karna EKONOMI membuat ISYANA ZIVA harus menjalini kehidupan yang begitu sulit ..hingga datang seseorang yang menawar kan bantuan padanya
apakah ZIVA akan menerima segala persyaratan nya...yuk simak kisahnya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon si imuut, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab 21
Semua menjadi kacau karna berita kehilangan Ziva , Rafa tak bisa berkonsentrasi karna ini semua. Dan Kevin terus mendesak Rafa agar segera menemukan nya
''Rafa kalau aku yang duluan menemukan Ziva jangan berharap kau bisa melihat dia lagi. karna aku akan membawa pergi dia jauh dari sini agar kau tidak bisa lagi menyakitinya.'' Ancam Kevin sambil terus melangkah kan kaki nya keluar dari ruangan Rafa.
***
Seminggu sudah semenjak kehilangan Ziva,tapi belum ada yang bisa menemukan nya.Rafa nampak uring-uringan dan kerjaan nya berantakan, ntah mengapa semenjak kepergian Ziva seperti ada yang hilang dari sisinya. tapi Rafa tak tau apa itu.
Sementara itu Kevin terus mencari keberadaan Ziva tapi sama hasil nya nihil.Tapi pagi itu saat Ziva berjalan di sekitaran lingkungan vila ada sebuah mobil datang dan langsung membawa nya pergi. Ia di tarik paksa masuk kedalam mobil dan di bius hingga tak sadarkan diri.
Satpam yang melihat nya pun berusaha mengejar tapi tak bisa di kejar karna mobil itu melaju terlalu kencang. Satpam pun menelfon Cova untuk memberitahukan semua ini.
Tut.. Tut... Tut...
"*hallo "
"Tuan ada yang menculik nona*" lapor nya.
"*Siapa yang menculik?apa kau tau mobilnya?"
"Nomer plat nya BA xxxx tuan "
"Hmm baik lah aku sudah tau siapa pelaku. Terimakasih untuk infonya*. "
Sambungan telfon pun terputus.
"Si@lan darimana dia tau alamat itu, padahal tak ada satu orang pun yang tau tempat itu. " geram Cova.
Sementara itu di suatu tempat, Ziva tersadar dan kepala mya sedikit pusing karna obat bius itu. Dia melihat disekeliling sangat lah asih. Ini bukan di dalam kamar yamg berada di vila Cova maupun kamar nya yamg di rumah Rafa.
"Dimana aku? Siapa yang telah membawa aku kemari "Pikir Ziva.
Tapi saat Ziva masih sedang berfikir, masuk seorang pria yang berbadan tegap dan menghampiri nya.
"Ah nona sudah sadar ternyata,ini makan siang anda nona silahkan di nikmati. "ucap laki-laki itu.
"Katakan siapa yang membawa ku kesini?dan untuk apa kalian menculik ku! "
"Maaf nona nanti anda akan tau sendiri saat tuan sudah datang. Jadi makan lah dulu,kasihan anak yang ada di perut mu belum makan dari tadi. "lalu sang pria pun pergi dan kembali mengunci kamar Ziva.
Ziva pun menurut karna perutnya memang sudah sangat lapar.
🍁🍁🍁
Malam setelah penculikan itu,belum ada tanda-tanda kedatangan orang yang telah menculiknya.
Amira yang belum menemukan keberadaan Ziva sangat emosi. bagaimana kalau semua ini gagal dan ia akan di tendang dari keluarga Rafa. pikiran nya kacau dan tak karuan. Amira menghubungi selingkuhan nya. dan bertemu di suatu tempat.
''Amira sayang kau kenapa hah.'' sambil mencium tengkuk Amira
''Lepaskan Rian aku sedang tak ingin melakukan nya apa pun. pikiran ku sangat kacau, bagaimana kalau Ziva tak ketemu maka tamat lah riwayat ku."
''Kau tenang saja nanti aku akan membantu mencarinya ,tapi sebelum itu ayo kita bersenang-senang dulu.''Rian terus meyakinkan Amira untuk melakukan . Dan Amira pun mau melakukan nya, ruangan yang dingin dengan ac itu menjadi terasa panas karna pergulatan mereka ,entah sudah berapa kali mereka melakukan nya. Hingga kedua terkulai lemas.
Saat membaringkan tubuh Rian mendapat telfon dari anak buah nya. ntah apa yang mereka bicarakan Amira pun tak bisa mendengar nya.
BERSAMBUNG......
bang Rafa sini ku bantuin rawat anaknya sekalian abang juga 🤭🏃♀️🏃♀️🏃♀️
hayuuu boy nangis yg kenceng ya biar mommy mu sadar bahwa ada kalian yg sangat berarti buat Ziva
yuk semangat up yuk
semoga lancar kehamilan Ziva.
dulu kan Ziva di perlakukan tdk baik sama Rafa bgmn skrg Rafa yg merasakan ngidam yg "payah" n aneh 🤭
biar jd pelajaran buat Rafa 🤣
Rafa merasakan Couvade Syndrome 🤣
tokcer juga nih bibit unggul nya Rafa, selamat yak 😊