NovelToon NovelToon
Jangan Salahkan Suamimu Mencintaiku

Jangan Salahkan Suamimu Mencintaiku

Status: tamat
Genre:Nikahmuda / Selingkuh / Romansa / Tamat
Popularitas:2.2M
Nilai: 4.8
Nama Author: weni3

Sella gadis berumur 18 tahun yang masih duduk di bangku SMA di haruskan menggantikan peran Rika, sang kakak yang sibuk dengan dunianya sendiri. Sella dituntut melayani segala keperluan Dimas hingga menimbulkan kedekatan di antara keduanya.
Sang kakak yang memiliki hasrat diluar batas yang membuatnya sibuk dengan pria yang mampu memberikan kepuasan untuknya, tak menyadari adanya gemercik cinta di antara adik dan suaminya.
Bagaimana nasib Sella setelah kakaknya tau jika dimas mencintai?

Apakah cinta Sella dan sang kakak ipar akan terus berlanjut?

yuk baca ceritanya ....

Ig: weni0192

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon weni3, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bangunin Macan Tidur

Akhirnya Sella pulang diantar oleh Tio, Reno menahan diri untuk tidak mengejar Sella demi menyelesaikan masalahnya dengan Ceri. Sejak tadi Sella hanya diam tanpa mengeluarkan sepatah katapun. Tio melirik Sella yang sibuk melihat keluar jendela, ada rasa kesal dengan Reno karena sikapnya yang ceroboh, model pacaran seperti apa sebenarnya yang Reno lakukan selama ini sebelum dengan Sella!

"Sell, loe nggak sakit hati liat si Reno sama si ceri?" tanya Tio melihat sekilas ekspresi dari Sella yang hanya biasa saja.

"Nerima Reno itu pilihan, tapi untuk cinta sama dia gue belum ada ketertarikan, jadi loe tau tanpa harus gue jawab kan?"

"Kenapa harus nerima dia kalo cuma mau PHP aja?" tanya Tio tidak habis pikir dengan pikiran Sella.

"Gue nggak tega sama dia Tio, nggak cukup sekali dia nembak gue, mana tega gue nolak dia terus, tapi dia tau itu kok. Dia tau kalo gue belum cinta sama dia".

"Setau gue Reno ngejar-ngejar loe selama ini, tapi kenapa dia malah buntingin si Ceri?" tanya Tio heran.

"Mana gue tau, gue nggak mau terlalu berpikir buruk tentang dia sedangkan gue juga belum tentu bener," ucap Sella yang mengingat hubungannya dengan Dimas.

"Kesalahan apa yang loe perbuat?" Tio merasa curiga dengan ucapan Sella yang seakan tabu di telinganya, sedangkan setahunya Sella belum pernah memiliki hubungan dengan siapapun.

"Ya...Ng nggak gitu Tio, namanya manusia kan pasti punya salah, nah gue itu juga kan nggak selamanya bener," jawab Sella setenang mungkin.

"Apa jangan-jangan loe ngejalanin hubungan dengan orang lain di belakang gue dan Tiwi, mulai ada yang loe tutupi dari kita Sell?"

"Nggak ada, loe apaan sich ngapa jadi curiga gitu sama gue?" sewot Sella.

"Karena loe patut di curigai!"

Sella memutar bola matanya dan membuang muka, gadis itu berusaha untuk cuek padahal hatinya mulai gelisah. " Gue tau loe nggak bakal percaya omongan gue io!" batin Sella.

Tio menepikan mobilnya di depan pagar rumah Sella, Sella bersiap ingin turun tetapi Tio menahannya.

"Kenapa lagi?" tanya Sella yang mulai jengah dengan Tio.

"Loe belum mau cerita apa-apa sama gue?"

"Nggak ada yang harus gue ceritain sama loe! loe nggak usah banyak mikirin gue, tenang aja gue baik-baik aja kok." Sella segera mengalungkan tasnya " ya udah gue masuk ya, makasih banget loe udah nganter gue balik! dach...!"

Sella segera keluar dari mobil dan melambaikan tangan ke arah jendela mobil Tio sebelum pemuda itu melajukan mobilnya.

"Huhhf.....loe emang sulit gue bohongin io, loe paling tau perasaan gue!"

Sella segera masuk kedalam rumah dan langsung naik menuju kamarnya, hari sudah menjelang sore tetapi rumah masih tampak sepi. "Kesempatan gue istirahat bentar nich sebelum nyiapin makan malam."

Sesampainya di kamar Sella segera merebahkan tubuhnya di atas ranjang. Dengan satu tendangan bebas ke udara mampu menghempaskan sepatu yang masih menempel di kakinya, kemudian dia lakukan ke sebelah kakinya lagi membuat kedua sepatu Sella terpental tak beraturan.

"Merem dulu bentar lah, capek banget gue." Matanya terpejam dengan kaki yang masih terjuntai kebawah. Tak butuh waktu lama suara dengkuran halus dari Sella mulai terdengar.

Dimas yang baru pulang dari kantor memasuki rumah seraya melonggarkan dasinya, matanya melirik ke arah dapur mencari keberadaan Sella yang mungkin sudah memulai memasak tetapi tak ada pergerakan dari sana.

Langkah kakinya membawa Dimas menuju kamar, tetapi sebelum membuka pintu kamarnya Dimas melirik kamar Sella yang terbuka, Pria itu segera melangkah menuju kamar Sella. Dimas menggelengkan kepala saat melihat sepatu Sella yang sudah bertahta di meja belajarnya dan satu lagi sudah tersangkut di kursi meja rias.

Dimas mengambil kedua sepatu tersebut dan meletakkannya di bawah meja belajar. Pria itu kemudian berjalan menuju ranjang melihat gadisnya yang sudah tertidur nyenyak.

"Sayang!" bisik Dimas di telinga Sella dan hembusan nafas Dimas yang membuat gadis itu terganggu dan membuka matanya.

"Mmmh kakak iseng akh!" rengek Sella saat melihat Dimas yang sudah mengungkung tubuhnya.

"Sayang!" bisik Dimas lagi saat sella mulai memejamkan matanya kembali.

"Kakaaaaakk aku ngantuk banget loh, kakak dari pada ganggu aku mending ikut tidur ajalah," Sella merengek dengan mata yang masih terpejam dan tangan yang sudah menarik Dimas untuk tidur di sebelahnya.

"Udah sore sayang! ini udah jam 6 loh, kamu nggak mau bangun?" lirih Dimas tetapi belum juga ada respon dari Sella. Gadis itu seperti mendapatkan kenyamanan setelah Dimas tertidur disampingnya dengan tangan yang sudah berada di pinggul.

"Capek banget apa yang, padahal aku pengen di buatkan kopi loh sama kamu!"

Mendengar ucapan Dimas Sella seperti tersentak dari tidurnya, gadis itu segera membuka mata dan menoleh kearah Dimas.

"Kakak mau apa tadi?"

"Udah tidur lagi aja dek, ngantuk banget kamu kayaknya, Kakak buat kopi sendiri aja nggak apa-apa kok," ucap Dimas segera terbangun dari tidurnya. Sella segera mencegah Dimas dan menarik tangannya membuat Dimas limbung dan jatuh diatas tubuh Sella.

Kedua pasang mata saling terkunci dengan tubuh Dimas yang sudah menindih Sella.Jarak yang tanpa celah membuat Dimas gerah sehingga membuat miliknya pun ikut meronta.

" Kamu meresahkan sayang!" geram Dimas dengan wajah menahan sesuatu, "berasa banget lagi" batin Dimas saat merasakan dada Sella yang menempel.

"Kakak kenapa?" tanya Sella polos, " eh kak ini apa kok ganjel?" tanya Sella lagi saat pahanya merasakan sesuatu yang tiba-tiba mengeras.

"Eegghhh....." Dimas mengerang saat Sella sengaja menggesekkan kakinya.

"Kak! mukanya kok merah? kakak kenapa?"

Dimas menelusupkan kepalanya ke leher jenjang Sella, mengatur nafasnya yang mulai memburu dan mencoba menahan sesuatu yang sejak tadi meminta untuk di bebaskan. Pria itu bahkan tidak memperdulikan pertanyaan dari Sella yang membuatnya semakin gila.

Namun diposisi ini sungguh tak menguntungkan bagi Sella, dia di buat sibuk menenangkan jantungnya yang semakin berdebar.

Mati gue kalo kak Dimas begini terus, tapi kenapa dia aneh begini sich, itu tadi apa.......oh my God Sella, loe polos apa bego sich itu tadi......Berarti gue udah bangunin macan tidur, mampus gue!!!

Sella menegang saat Dimas sudah kembali mengangkat kepala dan menatapnya intens, pria dengan mata sayunya seakan mengumumkan betapa tersiksanya dia.

"Kamu membuatku menggila sayang, kali ini aku berusaha menahannya tapi untuk lain kali aku nggak bisa janji."

Dimas segera bangkit lalu keluar dari kamar Sella, sella yang melirik Dimas sudah keluar kamar segera melompat dan berlari menuju pintu kamar lalu menguncinya.

"Nggak lagi-lagi kayak gini, bisa abis gue di makan kak Dimas!"

Dimas yang sudah memasuki kamarnya segera menuju kamar mandi dan melirik bagian tubuh bawahnya.

"Loe bener-bener nggak mau tidur nich! terpaksa dech harus solo"

"Aaakkkkkkkhhhhh" Dimas mengacak rambutnya dan melanjutkan apa yang harus terselesaikan.

1
Syamsiar Samude
Rika tdk tulus dgn sgla materi yg di berikan ke adekx kek bukan adek kandung, cm aneh suamix CEO dia desainer malah adekx di bikin jd pmbantu sampai smua keperluan suamixpun dia tdk krjakn nnti trjd suatu hal br mnyesal
May Keisya
apakah mrk bkln ada hubungan yg menjijikan...kita lanjut baca😆
May Keisya
ga ngerti kan org kaya ko ga punya art ya🙄🤦
z u l a i k h a 🌹
Tio sama ceri trnyata 🤣❤️
z u l a i k h a 🌹
Dua2 bodoh... Sakit kepala aku baca novel ni, kebodohan ada di mana2
z u l a i k h a 🌹
Bodoh la dimas ni, cerai jera rika tu ape susahnye.
z u l a i k h a 🌹
Rika hamil?
z u l a i k h a 🌹
Ceraikan rika kalau memang mencintai sella. Dimas sndri thu perasaan dia pada rika dah tak sedalam dulu dan perasaan dia pada sella melebihi perasaanya pada rika. Apa yg susahnya? Dua2 tak cerdik!
sherly
mumet liat kelakuan sella ..
sherly
aneh kamu sella,,, kenapa sulit menjawab dan menolak toh kamu dah istri Dimas.. emang plin plan terlalu susah menolak
sherly
aduh tiooo baik banget sih kamu... kasi jodohlah si Tio nih Thor...
sherly
ya ampun Tio, tulus banget cintamu ke sella...
sherly
eror ini otak si Rika....
sherly
hahaha iya kan saja biar puas si dimas
sherly
kasiannya adek rasa pembantu
sherly
kelamaan dah 2 th Lo masa iya si Dimas ngk tau kelakuan bininya
sherly
ternyata Reno perusak juga
Wahyu Kasep
pasutri open
sherly
gile bener nih si rika
sherly
Dimas nih kenapa tak curiga Ama si rika
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!