NovelToon NovelToon
Kupilih Keduanya

Kupilih Keduanya

Status: sedang berlangsung
Genre:Identitas Tersembunyi / Harem
Popularitas:951
Nilai: 5
Nama Author: A19

Zevanya Putri Wiratmadja. Putri tunggal seorang konglomerat kaya di Kotanya. Hidupnya sangat sempurna karena memiliki keluarga harmonis dan juga kakak laki-laki yang tampan. Namun siapa sangka? Diam-diam Vanya malah menyukai kakak angkat laki-lakinya itu.

Saat Vanya dengan nekat akan menyatakan perasaannya, kakak laki-lakinya malah mengenalkan seorang wanita yang ia claim sebagai pacarnya.

Di tengah kekacauan hatinya, Vanya bertemu dengan laki-laki menyebalkan yang makin membuat kacau hari-harinya.

Akankah Vanya memilih untuk melupakan kakaknya? Ataukah Vanya lebih memilih untuk memperjuangkan cintanya? Atau malah pindah haluan dan memilih laki-laki menyebalkan yang sayangnya sangat tampan itu?

ikuti terus kisahnya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon A19, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

21. Membujuk Vanya

Pagi pun tiba, seperti biasa Vanya sudah siap dengan seragam lengkapnya saat jarum jam menunjukkan pukul 6 pagi.

Vanya turun ke lantai 1 untuk sarapan bersama. Kali ini suasana hatinya sedang baik karena terpikirkan rencana untuk menjahili kedua sahabatnya.

"Makan yang banyak sayang, pagi ini mama bikin nasi goreng ke sukaan kamu loh" ucap Sinta sambil menyendokkan 2 centong nasi goreng ke piring di depan Vanya.

"Wahhh makasih mama ku yang paling cantik se dunia" puji Vanya sambil menyuap nasi goreng ke mulutnya.

"Papa sudah pesan kan barang-barang yang kamu inginkan kemarin ya. Nanti akan di antar di kost an kamu. Apa perlu papa kirim orang untuk bantu...."

"No papa, terimakasih. Nanti biar aku tata sendiri aja" potong Vanya sambil tersenyum menyeringai.

"Apa kakak boleh ikutan bantu kamu nata barang nya Vanya?" tanya Fian.

"Ngga perlu kak" balas Vanya cuek.

"Kamu yakin?" tanya Fian lagi.

"Iya"

Fian menatap sendu ke arah Vanya 'Semakin hari kamu semakin dingin aja Van '

"Nambah lagi sayang?" tanya Sinta. Nasi goreng di piring Vanya sudah habis tanpa sisa.

"Udah ma, nanti kalo kekenyangan malah ketiduran waktu di kelas" gurau Vanya.

"Vanya berangkat dulu ya" lanjutnya. Ia lalu menyalimi tangan kedua orangtuanya.

Pagi ini langit sedikit mendung, namun Vanya tetap santai mengendarai motornya untuk menuju ke sekolah. 15 menit kemudian Vanya sudah sampai di parkiran sekolahnya.

Rain dan Lea sudah berada di sana sambil bersedekap dada seolah memang sedang menunggu kedatangan Vanya. Di belakang Rain dan Lea, ada Trio Edun yang sedang menyender di atas kap mobil masing-masing karena posisi mobil mereka yang memang berjejeran.

"Woi! Lo beneran ngambek ya?" tanya Lea. Ia menghampiri Vanya yang sedang merapikan rambutnya.

"Vanya ih. Gw minta maaf" ucap Rain yang kini ikut mendekat.

".... "

"Jawab dong Van. Sumpah ya, gw lebih milih liat lo bikin gebrakan baru daripada diem begini" celoteh Lea.

"Maafin kita ya, plisss" mohon Rain.

"..... "

"ih nih anak ga asik banget sumpah, pake ngambek-ngambek segala" omel Lea.

"Kita harus ngapain Van, biar lo mau maafin kita" Rain mengeluarkan puppy eyes nya.

Vanya meninggalkan mereka berdua begitu saja. Rain dan Lea dengan cepat menyusul langkah Vanya.

'Mampus kalian gw kerjain ' Vanya diam-diam menahan tawanya.

"Eh mereka kenapa?" tanya Vano sambil menatap kearah 3 gadis yang sudah mulai menjauh.

"Aza tadi malem cerita katanya sih Vanya lagi ngambek sama mereka berdua" jawab Tian. Mereka bertiga masih tetap bergeming di tempatnya, belum ingin masuk ke dalam kelas.

"Lah, ngambek kenapa tuh cewek?" tanya Vano lagi.

"Gw nggak tau, tadi malem waktu gw sleepcall sama Aza dia keliatan gelisah banget. Katanya Vanya lagi ngambek sama dia dan cewe satunya lagi. Cuman nggak ngasih tau masalahnya apa. Aza cuman bilang, Vanya kalo udah ngambek bakalan susah buat di bujuk" jelas Tian panjang lebar.

"Aneh banget tuh cewek"

"Ngaca kocak! Kelakuan lo sama dia 11 12" balas Radit yang sedari tadi hanya diam.

"Yeee bacot lo kutil miper" balas Vano juga tak mau kalah.

"Eh Dit, yang berita di internet itu, emang bener ya?" tanya Tian mengganti topik.

"Gw nggak tau" jawab Radit cuek.

"Kalaupun beneran juga emangnya kenapa, lo mau balik? Kalo kata gw sih goblok" ledek Vano sambil terkekeh kecil. Ucapannya sungguh menohok kedalam relung hati terdalam.

"Jahat banget njir omongan lo. Kalo gw jadi Radit, hati moengil gw udah kit ati banget sih" ucap Tian dengan lebay.

"Najis alay banget!" balas Radit.

"Eh gw belain lo anjir, malah di bilang najis" ucap Tian tak terima.

"Brisik lo berdua. Ayo masuk kelas, sebagai penerus bangsa kita harus giat dalam menimba ilmu" Vano mulai beranjak dari atas kap mobilnya.

"Sok bijak banget, gw jadi ngeri" balas Tian.

Mereka bertiga pun menuju ke gedung kelas XI IPS bersama-sama. Banyak siswi-siswi yang menatap kagum ke arah mereka, bahkan ada yang terang-terangan menggoda, namun mereka bertiga tak ada yang memperdulikan nya.

"Emang pantes sih di sebut sekolah elit, cewek-cewek di sini nggak se bar-bar cewe di sekolah kita dulu. Mereka ngegodain nggak yang to much banget" oceh Vano saat mereka bertiga sudah sampai di ruang kelas XI IPS 1.

"Kayak nya gw harus nempel ke ayang gw terus deh biar ngga ada yang berani nge godain gw kayak tadi" ucap Tian sambil bergidik geli.

"Iya iya yang punya ayang" sindir Vano.

Sedangkan di kelas XI IPA 1, Lea dan Rain tak henti-hentinya membujuk Vanya untuk memaafkan mereka berdua.

"Ayolah Van, lo mau apa deh, biar lo mau maafin kita berdua" bujuk Lea.

"Iya Van, janji nggak akan cepu cepu lagi" Rain mengangkat tangan kanan nya sambil menunjukkan jari kelingking ke arah Vanya.

"Lo mau tas kremes? Gw beliin deh" bujuk Lea lagi.

"H*rm*s kocak" Rain membetulkan nama merk brand tas ternama yang Lea ubah namanya.

"Kalo yang itu mah dia bisa beli sendiri" balas Lea.

"Kalian berdua mau gw maafin?" tanya Vanya setelah dari tadi hanya diam saja tanpa merespon ucapan kedua sahabatnya.

"Iya iya mau" jawab Lea dan Rain kompak.

"Nanti, pulang sekolah bantuin gw nata kamar kost"

"Gw ada rapat Osis" "Gw ada latihan Van" jawab Rain dan Lea lagi-lagi kompak.

"Yaudah nanti malem"

"Gw ada janji ketemuan sama Rizal" wajah Lea langsung berubah cemberut.

"Yaudah kalo gak mau" balas Vanya cuek.

"Iya iya mau. Nanti gw cancel deh kencan nya. Demi loh nih, tapi janji ya maafin gw"

"Oke gw maafin. Kalo lo bisa nggak Rain?"

"Iya bisa bisa. Nanti lo kabarin aja di grup. Kita berdua kan belum tau alamat nya" balas Rain pasrah.

"Nah, ini baru sahabat gw" ucap Vanya dengan wajah cerah, sangat berbeda dengan wajah kedua sahabatnya yang nampak di tekuk.

"Ikhlas nggak lo pada?" Vanya menaikkan sebelah alisnya.

"Ikhlas ikhlas" jawab Rain.

"Iya ikhlas gw mah" balas Lea dengan sedikit ngegas.

"Yaudah nanti malem kalo udah selesai nata kamar gw, lo pada gw traktir deh. Kalian mau apa?" tawar Vanya dengan nada sombongnya.

Raut wajah Rain dan Lea langsung berubah cerah mendengar kata traktir.

"Gw mau pizza 1 meter" jawab Lea dengan sumringah.

"Gw mau Steak di Resto Abimana" Rain menyebutkan sebuah nama Restoran bintang 5 yang sedang naik daun karena menu barunya.

"Boleh boleh, gw kabulin nanti permintaan lo berdua"

"Aaaa makasih zeyengku, Elo emang yang paling royal dah" puji Lea.

"Eh tapi beneran Van? Kalo mau makan disana kan harus reservasi dulu loh" tanya Rain sedikit ragu.

"Yaelah itumah gampang. Nanti gw minta tolong ke bokap" jawab Vanya enteng.

"Haduh lupa gw kalo punya om banyak koneksi" balas Rain pura-pura kaget.

"Kalo gw jadi elo, udah gw manfaatin tuh privilege keluarga dia" gurau Lea.

"Haha kalo gw sih malah pengen jadi dia sih. Hidupnya perasaan enak-enak aja, apa aja di bolehin walaupun 24 jam di awasin. Minusnya di tolak aja sama pujaan hati" ledek Rain sambil terkekeh pelan.

"Wah kampret lo ya bahas-bahas itu mulu. Awas lo berdua, bentar lagi gw bakalan cari pacar yang lebih segalanya dari kak Fian" ucap Vanya sambil menjulurkan lidahnya.

Tak lama, guru mata pelajaran pertama pun masuk ke dalam kelas. Dan pelajaran pun di mulai.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!