Menyaksikan perselingkuhan kekasihnya dengan mata kepalanya sendiri dan dicampakkan saat itu juga. Ditiduri oleh pria tak dikenal pada malam dirinya dicampakkan. Dijodohkan oleh sang Papah dengan pengusaha nomor satu di kotanya demi sebuah kerja sama.
Siapa sangka CEO perusahaan ZC Company yang dijodohkan dengannya ternyata pria yang menidurinya malam itu. Ia sangat bersyukur karena ternyata pria itu mencintainya dan memperlakukannya bagaikan ratu.
follow ig: @istikomah50651
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Isti Shaburu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 21
Sampainya di Mutiara Group, semua mata tertuju pada kedatangan keduanya. Baru pertama kalinya Zayn mendatangi kantor milik mertuanya selama menikah dengan Scarlett. Scarlett dan Zayn berjalan menuju ruangan Sebastian sesuai dengan rencana.
Sampainya di ruangan, Sebastian terkejut mendapati menantunya datang bersama dengan putrinya.
“Tu-Tuan muda, mari duduk, mari duduk.” Sebastian menyambut kedatangan menantunya dengan begitu penuh hormatnya membuat Scarlett muak melihatnya.
“Cih, apakah aku tak terlihat,” sinis Scarlett memutar bola matanya.
“Apakah kau merasa tak senang, Sayang? Katakan saja kamu mau bagaimana, aku akan mengurusnya untukmu.” Zayn meraih tangan istrinya untuk duduk di pangkuannya, tentu saja Scarlett dengan senang hati duduk di pangkuan suaminya, ia sengaja bersikap romantis di depan sang papah.
“Sejujurnya iya, tapi karena Papah berjanji akan memberikan saham milik Alia dan Mak lampir itu, jadi aku akan sedikit memperlihatkan rasa senangku hari ini,” sahutnya dengan nada manja, Zayn sungguh sangat senang, meski Scarlett melakukan hal itu hanya memanfaatkan dirinya, tapi baginya tak masalah.
Sebastian menggaruk kepalanya yang tak gatal, ia berpikir kalau putrinya itu akan datang sendiri, tapi nyatanya malah datang bersama dengan menantunya.
Awalnya Sebastian ingin merayu putrinya agar Scarlett hanya meminta satu dari kedua saham itu saja, mengingat Scarlett juga memiliki sahamnya sendiri, ia tak ingin putrinya menjadi pemegang saham pertama sedangkan dirinya menjadi yang kedua.
Namun, sayang seribu sayang, hal itu harus pupus karena menantunya datang bersama dengan putrinya. Terlebih, ia juga belum mengetahui kalau kedatangan anak dan menantunya itu memiliki niat tersembunyi.
“Anda ingin minum apa, Tuan muda? Biar asisten saya buatkan,” tanya Sebastian dengan canggung.
“Aku tak ingin apa pun, aku datang hanya ingin menemani istri tercintaku yang akan bernegosiasi dengan Anda, Tuan Sebastian,” sahut Zayn tanpa memanggilnya Papah.
“Ah, baiklah kalau begitu. Saya akan mengambilkan berkasnya dulu.” Sebastian menuju meja kerjanya, ia menggenggam erat berkas yang telah dipersiapkannya itu seakan tak ela diberikan pada putrinya, padahal Scarlett adalah putri kandungnya dari istri sahnya.
Sebastian berjalan perlahan mendekati putri dan menantunya itu, ia duduk dengan begitu tak nyamannya. Sebastian merasa ada banyak duri pada sofa empuk yang ia duduki.
“Ini berkas pengalihan sahamnya, silakan dibaca dulu lalu tandatangani.” Sebastian memberikan berkas itu pada Scarlett.
Scarlett meraih berkas tersebut dan membacanya, ia tersenyum penuh kemenangan. Saat ini ia memiliki 30% saham dari Mutiara Group, 10% lebih tinggi dari milik Sebastian.
“Aku sudah setuju, jadi aku akan langsung menandatanganinya,” ucap Scarlett dengan puas, sedangkan Sebastian memasang wajah pias.
Sebagai seorang presdir, ia malah hanya memegang saham sebanyak 20% saja, lebih sedikit dari milik putrinya.
“Oh iya, Tuan Sebastian. Saya juga ingin mengajukan satu permintaan. Jika permintaan ini disetujui, maka saya akan memberikan suntikan dana sebesar 1M secara cuma-cuma atas nama istriku. Tapi jika Anda tak bersedia, maka saya akan meminta kembali dana yang telah saya berikan pada perusahaan Anda,” ucap Zayn dengan seringai liciknya, ia tak akan sayang-sayang mengeluarkan sedikit uang demi kebahagiaan istri tercintanya.
Raut wajah Sebastian yang tadinya kusut, kini berubah menjadi semeringah ketika mendengar angka yang lumayan yang akan diberikan secara cuma-cuma itu.
“Permintaan apa yang ingin Tuan muda ajukan, katakan saja saya pasti akan setujui,” sahut Sebastian tanpa berpikir apakah permintaan yang akan diajukan oleh Zayn menguntungkan atau tidak, yang terpenting perusahaannya mendapatkan dana secara cuma-cuma tanpa syarat.
“Saya ingin istri saya memiliki kedudukan di perusahaan ini. Saya ingin posisi wakil presdir untuknya. Bagaimana? Apakah Tuan Sebastian tak keberatan? Terlebih, dia saat ini adalah pemegang saham terbesar di perusahaan ini,” ucap Zayn langsung pada intinya, tentu saja hal itu membuat Sebastian terkejut bukan main, jabatan yang diminta untuk Scarlett bukanlah jabatan yang main-main.
“Wa-wakil presdir? Apakah tak terlalu serakah, Tuan muda? Jabatan Anda minta bukanlah jabatan yang main-main. Saya harus memecat wakil presdir yang saat ini menjabat jika ingin menjadikan Scarlett penggantinya,” tanya Sebastian yang sangat terkejut.
“Anda tenang saja, saya sudah siapkan kedudukan yang lumayan di perusahaan saya jika dia bersedia lengser dari jabatannya. Dijamin dia akan menerimanya karena gaji yang diterimanya akan saya standarkan dari gaji yang ia dapat di sini sebagai wakil presdir. Anda hanya perlu membuat keputusannya saja, esok saya akan datang kembali dengan istri tercinta saya untuk menanyakan bagaimana keputusan Anda. Hari ini Anda bisa membicarakan hal ini pada wakil presdir Anda, saya permisi dulu karena istri saya sudah selesai dengan prosedur pengalihan sahamnya,” sahut Zayn yang memberikan waktu pada Sebastian, ia tak ingin berlama-lama di tempat tersebut karena tak ingin mendengarkan ocehan Sebastian yang tak bermutu.
“Baiklah kalau begitu, saya akan bicarakan hal ini dengan beliau,” akhirnya Sebastian mengalah, setelah ia diangkat tinggi-tinggi kini ia seakan dihempaskan dengan begitu kejamnya oleh menantunya itu, andai Zayn tak memiliki kedudukan tinggi, mungkin Sebastian tak akan begitu hormat padanya.
“Ayu Sayang, kita pergi. Hari ini aku akan menemanimu ke mana pun kau mau,” ajak Zayn dengan begitu mesranya di depan Sebastian, hal itu membuat Sebastian yakin kalau ia harus lebih menjalin hubungan baik lagi dengan menantunya.
“Baiklah. Pah, kita pergi dulu, esok aku dan suamiku akan datang kembali untuk menyelesaikan yang belum selesai,” pamit Scarlett membuat Sebastian tersenyum kecut, sangat kecut melebihi jeruk nipis yang masih sangat muda, ada rasa kecut dan ada rasa pahitnya.
“Aaarghhh... Bagaimana aku harus mengatakannya pada Pak Sugeng. Apakah beliau akan setuju dengan semua ini. Tapi kalau tak setuju pun, perusahaan akan dalam bahaya karena Tuan muda akan menarik dana yang telah ia berikan.”
Sebastian sungguh bingung harus bagaimana, satu sisi ia tergiur dengan penawarannya dan juga demi mempertahankan perusahaan, satu sisi lagi ada harga yang harus dibayarnya demi semua itu. Saat ini Sebastian seperti sedang memakan buah simalakama, terima tawaran Zayn maka dia harus mengatakan yang sejujurnya pada wakil presdirnya yang tak lain adalah sahabatnya sendiri. Tak terima tawaran Zayn, maka perusahaannya akan bangkrut dalam hitungan jam saja karena dana yang fantastis yang telah diberikan oleh Zayn saat menikahkan putrinya akan ditarik kembali.
***
“Kau sungguh kejam padanya, andai saja dia terkena serangan jantung, kau akan menjadi tersangka utamanya,” ucap Scarlett dengan tawanya yang puas melihat raut wajah sang Papah yang dipermainkan oleh suami dadakannya itu.
“Aku melakukannya untuk membuat wanita mesumku bahagia. Aku bisa melakukan apa pun untukmu, jadi kau tinggal katakan saja apa yang kau inginkan, maka aku akan mewujudkannya selagi kau tak berkhianat padaku,” sahut Zayn, ia memang akan memberikan apa saja yang diminta oleh wanita kesayangannya itu.
“Berhenti memanggilku wanita mesum, aku tak mesum,” cebik Scarlett kesal karena Zayn selalu saja memanggilnya dengan sebutan wanita mesum.
“Panggil aku sayang, maka aku tak akan memanggilmu dengan sebutan itu lagi,” pinta Zayn seketika membuat rona wajah Scarlett berubah merona.
*****
Apakah Scarlett akan menuruti permintaan Zayn🤔
Happy reading yah, maaf baru lanjut update setelah sekian hari, karena kontrak baru saja turun
Jangan lupa like, komen, rate ⭐5nya, vote dan hadiahnya untuk menyemangatiku berhalu ria
Secangkir kopi atau setangkai bunga juga tak apa kok😁