My Sweet Husband Season 1 dan 2
Season 2
Tentang Rafa anak dari Zhafran dan Raisya yang memiliki seorang gadis cantik yang dicintainya dari kecil hingga dewasa. Apakah Cinta Rafa dan Shila akan terus berlanjut atau sebaliknya?
Awalnya ini adalah sebuah karya yang berjudul My Little Husband kemudian diganti menjadi My Sweet Husband.
Season 1
Ini adalah kisah tentang Zhafran lelaki yang baru berusia 21tahun yang menikahi Raisya wanita yang berusia 26 tahun hanya karena sebuah alasan yang klise menurut mereka. Tapi Zhafran yang sudah lebih dahulu jatuh cinta pada Raisya tidak menolak alasan tersebut.
Bagai mana kisah mereka.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon EgaSri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Gara gara kado
Setelah drama perpisahan antara ibu dan anak, ayah dan anak, kakak dan adik itu berakhir, Zhafran langsung memboyong Raisya menuju ke apartemennya.
Dan disinilah mereka sekarang, di apartemen milik Zhafran, yang kini juga sudah menjadi milik Raisya sebagai istri Sah dari Zhafran Rahardian Kusuma.
Dan saat ini Raisya sedang membereskan pakaian nya, dan meletakkannya didalam lemari. Setelah selesai berberes Raisya langsung ke luar kamar menuju ke sofa tempat Zhafran berada yang saat ini sedang menonton televisi. Ia duduk di samping Zhafran, bersandar di bahunya lelaki tersebut.
"Udah selesai beres beres nya?" tanya Zhafran mengelus puncak kepala Raisya.
"Udah!" saut Raisya singkat
"Capek?" tanya Zhafran lagi
"Iya!"
"Tadi aku pengen bantuin gak di bolehin, kan capek jadi nya!"
"Iya, aku gak mau ngerepotin kamu!"
"Ya gak dong sayang, mana mungkin kamu ngerepotin aku!"
"Iya, maaf!"
Setelah cukup lama terdiam.
"Kamu lapar gak?" tanya Zhafran
"Iya!"
"Makan malam keluar yuk, aku belum belanja, soalnya seminggu kemarin aku tinggal di rumah mama papa jadi kulkas isinya kosong, sekalian kita ke supermarket buat beli bahan makanan!" ucap Zhafran panjang lebar.
"Oke, aku siap siap dulu ya!"
"Iya!"
***
Disini lah Raisya dan Zhafran sekarang, di supermarket, setelah selesai makan mereka langsung menuju ke supermarket untuk belanja bahan makanan dan kebutuhan lainnya.
Dengan Zhafran yang mendorong troli dan Raisya yang memilih segala macamnya, dari daging, ayam, buah-buahan, mie instan, pasta, minyak, gula ,kopi, teh, sabun mandi, sabun cuci, odol, sayuran, dan tidak lupa juga camilan, pokok nya lengkap memenuhi troli tersebut.
Setelah selesai mereka langsung ke kasir untuk membayar belanjaan mereka.
Dan Zhafran menenteng dua kantong besar belanjaan tersebut, lalu memasukkannya ke bagasi mobil.
Setelah itu mereka langsung kembali pulang ke apartemen.
***
Saat ini Zhafran sedang menunggu Raisya selesai mandi, ia sudah mandi terlebih dahulu tadi saat Raisya membereskan belanjaan mereka .
Tak lama pintu kamar mandi terbuka, tampaklah Raisya yang sudah menggunakan piyama tidurnya, dengan celana selutut dan baju lengan pendek dengan rambut yang digerai.
Setelah itu ia menghampiri Zhafran di ranjang.
"Kita belum buka kado dari mbak Fina dan Rasya kemarin kan yang!" tanya Zhafran
"Belum sih, mau di buka sekarang?" tanya Raisya balik.
"Iya, aku juga penasaran sih sama isinya, mereka ngotot banget kalau aku sama kamu harus make nya!" saut Zhafran penasaran
"Oke, aku ambil dulu ya!"
"Iya!"
Raisya berjalan menuju ke lemari tempat ia meletakkan kado dari Fina dan Rasya kemarin. Setelah itu ia mengambilnya dan membawanya pada Zhafran.
Setelah itu mereka sama-sama membuka kado tersebut.
Mereka membelalakkan mata melihat isinya, sebuah lingerie super seksi berwarna hitam dan satu kotak Obat kuat.
"Astaga!" decak Zhafran kesal
"Ya ampun Fina!" saut Raisya frustasi
Bisa-bisanya mereka memberikan kado tersebut. Tak lama setelah itu Zhafran pun tersenyum.
"Hehe yang, coba pake dong!" saut Zhafran tersenyum mesum
"Pake apaan?"
"Ituuu," tunjuk Zhafran pada lingerie tersebut.
"Nggak deh!"
"Ayo lah, gak boleh gitu yank!, Fina khusus beliin itu buat kamu loh!" rayu Zhafran.
"Gak ah, malu!" cicit Raisya.
"Kenapa harus malu?"
"Ya aku malu aja!"
"Enggak apa-apa yank, kan aku udah pernah liat!" goda Zhafran.
"Enggak!"
"Ayo dong!" bujuk Zhafran gemas
"Enggak!" kekehnya
"Iya, gak baik loh nolak keinginan suami!" ancam Zhafran.
"Oke!" saut Raisya malas.
Dengan kesal Raisya berlalu ke kamar mandi, mengganti piyamanya dengan lingerie lucknat tersebut.
Sedangkan Zhafran menyimpan obat kuat dari Rasya tersebut di laci meja kecil di samping tempat tidurnya.
Gak pake obat pun gue kuat, batin nya
Tak lama setelah itu keluar lah Raisya dengan kepala menunduk berjalan menuju Zhafran.
Gleekk. Zhafran menelan Salivanya susah payah melihat Raisya mengenakan lingerie seksi berwarna hitam yang sangat kontras dengan kulit putihnya tersebut yang tampak sangat seksi.
Celananya langsung mengembang, karena juniornya berontak ingin keluar.
Raisya naik ke tempat tidur dan duduk di sebelah Zhafran dengan wajah yang merona merah. Sungguh ia sangat gugup dan malu saat ini. Meskipun semalam mereka juga sudah melakukan nya tapi tetap saja ia masih canggung, apalagi dengan berpakaian seksi seperti ini.
Ia langsung membenamkan wajahnya di dada bidang Zhafran, menyembunyikan rona di wajahnya. Zhafran terkekeh geli melihat Raisya yang malu malu terhadapnya.
Zhafran mencium puncak kepala Raisya dengan sayang. Sedangkan Raisya mendongak menatapnya.
"Aku malu," cicit Raisya dengan suara terkecil.
"Gak usah malu, kan udah aku bilang kalau aku mencintai kamu, walaupun kita menikah gara-gara hal yang sangat klise menurut kamu tapi aku bersyukur dapat memperistri wanita secantik dan sebaik kamu, walaupun sebelumnya aku sempat ragu sama perasaan aku sendiri tapi sekarang aku yakin kalau aku udah jatuh cinta sama kamu!" jelas Zhafran panjang lebar
"Terima kasih ya Zhafran, udah mau untuk mencintai aku. Walaupun aku belum sepenuhnya yakin sama perasaan aku sendiri. Kamu siap nunggu aku kan?" tanya Raisya menatap Zhafran lembut.
"Aku siap kok!" jawab Zhafran tersenyum, walau sedikit kecewa karena belum bisa memiliki hati Raisya sepenuhnya.
Setelah cukup lama terdiam.
"Aku boleh minta malam ini gak?" tanya Zhafran tersenyum mesum.
"Minta apa?" tanya Raisya polos
"Itu.."
"Itu apa?" tanya Raisya lagi.
"Yang kayak semalam!" jawab Zhafran, Raisya yang mendengarnya pun langsung teringat dengan yang mereka lakukan semalam.
"Boleh yaaa?" tanya Zhafran penuh harap
Raisya yang melihat Zhafran berharap dengan wajah yang memerah menahan gairah pun iba, tak lama setelah itu ia mengangguk malu.
"Pelan pelan ya!" cicit Raisya malu, Zhafran pun mengangguk senang.
Jadi lah mereka kembali melakukan kegiatan panas yang kemarin juga mereka lakukan.
****
Pagi ini Zhafran dan Raisya memutuskan untuk kembali bekerja di kantor.
Saat ini mereka sedang memakan sarapan yang di buat oleh Raisya, yang di bantu oleh Zhafran. Sebenar nya tanpa di bantu pun ia bisa melakukan nya, karena ketika di rumahnya dulu Raisya kerap membantu mamanya memasak.
Dan sejak bangun tidur tadi Zhafran tak henti hentinya mengikuti Raisya kemana pun, kecuali mandi karena Raisya melarangnya , dengan mengancam tidak akan memberikan jatah malamnya. Dan Zhafran langsung menurut mendengar ancaman tersebut.
Aura dewasa yang melekat pada Zhafran seketika runtuh dihadapan Raisya. Ia terlihat seperti anak kecil yang terus merengek meminta permen pada ibunya.
Mungkin itu salah satu caranya untuk membuat Raisya jatuh cinta atau bukan, entah lah tiada yang tahu.
***
Raisya berjalan sendirian dengan langkah anggun dan senyuman menawan nya masuk kedalam kantor menuju ruangannya yang terlebih dahulu singgah di ruangan sahabatnya Fina. Belum begitu banyak pegawai yang datang karena ini memang masih pagi.
Bagaimana Raisya bisa sendiri dan tidak bersama Zhafran, karena ia yang memaksa untuk pergi sendiri dengan menggunakan mobil milik Zhafran karena mobilnya masih di rumah orang tuanya, dan Zhafran menggunakan sepeda motor sport nya.
Sebelumnya Zhafran meminta untuk pergi bersama saja tapi Raisya langsung menolaknya, takut banyak dilihat oleh pegawai kantornya, dan akhirnya Zhafran menyetujui dengan berat hati.
"Pagi Fina!" sapa Raisya tersenyum.
"Pagi.... Eh pengantin baru udah masuk kerja aja buk bos!" sapa Fina tersenyum
"Ih apaan sih, jangan ngomong keras keras ntar banyak yang dengar!" jawab Raisya mengingat kan
"Hehe, maaf buk bos, kok sendiri kenapa gak sama pak bos CEO aja datang nya?" tanya Fina heran.
"Gak ah, ntar banyak yang liat, berabe ntar!"
"Biasa aja kali, orang kalian udah nikah kok.
Bagus dong banyak yang tau biar gak ada yang godain pak bos CEO!" jawab Fina
"Gue belum siap buat umumin Fin!"
"Oh ya udah, senyamannya Lo aja lah. Oh iya gimana kado dari gue Sya, bagus gak? jadi Lo pake kan? apa reaksi nya pak bos Sya?" tanya Fina antusias
"Gak gimana gimana!" jawab Raisya singkat dengan wajah memerah mengingat apa yang terjadi karena kado dari Fina tersebut.
"Gak gimana gimana kok muka nya merah?" goda Fina lagi.
"Udah lah, gue ke ruangan gue dulu ya!" ucap Raisya mengalihkan pembicaraan.
Tak lama setelah itu tampaklah Zhafran masuk kedalam kantor, ia menghampiri Raisya dan Fina.
"Pagi pak bos!" sapa Fina dan Raisya sopan
"Pagi!" jawab Zhafran datar, melirik kearah Raisya sekilas dan tersenyum lalu melanjutkan jalannya menuju lift.
Lah, datar amat sih, di rumah aja manja nya minta ampun. batin Raisya kesal
Kok gue jadi kesal sendiri ya. batin Raisya lagi
Tak lama setelah itu Raisya bergegas ke ruangannya, sebelum di cecar lagi oleh Fina.
.
.
.
.
.
Love❤️❤️❤️ EgaSri.
novel kepingcut cwe dewasa
Mampir juga ya kak di karya terbaru ku, ceritanya ringan, fresh banget, dan banyak visualnya juga loh kah.
Terima kasih kak:)
tetap smgt y thor..
ditunggu lo kelanjutannya😁
eh iya bom like semua bab+ rate5 + favo❤ telah mendarat y
Cuss bacaa jan lupa tinglkan jejaakk🤗
tkn prfil q aja yaa😍
vielen danke😘
gila idemu thor😂😂😂