NovelToon NovelToon
My Step Brother

My Step Brother

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Cinta pada Pandangan Pertama / Tamat
Popularitas:1.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: Noah Arrayan

Hati Zara Aurora dibuat tak berdaya akan pesona Affan Zayendra. Semua tak akan menjadi masalah andai pria itu bukan putra dari wanita yang diperistri ayahnya.
Wajah yang rupawan serta kebaikan hati yang pria itu miliki membuat hati Zara sulit berpaling, namun siapa yang menyangka diam-diam Affan menyimpan luka yang dalam. Sebuah peristiwa membuat semuanya berubah. Pria penuh kasih itu berubah menjadi sosok tak berperasaan yang bahkan tega menjadikan Zara sebagai budak hasratnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Noah Arrayan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Dua Puluh Satu

Affan menatap nanar pada Zara yang kini hanya bisa terhenyak, sorot mata Affan masih menunjukkan permusuhan dan keraguan atas ungkapan perasaan gadis itu.

"Jangan lakukan ini lagi bang, jangan menyakiti diri abang dengan cara seperti ini. Bunda pasti akan sangat sedih kalo abang menjerumuskan diri abang pada hal-hal yang akan merusak tubuh abang" Ucap Zara lembut.

Tatapan Affan berubah sayu ketika Zara menyebutkan tentang bunda Rhea. Tanpa Zara duga Affan bangkit dari posisi tidurnya lalu menarik Zara ke dalam pelukannya.

"Abang kangen bunda, abang pengen bunda ada di sini" Ucap Affan sambil menangis, ia memeluk Zara semakin erat. Lagi-lagi hati Zara berubah kelu, Zara tau Affan sangat menderita karena ia juga merasakan kerinduan yang begitu besar pada kedua orang tua mereka yang telah pergi.

Zara membalas pelukan Affan dan mengusap punggung pria itu untuk menenangkannya. Air mata Zara ikut menetes, seharusnya mereka sejak awal seperti ini, saling berbagi kesedihan bersama karena hanya merekalah yang bisa benar-benar memahami perasaan satu sama lain. Cukup lama kedua nya berpelukan erat, sesekali terdengar isakan Zara juga keluh kesah Affan.

Affan perlahan melepaskan pelukannya pada tubuh Zara. Ia menatap pada gadis itu, Zara menundukkan pandangannya ketika merasa ada yang berbeda pada tatapan Affan.

Tubuh Zara membeku saat tiba-tiba Affan meraih wajahnya dan menangkup dengan kedua tangannya lalu tanpa Zara duga Affan menyatukan bibir keduanya, mata Zara membulat penuh mendapatkan perlakuan Affan yang sama sekali tak ia sangka. Sekujur tubuh gadis itu terasa panas karena ini adalah ciuman pertama bagi Zara. Ia tak menyangka ciuman pertamanya akan direbut oleh Affan, kakak tiri yang diam-diam ia cintai sejak lama. Di satu sisi ia merasa takut namun di sisi lain ia merasa bahagia karena memberikan ciuman pertama miliknya pada pria yang ia cintai.

Zara sempat terlena pada sentuhan lembut bibir Affan yang mengalirkan letupan indah di dadanya, namun gadis itu mendadak panik ketika ciuman pria itu semakin dalam dan menuntut. Apalagi ketika Affan mendorong tubuhnya hingga rebah ke ranjang.

Belum sempat Zara beranjak dari posisinya, Affan telah lebih dulu menyergap tubuh mungil itu dan kembali menyesap bibir Zara.

Zara berusaha melepaskan diri, ia takut Affan akan hilang kendali. Meski sangat mencintai pria itu namun Zara sama sekali tak siap untuk menyerahkan diri secara utuh pada Affan.

"B-bang..." Suara Zara kembali teredam oleh sesapan bibir pria itu, Zara mencoba untuk meronta namun Kungkungan Affan begitu kuat memenjarakan tubuhnya.

"Bang le-lepashh" Ucap Zara ketika Affan melepaskan bibirnya namun berpindah ke bagian lehernya. Tak Zara pungkiri ada desiran halus menggelitik jiwanya mendapat sentuhan pria itu. Apalagi ketika Affan menghisap dan menggigit kecil beberapa bagian lehernya.

"B-bang Zara mo hon jangan seperti ini" Zara terus meronta untuk bisa terbebas dari perbuatan Affan yang mulai membuatnya terpancing. Zara begitu ketakutan, namun tak juga bisa menolak rasa panas di tubuhnya akibat sentuhan Affan yang perlahan menerbangkan akal sehatnya.

Meski mulai terpancing, Zara terus berusaha untuk melepaskan diri. Ia tak mau Affan menyentuhnya semakin jauh karena Zara sadar Affan saat ini sedang mabuk, Affan pasti tak menyadari apa yang sedang ia perbuat saat ini. Jika pria itu dalam kondisi normal Zara yakin Affan tak akan melakukan hal sejauh ini. Zara bertekad untuk melepaskan diri agar dirinya dan Affan tidak menyesal nantinya.

"Abang sadarlah, ini Zara banghh" Ucap Zara nyaris putus asa karena kini Affan mulai menyingkap baju yang menutupi bagian atas tubuhnya. Zara menyesali tenaganya yang begitu kecil, hingga untuk melepaskan kedua tangan nya yang dikunci oleh satu tangan Affan di atas kepalanya saja ia tak mampu.

Air mata mulai membanjiri wajah gadis itu ketika lidah Affan mulai menyentuh bagian dada yang entah bagaimana Affan bisa melepaskan penutupnya. Pria itu dengan penuh gairah melahap bulatan kecil berwarna pink kecoklatan miliknya yang membuat tubuh nya menegang.

Zara begitu lelah, ia bukan saja harus berjuang melepaskan diri dari Affan namun juga harus berjuang melawan dirinya sendiri. Sentuhan Affan begitu memabukkan hingga menyisah kan sedikit saja akal sehat di otak gadis itu. Affan begitu pintar memancing hasratnya hingga tubuh Zara dibuat tak bisa sepenuhnya menolak sentuhan pria itu.

"Za-zara mohon hentikan bang" Suara isakan dan des ahan tak lagi bisa Zara bedakan. Ia kecewa pada apa yang Affan lakukan namun ia lebih kecewa pada apa yang ia rasakan kini.

Affan menghentikan aksinya, menatap liar pada Zara yang terengah. Entah mengapa wajah lembut gadis itu membuatnya semakin tak bisa menahan sesuatu yang bergejolak di dalam dirinya.

"Kamu menikmatinya kan?" tanya Affan dengan senyum dan tatapan menggoda. Zara hanya menangis dengan wajah memerah, ia merasa malu pada respon tubuhnya yang ia yakini mampu Affan rasakan. Zara menyilangkan kedua tangan di dadanya ketika Affan melepaskan kuncian tangannya, ia berniat bangkit mengira bahwa semua telah selesai.

Namun ternyata Zara salah, permainan sebenarnya baru akan dimulai. Sebelum Zara sempat bergerak Affan dengan cepat meloloskan kain yang melekat di bagian bawah tubuh Zara hingga gadis itu benar-benar polos.

Mulut Zara ternganga dengan mata terbelalak kala Affan merengkuh pinggangnya lalu pria itu membenamkan kepalanya di antara kedua paha gadis itu.

"Abang jangan" jerit Zara tertahan, Zara menarik rambut Affan namun hal itu sama sekali tak mampu membuat Affan menghentikan aksinya, ia begitu menikmati bagian inti tubuh Zara. Lidahnya terus bermain mengeksplore bagian paling pribadi milik Zara hingga membuat gadis itu menjerit beberapa kali. Sepertinya Affan benar-benar kesetanan hingga tak peduli pada setiap penolakan dan permohonan adik tirinya, pria itu terus mengejar penuntasan atas sesuatu yang mendesak di dalam dirinya.

Zara merasakan kepalanya begitu berat, matanya sulit terbuka. Sentuhan Affan seperti melumpuhkan setiap titik sarafnya. Ia tak mampu menahan sesuatu yang mendesak di bagian bawah perutnya, hingga untuk pertama kalinya Zara merasakan sebuah rasa yang begitu sulit ia deskripsikan mencapai ubun-ubun seiring sapuan lidah dan sesapan Affan yang kian cepat, erang an dan desa han lolos dari bibir gadis itu. Seketika Zara merasa dirinya hilang akal

Sementara itu Affan kian bersemangat mempermainkan lidahnya seiring reaksi tubuh Zara yang mulai ramah. Hingga jerit tertahan keluar dari bibir gadis itu bersamaan dengan tubuhnya yang menegang dan bergetar, Zara meremas sprei dengan kuat, ia tak kuasa menahan perasaan yang tengah menerjang nya. Gadis itu mendadak limbung, ia merasa tubuhnya begitu ringan hingga terasa melayang.

Affan menatap pada Zara yang tak berdaya dengan senyum bangga.

🍁🍁🍁

Hai Readers...

Pada liburan ke mana nih?

Tapi tetap mantengin Affan_Zara kan yah?

1
Dysha♡💕
luar biasa,suka bangat
putrie_07
anjj kamar kamar aja
putrie_07: di kamar donk😆😆
total 2 replies
Ebi Hardiyansyah
ending y di luar nurul
Nursina
semangat berkarya
Dewa Rana
maaf ya Thor, saya berhenti bacanya, gak tahan dg keoonan Zara
Dewa Rana
duh Zara
Dewa Rana
nanti kejadian lagi nih
Dewa Rana
Zara bakalan hamil nih
Dewa Rana
geregetan sama Zara oon
Dewa Rana
kok Zara sebebal itu ya....cinta memang membuat orang jadi tolol...
mimief
taunya Sarange Hao🤣🤣
mimief
Luar biasa
Dewa Rana
baru baca , kesan pertama bagus, bahasanya bagus....
yaya
agak kesel sih pas Zara di katain murahan kek anj-😤
SUSANTI SUTISNA
sungguh terlalu lembek si Zara. geuleh
mis.be
gk puas sama endingnya 😭
Bunda
hai kak,ijin baca ya 🙏🏻
Fina Fitriani
bagus banget cerita2 Thor.... aku udh baca semua cerita2 seru dan ringan dibacanya... semoga ada bonchap nya ya Thor.. dan balik LG bikin karya baru disini... salam semangat Thor👏😍💪💪👏👏😍 .....
sherly
Luar biasa
ichapurie
baru kali ini novelnya kak thor perempuannya plonga plongo
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!