NovelToon NovelToon
EDITOR GANTENG DARI ALAM BAKA

EDITOR GANTENG DARI ALAM BAKA

Status: sedang berlangsung
Genre:Romansa Fantasi / Enemy to Lovers / Cinta Beda Dunia
Popularitas:145
Nilai: 5
Nama Author: Na-Hyun

Dori terpaksa hidup bersama arwah sastrawan bernama Matcha yang terperangkap di dalam laptop bekas miliknya.

Awalnya mereka sering berselisih paham karena gaya penulisan Dori dianggap buruk, namun ikatan batin perlahan terbentuk hingga Matcha bisa muncul dalam wujud fisik. Kehidupan mereka yang manis berubah mencekam saat muncul saingan dan organisasi gelap yang mengincar kekuatan mereka.

Rahasia besar akhirnya terkuak saat ingatan Matcha kembali. Ia menuduh Dori sebagai orang yang membunuhnya di kehidupan lampau.

Akankah cinta mereka mampu bertahan menghadapi kenyataan pahit itu, atau mereka harus berpisah selamanya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Na-Hyun, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Misteri Pria Tua

"Siapa dia?!"

Dori menoleh panik ke arah pohon tempat pria tua itu berdiri tadi. Tapi tempat itu sudah kosong melompong. Hanya ada angin yang berhembus pelan, membawa rasa dingin yang meresapkan ke tulang.

"Jantungku deg-degan banget. Itu orang beneran atau halusinasi?" batinnya bertanya-tanya.

Di dalam layar, Matcha yang tadinya lemas, kini kembali tampak serius dan waspada. Matanya menyipit tajam mengamati sekeliling.

"Aura dia ... sangat tua. Lebih tua dariku. Dan energinya sangat kuat, tapi tersembunyi rapi."

"Kamu kenal dia?" tanya Dori cepat.

"Tidak. Tapi aku mengenali jenis kekuatannya. Dia bukan penghuni gadget seperti kita. Dia ... sesuatu yang lain."

Matcha terdiam sejenak, lalu menatap Dori lekat-lekat.

"Kata dia 'kutukan mulai pecah'. Itu berarti kejadian aku muncul di sini, aku bisa jadi nyata ... itu bukan kebetulan semata."

Dori mengerutkan kening. Ia mencoba mengingat kembali hari pertama semuanya bermula. Hari itu ia baru beli laptop bekas, instal aplikasi tulis, lalu tiba-tiba sosok ini muncul dan marah-marah.

"Jadi ... selama ini kita dikendalikan takdir atau apa?"

"Mungkin. Atau mungkin ada yang sengaja mempertemukan kita untuk tujuan tertentu," jawab Matcha pelan.

"Tapi ... apa pun alasannya," Matcha kembali tersenyum tipis, "Aku tidak menyesal bertemu denganmu, Dori."

Dori tersentak mendengar itu. Pipinya langsung memanas. "Ih ... tiba-tiba banget gombal. Padahal tadi galak banget."

"Itu bukan gombal! Itu fakta!" sanggah Matcha cepat, lalu ia memalingkan wajah menyembunyikan rasa malunya.

"Ayo pulang. Di luar makin malam dan makin berbahaya. Kita butuh istirahat untuk analisis semua ini."

"Iya."

Dori mengemasi barang-barangnya dengan cepat, lalu berjalan pulang dengan perasaan campur aduk.

Sepanjang jalan, mereka tidak banyak bicara. Tapi ikatan di antara mereka terasa jauh lebih kuat dari sebelumnya.

...*** ...

Sesampainya di kamar kos, Dori langsung menjatuhkan tubuh ke kasur.

Hari ini benar-benar melelahkan. Mulai dari makan enak, perang kata-kata, duel hantu, sampai ketemu orang aneh.

"Cha..." panggilnya pelan.

"Apa?"

"Kamu janji ya ... nggak bakal ninggalin aku apa pun yang terjadi. Termasuk kalau ada orang aneh macam tadi datang lagi."

Matcha pun muncul perlahan di samping kasur, lalu duduk bersila di udara tepat di hadapan Dori.

Ia menatap mata gadis itu dengan sangat serius dan lembut. "Dengar baik-baik. Selama napas... eh maksudnya selama energi ini masih ada di dalam sini, aku akan selalu melindungimu. Kaulah rumah bagiku sekarang. Aku tidak akan pergi ke mana-mana."

Dori tersenyum lebar, lalu tanpa sadar mengulurkan tangan memegang tangan transparan itu.

"Makasih ya, partner terbaikku."

"Sama-sama, murid paling menyebalkan tapi paling kusayang...."

Jleb!

Keduanya sama-sama terkejut dengan kalimat terakhir yang tak sengaja terlontar.

"EHH! MAKSUDKU KUSAYANG SEBAGAI ASET! ASET!" Matcha langsung panik membetulkan ucapan, wajahnya merah padam.

Dori tertawa lepas melihat tingkah lucunya. Ketegangan tadi langsung hilang terbawa tawa.

Malam itu berlalu dengan damai. Mereka tidur (atau Dori tidur, Matcha tetap berjaga) dengan perasaan hangat.

Namun... Di sudut paling gelap dari sistem laptop, sebuah file tersembunyi perlahan terbuka.

Tulisan emas samar muncul perlahan, hanya bisa terlihat oleh mata batin.

[STATUS 99%]

[SYARAT TERCAPAI: KEDEKATAN, KEPERCAYAAN, DAN KEKUATAN BARU]

[AKTIVASI MEMORI: SEDANG BERJALAN ....]

Tiba-tiba, kepala Matcha terasa sakit hebat. Gambar-gambar aneh berkelebat cepat di pikirannya.

Api yang berkobar. Istana yang runtuh. Seorang wanita yang tersenyum ... dan sebuah pedang yang ditusukkan ke dadanya.

"AKH!" Matcha memegang kepalanya kuat-kuat.

"Cha?! Kamu kenapa?!" Dori terbangun kaget.

"Ingatanku ... potongan ingatanku kembali... tapi masih gelap..." Matcha gemetar, matanya terpejam erat. "Siapa aku sebenarnya... kenapa aku bisa mati... dan kenapa aku memilihmu..."

Layar laptop berkedip biru terang menyilaukan mata. "Siapa dia sebenarnya... dan apa maksudnya dengan permainan itu?"

Dori masih menatap kosong ke arah jalan sepi, jantungnya belum tenang sepenuhnya. Bayangan pria tua misterius itu masih terbayang jelas.

Di dalam layar, Matcha diam mematung. Ingatan yang baru kembali, masih berantakan, menyisakan sakit kepala dan rasa gelisah yang aneh.

"Aku merasa ... seolah sudah menunggu ini sangat lama. Tapi untuk apa?" batinnya bertanya pada diri sendiri.

Dori menghela napas panjang, lalu perlahan menutup laptopnya untuk menghentikan pusing Matcha.

"Ayo istirahat dulu, Cha. Besok kita pikirin lagi. Hari ini terlalu banyak kejadian."

Malam itu berlalu dengan cepat, penuh dengan mimpi-mimpi aneh dan percakapan panjang tentang takdir.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!