikan ponsel Hanin.

Hanin lalu mematikan loud speaker ponselnya, "Mas, aku nitip air Zam-zam ya, salam buat Davina" ujar Hanin, lalu mengakhiri percakapannya.

Sita sempat mendengar Hanin menyebut nama perempuan lain kepada Adrian.. langsung merebut ponsel Hanin dan menghubungi Adrian,

"Heh, kok main rebut aja sih handphone orang, nggak sopan banget!" ujar Hanin.

Sita seperti tidak merasa bersalah, dan menghubungi Adrian yang ternyata sudah tidak terhubung karena lowbat, "Haahh, sialan!! Kamu ya kamu dasar perempuan murahan!" teriak Sita seperti orang stress.

Orang-orang yang ada di sana pun saling berpandangan, heran melihat sikap Sita yang arogan itu.

Mata Sita lalu melihat sebuah Mercedes Benz baru di garasi, "Aku tahu mobil ini di belikan mas Adrian kan buat kamu!" ujar Sita sambil menunjuk nunjuk wajah Hanin.

"Eeeeh, nanti dulu.. sorry yee, saya bisa beli sendiri, saya nggak pernah minta di beliin mantan suami, sorry yee!" ujar Hanin sambil tertawa miring.

"Sudah mbak, sebaiknya anda pulang saja daripada mengundang keributan di sini, jelas?" ujar pak RT dan ibu Mayang.

"Lihat pak.. ,wajah teman saya kena cakar, hijabnya awut awutan di jambak perempuan ini" ujar Hanin sambil menunjuk Sita.

Sita pun hanya diam, santai tidak merasa bersalah apalagi minta maaf dengan Amel.. karena merasa terpojok Sita pun pergi tanpa pamit meninggalkan semua orang di rumah itu.

****

1
Dwi Agustina
Bagus Nin👍biar kapok👍👍👍
Dwi Agustina
Segala sesuatu yg berawal dr kebohongan akan menuai hasil yg tdk baik😁
Dwi Agustina
Amit2 ada y perempuan kyk Sita😅
Dwi Agustina
Semangat Hanin💪semangat othor💪🫰
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!