NovelToon NovelToon
Pear

Pear

Status: tamat
Genre:Teen / Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:1.1M
Nilai: 4.8
Nama Author: Biru Vanila

[CERITA INI MASIH DALAM TAHAP REVISI] Pear akan dikembalikan seperti versi wa**pad mulai dari status pernikahan tokoh utama dan juga agamanya, sesuai First Impression kalian di sana. Kalian bisa lihat aku baru revisi sampe mana sesuai judul-judul di part-nya ya (aku harap pada ngeh :') yang udah aku revisi judul babnya itu "Chapter ...(...)", kalo ga gitu artinya belum sampe sana ✌🏻 so, sorry kalo kalian baca ceritanya jadi ga konsisten.

***

"Kalo lo masih sayang sama Devan, terserah," ucap Rafa bergetar, seolah tak kuasa mengucapkannya, tapi jika pada kenyataannya Vallen ingin dengan Devan, ia bisa apa.

"LUPAIN JANJI LO SAMA BUNDA! Berduaan lagi sana, lakuin hal MENJIJIKAN yang udah biasa lo pada lakuin!"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Biru Vanila, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 10 (1)

Semua mata tertuju pada empat orang yang baru saja memasuki kantin. Kharisma mereka benar-benar keluar. Seakan terbit sebuah sinar terang yang tak terlihat mata, namun bisa dirasakan oleh hati. Mengagumkan.

Sebagian dari penduduk kantin yang didominasi oleh kaum Adam bersorak karena bisa lagi melihat cecan Arcturus angkatan 18. Sebagian lagi berbisik dan memuji karena bertambahnya satu personil yang tak kalah cantik dari tiga orang yang berjalan bersamanya. Astaga kenapa Tuhan menakdirkan mereka berempat untuk bersama? Cowok-cowok hampir tak kuat menyaksikan itu semua. Satu cewek saja membuat napas mereka tercekat, apalagi melihat empat gadis yang sungguh cantik ini sekaligus.

Rambut sebahu Vallen yang bawahnya dikeritingkan itu bergoyang gemulai seiring dengan langkahnya, gadis itu terlihat benar-benar feminin. Senyum manisnya pun terus ia tunjukkan selama memasuki area kantin, hal tersebut senantiasa membius setiap tatapan mata yang mengarah padanya. Tujuan Vallen bukan untuk tebar pesona pada cowok-cowok, tapi dia senyum untuk menyapa chef ala-ala di setiap gerai kantin. Dipanggilnya setiap pemilik gerai itu satu-satu serta bertanya akan kabar mereka. Laki-laki mana sih yang tak meleleh dengan gadis seramah ini. Tak aneh pula jika Vallen dinobatkan menjadi Queen setiap tahunnya karena banyak yang mendukung dia. Dua piala yang membuat Vallen terkekeh pun tersimpan rapi di rumah lamanya. Ia heran juga kenapa pemilihan begitu harus setahun sekali.

Di sebelah kiri Vallen ada Nasya dengan rambut cepol dua seperti orang cina saat imlek tiba, ia juga memiliki anak rambut yang membuatnya terlihat lebih menggemaskan. Tak lupa, di kanan Vallen ada Chela dengan rambut bob pendek karena gadis itu ingin penampilan yang simple, mageran juga anaknya kalau harus menyisir rambut panjang. Satu lagi, anggota baru mereka yang tak lain dan tak bukan adalah Ina, cewek yang rambutnya diikat kuncir kuda samping, ada rambut juga yang menjuntai di sebelah kanan kiri pipinya, dan jangan lupakan lesung pipi yang bahkan muncul hanya dengan dia mengulum bibir karena gugup menjadi pusat perhatian.

"Nasy! Inget utang lo apa?" Vallen menengok ke kiri dan menaik turunkan alisnya.

Nasya membuka matanya lebar saat mendengar itu, mulutnya juga langsung menganga.

"Aduh ... amnesia. Gue siapa? Gue di mana? Aku siapa ... aku siapa ...," dalih Nasya seraya memegang kening sok-sokan pusing dan melengos pergi mendahului ketiga temannya.

Vallen mengerucutkan bibirnya kesal. Namun, saat menyadari ia tepat berhenti di depan gerai yang menjual seblak, ujung bibirnya pun seketika terangkat.

"Mang Aceng seblak yang pedes ya! Dibayarnya pake uang Nasya!" teriak Vallen yang berjarak sekitar dua meter di belakang Nasya.

Vallen berhitung mundur dalam hati sambil fokus menatap orang di depannya. Ia yakin anak itu tak mungkin lanjut berjalan.

Dua ...

Satu!

Nasya berbalik badan, ia menghentakkan kakinya kesal. Beda halnya dengan Vallen yang tertawa puas karena reaksi Nasya. Lagian kenapa juga dia malah kabur dari kesepakatan.

"Siap, Neng Vallen!" jawab Mang Aceng seraya hormat.

Vallen mengangguk padanya dan nyengir memperlihatkan sederet giginya. Lalu cewek itu kembali menghadap Nasya sembari menjulurkan lidah.

"Aaaaaa!!!" Tiba-tiba terdengar pekikan dari belakang Vallen. Bukan satu atau dua orang yang teriak, tapi banyak. Vallen juga melihat Nasya yang ikutan kaget. Penasaran, cewek itu mengikuti arah pandangan semua orang.

Rafa.

1
nickname
udah ijab kabul kok masih tunangan?
nora utami
ditunggu S2 nya
Widhi astuti
ceritanya kerennn bikin baper....
Widhi astuti
ceritanya keren bikin baper trus bikin hati campur aduk..
Senja 🌹
mulai baca semoga seru cerita nya 😘
Sity Fatmaladewi
kok tunangan sih bukannya udah sah ya 🤭😌
Galaxy_713
Knp g lnjut d wp sih?
NIF:)
gue baca, yang kedua. kangen soalnya (๑・ω-)~♥”
🇧 🇮
huwaaaaaaa othoorrr jahat,,,, np bang devannya dibuat pergi,, 😭😭.
kan kasiaann.... padahal aku lebih Suka Devan dibanding Rafa.. Devan lebih besar cintanya ke vallen... hiks. hiks. hiks.
Dewiamsyhar Julianti
biadab
Putri Salju
Statusnya istri apa tunangan yah? Di bab awalan kan udah ijab qabul, lah sekarang ganti tunangan
Aprilia Amanda
tadi suami sekarang tunangan
Aprilia Amanda
sd tadinya mesra😂 sekarang ga mesra lg gitu thor??🤣🤣
Aprilia Amanda
devan sm meisha aja udah. kasian tau🥺
Aprilia Amanda
awalnya nikah. trs tunangan. awalnya sholat maghrib ini gereja. bingung dah ah😴
Aprilia Amanda
masih tanya knpa?? gw colok juga tuh matanya si rafa😒
Aprilia Amanda
rafa ogeb😒
Aprilia Amanda
kok gw jadi gedeg ya sm rafa
Aprilia Amanda
sama aku aja yuk van🤣
Aprilia Amanda
dorong pintu yang ada tulisan tarik?? kek gw lu val🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!