NovelToon NovelToon
Pembalasan Sang Pewaris Api

Pembalasan Sang Pewaris Api

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Timur / Balas Dendam / Spiritual
Popularitas:70k
Nilai: 5
Nama Author: SSERAPHIC

Semua ini tentang Ling Yi, gadis desa rupawan yang kebahagiaannya direnggut oleh bencana tak terduga. Pasukan jahat dari suatu organisasi rahasia sengaja membakar rumah yang menewaskan ibunya dan sang ayah turut dibawa oleh mereka tanpa ada ampun. Namun disana Ling Yi turut menyadari keistimewaan dirinya yang kebal terhadap api. Kini api bukan lagi penghalang. Kobaran api malam itu pun jadi saksi bisu untuk semua kepedihan dan rasa sakitnya, menyelimuti rumahnya juga dirinya dengan penuh kebencian yang kian mengepul dalam dendam.

"Malam ini aku bersumpah! Kalian semua pasti akan musnah dengan apiku sendiri!"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon SSERAPHIC, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 21. Tinggal Di Sini?

"A-apa maksud anda, tabib?" tanya Ling Yi dengan suara gemetar.

Sang tabib pun mengangguk pelan, dan melanjutkan dialognya untuk menjelaskan lebih rinci mengenai kondisi Ling Chen saat ini.

"Gua, bukanlah suatu tempat yang mudah untuk dihancurkan. Pasti membutuhkan tenaga ekstra untuk bisa menghancurkannya. Dan sepertinya, untuk membantu kalian menghancurkan tempat itu, ayahmu telah dengan sengaja menghabiskan seluruh kemampuan elemennya, dan mewariskan seluruh sisa-sisa energinya kepadamu. Dengan kata lain, dia telah kehilangan harta warisan leluhur dari dalam tubuhnya, dan membuat qi dalam dirinya terganggu. Itulah mengapa, ia sampai muntah darah, dan tubuhnya melemah dengan sangat drastis,"

Mendengar hal itu, Ling Yi menggelengkan kepalanya seolah tak percaya dengan jawaban yang di berikan.

"Tidak- ayah... itu tidak benar, kan? Ayah tidak benar-benar melakukan hal itu, kan?" tanya Ling Yi pada ayahnya.

Sang ayahnya hanya bisa tersenyum dan membelai lembut kepala putri semata wayangnya itu.

"Maaf, Ling Yi. Yang tabib katakan benar. Ayah memang sengaja mewariskan seluruh energi ayah padamu. Jadi, ayah tidak bisa lagi mengendalikan elemen api untuk ke depannya," ucap sang ayah dengan lembut.

Ling Yi pun menitihkan air mata setelah mendengar jawaban langsung dari sang ayah. Ia benar-benar tidak menyangka, bahwa ayahnya serius dengan perkataannya saat di gua, dan benar-benar mewariskan seluruh energinya padanya.

"Maaf ayah... maafkan aku. Karena aku, k-kamu malah-"

"Sudahlah, Ling Yi. Tidak perlu bersedih. Ayah hanya menginginkan, kamu bisa tumbuh menjadi wanita yang hebat, dan terus bertambah hebat untuk ke depannya. Ayah yakin, kamu pasti bisa mewujudkan impian ayah," ucap ayahnya yang langsung menyela untuk berusaha menenangkannya. "Bagaimana? Kamu bersedia, kan? Kamu mau kan menjaga kepercayaan, ayah?"

Ling Yi terpaku menatap ayahnya dengan kedua mata yang basah. Ia pun menyentuh tangan sang ayah yang sudah menempel di pipinya, memejamkan mata untuk merasakan kehangatan dari belaian tangan yang sudah semakin keriput itu.

"Teruslah berjuang, Ling Yi. Doa ayah, akan selalu menyertai langkahmu," lanjut Ling Chen, yang terus berusaha untuk mendapatkan jawaban dari sang putri.

Air mata Ling Yi pun menetes semakin deras. Ia tertunduk lemah tepat di sebelah ayahnya. Sesak, rasa bersalah, sedih, haru, semua itu seolah bercampur aduk menjadi satu memenuhi rongga dadanya saat ini.

Merasa tak mampu berkata-kata lagi, Ling Yi pun akhirnya memilih memeluk leher ayahnya supaya tidak melukai punggungnya, dan menumpahkan tangisnya di pelukan sang ayah.

"Terima kasih, ayah... terima kasih..."

Ling Chen akhirnya ikut merasakan haru. Ia membalas pelukan Ling Yi dengan penuh kelembutan, sembari membelai kepala putrinya itu untuk menenangkannya.

Di sisi lain, sejak tadi Raja Xiao Wei terus memperhatikan interaksi harmonis antara ayah dan anak itu dengan penuh rasa gembira. Kini tibalah baginya bersuara untuk berusaha mencairkan suasana.

"Baiklah! Sebentar lagi sudah waktunya makan siang, bukan? Bagaimana... kalau sekarang kita semua bersiap, dan berkumpul kembali nantinya di meja makan?" ucap Raja Xiao Wei dengan raut wajahnya yang sumringah.

"Bagaimana, Ling Yi? Kamu pasti sudah merasa lapar, kan?" timpal Xiao Feng menambah candaan sang ayah.

Lambat laun, perkataan itu akhirnya sukses mengembalikan keceriaan Ling Yi. Ling Yi terkekeh kecil, dan tangisnya pun mulai mereda. Ia menguraikan pelukannya, dan mengusap kedua pipinya untuk menghapus air mata yang sempat menetes di sana.

"Memangnya hanya aku saja, apa? Sebetulnya kamu pasti juga sudah kelaparan, kan?" jawab Ling Yi berusah membalas meledek Xiao Feng.

Xiao Feng pun hanya terkekeh melihat sang pujaan hati yang berhasil terhibur karena dirinya. Begitu pula kedua ayah mereka yang turut tersenyum, di buat gemas menyaksikan perkelahian kecil dalam interaksi anak-anak mereka.

"Yang Mulia, kalau begitu hamba pamit undur diri terlebih dulu. Permisi," ucap Yan Cheng yang tiba-tiba bangkit dari duduknya, dan melangkah menuju pintu keluar.

"Hm? Memangnya kau mau pergi kemana?" tanya Xiao Feng sembari menyeringai, seolah paham dengan perasaan Yan Cheng saat ini.

Yan Cheng pun menghentikan langkahnya, dan menoleh ke arah Xiao Feng dengan tatapan yang kembali sengit. "Sepertinya aku hanya sedikit lelah. Aku akan mencari udara segar sejenak. Sudah, ya?"

Setelah itu, Yan Cheng akhirnya benar-benar keluar dari ruangan itu.

"Dia kenapa, ya? Kok kelihatannya aneh?" cetus Ling Yi dalam hatinya, yang belum merasa paham tentang apa yang Yan Cheng rasakan saat ini.

"Sepertinya, kalian semua begitu kelelahan ya?" ucap Raja Xiao Wei sembari menatap kepergian Yan Cheng dari ambang pintu. Sesaat kemudian, ia lalu beralih menatap Ling Chen dan juga Ling Yi bergantian.

"Ling Yi, bawalah ayahmu ke kamar untuk beristirahat sejenak, sembari menunggu pelayan menyiapkan makan siang. Dengan begitu, maka kalian berdua juga bisa beristirahat dengan lebih nyaman di sana,"

"Baiklah, Yang Mulia. Maaf sudah merepotkan. Hamba mengucapkan terima kasih banyak atas kebaikan anda,"

"A-apa? Kamar?"

Ling Chen terpaku mendengar perkataan Raja Xiao Wei, dan belum berhasil memahami situasinya.

"Benar, Ling Chen. Kamar. Mulai sekarang, kamu bisa beristirahat di kamar Ling Yi, dan tinggal di istana ini dengan nyaman. Atau, jika kamu menginginkannya, kami juga bisa kok memberikan satu kamar lagi, khusus untukmu,"

"A-apa? Apa maksud anda, Yang Mulia? Apakah selama ini, Ling Yi tinggal bersama kalian? Bukankah seharusnya sekarang kami kembali ke tenda pengungsian saja bersama warga desa yang lainnya?"

Ling Chen mengucap terbata-bata dengan penuh perasaan bingung. Raja Xiao Wei pun hanya bisa terkekeh gemas menatap pria di hadapannya itu yang terlihat kebingungan.

"Ling Chen... Ling Chen... kamu lucu sekali, ya? Apakah kamu benar-benar belum mengerti alasanku membawamu kemari?"

Ling Chen hanya terdiam dan menggelengkan kepalanya perlahan.

"Baiklah, biar aku jelaskan," ucap Raja Xiao Wei sembari mendudukkan diri di tepi ranjang Ling Chen.

"Begini, Ling Chen. Kamu masih mengingatku, kan?"

Ling Chen pun tersenyum mendengar perkataan itu.

"Tentu saja, Yang Mulia. Tentu saja aku mengingat anda,"

"Haha... syukurlah," ucap Raja Xiao Wei sembari tertawa ramah. Setelah itu, ia pun melanjutkan dialognya sembari menatap lekat ke arah Ling Chen.

"Ling Chen, aku masih bisa mengingatnya dengan jelas. Puluhan tahun lalu, kita bertemu saat kita masih melajang. Meskipun saat itu kita berdua tidak saling kenal, tapi kamu sudah dengan sangat baik hati mau menyelamatkanku dari maut. Jika bukan karenamu, tidak tau apa yang akan terjadi padaku sekarang ini. Semenjak kejadian itu, aku pun sudah menganggapmu sebagai seorang sahabat, dan merasa begitu berhutang budi padamu,"

Ling Chen hanya bisa tertunduk diam. Senyumnya merekah setelah mengingat momen-momen mengharukan yang baru saja di ceritakan oleh Raja Xiao Wei.

"Ling Chen, sekarang, aku ingin membalas semua kebaikanmu yang telah kamu lakukan untukku. Oleh karena itu, aku mohon, izinkan aku untuk menolong kalian berdua, dan tinggallah di istana ini untuk seterusnya,"

"A-apa? Tinggal di sini?"

.

.

.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

...BERSAMBUNG......

1
@cokky🐰
up mom
۶۟ৎ $𝐸𝑅Λ ۶ৎ: aloo/Applaud/
total 1 replies
☕︎⃝❥Mengare (Comeback)
aku gak espek bakal sesedih ini bacanya 🥲
۶۟ৎ $𝐸𝑅Λ ۶ৎ: makanya baca/Doge/
total 1 replies
☕︎⃝❥Mengare (Comeback)
Sera, sistem chat ku rusak /Sob/, gak bisa chat di GC
☕︎⃝❥Mengare (Comeback): wkwk🤣 bacanya karena ada maunya. soalnya yang lainnya pada aneh-aneh nama penanya /Doge/
total 2 replies
Wang Lee
Semangat🌹
Wang Lee
Aku khawatir kok
Wang Lee
Iya benar
Wang Lee
Ngak akan
Wang Lee
Semangat thor
Wang Lee: Oke, makasih thor🙏
total 2 replies
Wang Lee
Teriak dia
Wang Lee
Ceritanya keren
Wang Lee: masama thor🌹🌹
total 2 replies
Helena
“Tersenyum sayu,” ahh … aku sudah lama tak membaca kalimat itu dalam novel-novel yang kubaca saat ini.
۶۟ৎ $𝐸𝑅Λ ۶ৎ: ah benarkah itu/Doge/
total 1 replies
Helena
Aku bacanya seret yang ditenggorokan/Facepalm/
۶۟ৎ $𝐸𝑅Λ ۶ৎ: hah😭😭😭
total 1 replies
⃟☘︎Unspk🐉⃝Λ𝐋𝐒𖤍
Ehhhhhhhh??? kakak??!
۶۟ৎ $𝐸𝑅Λ ۶ৎ: hooh👁👄👁
total 1 replies
⃟☘︎Unspk🐉⃝Λ𝐋𝐒𖤍
¿?( ’º👄º )¿?




kok ada (@) 🗿🗿🗿
۶۟ৎ $𝐸𝑅Λ ۶ৎ: 😭💅🏻typo
thnks bebb
total 1 replies
⃟☘︎Unspk🐉⃝Λ𝐋𝐒𖤍
🗿dan kalo terang itu siang
۶۟ৎ $𝐸𝑅Λ ۶ৎ: hadeh🚶‍♀️
total 1 replies
⃟☘︎Unspk🐉⃝Λ𝐋𝐒𖤍
Kamu nanyak? kamu bertanya-tanya? /Doge//Sly/
۶۟ৎ $𝐸𝑅Λ ۶ৎ: masih lanjut toh/Doge/
total 1 replies
⃟☘︎Unspk🐉⃝Λ𝐋𝐒𖤍
ᗩᒪIᗩՏ dukun🗿
۶۟ৎ $𝐸𝑅Λ ۶ৎ: /Curse//Curse//Curse/
total 1 replies
⃟☘︎Unspk🐉⃝Λ𝐋𝐒𖤍
👁👁 dia raja? kok kayak olang kurang kerjaan ngintilin cewe? dan itu raja balik ga ada pelayan yang nyambut? 🗿tangan kanan?
۶۟ৎ $𝐸𝑅Λ ۶ৎ: kalo lanjut baca bakal jumpa pelayan kok🚶‍♀️
total 3 replies
⃟☘︎Unspk🐉⃝Λ𝐋𝐒𖤍
siapa? 😌💅pendamping masa depanmu
۶۟ৎ $𝐸𝑅Λ ۶ৎ: begitulah/Blackmoon/
total 1 replies
⃟☘︎Unspk🐉⃝Λ𝐋𝐒𖤍
🗿🗿kalo di pikir pikir, kenapa Ling yi bisa dapat undangan dari istana?
⃟☘︎Unspk🐉⃝Λ𝐋𝐒𖤍: /Facepalm//Facepalm/sumpah aku kepikiran loh, karena pengaruh ayah nya kah? kalo emang Sepengaruh gitu, kenapa gak ada yang nolongin dari pihak istana? kehilangan petarung juga kerugian loh, apalagi waktu perang 🗿
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!