WARNING🌶️🌶️‼️
"Kau tahu kelainan ku hanya bereaksi padamu, mana mungkin aku melepasmu Hazel. Seluruh tubuh dan semua yang ada pada dirimu, itu milikku."
"Aku sudah menikah dan aku juga adik tirimu, lepaskan aku. Mike!."
Bermula dari Mike yang harus menikah untuk melindungi menggunakan wajah palsu, hal tak terduga terjadi saat wanita yang dinikahinya Hazel mampu membuat impoten nya hilang, hanya kepada wanita itu seorang..
Tak lama pernikahan dan identitas palsu itu harus berakhir saat Mike harus pergi meninggalkan Hazel tanpa menceraikannya.
Hingga seiring berjalannya waktu, Mike kembali bertemu dengan Hazel dengan status tak terduga. Wanitanya, istri yang belum ia ceraikan, kini telah menjadi adik tiri dari keluarga baru ayahnya. Dan tanpa Hazel ketahui bahwa wajah itulah, merupakan sosok suami yang selama ini ia cari.
Bagaimana kah kelanjutan hubungan keduanya?
.
.
SIMAK KISAH LENGKAPNYA>>
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dilla_Nurpasya_Aryany, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 20
Di sebuah gedung kenegaraan.
Suara tepuk tangan menggema mengisi seluruh ruangan, bukan orang-orang biasa yang bisa hadir di sana tetapi merupakan orang-orang penting tertentu.
Acara sakral yang menghadirkan para petinggi negara, tampak berdiri memberikan penghargaan pada seseorang yang berjasa mendedikasikan diri untuk keamanan negara.
"Selamat! Kau naik pangkat letnan Arthur, bintang ini menjadi saksi perjuangan mu.." Ujar perdana menteri Italia memberi salam penuh penghargaan.
"Terimakasih.."
Keduanya berjabat tangan, mengabadikan momen itu penuh rasa lega dan bangga.
Ya, Arthur berhasil menyelesaikan misi berbahayanya nyaris hampir 5 bulan lamanya. Memecahkan misi dan menemukan pengkhianat dalam militer begitu krusial, ia hidup dalam bayang-bayang dan akhirnya keluar dari bahaya setelah berhasil menangkap dalang sesungguhnya.
Tidak gugur saja sudah amat bersyukur apalagi berhasil menyelesaikan misi dengan baik, Arthur begitu diberkahi.
Misi dan penghargaan ini ia dedikasikan untuk negara sebelum memilih pensiun dari operasi lapangan langsung. Bagaimana pun ia juga menginginkan hidup normal dimasa tua nya, berkumpul dan menghabiskan waktu dengan sang putri tercinta.
Selepas acara penting itu, Arthur tak langsung pulang ia yang ditemani ajudannya nampak mengobrol dengan pengusaha muda yang begitu ingin memberikan hadiah penghargaan juga padanya.
"Letnan aku akan mendatangi kediaman mu setelah perjalanan bisnisku selesai, tolong pegang janji itu. Aku harus kembali ke negara ku dulu untuk menyelesaikan kolaborasi dengan perusahaan Adam Scott.."
Nampak raut wajah Arthur berubah, mendengar nama Adam Scott tentu ia juga teringat pada putranya Mike Scott yang dulu ia amanahi sosoknya untuk menjaga Hazel.
"Kenapa harus repot sekali, lanjutkan saja dulu urusanmu itu." Ujar Arthur sambil menepuk-nepuk pundaknya.
"Iya Letnan, sebenarnya jika waktu itu istrinya nyonya Diana tak berhalangan hadir, perjalanan bisnisnya sudah selesai.."
Mendengar nama yang begitu familiar, Arthur nampak tak bisa menyembunyikan wajah menilik penuh tanda tanya itu. "Diana?.."
Seketika pengusaha muda itu tersadar akan sesuatu, raut wajahnya nampak panik tak nyaman. Karena bagaimanapun ia tahu bahwa istri Adam Scott saat ini adalah mantan istri Arthur di masa lalu.
"Tuan soal itu... Kau belum tahu?.."
Nampak Arthur membeku saat menyadari sesuatu yang mungkin saja tak ia ketahui selama ini. "Yang kau maksud Diana, mantan istriku??."
"Iya tuan.." Timpal ajudannya membenarkan sekaligus menunjukkan foto mereka yang beredar di sosial media.
Menyaksikan hal itu Arthur mematung, ia sangat terkejut nyaris tak percaya. Bukan karena ia tak terima, justru Arthur sangat menginginkan Diana menemukan pengganti yang lebih baik dari dirinya yang tak pernah meninggalkan Diana demi misi, tetapi yang sangat mengguncang Arthur adalah..
Ia malah menikahkan Hazel dengan Mike, yang saat ini statusnya kakak tiri sendiri?.
Menikah tetap menikah, dan selama misi itu Arthur tak mendapatkan kabar terbaru mengenai hubungan Mike dan Hazel, Mike hanya memastikan putrinya itu terlindungi sesuai permintaan.
"Apa-apaan ini!?.." Rasanya cukup menghantam amat mengejutkan.
"Bagaimana kehidupan putriku ketika aku tak ada?.." Nyut-nyutan sekali rasanya kepala Arthur, ia perlu bertemu dan bicara langsung dengan putri satu-satunya itu.
.
.
New York.
Suara gelas beradu terasa memanjakan telinga di sebuah pesta.
"Selamat ulang tahun, Melisa."
"Om Adam!?." Ujarnya nampak excited karena sosok itu mau datang. "Terimakasih sudah datang ke acara ku om.."
Adam tersenyum sekilas. "Aku juga ada keperluan dengan ayahmu.."
"Tentu saja, ayah ada di dalam om.."
"Oke.."
"Eh om, tunggu sebentar!.." Tahan Melisa memberanikan diri menahannya.
"Ada apa?."
Wanita itu tampak merona seolah terpikirkan sesuatu. "Apa Mike juga datang kesini?."
"Ah itu.. Mike sangat sibuk, saat ini ia juga tengah memimpin pelatihan untuk tugas negaranya."
Nampak raut wajah Melisa terlihat begitu kecewa. "Sayang sekali, lalu apa dia bisa meluangkan waktu untuk pertemuan kita?."
"Soal itu, kau bisa menanyakan langsung padanya." Lanjut Adam lagi, karena ia buru-buru ia pun segera bergegas untuk tujuan tertentu.
Suasana hati Melisa seketika kacau tak beraturan, Mike tidak datang memenuhi undangannya dan pria itu sepertinya tak merespon untuk mengatur pertemuan juga.
"Mike, kau tidak bisa seperti ini. Kau dulu merespon ku, kita begitu dekat.."
Kegundahan itu tak berlangsung lama saat Melisa melihat seorang pria yang begitu ia kenal sedang memperhatikan model cantik yang begitu familiar dalam sebuah foto...
Seolah mendapatkan celah cemerlang, Melisa segera menghampirinya.
"Eric, apa-apaan itu? Kau menyukai model di foto?." Ujar Melisa tiba-tiba.
Nampak Eric tersenyum tipis akan pertanyaan temannya itu. Cukup malu jika ia ketahuan. "Memangnya kenapa? Kita sama-sama setara bekerja di entertainment.."
"Bukankah wanita itu Hazel? Adik tiri dari Mike Scott.." Tiba-tiba Melisa yang menatap wajah Hazel penuh maksud.
"Ya, dan kami saat ini satu kontrak dalam kerjasama brand. Kenapa? Kau ingin minta tanda tangan nya?."
"Tidak.." Bantah Melisa, itu bukan tujuannya.
"Lalu?."
"Dengar..." Lanjut Melisa melirik kesana kemari takut ada yang mendengar. Ia ingin membuat kesepakatan dengan temannya itu.
"Aku tahu kau menginginkan Hazel, aku bisa membantumu untuk itu. Tapi... Kau juga harus membantuku bertemu dengan wanita ini, aku harus mendekati dan mengambil hatinya agar bisa memberiku celah mendapatkan kakaknya Mike.."
❤️❤️❤️❤️❤️
👍👍👍👍👍
👏🏻👏🏻👏🏻👏🏻👏🏻
kancingnya jinjit kalo aku bilangnya sele genje 🤣l
mike sih pake acara nyamar segal sebagai leonard...
awas jangan sampai kepergok daddy adam ya kalian berdua🤣🤭tapi sah-sah aja sih mereka berdoa pasutri....
Menyesalkan dulu meninggalkan hazel gak ada kabarnya mike, dapat kejutan mike hazel jadi adiknya tirinya🤣🤭
mending jujur dari sekarang ngaku adalah Leonard, kasian hazel kamu bohongnya...
pastinya hazel benci sama leonard, pria berengsek dan tidak bertanggungjawab pergi tanpa pamit..
deketin hazel mike buat jatuh cinta🤭
Mike cepet jeladakan siapa kamu , makssa nih