arif biasa dipanggil juragan oleh warga sekitar. arif sendiri ialah duda anak satu, istri nya lebih memilih pergi dengan Selingkuhannya.
*****
anis perempuan cantik ia bekerja di perusahaan menjadi bagian staf desain grafis.
******
"bundaa... " teriak kenzi
"hole akhilnya bunda pulang, kenzi kangen bunda" rengek kenzi memeluk wanita cantik yang baru ia lihat
"hey nak. aku bukan bunda mu sayang" kata anis dengan lembut.
bagaiman dengan kisah mereka selanjutnya?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon isy_yuli, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab 21
keluarga kecil arif sampai di rumah
"mas. minta tolong mandikan kenzi liat tubuh nya banyak mengeluarkan keringat. aku mau masak buat makan siang" kata anis ketika membuka pintu rumah nya
"iya dek. ayo boy kita mandi. bunda mau masak dulu" kata arif
"ok ayah" ucap riang kenzi
di dapur anis membuka kulkas. di sana hanya ada ayam. jadi nya ia memutuskan untuk memasak ayam kecam. setelah berkutak di dapur selama stengah stengah jam masakan anis sudah siap.
anis menuju ke kamar nya untuk membersihkan badan nya.
Ceklek
"emm sudah wangi anak nya bunda" kata anis
"iya dong bunda. kenzi emang halus wangi" kata kenzi
"iya iya. yaudah kenzi sama ayah ke ruang makan dulu. bunda mau mandi ok" kata anis
"ok bunda"
"mau mas bantu mandiin dek" goda ariif
"apaansih mas. gak jelas" kata anis ia langsung lari menuju ke kamar mandi
***
hari ini arif akan membawa anis untuk tinggal di rumah mereka sendiri
"dek jangan di bawa semua. kan kita kapan kapan juga nginap di sini" kata arif yang sedang membantu istri nya memasukkan barang barang nya di koper
"iya mas. ini hampir selesai" kata anis
"mobil mu tinggal di di sini saja dek. takut bapak perlu biar enak. nanti mas telfon miko untuk jemput kita" kata arif.
"iya mas. kenzi mana? " tanya anis
"ada di depan dek. yok" kata arif. ia memegang 2 koper milik sang istri
*
"pak bu anis pamit pulang ya. jangan kangen loh bu sama anis" kata anis
"apa toh wonk rumah nak arif masih di kampung sini. kayak tinggal jauh saja kamu itu" kata ibu zahro
"ishh ibu anak nya di bawa suami nya bukan nya nangis. kayak orang pada umumnya gitu" cibir anis
"boh. sayang air mata ibu " kata ibu
"pak bu. kami pamit pulang dulu" kata arif menyalami mertua nya diikuti oleh istri nya dan anak nya
"kenzi kamu sering sering main ke rumah uti ya, nanti uti buatin puding " ucap ibu zahro
"wahh siap uti. nanti kenzi akan main ke lumah uti" ucap riang kenzi
"ini yang anak nya yang mana sih. ceritanya posisi anak kandung tergeser oleh anak nya sendiri" gumam anis. arif yang mendengar gumaman anis terkekeh
setelah drama berpamitan mereka memasuki mobil yang di supiri oleh miko. hanya membutuhkan 5 menit mereka sampai di rumah arif.
"juragan biar saya yang bawa koper koper nya masuk" kata miko
"baiklah. ayo dek " ajak arif diangguki anis
ketika pintu depan terbuka kenzi langsung berpindah ke posisi depan
"selamat datang bunda di lumah" teriak kenzi membuat kedua orang dewasa kaget seketika , tapi itu semua berubah senyumam
"makasi ya anak bunda. " kata anis mengelus rambut putra nya.
"juragan ini koper nya mau di simpan di mana? " kata miko
"sudah taruk di sana saja, ini buat uang kopi" kata arif sambil menyerahkan uang 200 ribu kepada miko
"tidak usah juragan " tolak miko
"sudah ambil ini" kata arif
"makasi juragan.ini kunci mobil nya. kalau gitu saya pamit ke kadang lagi " kata miko diangguki arif
"yuk dek mas tunjukin kamar kita" kata arif berjalan menuju kamar utama yang di mana kamar arif sekarang sudah menjadi kamar anis juga