Langsung baca saja ya..
Cinta Segitiga antara FAR (FAREL, AISYAH DAN RICO)
yuk kepoin...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nurusysyifa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
21.La Tahzan Innallaha Ma'ana
Rico keluar dari rumah nya dengan tak semangat, wajahnya sama sekali tak mengisyaratkan kebahagiaan Rico sangat tak ingin pergi saat ini.
Celana hitam, kemeja navy dengan tatanan rambut yang klimis karena minyak rambut itulah penampilan Rico sekarang, Penampilan yang khusus untuk hadir di acara pertunangan gadis yang selalu ada di hati dan doanya, Aisyah.
Ya, hari ini Aisyah akan bertunangan dengan Farel bagaimana mungkin Rico akan semangat apalagi bahagia tidak akan mungkin bisa.
Rico menunggangi motornya dengan malas seandainya dia bisa dia akan lebih memilih untuk mengurung diri dan meratapi nasib nya, tapi ini lah yang harus dia lakukan untuk saat ini , ini lah takdir nya yang hari dia jalani.
Meskipun tak semangat Rico harus tetap pergi menyaksikan gadis nya memakai cincin dari laki-laki lain di depan matanya sendiri.
" Ya Allah kuatkan lah aku. Berikan lah aku kesabaran untuk menunggu sesuatu yang memang sudah menjadi takdir ku " doanya sebelum dia benar-benar meninggalkan rumah nya semakin jauh.
Hari ini memang hari sial bagi Rico, gadis nya bertunangan dengan laki-laki lain dan kini di saat ada di perjalanan menuju tempat acara ban motor Rico tiba-tiba bocor dan membuat Rico hampir terjatuh.
" Astaghfirullahalazim " pekik Rico dan langsung menghentikan motornya di pinggiran jalan.
Rico turun matanya celingukan mencari bengkel terdekat untuk membantunya memperbaiki ban nya yang bocor.
Tak ada satu pun bengkel yang terlihat Rico pun memutuskan untuk menuntun motornya sampai dia bisa menemukan bengkel.
Rico menghela nafas panjang, bagaimana bisa itu terjadi di saat dia sangat buru-buru. " ada apa lagi ini? apakah memang aku tak boleh datang ke sana? apakah Allah tak mau melihat aku rapuh di sana? tidak tidak!! aku harus tetap datang, aku harus datang untuk Aisyah " gumam nya dan akhirnya membuatnya semangat untuk menemukan bengkel.
Lelah, haus, kepanasan. Itulah ya Rico rasakan saat ini bahkan peluh keringat mulai membasahi wajahnya. Rico mendongak melihat matahari yang begitu panas hari ini. " Apa kau juga akan mengujiku?" tanyanya pada matahari yang terdiam di jauh sana.
Rico kembali menjalankan motornya hingga cukup jauh dari tempat yang tadi. Dan akhirnya Rico berhenti wajahnya berbinar senang saat dia melihat ada bengkel di depan matanya. " alhamdulilah" ucapnya.
Rico mempercepat laju motornya nya dan datang ke bengkel tersebut untuk memperbaiki ban nya.
" Ada apa Mas? " tanya pemilik bengkel tersebut seraya mendekati Rico dan melihat motornya.
" bocor, Mas. Bisa tolong perbaiki kan?" Tanya Rico dan orang itu mengangguk " bisa cepat sedikit kan Mas? saya buru-buru soal nya. " ucap Rico lagi.
" beres.. " orang itu mengacungkan ibu jarinya kepada Rico dan membuat nya tersenyum senang.
__________
Kebaya coklat muda, hijab dan kerudung coklat dengan warna senada itulah yang Aisyah pakai saat ini. Ada selendang yang menjuntai dari atas kepala nya hingga belakang punggung nya dan juga terdapat mahkota yang indah bertengger di kepalanya dengan manis.
Aisyah masih duduk di hadapan cermin di dalam kamarnya, dia terdiam bukan karena dia gugup, grogi atau apalah namanya tapi yang jelas dia melamun menatap pantulan wajahnya sendiri di dalam cermin.
Aisyah tersenyum pilu, inikah akhir kebebasan nya? inikah akhir dari harapan nya? apakah setelah ini dia tak bisa lagi mengharapkan untuk bisa hidup berdampingan dengan pria yang selama ini ada di dalam doa nya? Aisyah terdiam karena dia bersedih akan nasib nya akan Cinta nya yang tak bisa dia miliki seutuhnya.
Aisyah meraih tasbih dari Rico menatap nya dengan lekat hingga tangis dan tawa penuh luka itu keluar secara bersamaan.
" Bang... maafkan aku " lirihnya begitu menyayat hatinya sendiri.
Riasan, kecantikan yang Aisyah inginkan akan menjadi milik orang yang memberikan tasbih itu ternyata tak terjadi. Kenangan kenangan akan masa-masa indah saat bersama Rico dulu kembali berputar dengan jelas di benaknya membuat nya semakin terisak.
Lima tahun lalu di sebuah pasar malam di atas bianglala itulah kenangan yang tak akan bisa Aisyah lupakan seumur hidupnya, nasehat nasehat yang tak pernah Aisyah hiraukan dari Rico kini dia sesalkan.
" kenapa aku tak mengikuti nasehat Bang Rico dulu, seandainya aku menurut dengan Bang Rico semua ini tak akan terjadi " lirihnya.
Hati Aisyah kini bagaikan pohon yang di terpa sebuah badai yang terus bergerak tak menentu dan tanpa arah.
Aisyah melipat kedua tangannya di meja rias nya menyembunyikan wajahnya yang basah akan air mata di sana sembari terus menggenggam tasbih dari Rico.
" Jika ini sudah takdir ku aku terima, aku yakin semua yang akan terjadi karena memang sudah jalannya. Tapi aku berjanji, jika Bang Rico tak datang maka aku tak akan pernah melanjutkan pertunangan ini " janji Aisyah yang sudah bulat.
Perlahan-lahan pintu kamar Aisyah terbuka dan menampakkan wajah sepupu nya Aisyah yang memakai pakaian seragam yang berwarna coklat sama seperti yang Aisyah kenakan.
Shelvia berjalan pelan dia ragu untuk mendekati Aisyah sekarang tapi dia harus tetap datang ke sana untuk menjemput Aisyah karena acara akan segera di mulai.
Shelvia melihat tangan Aisyah yang menggenggam tasbih dari Rico, Shelvia sangat tau akan hal itu. Setetes air bening keluar dari mata Shelvia namun dia cepat mengusap nya. Shelvia lah sahabat Aisyah yang sangat tahu akan segalanya dari Aisyah, dan hanya dia lah yang mengerti dirinya.
" Aisyah " lirih Shelvia sembari mengelus punggung Aisyah.
Aisyah mengangkat wajahnya dan langsung beranjak untuk memeluk Shelvia " kak " lirih Aisyah hingga air mata nya kembali mengalir deras.
Shelvia membalas pelukan Aisyah membuat nya nyaman dan tak merasa seorang diri " Sabar lah Aisyah, apapun keputusan mu akan selalu ada aku yang akan mendukung mu" ucap Shelvia.
Aisyah melepaskan pelukan nya, mengangkat tangannya membuka genggaman tangannya di hadapan Shelvia.
" Kak, Seandainya semua ini bener-bener terjadi aku mohon kembalikan ini kepada Bang Rico aku tak sanggup untuk memberikan nya sendiri aku tak akan sanggup menatap matanya yang penuh duka akan hal ini. "
Satu tangan Aisyah meraih tangan kanan Shelvia dan menaruh tasbih itu di sana. " aku mohon " ucapnya sekali lagi.
Shelvia menggeleng, ini tidak benar bukan Shelvia yang harus mengembalikan nya, tapi Aisyah sendiri lah yang harus mengembalikan nya pada Rico kelak.
Shelvia kembali menaruh di tangan Aisyah, lalu menghapus air mata nya dengan cepat.
" tidak, Syah! bukan aku yang harus mengembalikan nya, tapi kamu. Kamu yang harus mengembalikan nya." seru Shelvia.
" ta-tapi kak? "
" Sudah, Syah! kamu jangan lemah seperti ini kamu harus kuat, Aisyah ku tak selemah ini." ucap Shelvia berusaha menguatkan Aisyah.
Sekali lagi Aisyah memeluk Shelvia dengan erat hanya Shelvia lah yang dia punya sekarang, bahkan orang tuanya sendiri tak mau tau akan hal ini. " La Tahzan Innallaha Ma'ana ( Jangan bersedih sesungguhnya Allah bersama kita) " ucap Shelvia.
" Hapus lah duka mu, Syah. Apapun yang akan terjadi hari ini biarkan lah terjadi dan hasilnya biarkanlah Allah yang menentukan "
Aisyah melepaskan pelukan nya dari Shelvia menghapus air mata nya dan berusaha tersenyum setegar yang dia bisa.
Aisyah menatap tasbih di tangan nya dengan tersenyum lalu melingkarkan nya di tangan dua kali dan menjadikannya sebuah gelang untuk nya.
Shelvia yang melihat itu hanya tersenyum dan membiarkan itu terjadi jika itu adalah sebuah kekuatan untuk nya biarkan lah Aisyah melakukan nya.
" Sudah siap.? " tanya Shelvia seraya tersenyum pada Aisyah.
" Hem" Aisyah mengangguk dan kembali memastikan riasan nya tidak rusak karena tangis nya tadi.
Mereka berdua pun keluar dari sana dengan bergandengan tangan mengembangkan senyum menyembunyikan duka yang baru saja Aisyah alami barusan.
___________
______________
INILAH BUKTI KATA2 RICO KE IQBAL KMARIN DI RESTO...
RICO - AISYAH
IQBAL - SHELVIA
DANTE - MEYKA
FAREL - FELISHA..
YG MSH TANDA TANYA
FAISAL DGN SIAPA...? AIRA ATAU ANA...??
DN JUGA HASAN - (?????)..
SKRG IQBAL MATI2AN KEJAR2 SHELVIA SEPUPUNYA IHKSAN & AISYAH...