NovelToon NovelToon
PERNIKAHAN YANG TAK DIINGINKAN

PERNIKAHAN YANG TAK DIINGINKAN

Status: tamat
Genre:Romantis / Perjodohan / Tamat
Popularitas:449.4k
Nilai: 4.9
Nama Author: Aff18

Kisah cinta seorang wanita yang berlumuran dosa yang dipertemukan dengan lelaki sholeh

Thara dijodohkan dengan Ayaz lantaran tidak tahan dengan sikap anaknya yang liar dan diluar kendali. Surya yang merupakan ayah dari Thara memilih Ayaz, yang merupakan murid teladannya dulu. Dia yakin bersama Ayaz, Thara akan berubah menjadi wanita baik-baik. Mengingat reputasi Ayaz yang gemilang dan juga ke shalehannya.



Namun keluarga Ayaz tidak setuju anaknya dinikahkan dengan wanita liar seperti Thara. Ibunya takut hal itu akan membuat malu nama baik keluarga. Namun karena Surya banyak berjasa pada Ayaz. Membuat pria itu mau tidak mau menyetujui perjodohan itu.


Lalu bagaimana rumah tangga mereka, mengingat sifat mereka yang sangat jauh bertentangan.


Apakah Ayaz mampu mendidik istrinya? membuat Thara jatuh cinta atau malah menyerah karena tidak tahan dengan wanita itu.


"Tidak ada yang menginginkan pernikahan ini! untuk apa ditanggapi dengan serius. Urus, urusanmu sendiri. Jangan ikut campur dengan urusanku!!"



"Memang kita tidak menginginkan pernikahan ini, tapi ketahuilah bahwa segala sesuatu yang terjadi atas kehendak ALLAH. Kau adalah amanah dari ayahmu untukku, Thara. Dan tanggung jawabku begitu besar terhadapmu."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aff18, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 20

"Gimana keadaan kamu? apa ada yang sakit?" memang terdengar perhatian. Tapi Tak sekalipun Ayaz menatap kearah Thara. Dia berucap sembari memilih pakaian untuk dia kenakan. Hal itu membuat Thara memasang muka masamnya.

"Ayaz..." rengek Thara mencoba mendekati suaminya.

"Kalo ada yang luka, nanti saya panggil dokter." begitu dingin dan datar. Saat jarak Thara sudah begitu dekat, Ayaz melangkah mendekati nakas dan mengambil jam tangannya.

"Kamu marah? Kamu percaya sama omongannya Viky? Ayaz...?" Thara terus saja merengek mendekati suaminya. Dengan mata yang sudah berkaca-kaca. Sementara Ayaz hanya bersikap acuh dan kini beralih keponselnya.

Perasaan Thara sungguh sakit. Dia lebih suka Ayaz meluapkan amarahnya dengan tindakan dari pada bersikap dingin seperti ini. Ayaz yang biasanya hangat dan lembut. Perhatian dan menyenangkan kini membuat perasaannya gelisah karena diabaikan.

"Saya keluar dulu. Ada urusan mendadak. Kamu tidur aja duluan."

Thara ingin sekali menahannya, namun apalah daya langkah Ayaz yang begitu tegas dan tergesa-gesa tak mampu membuatnya menghentikan pria itu.

Thara hanya bisa meraihnya dalam angan semata. Tangannya masih menggantung diudara sebelum akhirnya dia campakkan seiring dengan ambruknya tubuhnya ketempat tidur. Thara menangis terisak seorang diri. Ayaz bahkan tidak mengecup dahinya seperti biasa dia lakukan saat mau pergi kemanapun. Hal itu semakin membuat Thara merasa gelisah.

"Kenapa masalah selalu datang bertubi-tubi? nggak bisa apa, biarin aku bahagia sebentar aja!"

Thara membaringkan tubuhnya. Dia menangis sepuasnya malam itu. Sampai akhirnya rasa lelah dan kantuk menyerangnya secara bersamaan. Thara tak sanggup lagi menahan hingga dia terlelap begitu saja.

****

AYAZ POV

Aku memilih keluar malam ini. Bukan untuk mencari pelampiasan atas amarah dan rasa kecewa yang aku alami. Tapi karena Edy tiba-tiba menghubungiku dan mengajak bertemu. Hal yang membuatku tertarik adalah, dia ingin membicarakan tentang Viky. Mantan pacar istriku.

Aku memang tidak tahu apa yang telah terjadi sebenarnya. Tapi aku juga terpaksa membiarkan Thara sendiri untuk memikirkan kesalahannya. Aku juga tidak tega melihatnya bersedih seperti itu. Saat dia bicara padaku, aku tidak sanggup melihat wajahnya. Karena air mata yang dia keluarkan cukup membuatku sakit.

Biarlah seperti ini dulu untuk sementara waktu. Kami sama-sama butuh waktu untuk sendiri. Dan aku harus menyelesaikan urusanku dengan Viky agar dia berhenti mengganggu rumah tanggaku.

Aku berhenti di sebuah klab malam yang biasa Thara kunjungi. Disana begitu ramai rupanya. Entah apa yang orang pikirkan dengan tempat semacam ini. Aku bahkan tidak pernah tertarik untuk menjadikan tempat ini sebagai hiburan. Selain suara musiknya yang membuat telingaku sakit, keramaian serta wanita-wanita yang nyaris telanjang pun membuat mataku ternodai. Ah sial! kenapa harus tempat seperti ini yang menjadi tujuan Edy?

"Pak Ayaz?"

"Kenapa harus disini?"

"Lihatlah... " Edy menunjuk seseorang yang kini tengah duduk dengan santainya. Sembari merangkul kedua wanita yang bergelayut manja padanya. Tentu Ayaz tidak merasa asing dengan orang itu.

"Viky?"

"Ya. Dia ada disini. Menurut pengakuan orang yang ada ditempat kejadian perkara. Thara dipaksa masuk kedalam mobilnya. Mereka sempat adu mulut dan mengalami percekcokan sebelum akhirnya Thara ditarik secara paksa untuk masuk kedalam mobil."

Alhamdulillah... aku lega mendengarnya. Kini secara perlahan aku mendekat kearah Viky. Dari kejauhan dia sudah bisa menyadari kehadiranku disini.

Viky tersenyum licik padaku, namun aku tetap bersikap setenang mungkin. Meski aku benci dengan tatapan merendahkan darinya.

"Apa kau datang untuk mengakui kekalahanmu?!"

"Kalah? siapa yang melakukan perlombaan? kau sendiri yang kalah dalam upayamu. Aku datang kesini untuk memberi peringatan terakhir padamu. Jauhi Thara, Dia istriku."

"Kalau gue nggak mau lo mau apa?" Aku sedikit menarik sudur bibirku saat Viky bicara dengan angkuhnya.

Kini aku memberi isyarat pada Edy. Edy mengangguk pelan lalu mengeluarkan selembar kertas pada Viky.

"Apa ini?!" Viky membuang kasar kertas itu. Yang berisi semua pernyataan tentang tindakan curang dalam perusahaannya selama dia bekerja.

"Percuma saja kau buang, karena semua bukti sudah diserahkan. Silahkan tunggu kehancuranmu." Aku memilih beranjak dari sana, meninggalkan Viky dengan wajah merahnya menahan murka.

"Anjing sialan! lo gak bakal bisa ngancem gue, brengsek!!"

Aku berlalu begitu saja. Tidak perduli dengan rongrongan Viky yang terus saja memakiku karena tidak terima dengan ancamanku padanya. Tidak, bukan sekedar ancaman. Tapi aku benar-benar memerintahkan Edy untuk memberi pelajaran padanya.

Kini aku memutuskan untuk pulang. Waktu sudah menunjukkan pukul 2 dini hari. Aku yakin Thara sudah tertidur. Tapi aku tidak yakin, apakah dia bisa tidur dengan tenang.

Ya Tuhan...

Aku benar-benar merasa bersalah pada istriku. Bisa-bisanya aku meragukannya. Harusnya aku memeluknya, dia membutuhkanku. Dia pasti ketakutan saat Viky memaksanya.

Aku masuk kedalam kamarku secara perlahan. Bahkan Thara tidak mematikan lampu seperti biasanya. Entah dia lupa, atau apa. Aku mendekatinya secara perlahan.

Sesuai dugaanku, dia memang sudah tidur. Namun bekas air mata diwajahnya, serta lingkar hitam diarea matanya membuatku sadar bahwa dia pasti menangis begitu lama.

Aku menyentuh lembut wajahnya. Menyingkirkan anak rambut yang menutupi dahinya. Kemudian mendekatkan wajahku kearahnya sampai tanpa sadar bibirku telah mendarat di dahinya. Begitu lama hingga aku merasakan Thara menggeliat dari tidurnya. Aku langsung menarik kembali tubuhku.

Astaga, apa aku sudah membangunkannya?

Mata Thara perlahan terbuka. Dia menataku dengan dengan wajah masamnya. Buliran bening dari sudut matanya kembali mengalir.

Secara perlahan, Thara duduk berhadapan denganku. Matanya yang berkabut membuat hatiku teriiris. Aku telah menyakiti istriku sampai dalam tidurnya sekalipun dia tidak merasa tenang.

"Jangan menangis lagi," Aku mengusap lembut air matanya dengan ibu jariku. Thara menyentuh tanganku dan menahannya agar tetap berada di pipinya.

"Thara nggak bisa tidur kalo Ayaz diemin Thara terus. Kalo mau marah ya marah aja, tapi tolong Thara jangan dianggurin."

Aku menatapnya nanar. Ya Allah... wanita ini bahkan rela aku memarahinya. Hanya karena kesalahan yang tak pernah dia lakukan. Apa aku sekejam itu padanya?

Aku memeluknya. Mengusap lembut punggungnua. Aku bisa merasakan tubuh Thara bergetar hebat karena isak tangis yang masih pecah.

"Cukup Thara, kumohon jangan menangis lagi."

"Thara nggak peduli kalo Mama Gina nggak suka sama Thara. Thara nggak peduli kalo semua orang didunia ini nggak suka sama Thara. Tapi kalo Ayaz yang ngelakuin hal itu, dunia Thara rasanya hancur. Plisss.... jangan marah sama Thara. Thara sayang sama Ayaz."

Hatiku bergetar mendengarnya. Aku melepaskan pelukanku. Menahan kedua bahu Thara dan menghapus jejak air matanya.

"Kamu beneran sayang saya kan?"

"Sayang banget."

"Kalau begitu apa kamu siap, saya buat perut kamu membesar selama sembilan bulan sepuluh hari? apa kamu siap tubuh kamu nanti nggak sebagus sekarang karena harus mengandung dan melahirkan anakku?"

1
Surati
bagus👍
Sulati Cus
bagus
kalea rizuky
bodoh cerai aja ngapain mau di madu duda banyak jangan bodoh
Shifa Burhan
viky menang banyak dalam novel ini bisa merasakan tubuh pemeran utama wanita, bebas sex dengan wanita lain, bebas berbuat bejat, memperkosa, kasar, KDRT, tapi dia tidak dapat karma apapun, bahkan semua kesalahan tidak terlalu dipermasalahkan

thara menag banyak juga, masah bersenang2, sex bebas, hura2, poyah2, dan akhiratnya dapat lelaki yang mencintanya, dan menerima dia apa adanya, bahkan berjuang untuknua

atas lelaki sejati,

fatma miris, berjuang mendapatkan hati lelaki pujaanya tapi miris pujaannya malah nikah dengan wanita lain, dan dia dihujat karena mencinta suami orang, dan miris sekali hidupnya author hukum dia dengan diperkosa dan diperlakukan sangat hina dan kasar
satu kesalahan besar fatma bukan mencintai suami orang tapi fatma mencinta suami pemeran utama wanita karena dasarnya author dan readernya wanita jadi mereka ngehalu diposisi pemeran utama wanita jadi pelakor mereka laknat habis tapi pebinor mereka jaga
Shifa Burhan
lucu dan miria lihat koment reader wanita
*saat fatma melakukan kesalahan mereka beramai menhujat, melaknat dan memaki fatma
tapi
*saat viky melakukan kesalahan meraka diam, tidak mempermasalahkan itu

inilah sikap egois wanita yang dibawa reader dalam berkomentar
*mereka akan melaknat wanita yang menyukai suami alias pelakor
*tapi memaklumi dan terkesan baper dengan lelaki lain yang menyukai mereka, jadi semua kelakuan lelaki itu mereka maklumi bahkan mbenarkan
Shifa Burhan
klo aku sih, bukan masalah pada keperawanan tapi sikap thara, sama seperti wanita butuh pengakuan lewat ucapan, aku rasa juga dengan lelaki

aku tunggu ucapan thara "maafkan karena tidak sempurna dan Terima kasih suamiku karena ikhlas menerima aku apa adanya" ucapan ini simple tapi sangat banyak maknanya
*membuat suami merasa dihargai dan dianggap
*membuat thara merasa bersukur dan berterima kasih
*membuat thara naik derajatnya karena peka terhadap perasaan suami
*membuat thara naik derajat karena sadar akan kesalahannya

tapi sayang sekali thara tidak pernah mengucapkan kalimat itu
Irma sariany
g seru,, masak pemeran utama nya g perawan lgi,, ya walaupun liar, setidak nya g gitu x
Pipit
hahaha.... ngakak aku bacanya thoorr
Pipit
Alhamdulillah....aku seneng banget thoor... author emang the best...bisa ngaduk aduk emosi ku... semangat thooo...lope lope sekebon cabe 😘😘
Pipit
subhanallah...Alloh selalu punya cara untuk menyadarkan hamba-nya yang tersesat....bagus sekali thoor...aku suka 😍😍😍😍
Surati
😭😭😭😭 sabar Thara
Surati
duh ternyata Fatma si ulat bulu
Surati
Thara perlu diruqiah nih🤭🤭 kok gk sadar2 sih
Surati
Thara ingat pesan ayahmu jgn sampe terjerumus lagi
Surati
semoga thara cpt sadarnya
Surati
awal cerita yg bagus.
Siti Zuriah
smoga aja fatma bener" ingin merubah sifat nya dr cemburu k ikhlas, mengikhlaskn ayaz dr hati nya dan menerima thara adalah istri nya ayaz dan jg smoga kelahiran thara selamat sehat dan bahagia dengan kelahiran anak nya
Siti Zuriah
emang nya lo itu siapa fatma lo itu cuma benalu pelakor dan ular jg drmh itu bwt apa minta pembelaan percuma ilmu tinggi skolah sampe jauh" tp prilaku ga beradab layak nya seorang pecundang
Siti Zuriah
baru tau fatma klo lo itu pengemis cinta yg memohon untuk mengambil cinta suami org kmrn otak nya healing kmana aja fatma baru nyadar 😂😂
Siti Zuriah
baru skrg mama gina baik k thara karna thara udh hamil dasar mertua plin plan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!