NovelToon NovelToon
You (ILY Omte)

You (ILY Omte)

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Cintapertama / Cintamanis / Contest / Romansa-Tata susila / Tamat
Popularitas:224.8k
Nilai: 4.9
Nama Author: Amma Nada

Novel kali ini,menceritakan tentang gadis tomboy yang mencintai lelaki separuh perempuan.Lelaki yang membuatnya jatuh cinta karna tingah kemayunya.


"Omte... kalo kita habis ini ketemu lagi,Fixs kita Jodoh..Aku bakal lamar Omte ya,gak boleh nolak"ucap gadis itu dengan menatap netra coklat yang tengah memoles dirinya.

Lelaki separuh perempuan itu tampak tersipu "iisshhh,lucu banget sih kamu say.. andai aja aku masih doyan ciwiw udah aku embat kamu say"sahutnya mendayu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Amma Nada, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Love you

Akhirnya Cecek membuat Omlet seperti yang waktu itu ia makan,dengan semua bahan yang lengkap di kulkas milik Cecek membuat lelaki itu tak susah untuk membuatnya.Sesekali ia melirik ke arah kekasihnya yang sepertinya masih asik sendiri.Bahkan kekasihnya mengumpat berteriak entah karna apa Cecek oun tak tau.

Ia pun mengeluarkan ponselnya untuk membuat video Tok-tok seperti orang lain dengan lagu Pamungkas - To the Bone sebagai soundtracknya.

...Take me Home ,i'm fallin'...

...Bawalah aku pulang,aku jatuh cinta...

...Love me long,i'm rollin'...

...Cintailah aku,aku mulai-...

...Losing control,body and soul...

...Kehilangan kendali,tubuh dan jiwa...

...Mind too for sure,i'm already yours...

...Pastinya juga pikiran,aku sudah jadi milikmu...

Kamera pun mengarah pada tubuh Raina yang sedang santai disofa,tapi wajah Raina tertutup oleh ponsel milik gadis itu.Cecek tersenyum melihat hasil video singkatnya.

🌸

🌸

🌸

kruk....kruk

Perut Raina berdendang karna bau masakan yang tengah Cecek buatkan untuknya,tapi kenapa sedari tadi ia tunggu Cecek tak kembali dari dapur.Dengan tangan yang masih sibuk dengan ponselnya ia berjalan menghampiri dapur Cecek.

Dan ulala....Apa yang ia lihat,kekasihnya sedang berjoget didepan kamera dengan pinggul yang bergoyang kekanan dan kekiri.

"Astagfirlloh"ucap lirih Raina terkejut.

Dengan seksama ia melihat Cecek masih asik berjoget tanpa sadar akan kehadirannya yang tengah bersandar pada tembok yang ada di bar.

"Astaga"teriak Cecek memegang dadanya karna terkejut melihat Raina yang ada di bar miliknya.

"Omte ngapain joget kayak tadi?"tanya Raina menyelidik membuat Cecek malu sendiri.

"Eh... em... kamu liat"

"Ya liat lah,tadi om gini (memperagakan goyangan Cecek meski kaku dan amburadul) gini tuh ngapain coba"ucap Raina.

"Bikin video tok-tok"sahut Cecek malu.

"Tok-Tok??? apaan tuh?"

"Kamu gak tau?"

Raina hanya menggeleng.

"Yuk makan,ini udah siap semua... "ucap Cecek mengalihkan pembicaraannya.Ia terlalu malu karna ketahuan berjoget-joget oleh kekasihnya.

Raina yang kelaparan pun langsung mengangguk semangat dan lupa dengan aplikasi tok-tok tadi.

"Pelan-pelan makannya... Aku gak minta kok"

Raina mendengus "Kelaparan aku tuh,Om sih sibuk joget-joget sendiri..Gak tau pacarnya laper"

"Iya maaf.... "sahut Cecek yang disindir oleh Raina.

"Lagian buat apa sih joget-joget gitu Om?? dapet duit ya?"tanya Raina.

"Gak sih... tapi fans ku banyak di tok-tok"

"Sini liat ponsel Om"ucap Raina menengadahkan tangannya.

"Berasa diintrogasi gue"batin Cecek tak ayal ia tetap memberikan ponselnya pada sang kekasih.

Raina berselancar mengotak atik aplikasi tok-tok dan membuatnya kaget banyak sekali video milik Cecek disana dengan berbagai gaya jogetan.Dan ucapan Cecek juga benar adanya tentang para fansnya tak hanya kaum wanita tapi kaum lelaki setengah perempuan dan lelaki macho yang belok juga ada disana.

"Kapan bikin video gini… Ini aku tadi kan?? Cie.. sampai bikinin video segala cinta banget ya?"goda Raina melihat video pendek yang menampilkan badannya tengah santai di Sofa meskipun yang terlihat jelas telapak kakinya.Tapi it's oke itu membuat Raina senang,lalu kembali ia melihat video-video lainnya.

Cecek sudah tersipu malu karna sekali lagi ketahuan oleh kekasihnya. 

"Uhuk"Raina tersedak melihat jogetan Cecek yang dianggapnya aneh.

"Uhuk"semburan makanan yang tengah ia makan pun tak terelakkan dan akhirnya sofa putih bersih itu ternodai oleh makanan bekas dimulut Raina.

"Pelan-pelan dong"tanpa rasa jijik Cecek membersihkan semua bekas makanan disofa dengan tangannya,lalu ia meambil tisu untuk menyapu bekas makanan yang ada di sekitar bibir Raina.

"Om gak jijik?"

"Ngapain jijik.. kan makanan juga yang dibersihin"

"Tapi bekas mulut aku lho"

"Gapapa kok"sahutnya lagi dengan senyum menawannya.

"Uh... manisnya,jadi cinta"ucap Raina sambil mencubit pipi Cecek membuat Cecek tersenyum "Om,omte joget ngayang kayak gini belajar dari mana?"tanya Rain kembali.

"Oh yang itu... temen-temen di Salon yang ngajarin,sempet bikin kok sama mereka juga" ucap Cecek santai.

"Awas ya om deket-deket sama cewek-cewek lain atau cowok-cowok lain aku gak suka ya"sahut Raina blak-blakan.Hanya membayangkan saja membuat Raina tak suka.

"iya... iya... gak lagi kok,kalo gak diajak sih he...he...he.." ucap Cecek menggoda kekasihnya.

"Kok ngeselin sih... ngebales ceritanya...iya"sahut Raina berdiri dari duduknya lalu memegang sebelah kaki Cecek. "Trima nih pembalasan dari aku"lanjutnya langsung menggelitik telapak kaki Cecek yang membuat Cecek tak bisa meelakkan rasa gelinya.

"Hua...hahahahhaa.a....hahaha.....haaaa......geli cil....ampun geli"ucap Cecek dengan terus tertawa.

"Abis ngeselin sih"sahut Raina berhenti menggelitik Cecek. "Cil...Cil.. tadi om manggil aku cil? Cil apaan?"lanjutnya tapi kaki Cecek masih ia dekap.

Cecek mencoba menetralkan tawanya,apa lagi pipinya kaku karna jarang sekali ia tertawa seperti ini.

"Kecil... aku manggil kamu kecil"ucap Cecek

"Dih,orang aku segede gapura ini dibilang kecil"sahut tak trima Raina."Nih rasain lagi berani ngatain aku"lanjutnya kembali menggelitik telapak kaki Cecek dan membuat Cecek kembali senam pipi karna terus tertawa.

Tak kuat terus tertawa,Cecek menarik sebelah tangan Raina lalu mendorongnya hingga Raina terjungkal dimatras bulu yang ada dibawah sofa. 

(Author ngarep ada adegan romantis ala-ala eh malah ngejengkang sendiri si Rain hedehhh😑)

"Wah.. Kasar sama pacar sendiri"ucap Raina

"Maaf… maaf,reflek aku tadi"sahut Cecek merasa bersalah. 

"Gak ada ah… kasar sih"ucap Raina lagi lalu berdiri dsn meambil ponsel serta kunci motornya. 

Cecek yang melihat itu langsung ikut berdiri lalu mencekal tangan Raina.

"Maaf… maafin aku gak sengaja"panik Cecek melihat kekasihnya tampak serius ingin pergi. 

"Udahlah males aku mau ketempat Niko"ucap Raina lalu menyentak tangan Cecek membuat Cecek terdiam.

Greb 

"Gak.. kamu gak boleh pergi kemana-mana,aku minta maaf.Jangan pergi sayang"ucap lirih Cecek yang sudah menempel dipunggung Raina bagai cicak🤣. 

Raina tampak diam,wajahnya memerah dan sebisa mungkin ia mengulum bibirnya.Ia meronta tapi tangan Cecek semakin mendekap erat dipinggangnya dari belakang. 

"Buahahhahaaa…….hahahha,...takut banget ya ditinggal pacar"tawa Raina pun pecah sampai air matanya menggenang di pelupuk mata saking kerasnya tertawa. "Kena kan lu gue kerjain"batin Raina girang.

Ia pun memegang lengan Cecek lalu memutar badannya,kembali ia melihat Cecek menangis. 

"Uluh uluh… cengeng banget sih"ucap Raina sambil menghapus air mata kekasihnya. 

"Bercanda kamu gak lucu"sahut Cecek,ia kembali memeluk Raina. 

"Abis susah sih nunggu kamu manggil sayang malah manggil kecil lagi,seneng deh dipanggil sayang"ucap Raina dengan senyumnya.

"Jangan bilang gitu lagi ya… Aku gak mau kehilangan kamu"sahut Cecek. 

"Iya deh.. yang gak mau kehilangan"goda Raina lalu terkekeh membalas pelukan kekasihnya. 

Nada dering ponsel Raina dengan lagu keras membuat Cecek terkejut,ia langsung merenggangkan pelukannya melihat Raina yang langsung menempelkan ponsel ditelinganya. 

"Iya bawel,tinggal loncat gue sampe"itu kata-kata Raina yang didengar oleh Cecek tanpa tau siapa yang menelfon kekasihnya.Lalu Raina mematikan panggilan itu dan menatap sang kekasih. 

"Aku tinggal dulu gapapa ya"ucapnya pamit pada Cecek. 

"Mau kemana?"

"Ketempat Niko" 

"Gak ada..Jangan kesana,dia cowok yank" 

"Cie.. udah manggil sayang sekarang cie…."Raina kembali menggoda sang kekasih.

"Jangan ngalihin pembicaraan deh.. Jangan ketempat temen kamu ya.."pinta Cecek dengan wajah memelas. 

"Cute banget sih…"sahut Raina menangkup pipi Cecek "Aku harus kesana sayang… ada yang mau kita bahas,lagian disana nanti Amel juga dateng kok"lanjutnya pada Cecek.

Dengan berat hati ia membiarkan kekasihnya ketempat lelaki yang ia takuti akan merebut Raina darinya. 

"Jaga hati ya yank… Love you" 

"Cie… udah bilang love you,cinta banget ya.. hehe...hehe.."lagi Raina menggoda kekasihnya,entah mengapa menggoda kekasihnya sekarang menjadi hal yang menyenangkan untuk Raina.

"Ih.. nyebelin,ejek aja terus"sahut Cecek merajuk. 

"Jangan ngambek dong… "ucap Raina lalu mengecup punggung tangan Cecek."Love you too Omte.bye"lanjutnya lalu pergi dari apartemen Cecek. 

🌸

🌸

🌸

"Nelfon mulu lu Nik ganggu aja"semprot Raina saat masuk kedalam apartemen sahabatnya.Ia langsung menjatuhkan dirinya kembali di Sofa dengan kaki yang ditaruh di sandaran sofa. 

Niko hanya menggeleng melihat tingkah sahabatnya. 

"Emang lu dari mana tadi? Ngapelin om-om sebelah?"sahut Niko yang duduk di karpet dengan memangku laptop.

"Ya kan emang pacar gue pe'a.. "

"Serius lu udah jadian sama tu om-om?"tanya Niko serius menatap sahabatnya. 

Raina mengangguk semangat "Santai aja sih muke lu.."sahut Raina lalu melempar bantal sofa pada Niko,untung Niko sigap bantal itu mendarat di tangannya bukan dikepalanya. "Ya serius lah gue sama dia.. gue gak oenegn main-main ya"lanjutnya menjawab pwetanyaan Niko tadi.

Raina hanya memasang wajah tak bersalahnya pada sahabatnya itu.Lalu ia menepuk jidat saat teringat sesuatu.

"Nah kan gue jadi lupa… semua gara-gara lu sih Nik"semprot kembali Raina tiba-tiba.

"Napa lagi sih sama gue" 

"Gara-gara lu tadi,gue lupa nanya ke Omte mbak Ines udah nelfon dia apa belum" sungutnya yang di balas acuh oleh Niko bukan masalah penting pikir Niko. 

Pip pip 

Pip pip

Bunyi pintu apartemen Niko terdengar berulang kali,membuat kedua sahabat itu melihat kearah pintu bersamaan.Siapa yang salah membuka kode pintu Apartemen Niko,tak mungkin Amel karna Amel tau juga kode apartemen milik Niko. 

"Liat deh Nik"ucap Raina.

Niko mengangguk dan menghampiri pintu. 

Seorang wanita paruh baya yang masih terlihat muda dengan rambut hitam legam dan tampilan elegan itu masuk membawa beberapa paper bag. 

"Mommy"panggil Raina langsung berdiri menghampiri Mommy Amira yang tak lain mama dari Niko.Ia mengambil barang yang tengah dipegang wanita paruh baya itu lalu mencium punggung tangan wanita paruh baya yang sudah ia anggap sebagai orang tuanya sendiri. 

"Sayang mommy… Apa kabar kamu sayang?"sahut Mommy Amira. 

"Baik mom.. wah.. mommy bawa apa ini"ucap Raina sudah bisa mencium bau-bau enak dari beberapa paper bag. 

"Kalo ada makanan aja nyamber langsung lu" timpal Niko.

"Biarin wlek…."sahut Raina menjulurkan lidahnya pada Niko. 

Mommy Amira hanya tersenyum melihat kedua remaja dihadapannya beradu argumen seperti biasa. 

"Udah..udah… kita taruh sana dulu yuk..Amel mana nih? Mommy gak liat Amel" 

"Masih dijalan mom,tadi udah Niko telfon" 

Mommy Amira mengangguk mengerti,karna mereka bertiga susah untuk dipisahkan.

Sambil menunggu Amel datang,mereka bertiga sibuk dengan percakapan yang menyenangkan.Mommy Amira yang berprofesi sebagai psikiater lebih paham tentang remaja-remaja seumuran anaknya ini dan ia sering dijadikan teman curhat oleh ketiga remaja ini. 

🌸

🌸

🌸

Setelah kepergian Raina,Cecek melihat hampa tempat yang Raina duduki tadi.

"Padahal baru ditinggal bentar… aku udah kangen sama kamu"gumamnya lalu membersihkan bekas makan dan minum kekasihnya tadi.

Cecek mulai berfikir sepertinya kekasihnya menyukai makanan,ia memutuskan untuk pergi ke supermarket yang berada di seberang Apartemennya.Ia meraih jaket dan dompetnya lalu pergi dari Apartemen. 

Beberapa menit setelah ia berputar-putar di supermarket,membeli berbagai macam snack serta buah dan minuman Cecek pun kembali ke Apartemen.Dan disinilah ia sekarang menunggu lift naik. 

"Nak Rayyan"panggil seseorang yang berdiri di sebelahnya.

"Dokter"sahut Cecek dengan senyum mengembang melihat dokternya berada disebelahnya. 

...💜💜💜💜💜...

...💜💜💜💜💜💜...

...💜💜💜💜💜...

...Para sahabat Raina dan Kak Cecek,terus dukung kisah cinta jumpalitan mereka ya.... Tinggalin jejak kalian,kasih komen,love,like and vote kalian untuk mereka. Komen kalian berarti banget buat aku 🥰🥰...

...Dukung terus otor amatir ini ya sahabat....

...😍🤗Salam sayang dari Rain and Kak Cecek🤗😍...

1
I'm Peach 🍑🍑
i love Omte n Rain 😍💐
Maryana Fiqa
ya Allah,,,nyesak banget akunya 😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭
I'm Peach 🍑🍑: sini peluk kak 🤗
total 1 replies
Maryana Fiqa
Putri mantannya si raiyyan,,,dasar ganjen
Maryana Fiqa
ngakak banget aku🤣🤣🤣🤣🤣🤣
I'm Peach 🍑🍑: ayo baca terus kak biar makin ngakak,nangis,kesel,trus bahagia💕
total 1 replies
Nadialisa Wati
langjut😂😂
Nadialisa Wati
lanjottttt😂
Dhina ♑
Selamat Rain 👏👏👏
Kamu berhasil memasak dengan baik
Dhina ♑
Rain meisi sendok

Rain mengisi sendok
Dhina ♑
mengelusnya

bukan meletusnya
Dhina ♑
Thor 🙏🙏
Mengapa selalu, setelah tanda baca, tidak spasi dulu. Jadi tulisan nya kumpul begitu 🙏🙏
Dhina ♑
Luntur ga sih, mandi sampai 1 jam
Atau beku mungkin.
Atau....... hidungnya, matanya, bibir nya..... kuping nya, ada yang hilang ga 🤔🤔
Dhina ♑
Ohhhh, no!!
Ini tidak boleh terjadi
Dhina ♑
Wahhh 😱😱 Yuan terpesona
Sembuh lah kau Yuan
enak tahu ga
Dhina ♑
🤣🤣🤣🤣
Nyosor kayax bebek 🦆🦆🦆
Dhina ♑
Astaga Edo 🤔🤔
Dhina ♑
meayun-ayunkan

mengayun-ayunkan
Dhina ♑
Ya seharusnya begitu, akan lebih baik
Dhina ♑
Wahhh ide bagus itu
Dhina ♑
mengapa harus mengingat Elang lagi sih
Dhina ♑
Enak banget bisa bermanja-manja
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!