NovelToon NovelToon
Putra Putri Sang Penguasa

Putra Putri Sang Penguasa

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:21.9M
Nilai: 4.9
Nama Author: Eli

Ini season ke 2 dari Istri manja tuan Kusuma. Menceritakan anak kembar mereka, Biru dan Jingga yang telah dewasa.

Biru adalah pengusaha muda berbakat yang bersifat dingin. Tapi dia sangat hangat dan baik kepada saudara kembarnya, Jingga.

Jingga adalah gadis muda yang berusaha mewujudkan mimpinya menjadi model terkenal. Dia terlihat dingin dan acuh tak acuh, tapi sangat manja terhadap sang kakak, Biru.

Mereka selalu saling melindungi tanpa menyebar luaskan identitas mereka sebagai anak dari konglomerat.

Akankah mereka menemukan cinta yang membuat mereka menunjukkan sikap hangatnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Eli, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kedatangan Yudha sang raja bisnis

Yudha langsung menghubungi Hendri setelah selesai melakukan panggilan dengan Biru

" Halo Hendri, Siapkan jet pribadi sekarang . Aku akan melakukan penerbangan ke tempat Biru dan Jingga "

" Baik tuan "

" Ada apa lagi ya? Kenapa tuan terdengar begitu panik, Ach sudahlah. Aku harus menghubungi Risti, sepertinya perjalanan dadakan ini akan memakan waktu "

Yudha juga langsung menghubungi Gina untuk menjemputnya di perusahaannya

" Halo sayang "

Terdengar suara lembut Gina begitu telepon tersambung

" Halo..

Sayang aku akan menjemputmu sekarang! "

kedua alis Gina hampir menyatu mendengarnya

" Ada apa? Apa ada sesuatu yang buruk terjadi? " Gina ragu - ragu bertanya pada Yudha

" Nanti ku beritahu. Sekarang kamu bersiap saja "

" Baiklah "

Gina tidak bertanya lebih lanjut dan dia memberitahukan pada Vio untuk datang ke kantornya, Yudha akan menjemput mereka nanti

\=\=\=\=\=\=

Ji sudah mulai sadarkan diri, dia mengerjapkan matanya berkali - kali supaya bisa melihat dengan jelas. Dia menatap sekeliling dan melihat Biru juga seorang pria berpakaian tentara disana

" Ehm,,, "

Dia tidak dapat mengeluarkan suara, tenggorokannya terasa begitu kering.

Biru mengambil segelas air dan membantu Ji meminumnya

" Minumlah dulu! Apa yang kamu rasakan? Apakah begitu sakit? "Tanya Bi lembut terlihat khawatir

" Aku sudah lebih baik. Ku kira kamu tidak akan mengerti pesan yang aku kirim "

Ji berkata dengan lembut

" Bagaimana mungkin. Memangnya ada orang lain yang lebih mengerti kamu dibandingkan aku? " Bi bersikap sombong dihadapan Ji

" Ish menyebalkan!

masih saja bersikap sombong di depanku, cih. Bi, itu siapa? "

Pandangan Ji beralih pada pria yang berdiri di belakang Biru

" Oh itu Edward, dia yang menolong mu. Alex meminta bantuan yang lebih dekat dengan lokasi yang kamu kirim dan kebetulan dia beserta pasukannya sedang berlatih di sekitar area bukit " Bi menerangkan pada Ji

" Halo saya Edward. Senang jika kamu baik - baik saja "

" Terimakasih telah menolong ku. Aku tak tahu bagaimana jadinya jika tidak ada kamu yang menolongku " Ji tersenyum dengan lembut. Meskipun wajahnya masih terlihat pucat, tapi senyumnya tetap mampu menyihir Edward. Edward dibuat terpesona oleh kecantikan Ji

" Wow, sungguh cantik. Bagaikan bidadari! "

" Bi apa kamu sudah menghubungi Sella? kurasa dia akan pura - pura sedih dan panik saat ada orang lain mulai menyadari bahwa aku tidak ada bersama mereka "

" Biarkan saja Ji. Kita akan urus dia nanti "

" Permisi, maaf mengganggu percakapan kalian. Karena nona ini telah sadar. Saya akan pamit undur diri, saya harus kembali ke pangkalan militer! "

Potong Edward diantara percakapan kedua saudara itu

" Oh, baiklah. Sekali lagi terimakasih banyak " Edward menganggukkan kepala sebagai balasan dan meninggalkan ruangan Ji

" Ji mami dan papi akan datang kemari. Mereka begitu panik ketika aku memberitahukan keadaanmu "

" Kenapa kamu memberitahukan keadaanku kepada mereka?! Mereka pasti khawatir! "

" Mau bagaimana lagi. Aku menghubungi papi untuk menanyakan tentang pak Malik itu. Ternyata sudah papi bereskan lebih dahulu. Jadi lembat laun papi juga akan tahu keadaanmu! "

" Yaaah, mau bagaimana lagi. Papi dan mami pasti sudah dalam perjalanan menuju kemari "

\=\=\=\=\=\=\=

Yudha, Gina dan Vio sudah tiba di bandara internasional. Mereka ditemani Hendri dan beberapa pengawal berjas hitam.

Kedatangan mereka terekspos oleh seorang wartawan dan membuat heboh pertelevisian.

" Yudha Arya Kusuma seorang raja bisnis dari negara A tiba di negara ini. Apakah dia akan mengembangkan perusahaan disini seperti perusahaan sang istri, Gina Yulia Atmaja? "

Begitulah salah satu berita televisi menyebutkan. Karena berita itu juga laman web gosip menjadi heboh

" *Meskipun tuan Yudha sudah tidak muda lagi, tapi masih tetap terlihat begitu gagah. Istrinya juga tetap terlihat cantik "

" Apakah itu anak perempuan mereka? Dia begitu cantik. Tapi aku tidak pernah melihat kedua anak kembar mereka! Apakah anak mereka juga jadi pebisnis*? "

Edward tak sengaja melihat berita tersebut saat menuju ke markas

" Ini kebetulan sekali. Apakah gadis itu dari keluarga Kusuma? Atau hanya kebetulan belaka mereka berkunjung kesini? Tapi dia benar - benar begitu cantik, apa aku bisa bertemu lagi dengannya? "

Yudha dan yang lainnya langsung menuju rumah sakit tempat Ji dirawat. mereka berjalan menuju kamar Ji yang telah diberitahu oleh Bi sebelumnya

Yudha berjalan dengan menggandeng Gina, di samping Gina berjalan Vio dan Hendri beserta pengawal mengikuti dari belakang.

Karena kedatangan Yudha yang memiliki aura kepemimpinan dan sangat mengintimidasi bak seorang raja itu, mereka menjadi pusat perhatian. Semua mata tertuju pada mereka. Bahkan para dokter dirumah sakit ikut sibuk menyambut kedatangannya

" Selamat datang tuan, nyonya. Jika tuan menghubungi pihak rumah sakit terlebih dahulu, kami pasti membuat persiapan "

Kata Direktur rumah sakit

" Tidak apa, kami hanya mengunjungi kenalan saja. Kalian tidak perlu menghiraukan kami. Kalian bisa kembali pada pekerjaan kalian masing - masing! "

Yudha berkata dengan tenang dan penuh wibawa.

" Bagaimana bisa kami tidak menghiraukan kalian. Sedangkan kalian adalah pebisnis yang memiliki kuasa dimanapun "

Gumam sang dokter sambil menatap Yudha yang berlalu menuju salah satu ruangan

1
Yunaidah Samsung
Kecewa
Yunaidah Samsung
Buruk
Zuny Achmad
terlalu bodoh terlalu polos leo kmu itu ihhh greget q nya
Zuny Achmad
akhirnya dnger kbar juga dri nenek gadis tpi kakek buyut pasti udh pada ninggal ya kak
Atiah arini
good suka
Harni Suleman
Kecewa
Harni Suleman
Buruk
aphrodite
para kary tidak punya attitude..masa bergunjing didepan muka boss
aphrodite
percuma menyesal juga kamu membunuh orang yg meyelamatkanmu dari jalanan dasar gila..bunuh diri sana sebagai rasa bersalahmu
aphrodite
iya terlalu mudah
aphrodite
atuh kamu turun tangan Bi kan itu perusahaan kamu juga..jangan apa apa Ji..bantulah sodaramu
aphrodite
loba nanya ..kirimkan!!!..sudah tau lagi buat permainan..kenapa Vio Leo jadi terkesan bego sih
aphrodite
Ji gadis cerdas...kamu Leo kamu pernah jadi assisten harusnya kamu lebih bisa mengenal karakter orang dan lebih sigap..bukan cuma diam terima nasib atau nunggu pertolongan..kamu sendiri harus punya tindakan
aphrodite
egois kalo begitu tidak kasian sama Vio
aphrodite
kalo kamu mencurigai pamanmu harusnya kamu mulai dg menyelidiki Pamanmu..sewa detektif..kirim orang untuk menjadi mata2..pamanmu saja memata mataimu masa kamu engga..pasang alat penyadap ..seperti yg dilakukan Vio
aphrodite
pasti bogoh nya..siapa sih yg tidak terpesona sama Ed..Laura aja sampe gila..Kalina sampe melakukan tanding untuk menyingkirkan Ji
aphrodite
sedih ih😭😭
aphrodite
nya kerja nu bener atuh hayang kaya meunang maling..aneh aneh bae jama teh
aphrodite
otw jadi gembel sokoorr..tapi kasian Bapaknya dia yg lelah berjuang dihancurkan anaknya sendiri
aphrodite
ngapain dimaafin..udah paling bagus gak angkat telp dia..mau main apalagi sih
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!