NovelToon NovelToon
Masuk Ke Tubuh Wanita Lemah

Masuk Ke Tubuh Wanita Lemah

Status: tamat
Genre:Ruang Ajaib / Reinkarnasi / Balas Dendam / Tamat
Popularitas:1.4M
Nilai: 4.9
Nama Author: Pa'tam

Alexis seorang ilmuwan wanita dan juga ahli beladiri yang berhasil menciptakan sebuah ruang penyimpanan ajaib ke dalam sebuah kalung.

Namun, dia di khianati dan meninggal secara tragis oleh orang kepercayaan nya sendiri.

Dan siapa sangka, jiwa nya justru masuk ke dalam tubuh wanita lemah yang teraniaya. Yang juga memiliki nama yang sama dengannya.

Rencana balas dendam pun di mulai melalui tubuh wanita yang bernama Alexis itu.

Berhasilkah Alexis membalas dendam? Kalau penasaran, baca yuk!

Cerita ini hanyalah fiksi belaka. Tidak ada hubungannya dengan dunia nyata dan tidak bermaksud untuk menyinggung siapapun.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Pa'tam, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 21

Alexis menarik pelan tangan Bibik untuk mengajaknya masuk. Namun, rambutnya tiba-tiba di tarik dari belakang.

"Aaaah...!" Alexis memekik. Namun dia segera memegang tangan yang menarik rambutnya itu.

Kemudian Alexis memutar tubuhnya sehingga tangan yang menarik rambutnya pun terpelintir.

"Aaakh sial...!" umpat nya.

"Mau melawan ku, hmmm? Mimpi!" Alexis tersenyum sinis pada Meri yang kesakitan karena tangan nya terpelintir karena Alexis memutar tubuhnya.

Kali ini Alexis yang gantian menarik rambut Meri. Sehingga Meri kembali memekik kesakitan.

"Lepaskan aku!" Meri meminta untuk di lepaskan. Namun Alexis malah semakin kuat menariknya. Baru setelah itu Alexis melepaskan nya.

Sedangkan Jessy tidak berani membantu Meri. Karena dia juga pernah di tarik rambutnya oleh Alexis.

Namun, Jessy masih ingin membalas Alexis. Hanya saja sekarang waktunya tidak tepat.

"Alexis, kenapa kamu begitu kejam?" tanya Jessy pura-pura menyedihkan.

Dia ingin Alexis di pandang jahat oleh orang-orang. Namun Alexis tahu jika itu hanyalah trik Jessy.

"Hai, drama aja terus," kata Alexis. Alexis berjalan mendekati Jessy lalu berbisik. "Kamu ingin masuk rumah sakit, atau kuburan?"

Jessy terdiam mematung. Alexis tersenyum lalu melihat ada cctv di beberapa tempat. Akhirnya dia pun memutuskan untuk pergi.

Alexis lebih memilih toko lain untuk berbelanja. Lagipula toko pakaian bukan cuma satu.

"Ma, kok mereka di biarkan pergi?" tanya Annette.

"Biarkan saja, nanti kita beri mereka pelajaran," jawab Meri. Padahal tangannya saja masih sakit, sok-sokan ingin memberikan Alexis pelajaran.

"Ma, kita susul saja mereka," kata Jessy.

"Iya Ma, kata kak Jessy benar," timpal Annette.

Meri akhirnya pun menurut. Lalu mereka ikut mengikuti Alexis dan Bibik. Mereka melihat Alexis dan Bibik masuk ke toko pakaian, mereka pun ikut masuk ke toko pakaian.

Alexis dan Bibik di sambut dengan ramah oleh pelayan toko. Alexis membalas dengan senyuman saja.

Alexis memilih pakaian untuk Bibik. Karena dia tahu, Bibik tidak memiliki banyak pakaian. Makanya Alexis berinisiatif untuk membelikan nya.

"Aku mau yang itu," kata Alexis pada pelayan toko.

"Baik." Pelayan toko segera mengambilkan nya.

"Aku juga mau!" Meri bersuara lantang mengatakan kalau dia juga mau.

"Maaf Bu, pakaian ini hanya satu di toko kami," sahut pelayan toko.

Alexis meminta pelayan toko untuk memberikannya kepada Meri. Kemudian Alexis memilih yang lain.

Namun Annette juga menginginkan nya. Lagi-lagi Alexis melepaskan nya. Namun Alexis malah punya ide.

Kemudian dia mengambil pakaian secara acak dengan jumlah yang banyak. Alexis ingin melihat, apakah masih ada yang menginginkan nya?

"Aku mau semuanya yang ada di sini, termasuk di tangan dia," kata Jessy.

"Maksudnya apa?" tanya Alexis.

"Bungkus saja," kata Jessy tanpa memperdulikan perkataan Alexis. Namun Jessy malah tersenyum seperti mengejek.

Pelayan toko meminta maaf kepada Alexis, namun Alexis mengatakan tidak apa-apa. Kemudian Alexis memilih pergi.

Tapi Alexis tidak benar-benar pergi. Dia ingin melihat akibat dari keserakahan mereka. Saat ingin membayar, ternyata saldo di kartu Jessy tidak cukup.

"Ma, tolong aku uang ku tidak cukup," bisik Jessy.

Meri dengan sedikit kesal pun akhirnya membayar belanja Jessy. Akhirnya mereka membayar separuh-separuh.

"Nyonya, sepertinya mereka kehabisan uang," kata Bibik.

"Biarkan saja Bik, siapa suruh terlalu serakah," ujar Alexis.

Kemudian Alexis mengajak Bibik ke toko yang pertama tadi yang hendak mereka masuki. Alexis pun berbelanja pakaian untuk nya dan untuk Bibik juga.

Setelah selesai, mereka pun ingin kembali ke apartemen. Namun sialnya, di parkiran mereka malah bertemu lagi.

"Wah, wah, wah. Para nyonya elite berbelanja banyak tidak perduli ekonomi sulit," kata Alexis.

"Apa maksudmu?" tanya Jessy.

"Nggak ada, orang kaya kalau berbelanja beda ya?" jawab Alexis.

Jessy maju hendak menampar Alexis. Namun Alexis malah lebih dulu menamparnya. Karena tidak terima di tampar, Jessy hendak membalas.

Alexis pun menampar Jessy berkali-kali. Di parkiran ini tidak ada orang lain selain mereka. Walau pun ada cctv, Alexis tidak perduli.

"Mungkin kamu mengira aku masih lemah seperti dulu, iya, kan? Tapi kamu salah, Jessy, aku peringatkan ke kamu. Jangan memancing kemarahan ku. Aku sudah bercerai dengan Damian, silakan kau ambil kembali dia," kata Alexis.

"Alexis! Kamu semakin berani ya?" Meri maju membela Jessy. Alexis hanya tersenyum menanggapinya.

Kemudian Meri hendak menampar Alexis. Namun segera di tangkap tangannya oleh Alexis.

"Hei Nenek, apa perlu aku jahit mulutmu agar tidak mengoceh seperti burung beo? Sudah tua bukan nya intropeksi diri," kata Alexis, lalu melepaskan tangan Meri dengan kasar.

Sehingga Meri sedikit terhuyung kebelakang. Tidak terima di perlakukan seperti itu, Meri kembali maju kembali hendak menampar Alexis.

Namun Alexis kembali menangkap tangannya dan dengan tangan sebelahnya Alexis pun melayangkan tamparan.

Tidak hanya sekali, tapi beberapa kali. Hingga Meri merasakan pipinya panas dan perih di bagian sudut bibirnya.

"Bik, mau coba?" tanya Alexis. Bibik menggeleng.

Karena walau bagaimanapun Meri dan Annette memperlakukan nya, Bibik tidak membalas nya. Dia takut akan di pecat.

Namun Alexis mengatakan jika sekarang Bibik tidak lagi bekerja dengan mereka. Alexis meminta Bibik untuk melampiaskan semuanya.

"Tapi Nyonya, saya tidak terbiasa memukul orang," kata Bibik.

"Ya sudah kalau tidak mau," ujar Alexis.

"Kalian belum kapok juga? Apa perlu aku menelepon ambulans untuk menjemput kalian kemari? Karena jika kalian tidak segera pergi, maka aku akan buat kalian masuk IGD," ujar Alexis.

Namun Meri ternyata masih belum puas sebelum memberikan pelajaran kepada Alexis. Dia kembali hendak memukul Alexis.

Namun kali ini Alexis malah menghindar. Tapi kakinya sempat menjegal kaki Meri, sehingga Meri jatuh tersungkur ke lantai di parkiran.

Tidak terima sang mama di perlakukan seperti itu, Annette yang tadinya diam pun ikut hendak menampar Alexis.

"Oh masih ada lagi rupanya, kupikir tadi patung pajangan," kata Alexis mengejek Annette.

Annette pun melayangkan tangannya. Namun Alexis malah menendang kaki Annette. Annette memekik kesakitan.

Kemudian Alexis mendorong tubuh Annette ke arah Meri. Annette pun terjatuh dan menimpa Meri.

"Masih mau?" tanya Alexis.

Mereka hanya terdiam. Dan akhirnya Alexis pun mengajak Bibik pergi. Meri yang merasa tubuhnya sakit pun meminta di bawa ke dokter untuk pemeriksaan.

"Nyonya, kenapa ya mereka begitu jahat?" tanya Bibik.

"Sifat manusia tidak semua sama Bik. Kadang ada yang baik, ada juga yang jahat. Seperti mereka itu misalnya," jawab Alexis.

Sebenarnya Alexis juga tidak mengerti, kenapa mereka bisa sejahat itu? Kadang Alexis berpikir. Apa salahnya kepada orang lain? Sehingga dirinya di jahati oleh orang-orang di sekitarnya.

Alexis akhirnya menjalankan mobilnya keluar dari parkiran. Kemudian melaju di jalanan menuju apartemen tempat tinggalnya.

Meri, Jessy, dan Annette juga keluar dari parkiran. Mereka ingin ke rumah sakit untuk memeriksa keadaan Meri.

1
Hashirama Sanju
singkat , jelas, padat , tidak bertele-tele dan happy ending.. semngat
Hashirama Sanju
semangat kembar hehehe 😄😃😍
ParyaTi Cnil
mantulll aku suka aku suka cerita bayi kembar jenius thor,ayo dilanjut biar seru
Parth NSaint
Lanjut Thor ini sruu
Hashirama Sanju
up to you aja deh haha 😄😄😃
Nia Risma
kalo di tahun 2026 ini Alexis membantu membunuh perampok bisa jadi tersangka loh,,karena kata pak pengacara,,perampok itu juga punya keluarga yg butuh makan🤭🤭✌️✌️
ParyaTi Cnil
yap alexis pasti hamil moga bayinya kembar
Nia Risma
eh,,halalin dulu bang Ray,,
udah kecap kecup aja
Nia Risma
ini si bapaak sableng banget,,,g pinter"
Nia Risma
ya,uang namanya penyesalan pasti di akhir
kalo di awal ya namanya pendaftaran to
Nia Risma
kemaren panggil "Ale" sekarang "lexis" besok jadi Ale" 🤭🤭
Nia Risma
udah numpang,,serakah lagi
g tau diri kali jadi pelakor
Nia Risma
ya kuasai aja semua tu brankas kosong,,,Alexis bisa beli lagi🤣
Nia Risma
pengen ketawa lihat merekA kesusahan bawa brankas kosong
Nia Risma
jangan sampe terkaget kaget lihat kesuksesan Alexis nanti loh ya Meri,,
inget siapkan mental anda biar g kejang
Nia Risma
semangat Thor
go go go semangat terus
Nia Risma
cari aja sampe monyet pada lebaran,,g bakal ketemu,,,
orang udah sama pemiliknya koq
Nia Risma
kegilaan Alexis muncul karena kekejaman kalian
Nia Risma
emang g ada cctv tu rumah??Khan bisa di cek tu mantu kesayanganmu gimana saltonya dri tangga
Nia Risma
gimana ini Alexis bisa punya suami setress bin bodoh kayak gini sech
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!