NovelToon NovelToon
Dewa Pedang Mad Terbaik

Dewa Pedang Mad Terbaik

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Time Travel / Epik Petualangan
Popularitas:4.3k
Nilai: 5
Nama Author: jenih

Di dunia yang dipenuhi para ahli bela diri dan kultivator kuat, Goo Yoon hanyalah seorang pemuda biasa yang bahkan tidak mampu mengalahkan murid terlemah di sekte.
Namun Goo Yoon memiliki satu hal yang tidak dimiliki orang lain—tekad yang tidak pernah patah.
Setelah terus dipermalukan dan diremehkan, suatu hari ia menemukan sebuah seni bela diri kuno yang telah lama hilang. Seni tersebut dikenal sebagai Teknik Pedang Dewa Gila, sebuah kekuatan yang bahkan para master legendaris tak mampu kuasai.
Dengan latihan yang penuh darah, rasa sakit, dan kegagalan, Goo Yoon perlahan berubah.
Dari seorang pemuda lemah…
Menjadi legenda yang ditakuti seluruh dunia.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon jenih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 4:Latihan Neraka Di Gunung

Pagi hari berikutnya datang lebih cepat dari yang Goo Yoon harapkan.

Langit masih gelap ketika suara keras terdengar di depan rumahnya.

“Bangun!”

Suara Master Cheon Mu menggema seperti petir.

Goo Yoon langsung terbangun dari tidurnya. Tubuhnya masih terasa sakit dari latihan kemarin. Setiap ototnya terasa kaku, bahkan menggerakkan tangan saja terasa berat.

Namun ia tetap bangkit.

Ia tahu jika ia terlambat, gurunya tidak akan menunggu.

Beberapa saat kemudian Goo Yoon keluar dari rumahnya. Udara pagi terasa sangat dingin.

Master Cheon Mu sudah berdiri di luar sambil memegang sebuah karung besar.

“Guru.”

Goo Yoon membungkuk hormat.

Master Cheon Mu melemparkan karung itu ke arah Goo Yoon.

“Pakai ini.”

Goo Yoon membuka karung itu dan melihat sesuatu di dalamnya.

Batu.

Banyak batu.

“Guru…?”

Master Cheon Mu berkata dengan tenang.

“Masukkan batu itu ke dalam tasmu.”

Goo Yoon tidak bertanya lagi. Ia segera memasukkan batu-batu itu ke dalam tas kain yang dibawanya.

Setelah semuanya masuk, ia mencoba mengangkatnya.

Tubuhnya langsung sedikit condong ke belakang.

Tas itu sangat berat.

Master Cheon Mu lalu menunjuk ke arah gunung di belakang desa.

Gunung itu tinggi dan dipenuhi hutan lebat.

“Hari ini kau akan berlari ke puncak gunung.”

Mata Goo Yoon sedikit membesar.

“Ke puncak…?”

Gunung itu sangat tinggi. Bahkan penduduk desa jarang naik sampai ke atas.

Namun sebelum Goo Yoon sempat berpikir terlalu lama, Master Cheon Mu berkata lagi.

“Kau harus sampai ke puncak sebelum matahari berada di tengah langit.”

Goo Yoon menelan ludah.

Itu berarti ia hanya punya beberapa jam.

“Kalau kau gagal…”

Master Cheon Mu tersenyum tipis.

“Maka kita ulang dari awal besok.”

Goo Yoon menarik napas panjang.

Ia tahu ini akan sangat berat.

Namun ia juga tahu satu hal.

Jika ia menyerah sekarang, ia tidak akan pernah menjadi kuat.

Ia mengepalkan tangannya.

“Saya mengerti, Guru.”

Tanpa menunggu lagi, Goo Yoon mulai berlari.

Langkah pertama terasa berat karena tas batu di punggungnya.

Namun ia tetap memaksa tubuhnya bergerak.

Tanah gunung itu tidak rata. Banyak akar pohon dan batu yang membuat langkahnya sulit.

Beberapa kali ia hampir terjatuh.

Namun ia terus berlari.

Beberapa waktu kemudian napasnya mulai menjadi berat.

“Haah… haah…”

Keringat mulai mengalir deras dari wajahnya.

Tas batu di punggungnya terasa semakin berat setiap langkah.

Seolah-olah beratnya terus bertambah.

Namun Goo Yoon tetap menggertakkan giginya.

“Aku… tidak boleh berhenti…”

Langkah demi langkah ia terus mendaki gunung.

Setengah jalan ke atas gunung, kakinya mulai gemetar.

Napasnya tidak teratur.

Pandangan matanya mulai sedikit kabur.

Akhirnya—

BRUK!

Goo Yoon jatuh berlutut di tanah.

Tubuhnya gemetar hebat.

Ia hampir tidak bisa berdiri lagi.

“Kau sudah menyerah?”

Suara Master Cheon Mu tiba-tiba terdengar dari belakang.

Goo Yoon terkejut.

Ia menoleh dan melihat gurunya berdiri di atas batu besar.

“Guru…?”

Goo Yoon tidak tahu sejak kapan gurunya mengikuti dari belakang.

Master Cheon Mu menatapnya dengan tenang.

“Jika ini saja sudah membuatmu menyerah…”

“Bagaimana kau akan menjadi pendekar terkuat?”

Kata-kata itu seperti pisau yang menusuk hati Goo Yoon.

Ia menundukkan kepalanya.

Tangannya mengepal kuat.

“...Saya belum menyerah.”

Ia perlahan berdiri kembali.

Kakinya gemetar.

Namun ia tetap berdiri.

Master Cheon Mu melihat itu dan tersenyum kecil.

“Kalau begitu lanjutkan.”

Goo Yoon mengangguk.

Ia kembali berjalan menaiki gunung.

Langkahnya lebih lambat sekarang.

Namun ia tidak berhenti.

Setiap langkah terasa seperti mengangkat batu besar.

Namun di dalam hatinya hanya ada satu pikiran.

Menjadi kuat.

Akhirnya setelah waktu yang terasa sangat lama…

Goo Yoon melihat puncak gunung di depannya.

Matanya sedikit melebar.

“Sudah… sampai…”

Dengan sisa tenaga terakhirnya ia berjalan ke puncak.

Lalu—

BRUK!

Ia langsung jatuh telentang di tanah.

Napasnya sangat berat.

Namun wajahnya tersenyum.

Ia berhasil.

Beberapa saat kemudian Master Cheon Mu berjalan ke sampingnya.

“Kau terlalu lambat.”

Goo Yoon langsung panik dan bangun.

“A-apakah saya gagal, Guru?”

Master Cheon Mu melihat langit.

Matahari belum sepenuhnya berada di tengah langit.

Ia lalu berkata pelan.

“Tidak.”

Goo Yoon langsung menghela napas lega.

Namun sebelum ia bisa merasa terlalu senang, Master Cheon Mu berkata lagi.

“Sekarang kita turun.”

Goo Yoon berkedip bingung.

“Turun…?”

Master Cheon Mu menunjuk ke bawah gunung.

“Ya.”

“Kau harus berlari turun… sambil membawa tas itu.”

Wajah Goo Yoon langsung pucat.

Namun Master Cheon Mu menambahkan satu kalimat lagi.

“Dan setelah itu… latihan pedang dimulai.”

Angin gunung bertiup kencang.

Goo Yoon menatap tas batu di punggungnya.

Lalu ia tersenyum pahit.

“Latihan neraka… benar-benar dimulai.”

1
Suarlan
betul...awalnya pedang kayu, tiba tiba berubah jadi tongkat kayu, tanpa suatu narasi.
Shen shandian luo
tiap bab terputus..pertarungan tak pernah sampai selesai..novel sampah..
☕︎⃝❥Mengare (Hiatus)
Iya, baru saja dimulai /Determined/, AYOOOO!
☕︎⃝❥Mengare (Hiatus)
Kan memang ada batu besar di sepunggungnya, Thor🙃
Nh4Fi
brasa ky meloncat.i bbrapa chapt
Nh4Fi
itu pedang kayu knp brubah jd tongkat kayu?
yg bner mn nih?
☕︎⃝❥Mengare (Hiatus)
Semangat Goo Yoon /Smile/
☕︎⃝❥Mengare (Hiatus)
BAGUS BANGET! Dalam beberapa kata aja aku udah suka dengan Goo Yoon. Dia itu MC yang benar-benar zero to Hero, gak ada usaha yang gak ada bayarannya.

Hubungannya dengan gurunya membuat aku nostalgia sama guruku /Determined/
☕︎⃝❥Mengare (Hiatus)
Goo Yoon itu tipe MC yang manusiawi banget, bukan seorang jenius, tapi gak berhenti untuk usaha, aku merasa kayak melihat diriku yang hampir menyerah dulu. Rasanya ingin mengikuti jejak dua/Determined/
☕︎⃝❥Mengare (Hiatus)
Goo Yoon, aaah, aku suka banget dinamika mu😭
☕︎⃝❥Mengare (Hiatus)
Go Goo Yoon, kalau orang lain pasti sudah mundur kalau enggak mati/Determined/
☕︎⃝❥Mengare (Hiatus)
Aku suka dengan penggambaran Gu yang terus berusaha untuk berkembang dan lebih fokus ke perkembangan diri daripada balas dendam /Determined/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!