NovelToon NovelToon
Istri Kecil Untuk CEO Tampan

Istri Kecil Untuk CEO Tampan

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Action / Mafia / Nikahkontrak / Tamat
Popularitas:644.7k
Nilai: 5
Nama Author: Melisa stevani

Warning🌈

Novel ini penuh dengan cerita baper dan menegangkan. Jadi jangan lupa siapin tisu ama jantungnya..

Meisya Michelle seorang mantan Nona Muda berumur 19 tahun yang sudah menjadi yatim piatu karna ulah orang terdekatnya di umurnya yang masih muda.

=====

William Edison seorang CEO muda dengan wajah tampan dan coolnya yang bisa meluluhkan hati banyak kaum wanita. Namun di balik semua itu ada hal mengejutkan yang hanya segelentir orang yang mengetahuinya.

======

Pertemuan berujung cinta.
Itulah sebuatan yang tepat bagi mereka. Masa masa indah terjalani, sampai suatu badai besar datang ke hubungan mereka.

Apakah mereka bisa melewatinya?

Atau malah hanyut ikut terbawa badai?

Bagaimana kelanjutan dari ceritanya?

Yukk langsung aja di baca...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Melisa stevani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Seorang Nona Muda?

🌹🌹 Happy Reading 🌹🌹

Ke esokan paginya...

Di kamar Meisya terlihat sedang menatap ke luar jendela. Karna dari jendela tersebut dia dapat melihat indahnya matahari terbit yang sangat mengagumkan. Meskipun kakinya masih sedikit sakit, namun sudah bisa di jalankan.

Meisya tersenyum melihat pemandangan pagi yang sangat indah. Kicauan burung menghiasi pagi cerah tersebut.

"Sangat indah" guman Meisya.

\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=

Sementara di lain terlihat seorang lelaki tampan sedang duduk di sofa kamarnya. Dirinya baru saja selesai mandi dan sedang mengeringkan rambutnya. Tak lama kemudian terdengar suara ketukan pintu.

Tok,, Tok,,, Tok,,,,

"Masuk" ucap William

Terbukalah pintu tersebut, terlihat seorang pria memasuki kamar tersebut.

"Permisi tuan" hormat Adit

"Bagaimana Dit? Apakah kamu sudah menemukan identitas gadis itu?" Tanya William.

"Sudah tuan, ini,, silakan tuan" jawabnya sambil memberikan sebuah map Coklat tersebut.

"Tidak, kau yang baca" ucap William menolak dan menyuruh Adit membacanya.

"Baik tuan"

"Gadis itu bernama Meisya Michelle.

Anak dari tuan Rangga Michael dan nyonya Melisa Michelle.

Umurnya 19 tahun.

Dia kuliah di universitas xx.

Dia tinggal sendiri di rumah kecil, yang dia beli dari uang peninggalan orang tuanya.

Dia bekerja di sebuah cafe milik temannya, setelah di usir dari kediaman Michelle oleh bibinya.

Tuan dan nyonya Michelle sendiri sudah meninggal dunia 2 tahun yang lalu akibat kecelakaan." Jelas Adit panjang lebar.

"ohh jadi dia seorang Nona Muda dari keluarga Michelle" guman William.

"Jadi dia bekerja seorang diri untuk hidup dan biaya kuliahnya?" Tanya William sedikit kagum.

"Benar tuan" jawab Adit.

"Baiklah kamu boleh pergi" ucap William.

"Baik tuan, saya permisi" pamit Adit.

Selepas keluarnya Adit dari kamarnya, William segera berganti baju.

"Dia gadis yang tangguh dan menarik" batin William sambil tersenyum. Bahkan senyuman tulus yang jarang dia perlihatkan sekarang dia tersenyum hanya karna gadis yang dia tabrak sorang yang tangguh.

William menatap map coklat itu yang Adit letakkan di atas meja. Dibukanya map itu, terpangpang jelas sebuah foto keluarga bahagia dengan senyuman manis di ketiga orang yang ada di foto tersebut.

Di balik lagi halaman tersebut, juga ada sebuah foto gadis kecil yang membuat William terpaku.

"A-apakah dia Michelle?, Ya dia benar-benar Michelle" Guman William mengelus foto gadis kecil itu.

"Meisya Michelle, akhirnya Aku menemukanmu, Aku akan menepati janjiku dulu sayang" ucap William dengan pasti sambil tersenyum.

\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=

Meisya kembali menatap jendela setelah ia membersihkan dirinya. Ada rasa rindu yang dia pendam sendirian kepada sosok kedua orang tuanya, sampai air matanya menetes tanpa di beri aba-aba.

"Ayahh,,, Ibuu,, Michelle kangen kalian,, Michelle mau sama kalian,,hiks,hiks" ucap Meisya lirih bercampur tangis kerinduan akan kedua orang yang dia sayang.

Meisya terus menangis, tanpa dia sadari ada seorang lelaki yang sedari tadi memandang dan mendengarkan ucapannya.

William bisa merasakan kesedihan dari Meisya karna dia juga sama-sama pernah kehilangan orang yang tersayang. Namun hidupnya lebih baik karna di sampingnya masih ada Adit dan Untuk masalah ekonomi dirinya sangat mampu, berbeda dengan Meisya yang setelah kepergian orang tuanya, dirinya di usir dari rumahnya sendiri dan menanggung beban hidupnya sendiri.

Tiba-tiba Meisya menoleh, dirinya melihat William yang ternyata berdiri di sampingnya sambil memandang ke arahnya. Meisya langsung mengusap air mata di pipinya.

William yang melihatnya pun langsung menghampiri dan duduk di sebelahnya. Dia mengelus pucuk kepala Meisya. Meisya sedikit kaget namun dirinya hanya membiarkannya.

"Kalo mau nangis, nangis aja, gak udah di tahan, nanti malah lebih sakit. Keluarin aja semuanya" ucap William sambil terus mengelus pucuk kepala Meisya namun pandangannya masih lurus ke depan.

Sedangkan Meisya hanya bisa menapat wajah William. Tanpa di suruh air mata Meisya kembali menetes, dirinya Tak mampu menahan rasa pedih di hatinya. Dirinya yang berpura-pura kuat selama ini, menumpahkan segala kesedihannya di depan lelaki yang sama sekali tidak di ketahuinya.

William yang melihatnya pun langsung mendekap Meisya dalam pelukannya. Entah karna Meisya adalah orang penting dalam hidupnya atau hanya karna William pernah di posisi tersebut membuat hatinya sakit melihat Meisya menangis.

Sedangkan Meisya sendiri Hanya diam dan tidak menolak pelukan William mungkin karna dirinya memang membutuhkan sandaran untuk dirinya saat ini. Ada rasa nyaman di hati Meisya ketika dia berada di pelukan William. Pelukan hangat dan sedikit usapan di punggung Meisya membuat dirinya tenang.

Meisya langsung melepaskan pelukannya setelah hatinya merasa lebih baik. Meisya langsung menunduk malu ketika melihat kemeja William basah karna air matanya.

"Maaf tuan, saya mohon maaf" ucap Meisya menunduk.

"Mm,,, gapapa kalo kamu perlu teman curhat saya bisa mendengarkanya." Ucap William tulus.

Meisya tak menjawab ungkapan William, hening,, mereka berdua hanya diam dan menetap lurus ke depan. Mereka berdua sama-sama merasa canggung.

"Kepalamu masih sakit" Tanya William yang sedikit membuka kembali obrolan.

"Sudah lebih baik tuan" jawab meisya singkat.

"Panggil saya kalo perlu sesuatu" ucap William melangkah meninggalkan Meisya.

"Tunggu tuan, mmm, untuk yang tadi terima kasih" ucap Meisya menoleh ke William.

"Mm,," jawabnya singkat.

\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=

Tambahkan ke Favorite ya teman-teman..

Like, Coment, Vote, dan Hadiah ya...

Tap Be Continue.....

bay bay

🤗

1
Bongkeng Bongkeng
mantap
Mulyanthie Agustin Rachmawatie
Koq jahat ya Gita....🤔🤔🤔
Mulyanthie Agustin Rachmawatie
Hmm...gmn tuh Wil..bisa smpai mabuk berat bgtu...? ? ?
Mulyanthie Agustin Rachmawatie
mulai seru n Meisya mulai brani utk k b'naran tdak lgi lebai n lemah...👍👍👍
Mulyanthie Agustin Rachmawatie
S9mbong amat s'pa yaaak...
Mulyanthie Agustin Rachmawatie
Betul PD baper hi...hi...hi....🥰
Mulyanthie Agustin Rachmawatie
Hmm....ni'mat nya di kiss...
Mulyanthie Agustin Rachmawatie
Aduuuuh...seandai nya bunda ada di posisi Meisya sungguh bahagia yg di impikan jadi kenyataan yg indah....
Mulyanthie Agustin Rachmawatie
Hmm...klo org syirik itu hati nya g prnh ada baik nya yaaa....🤔🤔🤔
Mulyanthie Agustin Rachmawatie
Hmm...dua org yg ber- bunga2 hati nya tnpa mrka sadari....🥰
Sleastino Abbim
masih penasaran sih kelanjutanny
Jean Wonga
nti buat gita digilir banyak orang algojo thorr
Jean Wonga
kok pggil wal wil wal wil....usia jauh dg wili...beda 6 thn pas tpi hrus pggil kak gitu lo u smtara...jgn nma sja kyak g sopan
Jean Wonga
jgn pake pov dong mles krn ulang2 mndingann lgsungbae
Raden Selian
semakin romantis aja niii asekk.
Χιαα.
biasanya yg model" kek gini jadi bucin akut nan posesif nih, dan juga, jadi sableng klo lgi ma istrinya
Mfftah Afni
koq sama
dengan istri kecilku steve
sendy kiki
ceritanya ngegantung..
ceritanya bagus.. semoga happy ending. ditunggu up y. kalo bisa sampai anak William dan Meisya y..
Juwan Mirza
uh keren thor visual ny cocok
Nitapaldi
lnjut kk
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!