Bintang Utara
Harimau Putih, Phoenik Merah, Naga Biru, Kura-Kura Hitam, dan Kirin Hitam.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Andryano Shevchenko Limbong, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Chap. 21 Elang Putih
Setelah pertukaran Pedang Mutiara Putih
oleh assosiasi dengan Shui Hailang, Shui Hailang sendiri yang mengambil Pedang Mutiara Putih dari panggung.
Shui Hailang langsung kembali ke ruangannya setelah pertukaran dan memeluk Pedang Mutiara Putih dengan sangat erat karena pedang ini akan menjadi pedang yang menggantikan posisi Pedang Mawar Biru.
Shui Lantian melihat Pedang Mutiara Putih dengan sangat penasaran karena pedang ini banyak diceritakan di Perguruan Teratai Biru dengan kepahlawanan Matriark mereka yang melegenda di dunia persilatan pada masa lalu.
Shui Hailang langsung membuka peti dan menarik Pedang Mawar Putih dari sarungnya, mereka berdua sangat kagum dengan ketajaman dan aura yang dikeluarkan oleh Pedang Pusaka Tingkat Langit Level 2.
Merasa sudah puas mengagumi Pedang Mutiara Putih, Shui Hailang langsung menyarungkannya.
Shui Hailang sekarang memiliki Bunga Tulip Perak yang bisa menyembuhkan racun apapun bahkan dapat meningkatkan Level Bela Diri dengan sangat cepat dan juga Pedang Mutiara Putih.
Masih banyak yang berdecak kagum dengan kekayaan yang dimiliki Shui Hailang, menggeluarkan 30 juta keping emas bukanlah suatu yang mudah untuk Perguruan Besar sekalipun bahkan bagi Matriark Perguruan Teratai Biru ataupun Patriark atau Matriark perguruan lain sekalipun.
Tidak banyak yang mengetahui sumber harta dari Ratu Laut Kabut adalah karena banyaknya perang aliran putih dan hitam yang sering diikutinya di masa mudanya dulu, karena saat peranglah cara tercepat untuk menjadi kaya raya dengan membunuh buronan dan mengumpulkan pusaka-pusaka yang berserakan di medan perang.
Ye Xiatian akhirnya melanjutkan lelang kembali, masih banyak yang tidak menduga bahwa Assosiasi Pedagang Sakti bisa mendapatkan Pedang Mutiara Putih yang sangat melegenda.
Para peserta lelang merasa tidak sabar dengan kedua barang tersisa karena Pedang Mutiara Putih yang melegenda saja berada di peringkat ke-3 dari 100 barang yang di lelang oleh assosiasi.
"Baiklah, barang yang kedua yang akan dilelang adalah Hewan Buas Iblis." sekelompok penjaga yang sangat kuat mengangkat sebuah sangkar yang cukup besar. "Bisa kalian lihat ini adalah Hewan Buas Iblis berupa seekor Burung Elang Putih, Para Senior sekalian jangan tertipu walaupun memiliki tubuh yang lumayan kecil sebenarnya burung ini memiliki kekuatan Hewan Buas Iblis Seribu Tahun, Senior sekalian bisa merasakan aura yang dikeluarkan burung ini"
Semua peserta lelang langsung berdecak kagum dengan kata pengantar yang dikatakan oleh Ye Xiatian karena baru mendengarkan tentang Burung Elang Putih.
"Para Senior juga bisa merasakan bahwa Burung Elang Putih ini juga mengeluarkan aura Level Bela Diri pada Level 66, Ketua kami mendapatkan burung ini saat perjalanannya beberapa waktu lalu. Jadi, kami melelangnya dimulai dengan Harga 15 Juta keping emas dengan kelipatan 2 juta keping emas."
Tiba-tiba suara yang tidak pernah terdengar sebelumnya akhirnya keluar.
"30 Juta." Li Wang mulai menawar dari ruangannya.
Semua peserta lelang lagi merasa tidak habis pikir dengan uang yang dimiliki para peserta dari ruangan VIP.
Ruangan yang dianggap tidak berisi karena tidak pernah bersuara akhirnya diperhatikan karena sekali menawar langsung mengeluarkan tawaran yang sangat tidak masuk akal.
Walaupun, Hewan Buas Iblis Burung Elang Putih memiliki kekuatan yang sangat besar, yang mungkin sangat membantu dalam pertarungan tetap saja memiliki resiko yang sangat besar.
Karena, Hewan Buas Iblis yang memiliki level yang sangat tinggi yang mungkin saja memberontak, bukan cuma melukai bahkan mungkin membunuh pemiliknya kalau pemiliknya tidak memiliki jurus khusus atau membangun hubungan yang erat untuk mengendalikan Hewan Buas Iblis.
Bahkan, ada peserta lelang yang menertawakan tindakan Li Wang. Karena, membayar sangat mahal dan mempertaruhkan nyawa untuk Hewan Buas Iblis yang hampir tidak bisa dikendalikan.
Tanpa menunggu lama Li Wang akhirnya memenangkan Hewan Buas Iblis, Burung Elang Putih karena tidak ada yang cukup gila untuk membeli Burung Elang Putih kecuali, Li Wang.
Saat para penjaga ingin membawa Burung Elang Putih ke ruangan Li Wang dan Wu Bai, mereka tiba-tiba terkejut karena mendengar siulan dari ruangan Wu Bai dan Li Wang.
Sangkar yang cukup besar itu langsung hancur tanpa tersisa dan mengejutkan para penjaga yang memegang sangkar dan segera berlari dengan cepat karena takut di serang, Burung Elang Putih langsung terbang menuju ruangan Wu Bai dan Li Wang.
Semua peserta lelang berdecak kagum dengan kemampuan yang ditunjukkan Li Wang dan betapa patuhnya Burung Elang Putih kepadanya.
Wu Bai menatap penasaran dengan Burung Elang Putih yang sedang hinggap di tangan Li Wang karena baru kali ini melihat burung sekecil ini merupakan Hewan Iblis Seribu Tahun dan memiliki kekuatan Level Bela Diri 66 dengan tubuh sekecil ini.
"Guru, kenapa kau membeli burung kecil ini. Walaupun, cuman seekor burung tetap saja burung ini sangat berbahaya." Ucap Wu Bai.
"Dia teman lamaku." Ucap Wu Bai santai.
Ye Xiatian melanjutkan lelang.
tidak usah buat cerita baru kalau tidak jelas
tdk ada hareem kah?
Bukan cerita yg buruk, cerita nya bagus tapi sangat kecewa dgn penuturan dan penempatan otor pd tata kata dan bahasa., jd tdk ba bisa lanjut baca nya lagi ...
Pembaca dan penulis akan saling take and give, pembaca akan senang dan nyaman bila mana cerita bagus, baik itu alur nya maupun penempatan kata, bahasa/kalimat nya dan akan mengapresiasi kepada penulis dgn hormat (karena tdk mudah membuat cerita yg bagus) dan penulis akan mendapatkan penghargaan dan kebanggan atas karya nya yg di sukai byk pembaca.. ini hanya saran saja, walau cerita nya sudah tamat tapi gak ada yg tau siapa saja bisa berhenti ditengah jalan 😊