NovelToon NovelToon
Wanita Simpanan CEO

Wanita Simpanan CEO

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Tamat
Popularitas:18.2M
Nilai: 4.8
Nama Author: cahaya_bintang

Perbedaan kasta yang terlalu jauh membuat Dina hanya bisa menjadi wanita simpanan seorang CEO muda dan kaya, dapatkah ia hidup bahagia bersama irang yang ia cintai dan harapkan, meski semua menentang dan memisahkan Dina dan kekasihnya ?


Update seminggu 5x ya kalau lebih berarti aq lagi baik dan ada waktu lebih

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon cahaya_bintang, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Perfect Holiday #2

Ring Ring Ring

Suara dering telepon mengusik Rey dalam mimpinya, ia terbangun dan mengerjapkan mata menyesuaikan dengan cahaya yang ada dan memijit pangkal hidungnya.

Rey berusaha duduk dan mengambil Hp yang ada di meja kecil sebelah tempat tidur, dan terlihat nama Rita yang tertulis. Sebenarnya ia tak ingin mendengar suara Rita sepagi ini, membuat moodnya jadi jelek pagi-pagi.

"Hallo ada apa ?". Rey menjawab telepon dengan nada suara kesal yang sangat ketara, seolah memberitahu Rita jika ia sangat kesal diganggu.

" Hallo Rey aku dari tadi mengetuk pintu kamarmu tapi tidak kunjung kau buka". Rita menelfon Rey yang kini berada tepat di depan pintu kamar lelaki itu, ia juga kesal karena tak kunjung Rey membuka pintunya.

"cepat katakan ada apa". Rey tak ingin basa-basi dengan Rita. Ia merasa kini lengan Dina memeluk paha Rey membuatnya tersenyum melihat Dina yang begitu menggemaskan kala tidur.

" Aku lapar ayo kita sarapan". Rita menurunkan nada suaranya menjadi selembut mungkin agar Rey setuju.

"Baiklah tunggu aku 15 menit di restoran hotel aku akan menyusul". ucap Rey dan langsung mematikan teleponnya sementara Rita mendengus kesal kala Rey memutus sambungannya sepihak.

Jika bisa memilih ia akan lebih memilih untuk tidur kembali dengan Dina dan hanyut dalam mimpi. Tapi jika ia melakukan itu pasti Rita akan mengamuk dan membuatnya repot. Dengat berat hati ia melepaskan lengan Dina dari pahanya dan menarik selimut untuk menutupi tubuh polos gadis itu.

Rey melangkahkan kakinya ke kamar mandi dan mengguyur badannya dengan shower, selepas itu melingkarkan handuk di pinggangnya seraya mencari pakaian. Dina mengerjapkan mata dan melihat Rey sedang mengeluarkan pakaian yang hendak dipakaiannya.

" Kau sudah mandi ? mau kemana ?". tanya Dina kala melihat Rey hendak ke kamar mandi hingga membuat lelaki itu menghentikan langkahnya dan menoleh ke sumber suara.

"Rita mengajakku sarapan". ucap Rey lalu kembali melangkah ke kamar mandi dan memakai pakaiannya. Setelah selesai ia keluar dan melihat Dina yang sedang kesal.

"jangan cemberut, mandilah dan segera susul aku di restoran bawah, aku sudah punya rencana jangan khawatir". ucap Rey seraya mencium kilas bibir Dina lalu pergi.

Dina sebenarnya bingung memangnya apa rencana yang akan dilakukan oleh Rey. Walau masih kesal namun ia bergegas menuju kamar mandi seraya menyeret selimut karena tubuhnya polos tanpa baju. Ia bergegas menyusul Rey dan tak lupa kaca mata yang sudah bertengger di matanya agar Rita tak menyadari keberadaannya.

******

Terlihat Rey dan Rita duduk berhadapan. Dina memilih tempat duduk yang tidak terlalu dekat namun masih bisa melihat mereka tanpa membuat Rita curiga. Diambilnya buku menu untuk menutupi wajahnya hingga tak sadar jika ada pelayan yang datang untuk mencatat pesanan.

Terlihat mereka makan bersama sambil bicara, dan Rita mencoba untuk menyuapi Rey, membuat Dina marah hingga menancapkan garpu di meja, membuat tamu yang duduknya tak jauh dari Dina bergidik ngeri.

Ungtung saja Rey tak mau Rita menyuapinya. Dina yang terlalu fokus dengan mereka berdua hingga tak sadar pelayan menyajikan pesanannya. Dia juga ikut makan karena lapar dari semalam Rey tak membiarkannya istirahat.

Terlihat Rita melangkah meninggalkan Rey namun tasnya masih di kursi, itu artinya ia hanya ke toilet, namun Rey terlihat aneh karena celingukan mengamati sekitar dan menuangkan sesuatu di gelas Rita hingga membuat Dina kaget seketika melepas kaca matanya. Namun ia bergegas memakai kaca matanya kembali kala Rita sudah kembali.

Mereka melanjutkan makan namun tak lama Rita kembali ke toilet, membuat Dina mengernyit aneh, cukup lama Rita kembali dan baru akan duduk namun kembali lagi ke toilet dengan berlari.

Rita kembali dari toilet dan terlihat tubuhnya seperti lemas tak bertenaga hingga membuat Dina curiga dengan sesuatu yang Rey masukkan di gelas Rita. Rey memapah Rita pergi dari sana diikuti Dina dari belakang, ia sangat penasaran kemana mereka akan pergi dan ternyata mereka ke rumah sakit.

Dina bersembunyi ketika dokter dan Rey keluar dari ruangan, selepas kepergian dokter ia menghampiri Rey.

"Rey bagaimana kondisi Rita? dia kenapa ? apa yang kau masukkan di minumannya tadi ?" Dina terlalu panik hingga memberikan pertanyaan beruntun pada Rey karena ia takut jika Rita diracuni oleh Rey.

"tenang kopinya hanya aku tambahkan...."

"kau tidak menambahkan sianida kan Rey, bagaiman kau bisa meracuninya ?! lalu bagaimana ini". Rey kesal kala ucapannya di potong Dina bahkan kini terlihat gadis itu panik dan ketakutan, membuat Rey gemas dan menangkup kedua pipinya.

" tenang minumannya tadi hanya ku beri obat pencahar". Kini Dina bernafas lega mendengar Rita tak di racuni.

"lalu bagaimana kondisinya sekarang?". tanya Dina yang terlihat sudah cukup tenang.

"sekarang dia lemah, nanti dokter akan datang lagi untuk mengeceknya". ucap Rey dan lalu menyuruh Dina bersembunyi kala dokter datang kembali dan masuk ke ruangan Rita.

" dokter bagaimana kondisiku ?" tanya Rita yang terbaring dengan infus di tangannya.

" nona sebaiknya anda menginap sehari di rumah sakit dan besok baru boleh pulang untuk kebaikan anda". ucap dokter.

"tapi liburanku habis begitu aku keluar rumah sakit". terlihat jelas wajah sedih juga kesal Rita karena sakit di saat yang tidak tepat sementara dokter berlalu pergi meninggalkan mereka berdua.

"Rey kau akan menemaniku di rumah sakit kan sampai aku pulang". ucap Rita yang masih lemas seraya memegang tangan Rey.

" maaf Rita tadi aku menerima telepon dari klien yang sedang ada di sini dan memintaku untuk bertemu dengannya segera tapi setelah pekerjaanku selesai aku akan mengunjungimu". Ucap Rey lalu melepas tangan Rita dari lengannya.

"Maaf Rita aku harus pergi sekarang". Rita menantap kepergian Rey sampai lelaki itu menghilang dari balik pintu.

Rey keluar ruangan dan menepuk pundak Dina yang sedang bersembunyi di balik tembok. Ia sangat terkejut kala Rey menepuk pundaknya karena ia fikir itu orang lain.

" rencanaku berhasil ayo kita pergi". ucap Rey lalu menarik tangan Dina namun Dina tak bergeming di tempatnya dan membuat lelaki itu menoleh.

"jadi ini yang kau mangsud rencana, yaitu membuat Rita masuk rumah sakit dan kita pergi bersenang-senang begitu ?". ucap Dina dengan wajah menelisik.

" iya memang supaya kita bisa berduaan tanpa gangguan, sudah jangan difikirkan lagi pula dia sudah boleh keluar besok". ucap Rey dan menarik tangan Dina lagi hingga membuat gadis itu ikut pergi dengan Rey.

"Rey kita akan kemana ?" tanya Dina kala mereka sudah ada di dalam mobil sementara Rey masih fokus menyetir mobil.

"kita akan bersenang-senang". Dina mengangkat sebelah alisnya mendengar Rey namun tak lama Rey memberhentikan mobilnya di depan pantai dan terlihat beberapa orang yang juga berlibur, namun segera Dina menutup mata Rey membuat Rey bingung dan mencoba melepas tangan Dina yang menutupi matanya.

" ada apa yang ?" tanya Rey namun Dina malah mempererat tangannya.

"ada bule lewat cuma pakai bikini". kini Dina melepaskat tangannya dan membuat Rey tersenyum melihat wajah Dina.

" kau takut aku lihat mereka, kalau gitu tiap bule pakai bikini lewat kau suruh aja mereka pergi jangan aku dong yang ditutupin matanya". kini Rey terkekeh kala melihat wajah di tekuk mereka.

"masa aku usir mereka semua yang pakai bikini, kan lebih gampang nutupin mata kamu biar gak jelalatan". kini terlihat sekali nada marah Dina namun menggemaskan bagi Rey.

" kalau kamu gak mau mata aku jelalatan, kamu aja yang pakai bikini". ucap Rey.

"terus kamu mau gitu aku dilihatin sama semua cowok disini". ucap Dina kesal.

" pakainya di dalam kamar aja jadi cuma aku yang boleh lihat ". kini Rey tersenyum mesum dan membuat Din ngeri dengan senyuman Rey hingga meninggalkan Rey disana. Rey mengejar dan berkali-kali memanggil Dina namun tak juga gadis itu berhenti melangkah dalam hati Dina yang Rey fikirkan hanya tentang ranjang saja membuatnya malas meladeni lelaki itu.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

****Hai guys ada yang nungguin Dina sama Rey nggak ?

kemarin nih ya aku udah ngetik bab ini dan tinggal aku serahkan aja, tapi tiba-tiba ilang dan aku harus ngeti ulang, seketika pengin marah tapi harus tetep kalem dan sabar, aku harap kalian sabar juga ya nunggu lanjutan Dina sama Rey.

Happy Reading

Jangan lupa like, komen, dan klik Favorit, sama kasih aku bintang ya.

Salam

Cahaya_bintang

1
Sa Tokkin
Luar biasa
Nur Halimah
mantap torrr
Indri Lestari
betul. GK suka ma Dina.. sibuk ma ank org, perhatian ke suami berkurang.. nanti mlh JD ribut
Indri Lestari
Rey tipe cwok pengecut .. GK berani ambil resiko..
Indri Lestari
sebel bgt sama Rey,, GK tegas . laki laki mcam apa Kya gthu .
Indri Lestari
mnding Rey pisah sama Rita.. n akhirnya bersatu dengan Dina.. n Rey tau semua ulah papa nya . n Rey lebih berani lawan ayah nya
Indri Lestari
cb ada cwok di dunia ini Kya gthu ya. . belanja ien hbs byk.. GK mikir sampai 700jt.. mimpi x ya... hahaha.
Yulia Apriawanti
Kecewa
💖syakilah💖
terima kasih atas crita nya thorrr....
💖syakilah💖
nyimak thor....
Rohinem
nyesel deh udah pencet favorit..
Cha
otw terima kasih
rahma wati
otw mampir thor. semangat
Mom Dee 🥰
aku mampir utk ke 3 kalinya 🥰
Zeans Siregar
rey ganas banget bikin anak🤯
Suhana Suhana
berapakalipun aku baca part ini pqsti ujung2nya aku mewek juga 😭😭😭
Cheng xiao
Oalah...
Iiq Rahmawaty
si rey kaya kacung bapak nya😪
Widya Susanto
terlalu meresapi membaca nya,,
sehingga membuat dadakuu sakit.
Henny Piri Tjiang
sedihnya 😭😭😭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!