NovelToon NovelToon
Bercerai Dari Suami Keji, Demi Calon Anakku.

Bercerai Dari Suami Keji, Demi Calon Anakku.

Status: sedang berlangsung
Genre:Lari Saat Hamil / Penyesalan Suami / KDRT (Kekerasan dalam rumah tangga) / Rumah Tangga
Popularitas:9.4k
Nilai: 5
Nama Author: Putri Sabina

Raisa Adiratna akhirnya menyerah akan pernikahannya, karena selalu mendapatkan KDRT dari sang suami---Dion Raharja. Dion seorang Pengacara kondang terkenal, di jodohkan atas desakan orangtuanya. Ada satu alasan kuat kenapa Dion membenci istrinya, sampai Dion mengancam jika sampai Raisa hamil maka tak segan Dion akan mengaborsi kandungan itu. Raisa yang mendengar itu ketakutan, wanita yang sudah menjadi yatim piatu itu terpaksa meminta cerai dari Dion karena dirinya hanya memiliki anak di kandungannya, tanpa di ketahui oleh Dion jika Raisa sedang hamil muda. Setelah bertahan di bawah hinaan Dion dan teman-temannya termasuk gundik suaminya---Chelsea. Chelsea seorang wanita yang bekerja sebagai LC di sebuah club. Setelah berhasil menceraikan Raisa, Pria itu menikahi gundiknya. Namun Karma dibayar konstan Dion mengalami kecelakaan yang membuatnya mandul hingga Chelsea meninggalkannya. Dion berusaha mencari mantan istrinya demi mendapatkan maaf, lalu apakah Dion sadar sudah punya anak.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Putri Sabina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 2

Di kediaman keluarga Raharja.

Pagi ini di sebuah kamar dengan aroma obat-obatan bercampur dengan aroma freshcare, Raisa berdiri dengan membawa bubur yang sudah di siapkannya.

"Kemana Mas Dion, semalam nggak pulang." Raisa bicara dalam hatinya, dirinya was-was takut Dion pulang pagi ini dan mengamuk lagi karena makanannya tak sesuai lagi.

Sudah dua hari Dion tak pulang, karena menghabiskan waktu dengan simpanannya bernama Chelsea.

"Yaudah deh, aku nyuapin mama dulu," ujar Raisa menarik napas lalu melangkah masuk ke kamar mertuanya.

Ceklek.

Wanita itu membuka pintu, tubuhnya mengenakan kaos santai berwarna lilac, dan rok sampai lutut dengan motif garis-garis berwarna hijau-kuning. Kini posisi Raisa tengah berlutut di samping ranjang, dimana Nyonya Raharja tengah berbaring.

"Mama...," panggil Raisa dengan nada lirih.

Tangan Raisa dengan sabar dan telaten, tengah merawat ibu mertuanya yang terkena stroke parah.

"Makan dulu yaa Mah, abis ini mandi. Biar nanti bisa minum obat," ujar Raisa dengan nada lembut.

Meski Dion memperlakukan Raisa selayaknya budak bahkan lebih rendah dari budak, namun Raisa memilih membalas dengan kebaikan. Di buktikan dengan Raisa yang merawat dengan tulus mertuanya, dan selalu menyiapkan kebutuhan suaminya setiap hari.

"Ya Allah tolong angkat penyakit dari ibu mertua hamba, karena hamba tak memiliki siapapun lagi selain dirinya," batin Raisa dalam hatinya sembari menyuapi mertuanya.

Doa wanita yang sudah menjadi yatim piatu tak memiliki siapapun lagi, hanya memiliki mertua dan suami saja. Baginya, Nyonya Raharja adalah satu-satunya sosok yang memberikan kehidupan di rumah ini, bahkan sudah dianggap sebagai ibunya sendiri.

Terlihat Raisa dengan sabar menyuapkan bubur untuk mertuanya dengan lembut, sampai habis.

"Alhamdulillah makanan udah habis Raisa mandiin mama yaa," ucapnya, membantu melepas pakaian yang dikenakannya.

Setelah selesai mengelap tubuh mertuanya, Raisa tengah menganti pakaian ibu mertuanya. Tangan tua itu menyentuh tangan menantunya, lalu satu pertanyaan dari bibir sang mertua terlontar membuat Raisa tersentak.

"Raisa...uhuk...bagaimana kamu dengan Dion?" tanya Ibu mertuanya dengan suara serak yang terbata-bata.

Mendengar pertanyaan itu seketika Raisa tersentak, tangannya yang sedang merapikan selimut menjadi terhenti. Raisa menghela napas, dirinya harus berbohong hanya demi tak menambah beban mertuanya.

"Bagaimana? maksudnya?" tanya Raisa mengerutkan keningnya.

Raisa mencoba mengalihkan alibi, agar mertuanya tak mengetahui bagaimana Dion memperlakukannya sebagai istri selama tiga bulan pernikahan mereka berjalan.

"Uhuk...Uhuk...ya kamu ama Dion, apa kalian baik-baik saja?" tanya Nyonya Raharja dengan terbatuk-batuk.

Raisa tersenyum manis berusaha menyembunyikan luka, sambil mencari alasan yang tepat.

"Mama...mama pikirkan kesehatan mama aja, aku ama Mas Dion baik-baik aja. Yah Mas Dion lagi banyak klien Mah, makannya jarang pulang," jawabnya lembut.

Tangannya menyiapkan obat untuk di minum, dan agar keadaan mertuanya kembali vit.

"Uhuk...uhuk, tapi kenapa kalian belum memiliki seorang anak?" tanya mertuanya lagi dengan nada lirih.

Deg.

Jantungnya berhenti berdetak, disinilah ketakutannya terjadi karena sang mertua menanyakan hal yang membuat rasa khawatirnya menjadi nyata. Pertanyaan yang menjadi ketakutan baginya, hamil? bahkan selama tiga bulan ini sang suami belum pernah menyentuhnya.

"Bagaimana aku bisa hamil, Mas Dion aja tak pernah berhubungan sama aku. Jalankan berhubungan satu ranjang saja belum pernah," ujar Raisa membatin dalam hati menelan pil pahit itu sendirian.

Dion bahkan tak sudi menyentuh kulitnya, bagi Dion---menyentuh Raisa sama saja menginjak harga dirinya sebagai pria. Tragedi masa kecil yang membuatnya menjadi seperti ini, saat kecil Dion pernah di rendahkan oleh Raisa.

Raisa menghela napas, lalu tersenyum.

"Mas Dion bilang ama aku mau fokus karir dulu Mah, katanya biar nanti kalo punya anak udah cukup mapan," jawab Raisa dengan singkat.

Mata ibu mertuanya mulai berkaca-kaca saat mendengar pernyataan menantunya.

"Tapi kalian sudah menikah dan mama sebelum tiada mama ingin bisa melihat cucu bahkan menggendongnya," pinta Nyonya Raharja dengan nada lirih.

Deg.

Jantung Raisa seketika mencelos, kenapa semua orang yang menyayanginya harus pergi---orangtua sampai mertuanya.

"Hush...mama jangan ngomong gitu ah, mama pasti sembuh kok," ucap Raisa kepada mertuanya.

"Ada saatnya nanti mama bisa nimang cucu, mama harus janji ama Raisa. Kalo akan sembuh," lanjut Raisa berusaha menyemangati ibu mertuanya.

Dari tadi perasaan bersalah selalu menghimpit dadanya, karena hatinya terasa berat dan harus berbohong demi kesehatan mertuanya.

"Ma...Raisa udah coba jadi istri yang baik buat Mas Dion, tapi Mas Dion selalu menganggap aku orang asing."

Raisa bicara dalam hatinya, dalam lubuk hati terdalam Raisa ingin bicara mengenai keluh kesah hatinya. Tapi harus di urungkan karena melihat mertuanya yang tengah sakit stroke.

"Uhuk...Uhuk...kemarin apa kalian bertengkar?" tanya mertuanya yang sudah meminum obat.

"Enggak mah, Mas Dion capek abis pulang kerja. Jadi yahh makanan udah dingin soalnya kemaleman pulangnya," tutur Raisa dengan tersenyum berusaha menyembunyikan lukanya.

Raisa dalam hatinya hanya berdoa sambil berkeluh kesah akan isi hatinya kepada yang kuasa.

"Ya allah kenapa engkau menghadapkan hamba pada cobaan seperti ini, selama ini suami hamba belum pernah menyentuh hamba...bagaimana mungkin hamba bisa memberi ibu mertua hamba cucu?" batinnya berteriak.

Raisa sungguh bingung harus bagaimana, dan dirinya tak memiliki pilihan lain---terjebak antara ego seorang suami dan keinginan seorang ibu mertuanya yang ingin memiliki cucu.

"Yaudah mama sekarang istirahat yaa, Raisa mau nemenin mama sampai pulas kok," ucap Raisa menaikan selimut ke atas tubuh mertuanya.

Raisa duduk di bawah ranjang mertuanya, Raisa Adiratna adalah seorang putri dari keluarga Adiratna, keluarga yang terkemuka dan memiliki jasa bagi keluarga Raharja. Sayangnya, Raisa tanpa sadar dulu waktu kecil membully Dion.

Masa terkelam bagi hidup Raisa di mulai, orangtuanya wafat karena mengalami kecelakaan tragis. Raisa yang mengetahui wasiat terakhir orangtuanya ingin dirinya menikah dengan Dion, membuat hatinya ketakutan.

"Ya Allah hamba setiap solat berdoa, selain untuk mertua hamba, suami...hamba juga berdoa untuk mendiang orangtua hamba yang sudah berada di sisimu."

Raisa terpaksa menerima perjodohan ini sebagai bentuk permintaan terakhir orangtuanya.

"Semoga Mas Dion bisa membuka hatinya untukku," batin Raisa sembari menghapus air mata di pelupuk matanya.

Keluarga Raharja menerima pernikahan ini hanya sebagai balas budi----penebusan hutang. Keluarga Raharja akan menjaga putri keluarga Adiratna selama sisa hidup Raisa, dan mengikatnya sebagai tali pernikahan.

*

*

*

*

1
sunaryati jarum
Selamat usahamu telah berjalan sesuai harapan kamu Raisa, bahkan sudah balik modal diakali lipat.Jika pesanan banyak sebaiknya cari pekerja jait dan ngepak paket yang dipesan online
Putri Sabina: rejeki orang terzalimi🤭 tinggal tunggu karma Dion dan Chelsea
total 1 replies
Wahyuningsih 🇮🇩🇵🇸
bini model lont3 dipelihara👻👻🤣🤣
Putri Sabina: Pilihan hidupnya dia🤣🤣🤣LC lagian di cinta yang endingnya luka🤭
total 1 replies
sunaryati jarum
Rumah jadi tempat maksiat , penghuninya bisa sial.Kebiasaan di klub malam di bawa ke rumah, jadi jauh dari berkah.
Putri Sabina: ini baru awal🤭
total 1 replies
sunaryati jarum
Ternyata bayi Raisa menyiksa ayahnya yang telah kejam pada mamanya.Sedangkan mamanya nyaman membawanya dan dapat bekerja,sungguh adil Authoor.
Sukses selalu Raisa,semoga baby membawa hoky setiap langkah usamu
Putri Sabina: Ini baru awal karma Dion, dan nanti akan lebih kejam lagi, tunggu karmanya😄
total 1 replies
sunaryati jarum
Nah , sebetulnya kamu itu cinta namun tertutup kebencian kamu.Bulan madu? Sebelum jadi istri setiap sudah ngangkang dan berbagi peluh ,Masih bulan madu.🤣🤣🤣
Putri Sabina: Malah milih LC🤭
total 1 replies
Dokkan Battle
awas jadinya obsesi.. kau MANUSIA LAKNATULLAH
Putri Sabina: malah milih LC🤭
total 1 replies
Dokkan Battle
buang aja itu bayi nanti si dion malah ngejar ngejar lagi
Putri Sabina: tunggu karmanya kak, nanti ada kok karmanya😄
total 5 replies
Jamayah Tambi
Macam Ragat wanita Syri yg dinikahi arwah menteri besar di negeri ku.Alih2 bila suaminya meninggal habis harta ditukar atas namanya.
sunaryati jarum
Berani melanggar wasiat dari ibumu Dion, kesialan hidup yang akan kau dapat.Alhamdulillah kandungan Raisa sehat.Somoga kesehatan dan kemurahan rezeki yang berlimpah untukmu Raisa.
Putri Sabina: biarin aja nanti kena karma instan
total 1 replies
Jamayah Tambi
Pakai la yg sopan Raisa.Seluar pendek.Tak ada ke seluar panjang.
Jamayah Tambi
Ambik la pembantu.Bayar hari ke.Ni kerja semua nak buat sendiri
Jamayah Tambi
Rumah sebesar itu duduk sorang Raisa.Kau cari bibik buat teman.
Jamayah Tambi
Kenapa wartawan tak serbu Dion yg ada simpanan semasa sidang tu.Hancurkan reputasi Dion sebagai pengacara kondang.Natizen pasti penci pada pelakor seperti Chelssa.Dah la LC sama mcm pelacur.
Di tempat kita kalau menghadiri persidangan nikah cerai di pejabat agama pakaian mesti sopan menutup aurat,bertudung .Ah lain negara lain peraturannya.
Putri Sabina: iya kak di Malaysia mungkin lebih condong ke hukum syariat, kalo Indonesia kan lebih bebas ada 6 agama. Jadi beda peraturan, meski di Malaysia ada agama lain tahu kok mayoritas islam😄
total 1 replies
Jamayah Tambi
Semoga Dion kena HIV kerana main dgn pelacur
Putri Sabina: bukan cuman HIV tapi karmanya lebih pedih tunggu aja yaa
total 1 replies
Jamayah Tambi
Perempuan ni keja nak nanges jer.Patutnya kau bahagia kerana Dion menceraikan mu.Bebad,tidak di seksa.Harga diri mu tidak di injsk2 lagi.Kau bebas perempuan.Jadi orang kena tegas.Apa lagi jadi janda.
Jamayah Tambi
Baju macam emak2 je Raisa
Jamayah Tambi
Kan dah mendapat Dion Bijak tp bodo.Pelacur tu perasan kamu mencintainya.Sepatutnya kamu tak memberinya rumah.Cukupnjumpa dan guna di cukup saja.
Jamayah Tambi
Betapa sakit hati seorang dibilang sundal oleh suaminya.Dion kau pendosa,zina,mengainaya isteribdgn perbuatan dan mulut longkangmu
Jamayah Tambi
Asal banyak uang je sombong sampai ke lagit
Jamayah Tambi
Perempuan bodo
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!