NovelToon NovelToon
Menembus Ruang Waktu

Menembus Ruang Waktu

Status: sedang berlangsung
Genre:Time Travel / Fantasi Wanita / Mengubah Takdir
Popularitas:12.2k
Nilai: 5
Nama Author: astiana Cantika

Ceni yang tak lama ini baru kehilangan sang sahabat untuk selamanya, kini ia harus menelan pahit nya kehidupan karena harus kehilangan untuk yg ke sekian kali nya yaitu sang kakek tercinta.
Sebelum kematiannya, sang kakek sempat memberikan sebuah giok dan cincin dengan ukiran rumit dan kuno, yg kata nya warisan turun temurun.

Bagaimana kah kisah kelanjutan nya.?

Nantikan kisah Ceni di cerita ini.😘

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon astiana Cantika, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tiba Di Pemukiman Penduduk

Ceni pun mengelilingi ruangan tersebut yg tampak kuno di mata nya, dimana desain nya layak nya perpustakaan jaman kekaisaran kuno.

"Serasa menjelajahi dunia lain hihi." Ucap nya cekikikan.

Di tengah-tengah perpustakaan tepat nya di ujung yg berhadapan dengan nya terdapat cermin besar dengan bingkai kuno yg mana di atas nya terdapat lambang naga emas dengan mata yg merah menyala.

Ceni yg memiliki rasa penasaran tinggi pun mendekat.

"Aura cermin ini sangat kuat, seakan menyimpan sesuatu yg besar di balik nya, tapi ini kan hanya sebuah cermin, mungkin saja ini salah satu koleksi kakek." Gumam Ceni sambil mengelus sisi cermin yg di bilang antik tersebut.

"Cermin nya berbeda banget, seperti nya tak ada seorangpun yg pernah masuk ke sini, seharusnya perpustakaan ini di bersihkan setiap hari, kenapa kakek tidak menyuruh pelayan membersihkan nya.?"Ucap nya lagi dengan heran.

"Apakah ada rahasia." gumam Ceni.

Ceni pun memilih membersihkan cermin tersebut dengan sapu tangan milik nya karena cermin tersebut penuh dengan debu sehingga dirinya tak dapat berkaca dan melihat wajah nya dengan jelas akibat debu yg menutupi permukaan cermin.

Setelah beberapa saat ia berhasil membersihkan cermin tersebut, Ceni pun berdecak kagum dengan keindahan cermin yg menurut nya sangat kuno tapi antik itu.

"Ini kalau di pajang di kamarku pasti bagus." Ucap Ceni.

Tiba-tiba secara mengejutkan pin giok putih yg menggantung di celana nya itu bergetar hebat dengan mengeluarkan cahaya yg menyilaukan mata.

"Uh apa ini apa yg terjadi.?" Ucap Ceni sambil berusaha menutupi mata nya dengan punggung tangan nya.

Lalu sedetik kemudian ia merasakan seakan tubuh nya tersedot dan terombang ambing, Ceni pun berteriak kaget akan hal itu dan tanpa sadar menutup mata nya seakan pasrah dengan apa yg terjadi.

Lalu_

BRUK

"Auhh sakit sekali." Ucap nya sambil mengelus bokong nya.

Ceni pun tersadar setelah membuka mata nya lalu menatap sekeliling nya yg di penuhi hutan rimbun dan tepat di hadapan nya air terjun kecil yg mengalir deras membuat kulit nya terasa sangat dingin.

Ceni pun menatap horror sekeliling nya, yg di penuhi hutan lebat sejauh mata memandang.

"Oh astaga aku dimana lagi ini, kenapa hari ini banyak kejadian aneh yg ku alami.?" Gumam nya.

"Cuaca dingin banget mana aku hanya menggunakan celana jeans panjang dengan baju kaos rumahan doang, huh dingin." Gumam nya sambil menggosok-gosok kedua telapak tangan nya berusaha mencari kehangatan.

Ceni pun berjalan menelusuri hutan tersebut, Ceni bukan lah gadis penakut justru Ceni ialah gadis yg memiliki rasa ingin tau yg tinggi, walaupun dia berada di hutan atau lembah gelap sekalipun, bagi nya itu adalah hal yg biasa karena ia juga pemimpin sebuah klan mafia, mustahil bagi nya apabila harus merasa takut.

Beruntung saat ini hari belum gelap dan masih terang benderang, walaupun cuaca nya sedang dingin.

"Aku harus kemana ini,? Semua nya hutan, tapi gak apa-apa anggap saja berpetualang hihi." ucap nya cekikikan.

"Andai aja ada Ara pasti dia seneng banget dengan yg beginian, hobi nya ada lah traveling bahkan cita-cita nya ingin mengelilingi dunia ini, tapi sayang itu semua tidak kesampaian." Gumam Ceni sendu kala mengingat sahabat nya.

Ceni saat ini masih belum menyadari bahwa ia berada di Zaman yg pemimpin negara tersebut ialah seorang kaisar.

Tanpa jeda dan tanpa beristirahat walau sebentar, Ceni terus saja berjalan bahkan sesekali ia berlari berusaha mencari jalan keluar dari hutan tersebut.

Hampir seharian penuh Ceni pun akhirnya bisa bernafas lega ketika ia sudah sampai di jalan setapak yg menurut nya sudah pasti di lalui orang-orang, Ceni pun mengambil arah jalan dengan sembarang sebab ia tak tau saat ini sedang berada di mana.

Ceni pun berjalan dengan langkah lebar nya, saat ini ia seperti berada di atas bukit yg mana tampak dari kejauhan rumah-rumah warga yg hanya di terangi oleh cahaya pelita tampak terang dari kejauhan.

"Itu pasti rumah para warga, barangkali ada sebuah penginapan di sana, sungguh ini dingin banget, huh." Ucap nya.

Lalu Ceni pun berlari agar ia cepat sampai di pemukiman penduduk.

Tak jarang pula beberapa rombongan terlihat melewati nya dan orang-orang yg melintas itu memandang nya dengan tatapan aneh dan bertanya-tanya.

Awal nya Ceni hanya mengabaikan, tapi untuk yg ke sekian kali nya ia pun penasaran dengan beberapa orang yg memandang nya dengan tatapan yg menurut nya membingungkan.

"Kenapa orang-orang itu menatap ku begitu.?" Gumam nya lalu Ceni pun menelisik penampilan nya lalu menoleh dan menatap penampilan orang-orang yg melintas di sisi nya.

Sejenak Ceni pun mengerjap kan mata nya.

"Apa mungkin karena pakaian ku,? Tapi pakaian ku gak aneh kok, malah pakaian mereka yg aneh, kok pakai hanfu segala, padahal ini sudah jaman modern, hanfu hanya di gunakan untuk acara khusus saja, masa iya acara khusus kok hanfu yg mereka pakai lusuh dan tidak berwarna begitu." Gumam nya sambil menggeleng pelan.

Ceni pun melanjutkan kembali perjalanan nya yg kali ini ia memilih diam tidak ada lagi kata-kata cerewet nya yg terdengar.

Ia pun memindai sekelilingnya yg tampak aneh menurut nya.

Lama ia berjalan sekali-kali berlari agar perjalanan nya lebih cepat sampai di tempat tujuan nya kali ini.

Dan di sini lah Ceni berada di pemukiman yg ia yakini pemukiman penduduk yg sedang merayakan layak nya pasar malam akan tetapi hanya di terangi dengan cahaya pelita dan obor yg menerangi setiap rumah penduduk.

"Mati lampu kah,?" Gumam nya.

Ceni pun berjalan ke arah orang-orang yg ramai berlalu lalang sambil melihat-lihat bermacam-macam makanan yg tampak aneh menurut nya.

Salah satu ibu-ibu pun menegur Ceni.

"Apakah nona seorang pelancong dari benua yg jauh,?" Tanya ibu-ibu tersebut.

"Hah,?" Ceni pun mengerjapkan mata nya bingung.

"Pelancong,?" Ucap nya.

"Iya nona, pakaian nona sangat unik, baru kali ini saya melihat pakaian model seperti ini, tapi maaf nona, pakaian nona terbilang agak kurang pantas." Ucap ibu itu merasa tidak enak hati dengan kata-kata nya.

"Mengapa seperti bibi,?" Ucap Ceni mengerutkan kening nya.

"Iya nona, para gadis di kekaisaran ini umum nya menggunakan hanfu dan pakaian tradisional, itu melambangkan kesopanan dan keanggunan." Ucap ibu-ibu tersebut.

"Kekaisaran,? sejak kapan presiden jadi kaisar.?" Ucap nya heran.

"Maaf bibi, bukan nya presiden ya,? Kenapa jadi kekaisaran,?" Tanya Ceni.

"Apa itu presiden nona.?" Tanya ibu itu dengan penasaran.

Bersambung.

1
Erna Fkpg
semangat thor kutunggu kelanjutannya 💪💪💪
Mineaa
waaaaaahhhh...... bakalan tambah seru nich part selanjutnya.....
jadi ga sabar.....
Ida Kurniasari
lanjut thorr 😍😍
Ida Kurniasari
seru thor😍
Erna Fkpg
terimakasih thor kutunggu upnya selanjutnya 👍👍👍
Astiana 💕: sip 👍
total 1 replies
Erna Fkpg
GK sabar nunggu kehancuran yin sang
Erna Fkpg
lanjut thor
Erna Fkpg
bagus semoga GK berhenti ditengah jalan
Sribundanya Gifran
lanjut thor
Sribundanya Gifran
nungguin ya, tunggu aja sampai pesta kembalinya ying zu di kerajaan,
lanjut up lagi thor💪💪💪💪💪
Marsya
jgn2 yg gx slamat cucu kakek jendral alias meninggal trus diganti sama anak kaisar makanya bpaknya gx syang oeg bkan darah dagingnya
Sribundanya Gifran
lanjut
Murni Dewita
zu anak permaisuri yang sengaja di tukar deh
Sribundanya Gifran
lanjut💪💪💪💪
aria
lanjut
Murni Dewita
double up thor
Sribundanya Gifran
lanjut💪💪💪💪
Sribundanya Gifran
lanjut
Murni Dewita
dikit amat thor
aria
lanjut
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!