NovelToon NovelToon
Menjadi Istri Kedua Sahabatku

Menjadi Istri Kedua Sahabatku

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Poligami / Tamat
Popularitas:5.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: nophie

DALAM PROSES EDIT, MOHON MAAF ATAS KETIDAK NYAMANANNYA

mature content 💏
harap bijaksana dalam membaca, usia diharapkan diatas 18++


menjadi istri kedua bukan keinginanku, karena sejatinya aku tak ingin berbagi
~alana mahen~

aku mencintai sahabat masa kecilku disaat aku juga memuja wanita lain
~narendra sakabumi~

yang suka baper akan cerita poligami lebih baik melewatkan cerita ini
~author~

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nophie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 21.Tanpamu Ku Tak Bisa*

“Iya sayang, aku tadi gak mikir sepanjang itu. Saat Yara drop, aku hanya kepikir perkataan

kalau kamu hamil barangkali akan buat dia semangat, karena dia pingin banget

gendong bayi. Ternyata bener, saat aku ngomong kamu harus segera sehat kalau

mau gendong bayi, dia langsung sadar, dan semangat.” Jelas Saka dengan nada

sendu, Alana tahu Saka sedih, tapi Alana juga tidak mau membohongi Yara.

“Tapi kalau ternyata aku belum hamil gimana, Bby? Aku juga gak mau membohongi Yara, Bby!” potong Alana lagi, Saka kembali bermuram durja.

“Ya nanti  kita bekerja lebih keras, berusaha untuk menghamili kamu lagi toh, Sayangg!” jawab Saka dengan senyum smirk nya , membuat Alana memutar bola matanya karena kesal dengan jawaban Saka

yang membuatnya semakin jengkel.

“ Sesukamulah, aku mau tidur…” lanjut Alana cepat.

“Jangan ditutup, setidaknya biarlah aku dan kamu tidur sambil video call, lumayan untuk

membuat kerinduanku padamu sedikit terobati.” Kata Saka sambil menampilkan

wajah sedihnya.

“Kan baru tadi siang, masa sudah rindu aja?” tanya Alana sambil tersenyum sambil membelai wajah Saka yang sendu di layar ponselnya.

“Kamu gak tau, di apartemen ini aku sendirian… rasanya ingin aku meluk kamu, tapi gak bisa, coba aja bayangin bagaimana rasanya jadi aku?” lanjut Saka dengan wajah kesal, karena dari tadi  dia memandangi tubuh Alana yang sexy tanpa bisa membelai tubuh Alana yang menantang itu.

“ Kapan kamu rencananya pulang?” tanya Alana sambil merebahkan tubuhnya kesamping sehingga belahan dada nya terlihat separuh karena tali kimononya lepas. Tapi Alana tidak terlalu memperhatikan posisi kimononya karena jujur matanya sudah ngantuk berat, dilain tempat Saka yang hanya bisa memandangi Alana tanpa bisa memegang kian menjadi frustasi dengan posisi tidur Alana yang menggoda Junionya.

“Aku gak tau, aku mau mastiin kondisinya dulu sebelum aku meninggalkannya nanti. Kamu gak marah kan kalau aku ngurus Yara dulu?” tanya Saka hati hati, ia takut Alana tersinggung dengan perkataannya.

Tapi Alana hanya mengangguk lemah, kantuknya sudah menyerang, Alana hanya menaruh.ponselnya disamping tempat tidur terpasang di tripod yang biasa dipakainya untuk membuat foto selfi. Sehingga posisi ponsel tetap menghadap ke dirinya

tanpa harus ia pegangin, dan ponselnya di mode loud speaker sehingga Saka sudah

mendengar dengkuran halus yang keluar dari Alana, pertanda gadis itu sudah terlelap.

“Malah dia tidur, yaudah aku juga ikutan tidur ah.” Gunam Saka menyusul memejamkan mata,

tanpa mematikan sambungan video call, sehingga seakan mereka berdua sedang tidur bersama.

 ***

 Sudah hampir 3 minggu lebiih Saka mendampingi Yara, meninggalkan Alana dan Genta. Tapi setiap hari Saka tidak putus putusnya untuk video call dengan Alana, karena masalah pekerjaan atau sekedar menemani sampai tertidur. Meetingpun sementara dilakukan secara online. Beberapa pertemuanpun dilakukan Saka secara online. Begitupun dengan hari ini.

“Sayang, sebelum selesai vidcalnya, kiss dulu dong.” Pinta Saka dengan wajah sendu.

“Ini di kantor, Bby!” jawab Alana sekenanya. Alana malas meladeni permintaan Saka,

karena pasti nanti permintaannya tambah aneh aneh, dari buka satu kancing baju

Alana, trus kayak kemarin pas mau tidur minta Alana membuka baju, supaya Saka

bisa memandang tubuh atas Alana yang polos.

“Cuman kiss aja, sayanggggg!!” sergah Saka dengan suara tertahan.

“Emang kamu dimana sih , Bby?” tanya Alana keheranan.

“Aku masih di apartemen, kalau pas Yara terapi aku gak boleh disana kok. Paling sorean aku

kesana lagi.” Jelas Saka dengan raut wajah lelah.

“Masih belum baik kondisinya?” tanya Alana dengan raut wajah yang sama.

“Belum, kayaknya dia seperti putus harapan. Sebenarnya jujur aku sangat kangen sama

kamu, sayang…” jelas Saka sambil menyugar rambutnya dan mengacak acaknya dengan

frustasi.

“Bby, kamu harus jagain dia, jangan mikir yang engga engga. Mau aku temani? Jadi aku aja

yang berangkat kesana?” tanya Alana sedih melihat kondisi Yara yang semakin

parah. Alana tahu kalau penyakit seperti ini , menuntut mukjizat Tuhan. Manusia

hanya bisa berencana dan Tuhanlah menentukan.

“Ehm, sayang… apa kamu sudah datang bulan? “ tanya Saka dengan hati hati.

“Idihhh kamu kok nanyainnya gitu sih?” tanya Alana balik, sedikit gusar, maunya apa coba?

“Jangan marah dulu sayang… aku nanya begitu soalnya kalau kamu mau jenguk Yara

sedangkan ada calon anak kita di perut kamu, radiasinya sangat berbahaya buat

anak kita.” Jelas Saka dengan lembut.

“Ehmmm, harusnya aku sudah datang bulan, tapi ini emang belum, mungkin karerna cape

juga bisa, ya maju mundur juga sudah biasa, tapi biar kamu yakin aku besok

bakal testpack dulu. “ jawab Alana setelah mengetahui alasan Saka menanyakan

itu.

“Kamu test dulu. Kalau memang kamu hamil, kamu gak boleh jenguk Yara.” Jelas Saka.

“Tapi kalau jenguk kamu boleh gak?” tanya Alana dengan nada menggoda.

“Aku tanyain dokter dulu ya sayang. Yang pasti kamu test dulu aja. Aku belum bisa ninggalin

Yara, kamu gak marah kan?” tanya Saka dengan lembut.

“Ya… sudah resiko jadi wanita kedua… hufffttt!! “ jawab Alana sambil membuang muka.

“Kamu sudah makan sayang? Ini kan waktunya makan siang.” Kata Saka mengalihkan perhatian.

“Lagi gak kepingin makan, pingin makan yang seger seger saja sih, Bby! Nanti aja kusuruh

OB buat beliin bakso, aku malas keluar keluar.” Kata Alana menjelaskan, dia

agak capek setelah mengurus berkas dan menggantikan Saka untuk bertemu dengan

klien pagi tadi.

“Aneh banget! Biasanya kamu makannya banyak loh sayang, kamu juga agak kurusan.” Ujar

Saka sambil memperhatikan bentuk tubuh istrinya yang agak kurus sejak dia tidak

disampingnya.

“Mungkin aku sekarang kalau tanpamu aku tak bisa… ha ha ha .” goda Alana lagi.

“Ck ck ck , istriku sekarang bermulut manis. Siapa yang ngajarin ya?” tanya Saka dengan

raut wajah gemas, kalau seandainya Alana sedang ada disampingnya mungkin Alana

akan habis dimakannya, dia kepalang rindu.

“Kamu lah yang ngajarin aku ngegombal, ngerayu.”goda Alana.

“Sayang, I love you, I miss you, muach muach.” Kata Saka sambil menciumi ponselnya saking

gemas dengan tingkah istrinya.

“Miss you too, Bby! Sudah ya, nanti sore setelah kamu menjenguk Yara, kamu telpon lagi. Bye..”

“Byee sayang muach.” Jawab Saka sebelum mematikan sambungan teleponnya.

Alana memang didera rindu dengan Saka. Ia juga tidak mengerti kenapa. Alana terbiasa

mandiri, mestinya sekalipun Saka meninggalkannya dalam waktu lama, Alana tidak akan ambil pusing. Apa karena sekarang posisinya adalah istri Saka sehingga dia

menjadi ketergantungan dengan Saka?

Alana juga khawatir dengan perubahan tubuhnya, dia mudah lelah, padahal menurutnya dia

tidak bekerja terlalu keras. Apa jangan jangan?? Pikir Alana dalam hati.

.

.

.

TBC

1
Noerlina Akbar
Luar biasa
Noerlina Akbar
Biasa
aisyahcantik
kenapa juga alana mau ikut....
Sivia
kasian Raya....
Aslamiah
ya alloh bisa ditukar gk sih mertua seperti itu dg mertuaku.knp aku punya mertua yg hatinya kaya nenek lampir.ya Alloh maafkan aq jadi membandingkan🤦😭
Jessica
ceritanya menarik
japodoll
Kangen cerita alana dan saka, aku ngulang lagi bacanya… butuh waktu lagi nyari novelnya karna sempat ngilang di noveltoon ku
Nining Fitriyanti
bagus cerita nya
Ana Susana
❤️❤️❤️❤️❤️
Endah Sri Rahayu
ayahnya saka blm tau masa lalu yara dulu ..menurutku pernikahan yara dn saka nga sah ...karna yara dulu blm cerai dgn suami pertama gara gara paman yara sampai anakny yg d lahirikan tidak tau
Tety Tety
kok gak ngerti yg di komen i apa ya kak😊
zahra ou
suruh siapa bangun usaha. urusan bojo sakit ada suster ada dokter. seenggak nya 1bln 2 mnggu kan bisa. 2mnggu di mbok tuwek. hamil jg berat p lg kalo lg pengen nyium ketek suami😁😌
Erlangga Saputra
author hebat..selesai sudah rasa sakit yg yara rasakan.
Erlangga Saputra
thor bikin saka cemburu terus biar saka makin bucin sm allana.dn cepet lupain yara.kl bisa bikin yara ketemu sm anak kandung nya biar bisa pergi dengan tenang..
Erlangga Saputra
author.udh yara jangan di bikin sembuh kasian juga saka cape.dan allana juga kasian dari awal hamil anak pertama kurang perhatian.
Erlangga Saputra
author.yara kasian kenapa lama di siksa sm penyakit nya..kenapa ga di iklasin aja yara biar ga merasakan sakit lg..dan saka bahagia sm allana dn anak2 nya
Erlangga Saputra
lucu abisss ya sama gesrek nya berdua.
Wahyu Kartikasari
sempat kepikiran sih
Wahyu Kartikasari
mungkin kecebong nya saka ekornya 9 😂😂
Rosnelli Sihombing S Rosnelli
top
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!