NovelToon NovelToon
Sebatas Pengganti

Sebatas Pengganti

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Patahhati / Duda / Penyesalan Suami / Tamat
Popularitas:19.7M
Nilai: 4.9
Nama Author: pipit fitriyani

Cover by @Iqbald26




Nadya Rahman seorang gadis yang menikah dengan duda beranak dua yang berprofesi sebagai dokter.

Kevin Fadila seseorang yang berkepribadian introver, dingin dan bersikap semaunya tanpa memikirkan perasaan orang lain.

Keputusannya menikahi Nadya adalah untuk menjadi ibu pengganti bagi anak Kevin,apakah Kevin menerima pernikahan ini sampai akhir atau dia tetap bertahan dengan keegoisannya.

jangan berharap ada pelakor dan pebinor dicerita ini, siapkan tisu dan selamat membaca.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon pipit fitriyani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kesunyian di dalam Keramaian

Setelah 30 menit berlalu Nadya sampai di kampus tempatnya mengadakan acara wisuda, Nadya adalah mahasiswi berprestasi di kampusnya, tak heran jika dia bisa menyelesaikan kuliahnya tepat waktu dan peraih predikat cumlaude pula. Ahhh dibalik kemalangan nya terdapat banyak anugerah yang harus di syukuri.

Ketika Nadya turun dari ojek onlinenya tak lama Hilda dan kedua orangtuanya datang. Aisyah pun demikian, membawa kedua orangtuanya, Kemudian kedua keluarga ini keheranan kenapa istri seorang dokter muda dan kaya raya hanya datang sendiri diantar ojol lagi, Bu Iin yang sudah tau hal itu seolah memandang iba.

"Assalamu'alaikum semuanya,"sapa Nadya dengan mengucapkan salam.

"Wa'alaikumussalam" sahut semuanya.

"Nad, kok kamu datang sendiri, suami mu mana?"ucap Hilda bertanya.

"Iya, Nad. Masa istri seorang dokter datang sendiri,"sambung Aisyah

"Iya aku datang sendiri, Mas Kevin sedang ada seminar dan dia jadi pembicara, jadi hari ini dia tidak bisa datang," penjelasan Nadya seolah dia tidak apa-apa.

"Tapikan ini acara penting kamu, Nad. Harusnya ada yang mendampingi kamu, kan? ga lucu foto wisuda hanya sendiri," ucap Hilda

"Sudah ahh tidak apa-apa, lagiankan bukan disengaja, toh kalo aku ingin foto bareng keluarga aku bisa pinjam kedua orang tua kalian," sahut Nadya dengan candaan

"Ihhh nggak lucu, Nad. aku sih mending milih nggak datang kalau tidak ada yang mendampingi, " ucap Aisyah

"Kamu berlebihan, acara wisudakan cuma formalitas, lagian kalo aku ngga datang sia-sia perjuangan ku, lagi pula aku ingin nunjukin sama Mama kalo kebaya yang dia buat, aku pake hari ini," ucap Nadya Tanpa beban

Tiba-tiba Bu Iin memeluk Nadya

"Nadya maafkan ibu ya nak, semua ini gara-gara ibu, seharusnya ibu tidak menjodohkan kamu dengan dokter Kevin,"bisik Bu Iin dengan air mata yang langsung ia hapus.

"Tidak apa-apa Bu, ini bukan salah ibu, mungkin ini takdir saya, dan saya menerimanya dengan ikhlas,"

Meereka yang melihat sedikit keheranan, pasalnya Hilda dan Aisyah tidak mengetahui cerita sebenarnya mengenai Nadya dan dokter kevin kecuali Bu Iin, Nadya meminta Bu Iin untuk merahasiakannya dari mereka, Bu Iin menyetujuinya.

"Sudah...sudah kenapa jadi sedih-sedih gini, Baiklah, Nad. Jika kamu mau pinjam orang tua kami untuk berfoto nanti, kami ikhlas, Nad." celetuk Hilda mencairkan suasana.

Namun di arah sebrang ada seseorang yang memperhatikan Nadya, sebenarnya orang tersebut selalu mengawasi kegiatan Nadya setiap harinya,bsiapa yang bersama Nadya, apa yang dikerjakannya dan bagaimana perlakuan mereka kepada Nadya.

Pria yang sedang memperhatikan Nadya berbicara melalui sambungan telepon, ia sedang mengabari seseorang dan melaporkan apa yang dia lihat.

Tak lama kemudian Nadya dan sahabat-sahabatnya memasuki aula yang sangat luas yaitu tempat diadakannya acara wisuda.

Acara demi acara telah dilalui, termasuk sambutan-sambutan yang disampaikan oleh orang-orang penting di jajaran kampus, kemudian memasuki acara inti yaitu mengukuhkan anggota wisuda yang hari ini cukup banyak. Ada dari fakultas kedokteran, fakultas teknik, fakultas sastra , fakultas ekonomi dan masih banyak lagi. Kalau Nadya adalah calon ekonom dia ambil jurusan akuntansi, kebayangkan sepintar apa dia.

Saat acara pemanggilan calon wisudawan akan dilakukan tiba-tiba kampus sedikit gaduh seolah ada seorang presiden yang hadir hari itu, tak lupa para pejabat penting di kampus menghampiri laki-laki tua yang dikuti perempuan di sampingnya, memakai pakaian rapih dan mahal, semua mata tertuju kepada mereka, orang-orang berpikiran sepenting apa mereka sampai disambut dengan penuh kehormatan.

Namun berbeda dengan Nadya, dirinya tidak peduli, dia tetap fokus pada acara yang diselenggarakan oleh pihak kampus.

Satu persatu nama mahasiswa dan mahasiswi dipanggil sesuai fakultas masing-masing, mereka menerima ijazah dan juga pemindahan tali toga dari kiri ke kanan yang dilakukan oleh dekan fakultas, kini saatnya giliran Nadya yang di panggil namanya sebagai lulusan terbaik dengan nilai tertinggi.

Nadya berjalan dengan hati-hati, dia terlihat cantik dan anggun, namun di dalam hatinya begitu bersedih, ditempat yang ramai ini Nadya merasa sendirian, dalam perjalanan menuju panggung Nadya memandang beberapa pasang mata yang tak lain adalah para orang tua wisudawan, namun tidak ada orang yang Nadya tuju di sana. Sekilas Nadya memandang wajah sendu Bu Iin, namun Nadya membalasnya dengan senyuman seolah dia mengatakan kalau dirinya baik-baik saja.

Di atas panggung Nadya mendapatkan hal yang sama dengan yang lainnya, bedanya hanya piagam cumlaude, kemudian ada petugas yang mengabadikan setiap momen yang terjadi di atas panggung dari mulai penyerahan ijazah, pemindahan tali toga dan ucapan selamat dari dekan fakultas, semua itu tak lepas dari buruan kameramen.

Di sisi lain dua pasang mata memandang ke arah Nadya penuh haru, ya orang yang tadi menggemparkan seisi ruangan tengah menatap Nadya, dia seolah mengatakan bahwa 'kami bersamamu'," tentu saja Nadya tidak mengetahuinya.

Saatnya acara penutupan yang dipandu oleh sepasang MC, dan semua meninggalkan tempatnya masing-masing tak terkecuali Nadya, namun sebelum itu Nadya menemui kedua sahabatnya, mereka berselfi ria, kemudian keduanya mengajak Nadya ke sebuah foto studio namun Nadya menolaknya.

"Nadya selamat ya atas kelulusan dan predikat cumlaude nya"ucap Hilda dan Aisyah

Begitu juga ucapan dari masing-masing orang tua Hilda dan Aisyah.

"Selamat ya Nadya semoga sukses kedepannya,"ucap orang tua Aisyah

"Selamat ya Nadya semoga setelah ini kamu bisa menemukan kebahagiaan dan sukses,"ucap Bu Iin dan suami

"Makasih om Tante, Bu Iin dan om. Selamat juga atas kelulusan anak-anaknya yang cantik-cantik ini," jawab Nadya kepada kedua orangtua sahabatnya.

"Sama-sama, kalian juga selamat ya semoga setelah kelulusan ini kita lebih sukses lagi Aamiin"ucap Nadya.

"Kamu sudah sukses, Nad. Kamu istri dari dokter muda yang tampan dan kaya, tidak bekerja pun kamu tidak akan kesulitan finansial,"ucap Aisyah dengan polosnya

Nadya terdiam.

"Kamu bisa saja, aku juga ingin menggunakan ilmu yang didapat selama kuliah, memang nggak boleh kerja ya kalo aku istri dari seorang dokter hehe?"

"Ya nggak juga sih, cuma kan nanti bingung ngabisin uangnya hehe"sahut Aisyah sambil tertawa cengengesan.

"Nad, kita ke studio foto yu? tadi aku sudah mengajak Aisyah dan dia setuju, tinggal kamu ni, kita bikin momen bersama"ucap Hilda membuka suara

"Maaf Hilda kayanya aku ga bisa deh, aku udah ninggalin anak-anak cukup lama, takutnya mereka rewel,"sahut Nadya meyakinkan.

"Bukannya ada Bi Imah dan BI Ira ya yang menjaga mereka?"

"Ya memang, tapi kan tugas mereka bukan mengasuh, itu tugasku"jawab Nadya keceplosan.

"Apa maksud kamu, kok ngasuh tugas kamu emang kamu Baby sitter?"ucap Hilda

Nadya lagi-lagi panik karena dia keceplosan

namun bukan Nadya namanya kalau tidak bisa menjawab.

"Ya kan aku ibu mereka Hilda, harusnya aku yang ngurusin mereka,"

"Jadi kamu nggak ikut ni? yah sayang banget aku pengennya kita foto barengan,"

"Sudah kalian saja, lain kali kan kita bisa foto lagi, kali ini aku harus segera pulang ya,"

Namun saat akan meninggalkan Hilda dan Aisyah tiba-tiba laki-laki paruh baya dan juga istrinya menghampiri Nadya dan memberikan ucapan selamat, tak lupa wanita disampingnya memberikan sebuket bunga yang sangat cantik sebagai hadiah kelulusan Nadya.

Nadya nampak terkejut begitu pun dengan teman-temannya, bagaimana mungkin orang penting itu mengenal Nadya, tatapan haru yang diberikan sepasang suami istri itu seolah ingin memeluk dan mengatakan sesuatu.

***

Terima kasih sudah mampir 😊

Jangan lupa dukungan kalian 💕

1
Langit Jingga
sumpah...nyesek w...
Rinafm Utomo
Luar biasa
Pande Aiiu
mewek mewek deh nih😭😭😭😭
Pande Aiiu
akunya yg nyesek bacanya Thor.😭😭😭😭
pokoknya bikin si Kevin bucin akut😏
Misdina Ningsie Panggabean
😭💔
Daryati Idar
lanjut thor
SITI RAMAH NAIM
😄😄😄biar kn c kevin cemburu...pdn mukanya....sbb no feeling to wife
FUZEIN
CERITA YG SANGAT BAGUS... KONFLIK RUMAHTANGGA TANPA ADA ORANG KETIGA...LOVE SANGAT2
FUZEIN
Terima kasih thir..jakan ceritanu hebat sangat....first time baca novel yang tiasa pihak ketiganya....terbaik♥️♥️♥️
FUZEIN
Aishhhhhh
FUZEIN
Tambah lagi...dan harus mengizinkannya..hehehehhe
FUZEIN
Manis2 buah kelapa..lalalaaa
FUZEIN
😭😭😭😭sesak dadaku membaca...sakit
Ifabila 2
modelan kyk kevin mls kalo sampe balik c😒
Ifabila 2
gelar dokter tp kelakuan kyk ank kcl.. duhhh...gt kok jd dokter ank.g pantes
Ifabila 2
duh jd laki² melempem kyk gini.malesny... seenakny sendiri.
WiEka
oo baper aku. ada ga ya mahluk seperti fairil ini di dunia nyata 😂😂😂
Niken Febriandari
ceritanya bagus. to the point tp bikin greget
Mesra Turnip
wah kisah yang menarik, outhornya sungguh luar biasa, sehat dan bahagia terus yah,,semangat !!!!!
...fhjjskqnqhqoq
mampir dlu deh
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!