NovelToon NovelToon
Terjebak Perang Semesta

Terjebak Perang Semesta

Status: tamat
Genre:Action / Fantasi / Sci-Fi / Fantasi Timur / Perperangan / Peradaban Antar Bintang / Tamat
Popularitas:177.8k
Nilai: 4.9
Nama Author: pejuang imajinasi

Cerita tentang Teknologi super canggih yang di gabungkan dengan kekuatan Kuno Semesta.

Menceritakan pengaturan sang Pencipta dengan menciptakan 9 Segiova dan 9 Gulgara (sang pelindung semesta) dengan di lindungi 10 Jendral.

Kecerdasan membawa nafsu dari makhluk dominan setiap Planet, menjadikan perang antar Planet dan Galaksi tak terhindarkan.

Husgar (sang pembasmi) keturunan sang pelindung Semesta sebagai garda terdepan harus menyelidiki dan melindungi suatu Planet dan Galaksi dari kekacauan.

Hingga Husgar Vize menemukan suatu kesalahan. Dengan di batu kakak kandung yang mengabdikan diri sebagai Pie sang pelindung Husgar..?

#########

Jarak 1 tahun cahaya sebenarnya = 9.467.280.000.000 KM/tahun

Jika ingin mengerti alur cerita secara langsung tanpa basa basi. Mulai baca di bab 84,85,86,87 lalu kembali lagi ke bab 1.
Selamat menikmati.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon pejuang imajinasi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Perbedaan Waktu

"Cara yang dari awal mereka lakukan dan sampai sekarang kita lakukan dari kedua belas Segiova dan Gulgara adalah dengan cara menggunakan teknologi yang ramah agar tidak merusak lingkungan dan habitat sehingga kehancuran karena polusi tidak terjadi, sehingga eksodus makhluk dari Planet yang rusak ke Planet yang masih baik bisa terhindar dan tidak terjadi perang sehingga memberikan kebiasaan untuk tidak saling menguasai akan terjadi dan akan menimbulkan saling membutuhkan antar Planet." Jendral Mozi menjelaskan.

"Tapi Jendral, dengan teknologi yang beragam di semesta ini yang di antaranya sangat canggih bahkan telah menggunakan teknologi robot atau lain sebagainya yang lebih canggih, dan kita akan melawan dan menenangkan mereka hanya dengan teknologi, maaf jendral karena belum pernah saya menemukan teknologi ramah lebih dahsyat dari teknologi fosil dan uranium yang merusak." Husgar Vize meragukan apa yang akan dia lakukan, karena melihat teknologi teknologi mengerikan yang belum pernah dia temukan yang di mana dalam bayangan Husgar Vize, teknology Segiova dan Gulgara jauh dari yang dia lihat di ilusi ini.

Tiba tiba Jendral Mozi bertransformasi ke wujud raksasanya yang berbentuk bayangan kabut hitam yang sebenarnya tercipta dari api bintang, bahkan panasnya dapat membakar dimensi ruang di sekitarnya, oleh karena itu api yang sebenarnya tidak terlihat dan hanya terlihat bayangan kabut hitam karena api bintang dapat membakar dimensi sekitar.

"Nanti kamu akan mengerti kekuatan dirimu dan kekuatan teknologi apapun benar benar akan dapat kamu atasi bahkan aku belum pernah terluka oleh teknologi mereka." dengan raut wajah bangga Jendral Mozi menjelaskan kepada Husgar Vize.

**Di lain tempat**

Pie Jiru melamun di atas tempat tidur.

"Sepertinya ini akan menjadi awal petualangan panjang bersama Hushar Vize. Tidak ku sangka, aku akan terlibat dalam urusan semesta, sesuatu yang rumit pasti menunggu di depan, aku harus mengikuti arahan dari Jendral Mozi untuk menjadi kuat dan sebisa mungkin untuk melindungi Husgar Vize." Pie Jiru berbicara sendiri di dalam pikirannya hingga dia tertidur.

Di Planet Tin-go siang dan malam terjadi dua ratus enam puluh empat jam sekali dan Pie Jiru sudah terbiasa tidak tidur berhari hari karena kerasnya pelatihan militer Planet Tin-go, yang di mana dalam latihan terkadang di tuntut untuk tidak tidur agar terbiasa dalam perang yang panjang.

**Di tempat Husgar Vize berada**

Pandangan di dimensi ilusi telah berhenti dengan diakhiri pertemuan Segiova dan Gulgara yang ke seratus tiga puluh enam.

Dengan berhentinya pandangan tersebut lalu mereka tersadar dan membuka mata dan kembali pada aula musium.

"Setelah ini, kamu istirahat terlebih dahulu di kediaman yang telah aku persiapkan sebelumnya dan di sana telah ada Pie Jiru yang telah berada di sana lebih awal, setelah kamu bangun dari istirahat kita akan bertemu lagi."

"Ingat kata kataku ini Husgar, tidak ada teknologi yang dapat mengalahkan kekuatan kuno yang pencipta berikan kepada kita, kita pengendalinya."

Jendral Mozi berbicara dengan melepaskan alat alat yang sebelumnya terpasang padanya dan beranjak pergi keluar aula tetapi tidak di ikuti oleh Husgar Vize karena Husgar Vize belum dapat berdiri karena masih penyesuaian keadaan, sebelum Jendral Mozi keluar ruangan, Jendral Mozi menoleh kepada Husgar Vize.

"Kamu akan mengalami pusing beberapa saat dan sebentar lagi akan hilang, lalu kamu akan di antar oleh Prajurit ke kamar tamu kehormatan di kediaman yang sudah aku sediakan," setelah mengucapkan hal tersebut, Jendral Mozi berlalu dan pergi.

Dengan kepergian Jendral Mozi dari ruangan tersebut, dua Prajurit yang sebelumnya memang mendapat perintah dari Jendral Mozi ketika di luar, lalu masuk kedalam dan menghadap Husgar Vize.

"Husgar, Jendral meminta kami membantu dan mengantar anda ke kamar kehormatan Planet Galgic."

Kedua Prajurit itu membuyarkan lamunan Husgar Vize yang merasa tampilan ilusi sebelumnya sebenarnya belum selesai, tapi karena Jendral Mozi telah pergi, tidak ada yang bisa di tanyakan selain menunggu besok.

Setelah alat yang melekat di kepala Husgar Vize d lepas, Husgar Vize langsung mengikuti kedua Prajurit yang telah jalan di depannya meninggalkan aula.

**Beberapa saat kemudian**

"Husgar, Kita telah sampai di bangunan kediaman anda, kamar di rumah ini hanya terisi satu, yang di tempati seorang Pie sedangkan sisanya kosong, Husgar bebas memilih kamar yang manapun selain kamar yang telah di tempati."

"Prajurit, apakah Pie yang menempati rumah ini Juga adalah Pie Jiru...?"

"Benar Husgar, dia bernama Pie Jiru."

Nampak senyuman di wajah Husgar Vize setelah mengetahui orang yang di maksud adalah orang yang bersamanya sejak awal."

Husgar Vize langsung memasuki rumah tersebut yang di sambut beberapa pelayan dari dalam.

"Salam hormat kepada Husgar." ucap salah satu pelayan dengan membungkukkan badannya.

"Mari kami antar ke kamar Husgar." dengan mempersilahkan seorang pelayan agar Husgar Vize mengikuti pelayan yang akan berjalan di depannya, dengan berjalan mengikuti pelayan tersebut, Husgar Vize membuka pembicaraan basa basi dan pertanyaannya untuk beberapa hal.

"Pelayan, sekarang kita berada di Planet Galgic sebelah mana...? Apakah Planet Galgic selalu berperang...?"

"Sekarang kita berada di pulau utama, letak pulau utama berada hampir di sisi paling selatan Planet Galgic, sebenarnya di Planet Galgic sendiri belum pernah ada perang, itu karena empat belas bulan penuh, Planet Galgic di huni oleh pasukan pasukan yang selalu siaga melindungi Planet Galgic dari serangan serangan yang datang dari berbagai galaksi...?"

"Planet Galgic selalu di serang?" tanya Husgar Vize penuh dengan keheranan.

"Benar Husgar, sebenarnya Planet Galgic adalah planet yang..." belum selesai salah satu prajurit itu menjelaskan, prajurit yang lain langsung menghentikan dan memperingatkan prajurit tersebut.

"Pertanyaan hal semacam ini bukan hak kita untuk menjelaskan, sebaiknya kamu diam." tegur salah satu prajurit ke prajurit yang akan menjawab.

"Be-benar Husgar, sebaiknya Husgar bertanya kepada Jendral Mozi, saya minta maaf Husgar."

"Husgar kita sudah sampai, ini kamar Husgar, silahkan beristirahat dan sebaiknya kami langsung pergi..."

"Emm... Kenapa aku harus bertanya kepada Jendral Mozi hanya karena pertanyaan sederhana..."

"Maaf Husgar, kami harus pergi..." tanpa menjawab, prajurit tersebut berlalu dan pergi dengan tergesa gesa.

Husgar Vize yang melihat itu hanya menarik nafas panjang dan langsung memasuki kamar yang di maksud.

"Sebenarnya planet Galgic adalah planet yang..."

Husgar Vize terus mengulang kata kata penjelasan terakhir dari prajurit tadi guna memahami arti kata kata yang masih belum selesai di ucapkan.

"Arrgghh... Entahlah... kalimatnya saja belum selesai, kenapa aku harus berfikir begitu jauh, sebaiknya besok aku tanyakan kepada Jendral Mozi.

" Oh iya, di Planet Galgic, satu hari satu malam membutuhkan berapa jam, aku lupa menanyakan..."

"arh..." dengan memukul kepalanya sendiri.

"Kenapa aku sampai lupa menanyakan hal penting tersebut, jika malam di sini lebih panjang dari Planet Tin-go, itu tidak menjadi permasalahan besar, karena aku dapat menunggu selisih waktunya sampai pagi."

"Tapi bagaimana jika waktu d sini lebih pendek, atau bahkan tiga sampai enam kali lebih pendek, bisa bisa aku tidur tiga hari berturut turut karena kebiasaan tidurku."

Karena waktu malam di planet Tin-go mencapai seratus tiga puluh dua jam, kebiasaan Tidur orang orang Panet Tin-go pun terbiasa dalam kisaran waktu itu.

🙏🙏 mohon dukungannya ya, dengan cara LIKE, COMMENT, BERI HADIAH dan VOTE jangan lupa jadikan Favorit😍💕 🙏🙏

1
Deby Ayu
udah binasa pak😭😭
Deby Ayu
tiba2 ada bawang🥺🥺
Novel Hunter
jenderal baatar..🤔 udah mati kan.. bagaimana idup lg yah.. reinkarnasi ya
arfan
jos
Jasimmarseda
Kecewa
Sena Fiana
😄😃😃
🦋⃟ℛ★🦂⃟ᴀsᷤᴍᷤᴀᷫ ★ᴬ∙ᴴ࿐❤️💚
ini baru namanya Jendral,, susah senang selalau bersama prajurit nyaa
🦋⃟ℛ★🦂⃟ᴀsᷤᴍᷤᴀᷫ ★ᴬ∙ᴴ࿐❤️💚
Sombong nyaa si Jendral Boby 😌
🦋⃟ℛ★🦂⃟ᴀsᷤᴍᷤᴀᷫ ★ᴬ∙ᴴ࿐❤️💚
Tertawalah kau sebelum di tertawakan 🤭🤭
🍭ͪ ͩͩ⛅ͧ ͫ ͥմოí
rasa takut yg berlebihan bisa membuat mu tdak bsa berfikir nnt
🍭ͪ ͩͩ⛅ͧ ͫ ͥմოí
bergaya saja mcm la kamiu berani mahu membunuh Husgar.. jgn slah kamu ya..,
🍭ͪ ͩͩ⛅ͧ ͫ ͥմოí
seperti obur2 saja, bentuknyaaa sdh tu.. tapi laen
🍭ͪ ͩͩ⛅ͧ ͫ ͥմოí
dri 12 hari perjalanan Hungaria bercerita tentang roh merah dah putih kepda mustofa.. apa kerana mereka dikenal smpai diberikan laluan untuk jln dgan mudah walapon tdi dihadang seketika saja..10 thn lamanyaa
🍁MulaiSukaSamaKamu(tyas)✅
sungguh identitas Husgar vize sangat luar biasa
🍁MulaiSukaSamaKamu(tyas)✅
lamanya kau latihan pasti kau akan dapat menguasai dengan baik
🍁MulaiSukaSamaKamu(tyas)✅
makannya jadi orang jangan sombong pas kalah aja mau tanya mama nya
Aji Wicaksono: tanya mamanya siapa.. ?😂😂
total 1 replies
Mpok Nana
Husgar di suruh memejamkan mata,, aku juga ikut memejamkan mata
Mpok Nana
Proses penyatuan yg menyakitkan, kasihan jiru & Vize
Mpok Nana
Waah, kerren juga yaa,, papannya bisa jalan sendiri ke tempatnya, memang luar biasa
°°°°°zona perang°°°°°
semangat update thor..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!