Aluza, seorang Office girl cantik di Bandara, terjebak dalam kenangan Ivan mantan kekasihnya yang sudah lama meninggal.
Namun di hari pertama Aluza bekerja ia di pertemukan kembali dengan seorang pilot bernama Bara yang wajahnya sangat mirip sekali dengan Ivan
Tapi Bara yang mirip Ivan itu ternyata memiliki kepribadian yang sangat berbeda. Dia kasar, angkuh, dan tidak peduli dengan perasaan orang lain.
Aluza terjebak dalam dilema, apakah dia bisa melupakan Ivan dan jatuh cinta dengan Bara, atau justru Bara akan menjadi racun yang menghancurkan hatinya?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Elzaluza2549, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Firasat Kakek
Seorang kakek tua berumuran sekitar 70 puluh tahunan sedang menatap langit malam di balkon rumah nya dengan senyum kebahagiaan.
“Akhirnya jodoh cucu ku datang.. takdir jodoh cucu ku telah kembali.."Ujarnya berbicara sendiri sambil menghentak hentakan tongkat tuanya ke lantai.
Seorang remaja perempuan mengintip hal yang di lakukan kakeknya lagi dan lagi mengernyit aneh kebingungan.
“Lihatlah ma kakek bertingkah aneh lagi..”cibirnya pada seorang wanita paru baya yang baru saja datang menghampirinya.
Wanita paruh baya itu mendesah.“Haaa kamu seperti tidak tau kakek mu saja, dia selalu saja bertingkah seperti itu. Dia terus berbicara mengenai takdir Bara, jodoh Bara, mama sendiri pun sangat muak mendengar nya”
“Mama saja muak apalagi kak Bara, pasti tambah muak. padahal kan Kak Bara sudah mama jodohkan dengan seorang pramugari cantik dan yang terkenal itu”
“Kamu betul sekali, kamu pasti suka kan jika kakak kamu berjodoh dengan seorang pramugari.”
Remaja perempuan itu namanya Keyla, dia merupakan adik kandung Bara yang masih kelas 3 SMP. keyla mengangguk-angguk, "Iya sih, Kak Bara pasti senang kalau jodohnya cantik.
Kakek berteriak dari balkon, "Aku tahu! Aku tahu dia, dia wanita mu,dia takdir mu Bara, wanita mu sudah dekat! sudah datang Bara!"
Keyla dan mama nya saling menatap, lalu kembali melihat ke arah kakek yang masih berteriak-teriak tidak jelas di balkon. "Mama, aku pergi ke kamar dulu ya," Keyla berkata sambil berbalik untuk pergi. Ibunya mengangguk, "Iya, kamu pergi dulu. Jangan ganggu kakekmu."
Saat Keyla pergi, mamanya mendesah, "mama juga tidak tahu lagi harus bagaimana lagi dengan kakekmu ini..."
mamannya Keyla kembali menatap ke arah kakek yang masih berteriak-teriak tidak jelas, lalu menggelakkan kepala. "Semoga cepat sembuh..." dia berbisik, lalu pergi ke dalam kamarnya.
Di dalam kamar mama nya Keyla sebut saja Vina kembali masuk ke dalam kamar menemui suaminya yang masih sibuk dengan laptop.
“Apa karena ayah lagi..?”Tebak suami nya.
“Iya Ayah mu terus menerus bertingkah aneh, mama dan Keyla pun kadang tidak tahan dengan sifat anehnya itu”Gerutu Vina sambil mengoleskan serum di wajahnya.
“Sudah biarkan saja namanya juga orang tua?”Imbuh Bayu yang tak mau ambil pusing.
“Sudah tua..?pa..apa papa tidak ingat selagi usia Ayah 50 tahunan ayah juga sering bersikap aneh seperti itu. dia terus saja berbicara perihal jodoh nya Bara, takdirnya Bara"Ujar Vina terus mengomel.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Aluza masih bersedih ketika mengingat kejadian yang ada di toilet tadi sore.
Ia membayangkan wajah pilot Bara yang ternyata wajah nya sangat mirip sekali dengan wajah Ivan.
“Ya tuhan, mengapa aku terus-terusan teringat padanya... padahal sudah lama sekali... itu sudah 3 tahun lamanya"
Dia mengguncangkan kepala, mencoba menghilangkan bayangan wajah Bara yang terus melintas. “please aku harus move on, Ivan sudah pergi.. Hiks, kenapa harus kayak gini...”Dia mengusap-usap bagian belakangnya yang sakit.dan ia baru tersadar jika bagian tubuh belakang nya sakit gara-gara terbentur wastafel karena di dorong oleh Bara.
Pria itu benar-benar menyebalkan, angkuh dan pemarah. “Tuhan Kenapa sih engkau harus menguji ku dengan wajah seperti Ivan namun hatinya seperti iblis" teriak Aluza menggema di kontrakan kecilnya.