NovelToon NovelToon
Aku Ternyata Sangat Mencintainya

Aku Ternyata Sangat Mencintainya

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:40.5M
Nilai: 4.9
Nama Author: Rani Sara

Novel ini mengisahkan seorang gadis yang bernama Aluna. Ia menjalin hubungan selama kurang lebih enam tahun dengan pacarnya yang bernama Bryan. mereka berhubungan jarak jauh dan mengikat janji untuk bisa hidup bersama.
Tapi takdir berkata lain, mendekati acara lamaran Bryan pada Aluna, Ayahnya justru telah menjodohkan Bryan dengan orang lain.
Aluna melepaskan Bryan dengan gadis itu. Walaupun Bryan sangat menolak keputusan Aluna untuk mengakhiri hubungan mereka.
Aluna kemudian pergi ke kota XX untuk menghindari Bryan yang masih terus mengejarnya. Hingga akhirnya hidup Aluna berubah setelah pertemuannya dengan Arka pria kaya dan dingin
Akankah Aluna dapat membuka hatinya untuk pria lain dan hidup bahagia.
simak kisahnya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rani Sara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BERTANGGUNG JAWABLAH

Setelah kepulangannya Aluna lebih sering mengurung diri di kamarnya. Entah mengapa baginya kamar merupakan tempat rahasia untuknya bisa menangis. Karena ketika dia bersama ibunya, dia akan memasang wajah cerianya.

Ketika malam hari Asmita meminta Aluna memijat tubuhnya. Sudah sering Aluna melakukannya bahkan tidak di minta pun Aluna akan berinisiatif untuk memijat ibunya ketika Aluna melihat ibunya seharian bekerja.

"Ma, bisakah Aluna pergi?"

Ibunya seketika berbalik melihat Aluna dengan penuh tanda tanya.

"Lho kamu mau pergi kemana nak? " tanya ibunya kepada Aluna.

"Aluna mau ke kota Jakarta Ma. Aluna akan mencoba peruntungan Aluna di kota itu. Santi teman SMA Aluna juga bekerja di sana dan dia sering mengirimi orangtuanya uang. Aluna tidak ingin terus - terusan menyusahkan mama. " Jelas Aluna sambil tetap memijat punggung ibunya yang sudah berbalik.

"Apa kau mau meninggalkan mama sendiri di sini? " Tanya ibunya sambil berbalik menghentikan pijatan Aluna.

"Mama tidak merasa kamu menyusahkan mama. Kamu bahkan tidak pernah minta sesuatu dari mama. Kota itu keras Luna, mama tidak bisa menjaga dan melindungimu kalau kamu jauh dari mama. " Ucap Ibunya dengan wajah sedih. Ibunya bisa membayangkan bagaimana tingkat kejahatan yang ada di kota karena Ibunya sering menonton berita. Ibunya menggelengkan kepalanya ketika Ibunya membayangkan pada saat dia menonton berita ada kasus pembunuhan dan korbannya adalah anak semata wayangnya.

" Tapikan mama bisa melindungi Aluna dengan doa mama. Doa mama kan pasti selalu didengar Tuhan. " Ucap Aluna pelan takut - takut mamanya akan menceramahinya dan akhirnya tetap keputusan mamanya yang final.

"Mama tetap tidak mengijinkan kamu pergi. " Kemudian Ibu Asmita pergi meninggalkan kamar Aluna setelah memakai kembali pakaiannya.

"Sudah Luna duga. Mama pasti tidak mengijinkan Luna pergi. "

Keesokkan harinya terdengar suara ketukan pintu rumah Aluna. Ibu Asmita yang tengah sibuk memasak di dapur terpaksa menghentikan pekerjaannya dan segera membuka pintu rumah. Setelah pintu terbuka terlihat sosok pria tampan dengan setelan kemeja biru dan celana kain berwarna hitam menyapa ibu Asmita dengan sopan.

" Eh nak Bryan." Sapa ibu Asmita yang sudah mengenal Bryan karena Bryan pernah berkunjung dulu kerumahnya. Bryan langsung menyalami ibu Asmita dan memberitahu tujuan kedatangannya. Yah, kedatangannya hanya satu menemui gadis yang membuatnya tidak tidur semalaman karena terus memikirkannya. Bryan kemudian diantar salah satu anak tetangga menuju pantai dimana Aluna pergi sesuai dengan petunjuk ibu Asmita yang mengatakan bahwa Aluna tidak berada di rumah.

Sesampainya di pantai Bryan sudah melihat sosok gadis yang hampir enam tahun ini menjadi tambatan hatinya. Gadis itu hanya berdiri menatap birunya laut dengan ombak kecil yang menghampiri kaki telanjangnya.

"Sayang." Panggil Bryan kepada gadis yang bahkan tidak menyadari kedatangannya.

Melihat Bryan, Aluna langsung berlari meninggalkan Bryan tanpa ia menoleh kearah Bryan yang memanggilnya. Langkah kecilnya tidak bisa menandingi langkah kaki panjang milik Bryan yang langsung bisa mengejarnya.

Bryan langsung memeluknya dari belakang dengan sangat erat. Sementara Aluna hanya meronta - ronta meminta dilepaskan tapi Bryan semakin memeluknya erat.

"Jangan menyentuhku dengan tubuhmu yang menjijikan itu." Ucap Aluna yang membuat Bryan kaget dan langsung melepaskan pelukannya.

"Luna aku tidak tahu apa yang terjadi." Jawab Bryan tetap pada posisinya. Sedangkan Aluna pun tetap pada posisinya membelakangi Bryan.

" Bahkan aku tahu apa yang terjadi Bryan." Sahut Aluna sambil berbalik menatap Bryan.

"Aluna maafkan aku. Aku benar - benar tidak tahu mengapa aku bisa sampai di hotel dan .... " kata - kata Bryan terhenti. Dia bahkan tidak ingin mengingat bahwa dirinya telah tidur dengan Fiona.

"Kamu menghianati aku Bryan. Kamu tidur dengan wanita itu. Aku bahkan tidak bisa membayangkan bagaimana kamu menyentuh tubuhnya. Kamu bahkan mengingkari semua janji yang telah kita sepakati. Kamu menyakitiku Bryan, sangat sangat menyakitiku."

Aluna langsung terduduk lemas, menggenggam dadanya yang mulai sesak karena amarah yang berusaha dia tahan diiringi air mata yang mengalir deras di pipinya.

Bryan duduk bersimpuh di samping Aluna dan meraih tangan Aluna tetapi lagi - lagi Aluna menepisnya dengan kasar. Bryan kemudian berdiri, dia berteriak sejadi - jadinya.

"Apa yang harus aku lakukan untuk menebus semua kesalahanku Luna? " Tanya Bryan menatap gadis yang bahkan ia jaga perasaannya selama ini, kini hancur karena kesalahannya sendiri.

"Pergilah Bryan. Bertanggung jawablah dengan apa yang telah kamu lakukan kepada Fiona. Ayahmu juga akan bahagia jika kamu bersama Fiona." Mata Bryan membulat mendengar ucapan Aluna.

"Tolong jangan katakan itu Luna. Hanya kamu gadis yang kucintai. " Ucap Bryan lirih.

"Apakah kamu akan memaafkan aku jika kamu melihat aku tidur dengan pria lain?" Tanya Aluna yang membuat Bryan berfikir keras dan mulai menjawab pertanyaan yang dilontarkan Aluna.

"Aku akan memaafkann kamu." Jawab Bryan berharap Aluna juga akan memaafkannya.

"Kalau begitu biarkan aku melakukannya." Sahut Aluna yang mulai berjalan menyusuri pantai.

Bryan mengejar Aluna dan menggenggam erat tangan Aluna.

"Kau mau kemana Luna?" Tanya Bryan menatap tajam Aluna yang juga menatapnya.

"Aku akan mencari pria lain untuk aku tiduri, Setelah itu aku bisa kembali padamu." Sahut Aluna santai, dia bahkan tidak percaya dengan apa yang diucapkannya. Aluna hanya ingin membalas apa yang Bryan lakukan.

Plakkk

Satu tamparan di pipi kanan Aluna. Bryan menggenggam keras jemari tangannya. Bryan tidak percaya dengan apa yang dilakukannya barusan. Bryan berusaha meraih pipi kanan Aluna yang memerah karena tamparannya. Tetapi Aluna menepisnya dan tersenyum sinis kearah Bryan.

"Kamu bahkan menamparku hanya karena ucapan aku." Entah mengapa gadis itu tidak menangis sedikitpun. Apa mungkin dia hanya berpura - pura tegar dengan semua yang dihadapinya. Hanya dia dan Tuhan yang tahu.

"Luna maaf. Aku tidak sengaja melakukannya." Ucap Bryan sambil tetap melihat bekas merah yang ada di pipi Aluna.

"Pergilah Bryan. Semuanya sudah berakhir." Seru Aluna yang membuat Bryan kaget dengan ucapan Aluna.

Bryan tersungkur didepan Aluna. Apa yang ditakutkannya akhirnya terjadi. Kata - kata yang tidak ingin didengarnya selama enam tahun ini akhirnya didengarnya.

"Apa yang harus aku lakukan agar kamu memaafkan aku Luna." Ucap Bryan yang sudah mengurai air mata di pelupuk matanya. Dia tidak ingin berpisah dengan Aluna.

Aluna meraih tangan Bryan dan menuntunnya untuk berdiri. Satu kelemahan Aluna ialah melihat orang yang dia sayangi menangis.

"Bertanggung jawablah dengan apa yang kamu lakukan. Biar bagaimanapun Fiona hanya seorang wanita. Kamu ingat di restoran mengapa aku sampai menyiramnya?" Bryan ingat bahkan karena hal itu mereka bertengkar dan akhirnya jadi seperti ini.

" Waktu itu dia berkata padaku, bahwa dia tidak akan membantu kita dan tidak akan membatalkan perjodohan kalian bahkan dia mengatakan akan menggunakan tubuhnya untuk dapat memilikimu seutuhnya dan dia berhasil sekarang. Aku telah kehilanganmu Bryan. Aku tidak akan membencimu dengan semua yang telah terjadi dengan hubungan kita. " Tutur Aluna dengan tersenyum tulus kepada Bryan.

Mendengar ucapan Aluna Bryan hanya menggeleng kepala seolah - olah dia tidak setuju dengan apa yang dikatakan Aluna. Entah mengapa gadis itu bisa berkata dengan mudahnya tanpa ada kesedihan diwajahnya.

Bahkan Bryan berfikir Aluna tidak pernah mencintainya.

1
Misna Mii
Luar biasa
Imam S
sudah berapa tahun ngga lanjut thor
nyimas aisyah
masih bodoh Aja lo all.....
Neni Aspika
tata bahasa enak d baca, alur ceritanya menarik, semoga karyanya semakin bagus mba...
westi
🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
westi
🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
linasijabat nysinurat
Luar biasa
Grenny
semangat thorr 🥰
Mr.VANO
panggilanny nurunin mood
Mr.VANO
jadi ilvil dg panggilan norak,,ak manggil tukang jamu bunda,,jd aluna kyk tukang jamu tukang sayur,
Mr.VANO
cara manggilny gak singron,,gak enak dengarny
Mr.VANO
ayah briantu seraka,takut prusahan bangrut eee yg di ajak kerja sama sekaligus besanny yg meangcurkan
Mr.VANO
lucu bangat ya baca novel yg ngidam2 begini
Mr.VANO
smg ponakanny,,husnul khotima,aamiin
Mr.VANO
tukan,,pasti itu cebong arka jd..arka junior hadir
Mr.VANO
waaw,keren aluna,,jd ku SS kata2mu yg keren itu,klu2 besok2 ganggu suamiku,,,setuju aluna,,akupun dr titik terenda,,dg kesabar keiklhasan,,beruba ke hidupan ini,,,yaaa jd curhat,,🙏🙏❤️
apa kah author masih lajang🙏🙏
Mr.VANO
benar itu,,tdk ad yg membahagiakan selain di cinta dan mencintahi, pasang kita,,..
Mr.VANO
dari hobi itu la kita berkarya dr karya itu kita bisa kaya,,semangat untkmu thor,,,,novel emely dan davino kapan lanjutnt thor,,,bagus bangat tu novel,,,ak sll menunggu upde
Mr.VANO
ingin hati memeluk gunung,apala daya tangan tak sampai,,itu pepata yg pantas untk indra wijaya,,,org tua seraka
Mr.VANO
enak benar congor paman arka minjam duit,500 m...pinjamin arka campurin daun singkong,dedak dikit,,sakit jiwa tu org
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!