NovelToon NovelToon
Terjebak Satu Malam Dengan Mafia Kejam

Terjebak Satu Malam Dengan Mafia Kejam

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Perperangan / Mafia
Popularitas:3.7k
Nilai: 5
Nama Author: Dini Andreina

Lyra Aldebaran hanya ingin melupakan pengkhianatan yang menghancurkan pertunangannya. Namun satu malam di klub hotel mewah mempertemukannya dengan pria yang tidak seharusnya ia kenal.

Darius Baskara, Pria dingin dan berbahaya yang menguasai dunia gelap kota. Sebuah kejadian membuat mereka terjebak bersama sepanjang malam. Lyra mengira semuanya akan berakhir saat pagi datang. Ia salah,Karena bagi seorang mafia seperti Darius Baskara, sekali ia menginginkan sesuatu, ia tidak akan pernah melepaskannya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dini Andreina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kehilangan

Pagi itu rumah sakit terasa lebih sunyi dari biasanya.

Di ruang dokter, beberapa hasil pemeriksaan baru saja keluar. Dokter menatap layar monitor dengan wajah berat. Perawat di sampingnya bertanya pelan,

"Bagaimana kondisinya, Dok?"

Dokter menarik napas panjang "Detak jantung janin… sudah tidak ada."

Ruangan itu langsung terasa dingin, Perawat menutup mulutnya pelan "Itu berarti…"

Dokter mengangguk perlahan "Janinnya tidak bisa bertahan."

Beberapa detik mereka hanya berdiri dalam diam.

Lalu dokter berkata, "Kita harus memberi tahu Pak Darius."

Ruang ICU, Darius masih duduk di kursi di samping tempat tidur Lyra, Tangannya menggenggam tangan wanita itu. Lyra masih belum sadar, Mesin monitor masih berbunyi pelan.

Bip… bip… bip…

Pintu terbuka perlahan, Dokter masuk dengan wajah

serius, "Pak Darius."

Darius menoleh "Apa?"

Dokter terlihat ragu beberapa detik, Namun akhirnya ia berkata jujur "Kami sudah memeriksa kondisi kehamilan Nona Lyra lagi."

Darius berdiri perlahan, Tatapannya tajam "Lalu?"

Dokter menelan napas."Maaf." Kalimat itu saja sudah cukup membuat udara terasa berat.

"Bayinya… tidak bisa diselamatkan."

Sunyi, Benar-benar sunyi Darius tidak bergerak. Tidak ada emosi di wajahnya, Namun dokter bisa melihat sesuatu berubah di matanya. Sesuatu yang jauh lebih gelap, Dokter berkata pelan, "Tubuh Nona Lyra terlalu lemah."

"Tubuhnya memilih bertahan hidup."

Beberapa detik tidak ada yang berbicara, Akhirnya Darius berkata satu kalimat.

"Kalian boleh pergi."

Dokter dan perawat keluar dengan pelan, Pintu tertutup. Sekarang hanya ada Darius dan Lyra di ruangan itu. Darius menatap wajah wanita itu lama.

Tangannya perlahan menyentuh perut Lyra.

Kosong. Ia menghela napas sangat pelan.

"Aku gagal."

Tidak ada yang menjawab, Namun sesuatu berubah dalam dirinya saat itu.

Malam Hari, Leon berdiri di depan Darius di ruang rapat mansion. Beberapa pria lain berdiri di belakang.

Leon berkata pelan, "Kami menemukan Viktor."

Ruangan langsung sunyi, Darius menatapnya.

"Di mana?"

"Di pelabuhan lama."

Darius berdiri."Siapkan mobil."

Leon tahu dari nada suara itu Malam ini seseorang akan mati, Pelabuhan Lama Angin laut bertiup keras.

Gudang tua berdiri di tengah kegelapan, Di dalam gudang itu Viktor sudah menunggu. Ia berdiri santai sambil menyalakan rokok, Pintu gudang terbuka keras. Darius masuk, Beberapa anak buahnya berdiri di belakang. Namun Viktor hanya tersenyum.

"Akhirnya kita bertemu lagi."

Darius berjalan mendekat, Tatapannya dingin. "Semuanya sudah selesai."

Viktor tertawa kecil.

"Belum." Ia memiringkan kepalanya sedikit. "Gadis itu masih hidup."

Namun Viktor langsung menyadari sesuatu.

Ekspresi Darius berbeda, Lebih gelap dari biasanya.

"Apa yang terjadi?" tanya Viktor.

Darius berkata pelan."Bayinya mati."

Beberapa detik Viktor terdiam, Namun kemudian ia tertawa kecil "Begitu."

Kalimat itu membuat suasana berubah, Darius berjalan semakin dekat "Semua ini karena kau."

Viktor mengangkat bahu "Itu hanya bagian dari permainan."

Namun detik berikutnya Darius memukulnya.

BUKK!

Viktor terjatuh ke lantai, Namun ia masih tertawa.

"Kau selalu emosional."

Darius mengangkat pistolnya, Menodongkan langsung ke kepala Viktor "Akhiri saja."

Namun Viktor berkata cepat,."Jika kau menembakku sekarang…".Ia tersenyum. "...kau tidak akan pernah tahu kebenaran tentang ayah Lyra."

Darius berhenti, Tatapannya menyipit.."Apa maksudmu?" Viktor tertawa kecil "Kau benar-benar tidak tahu?" Ia bangkit perlahan "Ayah Lyra tidak mati."

Darius berkata dingin.

"Aku sudah membaca suratnya."

Viktor menggeleng "Itu bukan bagian yang menarik."

Ia menatap Darius lurus."Ayah Lyra dulu adalah pemimpin jaringan mafia terbesar di kota ini."

Sunyi.

Viktor melanjutkan.

"Kita bertiga membangun semuanya."

"Kau."

"Aku."

"Dan dia."

Darius tidak bergerak, Namun Viktor tersenyum lebih lebar."Masalahnya…" Tatapannya berubah dingin.

"...ayah Lyra mulai percaya kau akan mengambil alih semuanya."

Darius berkata pelan, "Itu tidak benar."

Viktor tertawa "Itu yang aku katakan padanya."

Sunyi.

Darius akhirnya mengerti "Kau yang memecah kami."

Viktor mengangguk santai "Tentu saja."

"Karena aku tidak suka berada di posisi kedua."

Ia menatap Darius. "Ayah Lyra menghilang karena dia tahu aku akan membunuhnya." Kemudian Viktor tersenyum tipis "Dan sekarang…"

"...putrinya adalah pewaris terakhir."

Darius menodongkan pistolnya lagi "Tidak lagi."

Viktor mengangkat alis."Apa?"

Darius berkata dingin."Mulai malam ini…" Tatapannya seperti es "...permainanmu berakhir."

Gudang itu menjadi sangat sunyi, Angin laut terdengar dari luar. Dan dua pria yang dulu pernah menjadi sekutu Sekarang berdiri berhadapan sebagai musuh terakhir.

1
Dini Andreina
sabar ya ka hari ini langsung banyak
Tanece Alu Bunga
update lama.kali thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!