NovelToon NovelToon
Clean Off

Clean Off

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Mengubah Takdir
Popularitas:1.1k
Nilai: 5
Nama Author: Daeena

Nomella Kamiyama, mahasiswi pindahan dari New York, tiba di California dengan satu misi: mempertahankan kesempurnaan hidupnya—mulai dari penampilan, kecerdasan, hingga kontrol diri yang absolut.
Namun, panggung sempurnanya terusik oleh kehadiran Zeus Sterling, pria paling populer di kampus yang dikenal sangat hangat, narsis, dan gemar menebar pesona.
Di mata Nomella, Zeus hanyalah gangguan visual yang "sok ganteng," sementara bagi Zeus, Nomella adalah tantangan bagi egonya yang setinggi langit.
Namun, di balik senyum menawan dan keramahan yang luar biasa, Zeus menyimpan rahasia kelam. Ia adalah pria yang aslinya dingin dan hancur, yang kini hidup dalam "identitas" kakaknya, Zayn, yang tewas dalam kecelakaan balap tragis. Zeus menolak semua wanita dan hanya ingin langsung menikah, sebuah bentuk duka ekstrem yang ia jalani demi memenuhi ekspektasi orang tuanya dan dunia.
Ketegangan memuncak saat Nomella mulai membongkar topeng Zeus, memicu sisi gelap sang pria yang berbahaya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Daeena, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#33

Pagi itu, udara Los Angeles terasa lebih dingin dari biasanya, seolah membawa kabar buruk yang membeku di balik kabut. Nomella berdiri mematung di lorong sebuah rumah sakit swasta yang sangat tersembunyi di pinggiran Maryland, ribuan mil dari hiruk pikuk kampus mereka.

Di tangannya, terselip sebuah dokumen rahasia yang diberikan oleh pria yang mengaku sebagai penyidik, di pusat perbelanjaan tadi pagi.

Dokumen itu bukan sekadar kertas. Itu adalah kunci yang membuka gerbang neraka keluarga Sterling.

Nomella menatap melalui kaca tebal ke arah sebuah ruangan sterilisasi tingkat tinggi. Di sana, di atas ranjang yang dikelilingi mesin penopang hidup, seorang pria terbaring lemah. Wajahnya adalah refleksi dari Zeus, namun dengan gurat yang lebih dewasa dan lelah.

Zayn Sterling. Dia tidak pernah mati.

Kenyataan yang selama ini menghancurkan jiwa Zeus ternyata adalah sebuah mahakarya manipulasi yang dirancang oleh Charles Sterling, Ayah Zeus.

Tiga tahun lalu, saat mobil Zayn menghantam pembatas dan meledak, Zeus memang melihat kobaran api itu. Namun, sebelum Zeus bisa mencapai mobil tersebut, ia jatuh pingsan karena syok hebat dan trauma inhalasi.

Di saat itulah Charles mengambil alih. Pria tua yang otoriter itu segera memerintahkan tim medis pribadinya untuk mengevakuasi tubuh Zayn yang hancur sebelum polisi atau pers tiba.

Tidak ada mayat yang ditemukan di lokasi karena memang tidak pernah ada mayat. Mobil itu dibiarkan hangus terbakar sebagai bukti bisu kematian sang "Pangeran", sementara Zayn asli dilarikan ke rumah sakit rahasia ini.

Charles dan Elena merahasiakan segalanya. Mereka membiarkan Zeus hidup dalam rasa bersalah yang mencekik, membiarkan putra bungsu mereka percaya bahwa dialah penyebab kematian kakaknya.

Mengapa? Karena Charles ingin Zeus "bangkit". Ia ingin Zeus yang liar dan dingin itu bertransformasi menjadi sosok yang bertanggung jawab dan hangat—seperti Zayn demi menjaga reputasi Sterling Group.

Mereka tidak pernah menyangka bahwa harganya adalah kesehatan mental Zeus. Mereka tidak menyangka bahwa putra mereka akan menjadi pecandu obat penenang dan terjebak dalam delusi disosiatif.

Kini, Nomella berdiri di sana, menyaksikan kebenaran yang mengerikan.

Zayn telah koma selama dua tahun, dan secara ajaib terbangun setahun yang lalu. Namun, Zayn yang bangun bukanlah sosok "Zayn yang Sempurna" keinginan Charles.

"Aku tidak mau kembali, Pa," suara Zayn yang serak dan lemah terdengar dari rekaman percakapan yang dicuri asisten pribadi yang berkhianat. "Aku ingin dunia tahu aku sudah mati. Aku ingin menjadi Zeus... aku ingin bebas tanpa harus berpura-pura menjadi dewa bagi publik."

Charles murka. Keangkuhannya sebagai kepala keluarga Sterling terluka.

Bagaimana mungkin putra yang ia banggakan menolak tahtanya dan memilih menjadi sampah dingin seperti adiknya yang dulu? Charles lebih memilih membiarkan dunia menganggap Zayn mati daripada membiarkan publik melihat "Zayn yang gagal".

Itulah sebabnya polisi tidak pernah mendapatkan apa-apa. Charles menggunakan seluruh kekayaan dan kekuasaannya untuk menghapus jejak. Seluruh arena balap itu dibersihkan dalam hitungan jam.

Nomella merosot di kursi tunggu rumah sakit. Air matanya jatuh bukan karena sedih, tapi karena amarah yang meluap-luap.

Bagaimana bisa orang tua melakukan ini pada anak mereka? batin Nomella geram. Mereka menghancurkan jiwa Zeus selama tiga tahun hanya untuk sebuah citra perusahaan? Mereka membiarkan dia gila karena rasa bersalah, sementara kakaknya hanya berjarak beberapa jam perjalanan dari sana?

Nomella teringat malam-malam di mana Zeus menangis dalam tidurnya menyebut nama Zayn. Ia teringat bagaimana Zeus membelai perutnya, mencari penebusan dosa melalui bayi yang ia pikir akan menjadi pengganti kakaknya. Semua itu... semua penderitaan Zeus... adalah sebuah kebohongan yang direncanakan oleh orang tuanya sendiri.

Tiba-tiba, ponsel Nomella bergetar. Sebuah pesan dari Zeus.

"Mommy, di mana kau? Daddy dan jagoan kita menunggumu untuk makan siang. Aku sudah menyiapkan salad buah favoritmu."

Hati Nomella teriris. Pria yang mengirim pesan manis itu tidak tahu bahwa pria yang ia tangisi setiap malam sedang bernapas di sebuah ruangan dingin, menolak untuk menjadi sempurna lagi.

Nomella bangkit dengan tatapan mata yang kini berubah tajam. Ia tidak bisa diam saja. Jika ia memberitahu Zeus sekarang, ia takut mental Zeus yang sedang tidak stabil akan hancur total. Namun jika ia diam, ia membiarkan manipulasi Charles terus berlanjut.

Dan ada satu hal lagi yang mengusiknya.

Jika Zayn ingin menjadi "Zeus", dan Zeus sedang berusaha menjadi "Zayn"... maka siapa yang sebenarnya sedang Nomella cintai saat ini?

"Keluarga ini benar-benar gila," desis Nomella.

Ia melipat dokumen itu, menyimpannya rapat-rapat di dalam tasnya. Ia harus pulang. Ia harus menatap wajah Charles dan Elena Sterling, dan ia harus memutuskan kapan saat yang tepat untuk meledakkan bom ini.

🌷🌷🌷🌷

Happy reading dear 🥰

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!