NovelToon NovelToon
Tunggu Saja Pembalasanku

Tunggu Saja Pembalasanku

Status: tamat
Genre:Action / Balas dendam dan Kelahiran Kembali / Reinkarnasi / Dokter Genius / Budidaya dan Peningkatan / Si Mujur / Tamat
Popularitas:2.1M
Nilai: 4.7
Nama Author: Dewi Harefa

Bukan terjemahan ya gaes.

Lan mei seorang yang ceria, dia baru lulus dari fakultas ke dokteran. Dari kecil dia sudah belajar bela diri dari ayahnya yang seorang guru bela diri. Hanya saja sewaktu dia kecil ibunya meninggal karena sakit, jadi dia ingin belajar kedokteran takut ayahnya sakit seperti ibunya.

Tapi naas kekasih dan temannya punya niat buruk, mereka berselingkuh di belakangnya dan berencana membunuhnya di karenakan sang teman iri dengan nilai nilai Lan mei yang bagus dan sudah mendapat undangan masuk ke dalam tim rumah sakit ternama sebagai ahli bedah dan racun. Mereka berdua merancang kecelakaan mobil, dan di detik kematiannya dia mengetahui bahwa itu ulah mereka berdua.

Tapi Lan mei tidak pergi ke surga ataupun neraka, tapi dia pergi ke jaman kuno. Menjadi anak seorang Menteri sayap kiri, yang gemuk, bodoh dan tidak tahu apa - apa, wajah jelek penuh jerawat besar.
Tunangan putra mahkota, tapi adik tirinya ingin merebut tunangannya.
Ayah bajingan hanya.. lihat prolog

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dewi Harefa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab. 3 Kehidupan kembali

Di tengah hutan belantara seorang wanita merintih kesakitan. Hembusan angin dingin menerpa tubuh besarnya. Tapi dia belum menyadarinya.

"Eehhh, sakit sekali, aku di mana ?" Rintihnya

Dia mulai melihat kiri kanan, untuk memastikan keberadaannya sekarang ada di mana, tapi tubuhnya tidak bisa di gerakkan. Seolah - olah sedang tertancap di tanah.

"Apakah aku masih hidup?" Dia masih dalam kebingunan.

"Perasaanku, aku jatuh di dorong ke jurang dengan mobilku" Dia mengingat- ingat kenangan terakhir sebelum dia sadarkan diri.

"Apakah aku selamat? Apa aku merangka keluar dari mobilku?"

Banyak pertanyaa berkecamuk di dalam kepala wanita itu. Dia hendak menggerakkan tangannya, tapi tidak bisa bergerak. Dia coba tangan satunya, bisa!

"Oh, sepertinya tangan kiriku patah" dia bergumam sambil menaikkan tangannya ke atas agar dia bisa melihat tangan kanannya sendiri. Dia sedikit heran dengan keadaan tangannya tersebut, sedikit berat.

Dia dalam ke adaan telentang tak bisa bergerak, sepertinya kakinya juga patah karena tidak bisa dia gerakkan.

"Bagaimana aku bisa merangkak ke sini?" Gumam nya, karena dia merasa ke dua kakinya tidak bisa di gerakkan. Dia menenangkan dirinya dan menarik nafas dalam- dalam. Kepalanya sangat sakit sehingga dia hanya bisa menatap hampa keatas.

"Tapi bagaimana aku bisa tidak ada luka bakar, bukankah mobilku meledak ? Atau aku terpental saat mobil bertubrukan dengan batu di lereng ?" Dia kembali memperhatikan sebelah tangannya tersebut.

Dia menarik nafas dalam -dalam sambil memperhatikan sekitar lebih seksama, dia hanya bisa memutar kepalanya ke kiri dan kanan, kadang ke atas untuk melihat situasi.

GRrrrr.. dia mendengar suara erangan binatang, Dia menoleh ke samping. Ada keterkejutan di wajahnya, tentu saja dia takut dimakan hewan liar itu.

"Sial! Srigala! Ahh, dia mencium bau darahku mungkin. Luka di tubuhku mengerikan, sudah banyak darahku yang keluar memancing binatang liar."

Dia berusaha memutar tubuhnya dengan tangan kanannya yang masih bisa bergerak.

"'Ahhh" dia menjerit kesakitan saat tubuhnya sudah terbalik menelungkup. Dengan bunyi Gedebuk yang keras.

Dia berusaha memindahkan tubuhnya agar menjauh dari srigala tersebut dengan mencoba merayap sebisanya. Dia berkeringat dingin saat menarik tubuhnya yang berat itu. Sambil merintih dia berusaha untuk merayap menjauh dari hewan liar itu.

"Shuuu, shuuu" tiba -tiba ada suara yang mengusir para serigala. Dia mendengar langkah kaki yang sedikit terburu- buru mendekatinya. Dia menoleh ke arah datangnya suara itu, tapi dia tidak bisa melihat wajah mereka, hanya langkah kaki yang terlihat.

"Nona, nona, nona sudah sadar ? Maaf saya terlambat. Saya mencari bantuan ke desa sebelah, dan saya menemukan tuan ini. Dia mau membantu saya untuk mengangkat nona ke gubuk kita di pinggir hutan ini."

"Kamu siapa? Kenapa memanggilku nona?"

Ucap Lan Mei yang masih telungkup dan hanya bisa memiringkan kepalanya melihat dua orang yang baru datang itu.

"Hhhaaa" dia hanya bisa meringis menahan rasa sakitnya setiap kali dia bergerak. Wanita yang baru datang itu melihatnya dengan rasa kasihan. Dia mencoba menenangkannya. Dia kuatir Nonanya ini mengalami geger otak karena terbentur dan melupakannya.

"Nanti, nanti saya jelaskan nona, ayo tuan tolong bantu saya membawa nona saya ke rumah yang di sana"

"Baik"

Pria paruh baya itu tidak terlalu kurus, dia mengangguk dan mendekat kearah tubuh Lan Mei, dia pria yang memiliki tenaga internal, jadi dengan muda mengangkat Tubuh gadis itu.

'Gadis muda ini gemuk, tapi tidak terlalu berat' batin pak tua itu.

'Mungkin dia belum makan makanya sedikit ringan' Dia menyangka bahwa mereka ini orang yang tersesat dan kelaparan di tengah hutan tersebut.

Pelayan dari wanita yang sekarat tadi memang sengaja mencari pria yang biasa mengangkat beban berat. Dia mendapatkan seorang tukang pikul dan membayarnya beberapa sen.

Dia tidak sanggup mengangkat nona nya yang gemuk, dan kalau di seret nanti nona nya akan ke sakitan, jadi dia berinisitif mencari bantuan ke desa terdekat.

Dan dia sangat beruntung bisa bertemu lelaki paruh baya ini, walaupun dia sudah berumur 40an tapi tenaganya kuat, dan dengan senang hati membantu dia dengan bayaran beberapa Sen koin tembaga.

Setelah sampai di gubuk reot, tempat yang mereka tinggalin sekarang. Pria itu sedikit terkejut, dia beranggapan bahwa tempat ini tidak layak huni, karena sama saja, binatang buas bisa masuk dengan menerobos pintu yang bobrok itu.

Pria paruh bayah itu meletakkan wanita yang hampir sekarat itu di atas ranjang usang tanpa kasur di atasnya, hanya papan dan di alasi beberapa rumput yang mengering.

"Terima kasih tuan sudah membawa nona saya ke gubuk ini"

Ucap pelayan wanita itu. Dan memberikan koin yang dia janjikan tadi, pria itu hanya mengganguk sebagai tanda dia menerima koin itu.

"Iya, sama - sama, sebaiknya secepatnya kamu obati dia, lihat lukanya terlalu mengerikan. Dia sudah sangat pucat"

Pria itu menarik nafas dan menggelengkan kepalanya, ada rasa iba di matanya. Rasa kasihan seperti orang tua yang mengkuatirkan anak- anaknya. Dia ingin menemani mereka, tapi sepertinya tidak lazim untuk saat ini, apa lagi dia masih ada urusan di desa. Sebaiknya lain kali saja jika dia masih hidup, batinnya.

"Setelah saya pergi, kamu harus tutup pintu dan jendela rapat - rapat. Karena sebentar lagi malam, dan binatang buas akan berkeliaran. biasanya mereka juga keluar dari hutan kematian itu, dan kalian paling dekat dengan hutan itu." Jelas si bapak ke pada pelayan wanita itu.

"Baik tuan, baik tuan" Pelayan wanita itu membungkuk beberapa kali untuk berterima kasih atas nasehat yang dia beri, jika dia tidak mendengar hal itu, bisa jadi akan benar- benar ada binatang buas yang mendekat. Apa lagi tetesan darah nonanya sepanjang jalan menuju kesini pasti masih basah di luar sana.

1
Hana Nisa Nisa
🤣🤣🤣🤣🤣
Erna Masliana
yaaahhh udahan lagi seru padahal
Erna Masliana
kasian gajah pulang sendiri 🤣🤣
Erna Masliana
naga hitam dan naga putih nikah.. nanti anaknya jadi naga belang apa polkadot 🤔
Erna Masliana
🤣🤣🤣🤣🤣🤣 pantesan jadi tontonan
Erna Masliana
karena hati ini tidak kuat kalo harus berbagi... mending gak usah
Erna Masliana
sayang y emas murni cuy..
Erna Masliana
mungkinkah ibunya Lan Mei
Erna Masliana
🤣🤣🤣🤣🤣🤣 namanya bisa ganti gak sih
Erna Masliana
jangan di obatin.. biarin aja
Erna Masliana
🤣🤣🤣🤣🤣Lan Mei ngeledek nih
Erna Masliana
mandi atuh...uyuhan teu ongkek ge🤣🤣🤣🤣
Erna Masliana
sembarangan 🤣🤣
Erna Masliana
ya tentu... contoh nya s Foxy dia kan punya ibu otomatis ada ayah... kasian Puci pengen kawin 🤣🤣
Erna Masliana
jangan ribut biarkan saja..toh yang beli juga orang kaya
Erna Masliana
gapapa gatalnya sembuh... gendut nya biarkan saja sampe 5th mah😁😁
Erna Masliana
pules ampe ngorok 🤣🤣🤣🤣
Erna Masliana
Wakwaw anda menikahi badut
Erna Masliana
amankan
Erna Masliana
👍👍 ambil semuanya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!