Comedy - Romance - Fantasy.
Tidak untuk anak-anak karena banyak konflik kerajaan.
Putri Becca Malcon, mendapatkan kesempatan hidup yang kedua, setelah sebelumnya mendapatkan hukuman mati oleh tunangannya sendiri, yaitu Pangeran Mahkota Ebert Oswald. Karena di fitnah telah menyakiti wanita kesayangan sang putra mahkota.
Jiwanya kembali ke masa lalu, saat dia memenangkan sayembara yang di adakan oleh Keluarga Kerajaan Oswald, dan sebelum dia mengucapkan keinginannya melamar Pangeran Ebert.
Di tengah kebimbangan antara takut akan kematian dan juga tidak mau menghancurkan harga diri keluarganya, Becca justru terpesona dengan ketampanan sang raja hingga tanpa sadar mengucapkan sebuah kalimat di hadapan ayah mertuanya.
“Sebagai hadiah, saya ingin.. Melamar Yang Mulia Raja Basilio Oswald.”
Dan saat Becca tersadar, dirinya tidak bisa mundur lagi saat sang ayah mertua atau Raja Basilio justru tersenyum miring, serta menyetujui lamaran itu bahkan berniat menikahinya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Agnes Fetrika, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
21. Penjelasan mengenai Selir Aira
Malamnya, Becca benar-benar masih mengingat istilah selir yang sempat di ucapkan oleh Valia. Bukannya curiga atau apa, tapi dia penasaran. Kenapa suaminya sempat mengambil selir di masa lalu, karena melihat karakter Raja Basilio yang tidak terlihat seperti pria yang penuh nafsu.
Jadilah, dia bertanya pada sang suami mengenai masa lalunya, dan disini sang raja akhirnya mulai membuka semuanya.
“Jadi.. Saat aku sudah menikah dengan istriku dulu, Athena.. Kita masih belum mendapatkan anak menginjak tiga tahun pernikahan. Saat itu aku berusaha mencari obat penyubur bagi istriku, tapi kami masih belum mendapatkan anak. Dan puncaknya.. Athena memintaku untuk memiliki selir, agar bisa mendapatkan keturunan.” Ujar Raja Basilio mulai menjelaskan kisah masa lalu yang sempat dia lalui.
Becca berdiam, mendengarkan semua cerita itu dengan perasaan campur aduk. Seakan ikut merasakan ketegangan yang terjadi di masa lalu.
“Awalnya aku menolak, aku tidak mau menduakan Athena, meski kami menikah karena perjanjian saja. Tapi para warga mulai meminta seorang anak sebagai pewaris, jadilah aku terpaksa mengambil Aira sebagai selir.” Ujar Raja Basilio menjelaskan semuanya tanpa menutupi apapun, Becca terdiam.
Jadi, saat menikah dengan permaisuri dulu, juga bukan karena cinta ?? Jangan-jangan Raja Basilio menikahinya hanya karena hadiah semata dari sayembara saja ?? Bukan karena cinta ??
“Dan saat Aira mengandung, empat bulan kemudian barulah Athena juga ikut mengandung anak. Aira melahirkan Ebert dan Athena melahirkan Aldert.” Ujar Raja Basilio menjelaskan semuanya, tapi ada sesuatu yang menganjal di sana.
“Tapi.. Istriku, Athena meninggal setelah melahirkan Aldert, jadilah anak itu tumbuh dengan rasa kebencian pada Ebert, dia berpikir jika ibunya meninggal karena adanya Aira, sebagai selirku.” Ujar Raja Basilio menceritakan mengenai kedua putranya, yang sempat memiliki ketegangan dan hubungan yang tidak harmonis.
Becca terdiam, pantas saja Pangeran Aldert sama sekali tidak dekat dan cenderung mencoba menyalahkan Pangeran Ebert, rupanya karena ada emosi dendam di masa lalu.
“Becca..”
Wanita itu menoleh ke arah suaminya, dia melihat Raja Basilio mengambil tangannya dan menaruh pada dada bidang sang raja, lalu tersenyum ke arah istrinya.
“Meskipun dulu aku menikah dengan Athena karena perjanjian atau mengambil Aira demi mendapatkan anak, tapi disini aku menikahimu bukan karena terpaksa.. Mungkin saja kita memang berjodoh, tapi kau belum lahir saat itu.” Ujar Raja Basilio tersenyum manis, membuat Becca memerah di sana. Tangannya bisa merasakan dada bidang yang keras dan padat di sana.
Astaga, kenapa sang raja malah sengaja membawa tangan istrinya ke arah bentuk tubuh yang sangat di sukai oleh Becca ?! Becca meneguk salivanya diam-diam, bahkan kini menahan dirinya yang malu.
“Aku tidak memaksamu untuk memiliki anak, tapi jika sampai keinginan Aldert terpenuhi, maka aku akan sangat senang.” Lanjut sang raja sembari tersenyum miring, membuat Becca mengalihkan pandangannya, demi menutupi wajahnya yang memerah itu.
“Ja.. Jangan seperti itu..” Celetuk Becca dengan malu-malu, sang raja hanya terkekeh pelan, dia kemudian menarik istrinya hingga terjatuh di atas dada bidang dan keras itu.
“Setelah praktek ciuman, apakah kau mau.. Latihan yang lebih, sayang ??” Tanya sang raja dengan jahilnya, membuat Becca semakin memerah, bahkan kini telinganya juga ikut merah.
Wajah Becca dan Raja Basilio sudah sangat dekat, hingga membuat suasana sedikit berubah di sana.
“Ah.. Basil.. Aku..”
Cup.
Satu ciuman kembali di berikan sang raja pada bibir istrinya. Dia merasa sangat gemas pada bibir merah muda nan mungil, yang terus bergerak seakan sedang menggodanya, sementara Becca sendiri terkejut dengan tindakan itu, tapi kali ini dirinya tidak bisa melakukan apapun, karena sang raja memegang tubuh dan tangannya begitu erat.
Ciuman kali ini sedikit berbeda, sang raja menjilat dan menggigit bibir merah muda itu, membuat sensasi yang jauh lebih panas dari sebelumnya terasa, tanpa sadar Becca membuka mulutnya, dan membuat sang raja langsung memasukkan lidahnya ke dalam.
Pergulatan lidah itu, membuat tubuh Becca melemah, dan sang raja langsung membalikkan keadaan dengan mengurung istrinya di bawahnya. Wanita itu sempat memukul bahu suaminya, saat merasakan dia mulai kehabisan nafas.
Sang raja melepaskan ciuman itu, membuat sebuah jaring saliva terhubung di antara mereka. Raja Basilio tersenyum miring, sementara wajah Becca memerah di sana, matanya mulai sedikit sayu seakan merasakan sensasi yang membuat dirinya kehilangan kendali.
“Sangat bagus sayang~ Bagaimana.. Jika kita melakukan lebih ??”
“Ja.. Jangan..” Becca berusaha memberontak karena malu, tapi sang raja hanya terkekeh pelan melihat penampilan istrinya itu.
Raja Basilio kemudian mengarah pada leher putih istrinya, mengecupi dengan lembut, membuat sensasi geli mulai menyetrum tubuh Becca.
“Mulai besok, jika Keluarga Jenderal Orson berbicara apapun padamu, jangan dengarkan.. Aku mencintaimu, bukan seperti kisah masa laluku. Paham ??” Bisik sang raja dengan nada lembut, tapi juga menggoda, bahkan menjilati daun telinga Becca.
“Pa.. Paham... Geli.. Basil~” Becca mulai merajuk manja merasakan sensasi geli itu semakin kuat di tubuhnya.
“Si.. Siapa mereka ??” Tanya Becca lagi, sebelum kehilangan kendali akibat sensasi geli itu.
“Jenderal Orson adalah kakak dari Aira. Jadi, jangan pernah terprovokasi oleh perkataan mereka.” Bisik sang raja dengan lembut, Becca menganggukkan kepalanya secara perlahan.
Sang raja kemudian mengangkat kepalanya untuk melihat wajah istrinya yang terlihat sangat menggemaskan.
“Kau sangat menggemaskan, sayang ?? Apa kau sudah siap ??” Tanya Raja Basilio dengan senyuman miring, membuat Becca menggelengkan kepalanya pelan.
“Ja.. Jangan sekarang.. Besok kita ada acara..” Ujar Becca mencoba menolak dengan menyadarkan dirinya, sang suami hanya terkekeh pelan melihat penolakan itu.
“Kau berani menolakku ?? Bahkan dulu istriku tidak berani menolakku~”
“Aku bukan istrimu.. Yang dulu..”
Raja Basilio tersenyum miring, dia kemudian mengelus rambut istrinya dengan lembut, “Benar, kau adalah istriku yang sangat aku cintai. Berbeda dengan yang dulu. Baiklah, kita tidak akan melakukan apapun malam ini sayang.”
Sang raja kemudian mengubah posisinya dengan berbaring di samping istrinya, sembari memeluk sang wanita dengan erat.
“Jangan pernah mencoba melarikan diri atau kabur dariku~” Bisik sang raja dengan lembut, lalu mengecup daun telinga istrinya.
Becca yang melihat itu semua, hanya memalingkan wajahnya sedikit malu dengan ucapan memuja sang suami. Padahal awalnya Becca marah, saat suaminya malah membawa mendiang istrinya dulu, tapi kini sang suami kembali menggoda dan membuatnya malu di sana.
...
“Ayah bagaimanapun, aku ingin wanita itu di keluarkan dari istana !! Aku tidak rela, dia menjadi pengganti Bibi Aira disini !!”
“Tenang saja, aku sudah memikirkan ide untuk menyingkirkan gadis itu. Lagipula dia masih sangat muda, jadi gampang untuk kita singkirkan.”
“Tapi, Yang Mulia terlihat sangat mencintainya, berhati-hatilah, atau kita yang akan tersingkir dari istana ini.”
“Itu mustahil, serahkan saja semuanya kepadaku.”
❤️👑❤️👑❤️👑❤️
Duh nyari mati emang Keluarga Jenderal Orson itu, memang yakin bisa menyingkirkan istri yang sangat di sayangi oleh Raja Basilio 🙄🙄
Oh, ternyata dulu Raja Basilio enggak cinta sama istrinya dan selirnya, kasihan juga ya nasib Pangeran Aldert dan Pangeran Ebert, lahir dari perempuan yang enggak di cintai sama ayah mereka 😔😔
Tapi ya, tetep di jadikan pangeran sih, punya kekuasaan dan tahta 😏😏
gapapa publish aja cerita baru pasti aku baca semua 😍😍😍🔥🔥🔥
gak papah lah klo masih seawet muda brad pitt🤣🤣🤣
latar kerajaaan bgini makin seru thor, berasa ky di novel2 terjemahaan. 😄
semangat thor😄