Jevandra Raksa Bumi, Seorang laki-laki tampan yang tidak banyak di ketahui orang jika di balik wajah tampannya terdapat sosok iblis yang sangat kejam.
Hidup dalam dendam masa lalu yang membuatnya begitu membenci keluarga besar Bagaskara hingga membuatnya terpaksa menikahi seorang gadis bernama Diara Bagaskara sebagai tumbal atas balas dendam masa lalu.
Akankah Diara berhasil membuat Jevandra melembut dan luluh akan kelembutannya?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tessa Amelia Wahyudi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bertemu
Seperti yang sudah di katakan, jika mereka akan bertemu hari ini.
Diara di bawa oleh laki-laki bernama Roy itu untuk bertemu tuannya. Sebenarnya siapa tuannya itu? kenapa terkesan sepeti orang yang sangat misterius sekali?
"Kita sudah sampai, nona muda." ucap Roy ketika mereka sudah sampai di tempat yang akan menjadi rumah Diara nanti.
Tempat tinggal gadis itu setelah menika dengan tuan muda Jevandra.
"Kamu yakin ini tempatnya?" tanya Diara setelah memastikan tempat ini.
"Apa saya terlihat ingin menipu anda?" jawab Roy tidak suka pada Diara.
Menurutnya gadis yang akan di nikahi tuan muda Jevandra ini tidak cocok untuk bersanding dengan tuannya.
"Baik, jika memang ini tempatnya." ucap Diara turun dari mobil dan melihat tempat ini.
"Silahkan, sebelah sini nona muda." ucap Roy mengajak Diara memasuki rumah tersebut.
Diara semakin aneh saat memasuki tempat ini. Bagaimana tidak aneh, jika terdapat beberapa penjaga di setiap sudut tempat ini. Apalagi saat dia memasuki ruangan besar itu, beberapa orang wanita memakai seragam hitam putih menyambung kedatangannya.
"Selamat datang, nona muda." sapa seorang wanita dewasa di ikuti para wanita lainnya yang membungkuk memberi salam padanya.
"Terima kasih atas, sambutannya. Salam kenal..." sapa Diara dengan lembut membuat mereka semua tersenyum.
"Silahkan," Roy memberi kode pada Diara untuk melanjutkan perjalanan mereka.
Sampai mereka tiba di depan sebuah pintu besar, dan Roy membukanya.
"Tuan muda sudah menunggu anda, Nona." kata Roy setelah membuka pintu membuat Diara melangkah masuk dan Roy kembali menutup pintunya.
Diara masuk, dia melihat seorang laki-laki yang memiliki kaki begitu panjang, membuatnya berhenti disana.
Ya, Jevandra masih berdiri di depan kaca jendela besar ruangan itu membuat Diara tidak tau harus mengatakan apa saat ini.
"Tuan Muda..." panggil Diara membuat Jevandra berbalik saat wanita itu memanggilnya.
Diara terkejut melihat laki-laki berwajah dingin itu. Sedangkan Jevandra hanya tersenyum kecil melihat ternyata gadis itu memiliki tubuh yang sangat mungil jika bersanding dengannya.
Jevandra berjalan mendekat ke arah Diara hingga membuat gadis itu beringsut mundur saat laki-laki itu semakin mendekat padanya.
"Kenapa, apa kau takut?" tanya Jevandra pada Diara.
Diara memberanikan diri untuk menatap laki-laki itu dengan berani.
"Tidak ada hal lain yang harus saya takuti di dunia ini selain Tuhan." jawab Diara membuat Jevandra tersenyum.
Grep!
Jevandra menarik pinggul Diara hingga membuat tubuh keduanya menempel satu sama lain, membuat Diara mendongak ke atas untuk menatap Jevandra yang memiliki tubuh tinggi tegap.
"Tuan muda?" Diara merasa tidak nyaman dengan posisi mereka saat ini.
"Kenapa, bukannya kamu katakan tadi jika kamu hanya takut pada Tuhan? Lalu kenapa aku melihat ketakutan di matamu saat ini?" tanya Jevandra membelai lembut wajah Diara membuat gadis itu semakin tidak mengerti maksudnya.
"Apa alasan anda menikahi saya?" tanya Diara pada Jevandra.
"Aku akan memberitahumu setelah pernikahan nanti. Jadi sampai acara pernikahan berlangsung, tunggu sampai hari pernikahan maka aku akan menjelaskannya."
"Apa bedanya nanti sekarang?" tanya Diara lagi.
"Untuk sekarang kamu hanya tinggal menikmati sisa hidupmu sebelum menjadi nyonya muda Jevandra. Jadi persiapkan saja dirimu untuk hari pernikahan kita dan katakan pada keluargamu, jika setelah menikah nanti tidak ada lagi yang namanya Diara Bagaskara, karena setelah menikah kamu akan menjadi nyonya muda Jevandra. Bukan lagi nona muda keluarga Bagaskara!" ucap Jevandra membuat Diara terkejut.
Dia melepaskan dirinya dari dekapan laki-laki itu. Bagaimana bisa dia melakukan segalanya.
"Anda gila!" umpatnya pada Jevandra.
"Aku tidak akan mau menikah denganmu!" lanjut Diara lagi.
Jevandra gelap mata. Dia tidak suka jika ada orang yang berani membantahnya seperti ini.
"Maka saya ini juga aku bisa membuat seluruh keluarga Bagaskara berakhir di jalanan. Jadi silahkan jika kamu ingin melihat keluargamu menjadi gelandangan!" ucap Jevandra penuh dengan ancaman.
Dia bahkan menggemaskan wajah Diara begitu saja setelah menerima ancaman padanya.
***
keren ini mah calon mommy banyak pikiran gampang di bikin hamil
biasanya cepat Up nya..
laki jg pny ksbrn.... jd jgn uji ksbrn ny... jk gk mau hal keras trjd
dgn wajah yg tak sama kau dgr...
kalo mdel yak gn trs ya mt kau🤣