NovelToon NovelToon
Cinta Dipenghujung Nafasku

Cinta Dipenghujung Nafasku

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Teen Angst / Romansa / Tamat
Popularitas:365.8k
Nilai: 4.8
Nama Author: Triyani

Bagaimana jadinya jika sesama pasien penghuni rumah sakit saling jatuh cinta??

Akankah mereka merasa bahagia ditengah perjuangan mereka melawan kejamnya penyakit yang bersarang ditubuh masing masing.

kisah seorang gadis bernama Nafisa yang sudah satu tahun ini menjadi penghuni rumah sakit Sentosa Medika.Seorang gadis yang mengidap leukimia stadium 4 yang jatuh cinta dengan seorang pemuda bernama Alvino,penghuni baru dibangsalnya.

Alvino adalah pasien yang mengidap kanker usus.Vino yang merasa putus asa dengan keadaan nya berhasil menerima takdirnya setelah bertemu dan berteman dengan Fisa.

kedekatan keduanya pun berlanjut menjadi kisah cinta manis dirumah sakit ditengah perjuangan mereka melawan penyakit masing masing.

Akankah Fisa dan Vino dipersatukan didunia nyata atau dipersatukan dialam keabadian??

Yuukk saksikan kisah harunya disini...Happy Reading 🥰🥰

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Triyani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab.20

"Maaf,aku khilaf"lirih Vino yang semakin mengeratkan pelukkannya ditubuh polos Nafisa.

"Ini bukan sepenuhnya salah kamu Vin.Ini juga kesalahanku yang tidak menolak bahkan tidak menghindarinya"jawab Nafisa membalas pelukkan dari Vino.

Penyesalan memang tidak pernah datang di awal.Namun semua sudah terjadi,dan kini kedua hanya bisa mencoba menjalani apa yang sudah terjadi.

Setelah sama sama membersihkan diri dan mengganti pakaian mereka.Kedua sejoli itu sama sama keluar dari kamar hotel yang sama.

Keduanya pun memutuskan untuk kembali kerumah sakit karena takut jika terlalu lama diluar tanpa pengawasan dokter maka akan berpengaruh pada kondisi kesehatan keduanya.

Setiba nya dirumah sakit,baik Vino mau pun Nafisa disambut oleh sang Ibu masing masing.Berhubung ini masih siang maka hanya para ibu yang ada disana.

Sementara para ayah akan sibuk bekerja dan kembali bisa berkumpul dimalam hari.Sungguh ironis dan cukup membuat lelah jiwa dan raga.

Namun semua harus dilalui demi anak tercinta yang saat ini tengah berjuang memperjuangkan kesembuhan masing masing.

Vino dan Nafisa pun kembali bersikap normal sepeti tidak pernah terjadi sesuatu pada keduanya.

Keduanya kembali ke rutinitas biasa,sibuk dengan pemeriksaan dan pengobatan yang entah sampai kapan dan entah sampaiana ujung dari perjuangan itu.

Hingga suatu hari kondisi Vino kian hari kian menurun.Dan tanpa Nafisa ketahui jika Vino telah menitipkan nya dan juga sang buah hati jika suatu saat hasil dari perbuatan nya membuahkan hasil.

Alias tumbuhnya janin dirahim Nafisa.Mamah Ratih dan juga Papah Adi sempat dibuat shock dengan pengakuan putra tunggalnya itu.

Namun setelah mencerna lebih baik san lebih dalam lagi,rasanya moment itu wajib mereka syukuri karena,meski Vino akhirnya pergi kembali kepangkuan sang penciptanya.

Namun mereka masih bisa melihat sisi Vino ditubuh lain,yaitu ditubuh calon anaknya nanti.Yang mungkin saat ini tengah tumbuh dirahim Nafisa.

*

*

Nafisa menatap sendu gundukkan tanah yang masih basah dan dipenuhi oleh taburan bunga segar.

Batu nisan yang terdapat diatas gundukan tanah itu bertuliskan nama Alvino Wiraguna.Nama seseorang yang pernah menjadi salah satu kenangan terindah dihidup Nafisa yang penuh perjuangan melawan cancer yanga da didalam tubuhnya.

"Hai Vin,apa kabar?yang tenang disana ya?aku akan menjaga titipanmu dengan baik hingga dia bisa tumbuh dengan baik dan juga sehat"lirih Nafisa sembari mengusap lembut perutnya yang masih rata.

Nafisa terduduk dipinggir makam yang menjadi tempat peristirahatan terakhir Vino.Nafisa mulai menaburkan bunga san juga satu botol air mineral yang tadi dia bawa.

Ditemani oleh sang Bunda dan juga Mamah Ratih,Nafisa memberanikan diri untuk datang ke makam Vino,setelah dua hari pemuda itu dikebumikan.

Awalnya Bunda Ana melarangnya untuk datang,namun Nafisa meyakini sang Bunda jika semua akan baik baik saja.

Nafisa sudah mulai terlihat tegar dan ikhlas menerima kepergian Vino.Nafisa juga nampak tidak menangis saat datang kemakam sang kekasih.

Meski raut wajah nya menapakan kesedihan yang mendalam namun Nafisa tidak mau lagi manangisi kepergian kekasihnya itu.

Kini ditubuhnya tengah tumbuh penggantinya.Nafisa harus menjaga kondisi tububnya agar bisa mempertahankan janin itu agar bisa terus tumbuh sehat hingga nanti mereka dipertemukan saat sang janin dilahirkan kedunia.

"Kami ingin bicara sesuatu Rat dan ini sedikit pribadi"ucap Bunda Ana sedikit ragu untuk menyampaikan berita jika Nafisa tengah mengandung anak dari mendiang Vino.

"Aku sudah tahu,Vino sudah menceritakan semuanya.Apa janin itu benar benar tumbuh?"ucap Mamah Ratih dengan nada bergetar.

Antara sedih dan juga haru bercampur menjadi satu saat ini.Mamah Ratih tidak bisa membayangkan bagaimana bayi itu akan tumbuh tanpa ayah.

Namun disisi lain Mamah Ratih bahagia,karena meski putranya telah berpulang namun Vino meninggalkan sesuatu yang berharga yang wajib mereka jaga.

Bunda Ana sedikit terkejut saat Mamah Ratih mengatakan jika dirinya sudah tahu kondisi Nafisa saat ini.

Kedua ibu itu pun sepakat untuk menjaga Nafisa dan calon bayi itu bersama sama.Setelah cukup lama berbincang Nafisa pun kembali ketumah sakit dengan sang ibu.

Kedatang nya disana disambut oleh pria yang sudah beberapa bulan terkhir menghilang dari pandangan Nafisa.

Reynald nampak sudah duduk dikursi tunggu didepan ruangan rawat inap Nafisa begitu gadis itu dan sang Ibu tiba disana.

Seperti biasa,pria tampan yang semakin dewasa itu menunjukan senyum khasnya dan juga perhatian extranya

"Rey,sejak kapan kamu disini?ayo masuk"Nafisa langsung berhambur kepelukkan sang sahabat saat melihat pemuda itu tengah menunggu kedatangan nya.

"Belum lama,bagaimana kabarmu?"tanya Rey sembari mengurai pelukkan nya.

"Jauh lebih baik,ayo kita bicara didalam"ke tiga nya pun masuk kedalam ruangan itu dan berbincang disana sampai dokrer datang untuk memeriksa Nafisa dan menjeda sejenak obrolan antara Nafisa dan juga Rey.

1
Netty Netty
/Cry//Cry//Cry//Cry//Cry//Cry//Cry//Cry/
Netty Netty
izin mampir thorr,, baru baca tapi qu sdh /Sob//Sob//Sob//Sob/
🌸 Triyani 🌸: iya kak. semoga suka ya sama ceritanya.

yukk mampir di cerita aku yg lainnya 🤗
total 1 replies
TRIDIAH SETIOWATI
bagus
EembuL
astaganagaaaa dadaku sesak bacax 😢😢😢😤😤😤
Wartini
kenapa gak operasi cangkok sumsum tulang belakang thor
Nola
ok
Neng Siti
Luar biasa
Mrs. Ketawang
😭😭😭😭😭
Mrs. Ketawang
Tuh kaaannn,... lawan jenis berdua'an di kmr,..org ketiga pasti setan...
Dan trjadilah.....
Mrs. Ketawang
Knp gak menikah dulu sih thoorrr,jatuhnya kan zina🙏🏻
Mrs. Ketawang
Ya Allah nyesek bgt baca kisah mereka,ttp semangat mski brjuang mlawan pnyakit mematikan😭😭
Maria Magdalena Indarti
Lumayan
My dream
masih sma penasaran ke lanjutkan kisah cinta viona dn Wiliam, berawal dari di penghujung napas cinta smpai akhir menutup mata. 🙏
My dream
assalamualaikum, kak author 🙏 mhn izin mampir numpang baca, meskipun telat menemukan cerita se'bagus ini udh tamat. bikin penasaran excited banget bacanya 💪❤️🔥
Nur Halima
Luar biasa
Rahmawati
bagus bgt ceritanya bikin mewek
Bunda
nyesek😭😭😭
Bunda
😭😭😭😭
Bunda
Luar biasa
Bunda
cancer apa kanker yg benar
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!